<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>sumber air panas &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sumber-air-panas/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 09 Jun 2021 08:12:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>sumber air panas &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Petugas Kecamatan dan Desa Tinjau Pompa Peninggalan Belanda yang Dikabarkan Mengeluarkan Sumber Air Panas</title>
		<link>https://memontum.com/petugas-kecamatan-dan-desa-tinjau-pompa-peninggalan-belanda-yang-dikabarkan-mengeluarkan-sumber-air-panas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jun 2021 07:57:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Paowan]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[sumber air panas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=144673</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Tiga anggota kepolisian dari Polsek Panarukan, bersama Kasi Trantib Kecamatan Panarukan, turun langsung ke lokasi pompa peninggalan Belanda atau kuno, yang dikabarkan mengeluarkan sumber air panas, sebagaimana disampaikan Kades Paowan, Saiful Hady.Dalam pengecekan itu, diketahui bahwa tidak ada satupun sumber air panas, yang keluar dari permukaan tanah ataupun mengalir dari salah satu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo </strong>&#8211; Tiga anggota kepolisian dari Polsek Panarukan, bersama Kasi Trantib Kecamatan Panarukan, turun langsung ke lokasi pompa peninggalan Belanda atau kuno, yang dikabarkan mengeluarkan sumber air panas, sebagaimana disampaikan Kades Paowan, Saiful Hady.<br>Dalam pengecekan itu, diketahui bahwa tidak ada satupun sumber air panas, yang keluar dari permukaan tanah ataupun mengalir dari salah satu pipa pada area pompa kuno tersebut.</p>



<p>&#8220;Kami turun ke sini, untuk memastikan kebenarannya bahwa ada sumber air panas yang mengalir hingga 40 derajat, &#8221; ucap Bhabinkamtibmas Desa Paowan, Abdul Rokim kepada wartawan memontum.com, Rabu (09/06) tadi.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dalami-laporan-pelayanan-mbg-dprd-kota-malang-akan-panggil-sppg">Dalami Laporan Pelayanan MBG, DPRD Kota Malang Akan Panggil SPPG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-sampaikan-lkpj-2025-dprd-akan-dalami-sumber-surplus-anggaran">Wali Kota Malang Sampaikan LKPJ 2025, DPRD Akan Dalami Sumber Surplus Anggaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antrean-pasar-murah-membludak-meski-munculkan-kecewa-diskopindag-kota-malang-bakal-lakukan-evaluasi">Antrean Pasar Murah Membludak Meski Munculkan Kecewa, Diskopindag Kota Malang Bakal Lakukan Evaluasi</a></li>
</ul>


<p>Kasi Trantib Kecamatan Panarukan, Sunarto, pun menegaskan bahwa tidak benar dengan keterangan disampaikan oleh pihak Pemdes Paowan, ada sumber air panas yang keluar dari sekitar pompa kuno di Dusun atau Desa Paowan, Kecamatan Panarukan. &#8220;Ternyata setelah kami turun cek lokasi, tidak ada sumber air panas yang keluar dari area pompa tersebut,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Karenanya, pihaknya menghimbau kepada seluruh masyarakat Situbondo dan dari luar Kabupaten yang mendengar kabar atau informasi dari postingan di berbagai grup WhatsApp maupun Medsos, bahwa ada sumber air panas keluar dari permukaan tanah di sekitar pompa kuno peninggalan Belanda itu, tidak benar dan dinilai bohong.</p>



<p>&#8220;Kami menghimbau kepada masyarakat Situbondo dan dari luar Kabupaten agar tidak mendatangi tempat yang dikabarkan ada sumber air panas bisa menyembuhkan penyakit pegal linu, seperti keterangan yang disampaikan oleh Kades setempat,&#8221; paparnya.</p>



<p>Seperti diberitakan sebelumnya, sumber air panas ditemukan warga Desa Paowan, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo. Air panas tersebut dipercaya berkhasiat mengobati pegal dan linu.</p>



<p>Sumber air panas itu, ditemukan tak jauh dari permukiman warga di dusun. Atau berjarak dengan sumber air dengan jalan raya itu hanya sekitar 1.000 meter. Sehingga, mudah dijangkau.</p>



<p>Kepala Desa Paowan, Saiful Hadi, menjelaskan pada zaman dulu warga sekitar memakai sumber air panas tersebut untuk air minum dan juga untuk mencuci dan mandi. Sumber air panas tersebut tidak pernah kering walaupun dimusim kemarau, bahkan 24 jam airnya tetap panas.</p>



<p>“Sekarang ditemukan lagi. Lokasinya lebih terjangkau. Kami menduga banyak sumber air panas di desa ini,” terang Saiful Hadi, Senin (07/06) lalu, atau saat koordinasi.</p>



<p>Dari keterangan itulah, kemudian banyak warga baik dari desa setempat dan luar desa, datang untuk mandi air panas. Suhu air panas tsendiri, diinformasikan hingga 40 derajat. Sehingga, masih aman untuk mandi.</p>



<p>Sumber air panas tersebut, berpotensi dijadikan sebagai wisata desa. Pemerintah desa akan berkoordinasi dengan kecamatan dan pemerintah daerah untuk menjajaki kemungkinan eksplorasi sumber air panas.</p>



<p>Dari keterangan itu, gayuh bersambut pun muncul. Ketua umum AP2WS, Agus Haryono (Agus Sodu), mengatakan akan memoles dan mengemas sumber air panas tersebut akan dijadikan wisata desa yang akan memberikan peluang pelaku ekonomi kreatif Desa Paowan. Sementara Ketua LPM Desa Paowan, Agus Wahid, juga memberikan penjelasan seputar destinasi wisata air panas yang berlokasi di Rt 3 Rw 1, Dusun/Desa Paowan. <strong>(her/mam/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">144673</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Puluhan Warga Ingin Pastikan Informasi Sumber Air Panas di Panarukan Situbondo</title>
		<link>https://memontum.com/puluhan-warga-ingin-pastikan-informasi-sumber-air-panas-di-panarukan-situbondo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Jun 2021 12:48:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[sumber air panas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=144558</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Heboh, puluhan warga Desa Paowan, Kecamatan Panarukan-Situbondo dan belasan warga dari kota tetangga, seperti Bondowoso, Probolinggo dan Banyuwangi, datang berbondong-bondong ke sebuah pompa air kuno peninggalan Belanda. Pemicunya, karena Kepala Desa setempat, terburu-buru memberikan keterangan bahwa ada temuan sumber air panas, yang keluar dan mengalir dari lokasi tersebut. Baca juga: Padahal, menurut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Heboh, puluhan warga Desa Paowan, Kecamatan Panarukan-Situbondo dan belasan warga dari kota tetangga, seperti Bondowoso, Probolinggo dan Banyuwangi, datang berbondong-bondong ke sebuah pompa air kuno peninggalan Belanda.</p>



<p>Pemicunya, karena Kepala Desa setempat, terburu-buru memberikan keterangan bahwa ada temuan sumber air panas, yang keluar dan mengalir dari lokasi tersebut.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dalami-laporan-pelayanan-mbg-dprd-kota-malang-akan-panggil-sppg">Dalami Laporan Pelayanan MBG, DPRD Kota Malang Akan Panggil SPPG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-sampaikan-lkpj-2025-dprd-akan-dalami-sumber-surplus-anggaran">Wali Kota Malang Sampaikan LKPJ 2025, DPRD Akan Dalami Sumber Surplus Anggaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antrean-pasar-murah-membludak-meski-munculkan-kecewa-diskopindag-kota-malang-bakal-lakukan-evaluasi">Antrean Pasar Murah Membludak Meski Munculkan Kecewa, Diskopindag Kota Malang Bakal Lakukan Evaluasi</a></li>
</ul>


<p>Padahal, menurut tokoh masyarakat setempat, itu hanya sumber air yang keluar mengalir dari pipa pompa biasa. Begitu juga kondisi air, pun tidak panas.</p>



<p>Dari data yang dihimpun wartawan memontum.com di lokasi, datangnya puluhan warga tersebut, berawal dari keterangan Kepala Desa Paowan, Saiful Hady S Pd, saat memberikan sambutan pada acara Konsolidasi Pemerintah Desa Paowan dengan Aliansi Pegiat dan Pelaku Wisata Situbondo (AP2WS), untuk dijadikan destinasi wisata desa di Pendopo Paowan.</p>



<p>Sehingga, warga sekitar dan warga dari luar kota juga berdatangan ke pompa air kuno peninggalan Belanda itu, untuk memastikan kebenaran adanya temuan sumber air yang keluar dari pompa tersebut dan diberitakan oleh beberapa media online, bahwa sumber air tersebut panasnya mencapai hingga 40 derajat Celcius seperti yang dipaparkan oleh Kepala Desa Paowan.</p>



<p>&#8220;Sumber airnya memang keluar dari pipa besar pompa kuno dan airnya sangat bersih juga dingin.</p>



<p>Namun tidak benar adanya berita dan video virall yang dijelaskan Patenggi (Kepala Desa, red) bahwa airnya panas,&#8221; kata Hayati (65) warga sekitar.</p>



<p>Menurutnya, setiap hari mandi dan mencuci pakaian menggunakan air yang mengalir dari sumber di area pompa kuno yang konon dikabarkan peninggalan Belanda.</p>



<p>&#8220;Setiap hari saya mandi dan mencuci pakaian dengan menggunakan air dari sumber ini, sudah puluhan tahun. Yaa. Tetap airnya biasa-biasa saja tidak panas,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Hal tersebut juga diterangkan Masria (67) Warga Dusun Paowan, Rt 03, Rw 01, Desa Paowan, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo. Saat diwawancarai wartawan memontum.com mengaku bahwa pihaknya merasa kaget ketika melihat banyak orang berbondong-bondong mendatangi pompa air kuno di lingkungannya.</p>



<p>&#8220;Kaget sekali melihat banyak orang di area sumber air sedang foto-foto pada sebuah pipa besar yang sudah kuno juga sudah berkarat,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Lebih lanjut Masria menuturkan, bahwa tidak benar adanya kabar sumber air panas yang keluar dan mengalir dari pompa air kuno peninggalan Belanda. Apalagi diterangkan oleh Kades Paowan sumber air ini juga mengeluarkan air Banyu Urip.</p>



<p>&#8220;Tidak ada sumber air panas dilokasi ini dan tidak benar mengeluarkan air Banyu Urip. Jangan mengada-ada agar warga sekitar mau mandi dan mencuci di area pompa kuno terganggu oleh orang yang hendak melihatnya,&#8221; ungkapnya.<strong> (her/mam/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">144558</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
