<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Sumatera &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sumatera/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 19 Jan 2026 08:05:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Sumatera &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Wali Kota Malang Sambut Gelaran Gowes Peduli Sumatera, Dorong Sport Tourism dan Kepedulian Sosial</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-malang-sambut-gelaran-gowes-peduli-sumatera-dorong-sport-tourism-dan-kepedulian-sosial</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Jan 2026 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[kepedulian]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[peduli]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera]]></category>
		<category><![CDATA[tourism]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229539</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyambut baik kegiatan Gowes Peduli Sumatera, yang di gelar di Balai Kota Malang, Sabtu (17/01/2026) tadi. Kegiatan tersebut, kolaborasi antara Pemkot Malang, Lembaga Administrasi Negara (LAN), Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia (Kemenimipas) dan LCC Mojokerto. Pria yang akrab disapa Wahyu, itu mengatakan bahwa kegiatan tersebut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyambut baik kegiatan Gowes Peduli Sumatera, yang di gelar di Balai Kota Malang, Sabtu (17/01/2026) tadi. Kegiatan tersebut, kolaborasi antara Pemkot Malang, Lembaga Administrasi Negara (LAN), Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia (Kemenimipas) dan LCC Mojokerto.</p>



<p>Pria yang akrab disapa Wahyu, itu mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya mendorong olah raga dan sport tourism saja. Namun, juga menggelar aksi sosial untuk membantu masyarakat terdampak bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh.</p>



<p>“Ini kegiatan olah raga sekaligus bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang terkena bencana. Selain bersepeda menikmati Kota Malang, peserta juga menyalurkan bantuan,” ujar Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Tidak hanya itu, Wali Kota Wahyu juga menyampaikan apresiasi karena Kota Malang dipilih sebagai lokasi kegiatan. Menurutnya, selain didukung potensi sport tourism, Kota Malang juga baru saja meraih penghargaan Indeks Kualitas Kebijakan (IKK) unggul tingkat nasional dari LAN.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Tadi disampaikan, salah satu alasan memilih Kota Malang karena sport tourism-nya menunjang dan kami juga mendapat penghargaan Indeks Kualitas Kebijakan paling unggul se-Indonesia,” tuturnya.</p>



<p>Menurutnya, pelaksanaan event berskala nasional tersebut juga sejalan dengan program 1.000 Event Pemkot Malang dan Dasa Bhakti Unggulan Ngalam Tahes. “Event-event seperti ini menjadi bagian dari 1.000 event yang terus kita dorong,” katanya.</p>



<p>Lebih lanjut Wali Kota Wahyu menegaskan, bahwa penyelenggaraan berbagai event di Kota Malang telah memberikan multiplier effect yang nyata bagi masyarakat. Dampak tersebut dirasakan sektor perhotelan, UMKM, hingga destinasi wisata.</p>



<p>“Sudah dibuktikan, hotel sampai sulit dicari, UMKM bergerak, oleh-oleh laku dan tempat wisata ramai,” lanjutnya.</p>



<p>Dalam waktu dekat, menurutnya Kota Malang juga akan menjadi tuan rumah ajang lari berskala Asia Tenggara, yang diperkirakan kembali mendongkrak perekonomian lokal. “Kami berharap event-event ini betul-betul terlaksana dengan baik dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat Kota Malang,” imbuh Wali Kota Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229539</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkot Malang Salurkan Bantuan untuk Mahasiswa Terdampak Bencana Sumatera</title>
		<link>https://memontum.com/pemkot-malang-salurkan-bantuan-untuk-mahasiswa-terdampak-bencana-sumatera</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Dec 2025 09:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[salurkan]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera]]></category>
		<category><![CDATA[terdampak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228878</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada mahasiswa di Kota Malang yang keluarganya terdampak bencana alam di sejumlah wilayah Sumatera, seperti Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh. Bantuan itu, diserahkan langsung Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, di Balai Kota Malang, Jumat (19/12/2025) tadi. Sejumlah bantuan tersebut, merupakan bentuk kehadiran Pemkot [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada mahasiswa di Kota Malang yang keluarganya terdampak bencana alam di sejumlah wilayah Sumatera, seperti Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh. Bantuan itu, diserahkan langsung Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, di Balai Kota Malang, Jumat (19/12/2025) tadi.</p>



<p>Sejumlah bantuan tersebut, merupakan bentuk kehadiran Pemkot Malang dalam membantu mahasiswa yang mengalami kesulitan akibat terputusnya komunikasi dan dukungan ekonomi dari keluarga. Bantuan itu, difasilitasi melalui Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Malang, yang beranggotakan perwakilan berbagai suku, adat dan latar belakang kebangsaan di Indonesia.</p>



<p>“Melalui FPK, kami mendapat laporan adanya mahasiswa yang keluarganya terdampak bencana di Sumatera. Mereka kesulitan berkomunikasi dan tidak mendapatkan kiriman biaya rutin dari orang tua karena kondisi di daerah asal,” ujar Wali Kota Wahyu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dikatakannya, bahwa Pemkot Malang sebelumnya telah mengirimkan bantuan kemanusiaan ke wilayah terdampak bencana. Sedikitnya, ada 30 truk bantuan yang telah diberangkatkan melalui Bandara Abdul Rachman Saleh dan Pelabuhan Tanjung Perak. Bantuan yang terus mengalir tersebut, kemudian diarahkan sebagian untuk membantu mahasiswa terdampak di Kota Malang.</p>



<p>“Dari pendataan yang ada, total terdapat 122 mahasiswa yang terdampak. Hari ini yang hadir merupakan perwakilan dari mereka,” jelasnya.</p>



<p>Selain bantuan logistik, Wali Kota Wahyu juga membuka ruang komunikasi bagi mahasiswa untuk menyampaikan kebutuhan lainnya melalui FPK. Pemkot Malang, menurutnya akan berupaya menindaklanjuti setiap kebutuhan yang disampaikan sesuai dengan kemampuan dan kewenangan daerah.</p>



<p>&#8220;Kami dari Pemkot Malang juga menggandeng Forum Rektor untuk memberikan perhatian khusus kepada mahasiswa terdampak, salah satunya melalui kemungkinan pemberian keringanan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT),&#8221; imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228878</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkot Malang Dirikan Posko Bantuan untuk Aceh dan Sumatera</title>
		<link>https://memontum.com/pemkot-malang-dirikan-posko-bantuan-untuk-aceh-dan-sumatera</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Dec 2025 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[dirikan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228471</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Sosial P3AP2KB mengaktifkan posko penggalangan bantuan bagi warga terdampak bencana di Aceh dan Sumatera. Posko tersebut dipusatkan di Kartini Imperial Building, Jalan Tangkuban Perahu, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Kepala Dinsos P3AP2KB Kota Malang, Donny Sandito, menyampaikan bahwa posko tersebut dibentuk sesuai arahan Wali Kota Malang. Posko [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Sosial P3AP2KB mengaktifkan posko penggalangan bantuan bagi warga terdampak bencana di Aceh dan Sumatera. Posko tersebut dipusatkan di Kartini Imperial Building, Jalan Tangkuban Perahu, Kecamatan Klojen, Kota Malang.</p>



<p>Kepala Dinsos P3AP2KB Kota Malang, Donny Sandito, menyampaikan bahwa posko tersebut dibentuk sesuai arahan Wali Kota Malang. Posko tersebut sudah dibuka sejak sepekan lalu dan bantuan terus berdatangan dari berbagai pihak.</p>



<p>&#8220;Sesuai petunjuk Bapak Wali Kota, kita mendirikan posko bantuan untuk Aceh dan Sumatera. Poskonya berada di Gedung Kartini. Sampai hari ini sudah banyak bantuan dari instansi pemerintah, masyarakat dan berbagai organisasi,&#8221; ujar Donny, Sabtu (06/12/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemudian, dikatakannya bahwa untuk bantuan yang paling banyak diterima berupa pakaian layak pakai, selimut, pakaian anak, pampers, makanan kering, beras, serta kebutuhan dasar lainnya. Item tersebut disesuaikan dengan permintaan dari Aceh dan Sumatera yang disampaikan melalui BPBD.</p>



<p>&#8220;Sementara ini yang paling dibutuhkan pakaian, selimut, kebutuhan anak dan bahan pokok,&#8221; tambah Donny.</p>



<p>Untuk bantuan berupa uang, Donny menjelaskan bahwa Pemkot Malang mengarahkan masyarakat menyalurkannya melalui Baznas Kota Malang. “Kalau bantuan uang, kami sarankan lewat Baznas. Kalau dititipkan ke kami, kami tidak bisa menentukan harus dibawa ke mana. Jadi barang ke Dinsos, uang ke Baznas,” tuturnya.</p>



<p>Lebih lanjut, untuk pengiriman bantuan, menurutnya Pemkot Malang masih menunggu arahan final dari Wali Kota melalui koordinasi dengan Lanud Abdulrachman Saleh. “Nanti Pak Wali yang akan memberangkatkan. Rencananya Senin pagi diberangkatkan ke Abdulrachman Saleh,” imbuh Donny. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228471</post-id>	</item>
		<item>
		<title>SD Kreatif  Muhammadiyah 16 Kenalkan Budaya Sumatera</title>
		<link>https://memontum.com/sd-kreatif-muhammadiyah-16-kenalkan-budaya-sumatera</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Dec 2018 13:04:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[cross culture]]></category>
		<category><![CDATA[SD Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/21790-minimalisir-resiko-bencana-di-kota-batu-petugas-gabungan-tebang-pohon-rawan-tumbang-2</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi generasi anak bangsa dengan mengenalkan secara langsung budaya Indonesia, salah satunya Sumatera. Ini yang terlihat di Sekolah Dasar (SD) Kreatif Muhammadiyah 16 Kota Surabaya yang menggelar cross culture yang bertajuk Sumatera Day, di areal sekolahan, Selasa (11/12/2018). &#8220;Biar mereka (siswa, red) tidak melulu mengetahui hanya dari buku [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi generasi anak bangsa dengan mengenalkan secara langsung budaya Indonesia, salah satunya Sumatera. Ini yang terlihat di Sekolah Dasar (SD) Kreatif Muhammadiyah 16 Kota Surabaya yang menggelar cross culture yang bertajuk Sumatera Day, di areal sekolahan,  Selasa (11/12/2018).</p>
<p>&#8220;Biar mereka (siswa, red) tidak melulu mengetahui hanya dari buku kalau budaya Sumatera seperti ini. Jadi mereka teraktualisasikan dengan audio visual, sehingga mereka tahu kuliner, tariannya, budayanya, bahasanya seperti apa. Karena mereka mengalami secara langsung,&#8221; kata Maulana Muhammad selaku Kepala SD Kreatif Muhammadiyah 16 Surabaya.</p>
<p>Event yang sudah dua kali berjalan ini, juga sebagai bentuk untuk memupuk anak-didik mengenai rasa toleransi terhadap suku-suku yang ada di Indonesia. &#8220;Untuk memperkuat kesatuan dan persatuan Indonesia, agar semakin banyak kenal budaya, semakin juga mereka akan lebih memahami dan menghormati satu sama lain,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Memilih budaya dari Pulau Sumatera dengan alasan, dari Sumatera Selatan sampai Sumatera Utara memiliki banyak varian budaya. Mulai dari tariannya yang khas, kuliner yang menggugah rasa, alat musik tradisional yang terkenal, dan masih banyak budaya-budayanya.</p>
<p>Dalam kegiatan cross culture yang diikuti oleh sekitar 720an siswa kelas I-VI ini juga menampilkan pertunjukkan khas Budaya Sumatera. Seperti tarian khas Sumatera serta Aceh. Selain itu pembacaan pantun dan juga fashion show dengan menggunakan pakaian adat Sumatera. </p>
<p>&#8220;Ada juga kuliner, mereka bisa mencicipi aneka masakan di Sumatera. Untuk makanannya kita libatkan wali murid yang berjualan makanan Sumatera dan anak-anak membeli menggunakan kupon. Kulinernya ada teh tarik, sate padang, mie kocok Aceh, pempek, dan macam-macam,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>SD Kreatif Muhammadiyah 16 Surabaya membutuhkan waktu selama dua minggu untuk mengkonsep dan latihan, melibatkan guru-guru untuk menjadi seorang pelatih. Seperti Rima Fatmaningsih yang menjadi pelatih Tari Indang dari Aceh dan guru kelas dua ini, memerlukan waktu satu minggu untuk menunjukkan penampilan anak-didiknya. </p>
<p>Sempat mengalami kesulitan pula dalam menyesuaikan gerakan satu dengan lainnya, hanya untuk tampil secara kompak, Rima juga menginginkan perbedaan ini diterima baik oleh para siswa. &#8220;Harapannya anak-anak mau belajar adat istiadat, budaya  yang berbeda-beda dan mau menerima perbedaan disekitarnya,&#8221; ujarnya. </p>
<p>Carissa Alea Zalfa, siswa kelas dua yang menampilkan tarian Indang dari Aceh. Ada 20 anak dala kelompok penari. Carissa mengaku gembira dengan adanya event yang mengangkat budaya yang ada di Indonesia. </p>
<p>&#8220;Senang, soalnya seru, karena tahu budaya dari Sumatera. Bisa mencicipi sate padang, rasanya beda dan lebih enak sate dari Sumatera,&#8221; tutupnya. <strong>(est/ano/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">21790</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
