<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Sumber Mata Air &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sumber-mata-air/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 10 Jun 2023 13:33:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Sumber Mata Air &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Lestarikan Budaya dan Sumber Mata Air, Warga Sawo Tulungagung Gelar Upacara Adat Ulur-ulur Telaga Buret</title>
		<link>https://memontum.com/lestarikan-budaya-dan-sumber-mata-air-warga-sawo-tulungagung-gelar-upacara-adat-ulur-ulur-telaga-buret</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Jun 2023 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[Pelestarian Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Sumber Mata Air]]></category>
		<category><![CDATA[Upacara Adat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190602</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Tulungagung &#8211; Masyarakat adat Kasepuhan Sendang Tirto Mulyo, kembali menggelar upacara adat ulur-ulur di Telaga Buret Desa Sawo, Kecamatan Campurdarat, Jumat (09/06/2022) tadi. Upacara adat ulur-ulur yang dihadiri langsung Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, merupakan upacara syukur atas anugerah kepada Yang Maha Kuasa karena telah memberikan Telaga Buret. Walaupun keberadaan telaga ini tidak luas, namun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Tulungagung</strong> &#8211; Masyarakat adat Kasepuhan Sendang Tirto Mulyo, kembali menggelar upacara adat ulur-ulur di Telaga Buret Desa Sawo, Kecamatan Campurdarat, Jumat (09/06/2022) tadi. Upacara adat ulur-ulur yang dihadiri langsung Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, merupakan upacara syukur atas anugerah kepada Yang Maha Kuasa karena telah memberikan Telaga Buret.</p>



<p>Walaupun keberadaan telaga ini tidak luas, namun airnya dari telaga bisa mengairi persawahan di empat desa. Masing-masing, yaitu Desa Ngentrong, Sawo, Gedangan dan Desa Gamping.</p>



<p>“Air dari telaga ini sangat besar manfaatnya. Bukan hanya untuk pertanian. Namun, air dari Telaga Buret juga dipakai untuk industri,” kata Bupati Maryoto.</p>



<p>Ditambahkannya, upacara adat ulur-ulur adalah bagian dari upaya untuk melestarikan alam Telaga Buret. Melalui upacara adat tersebut, diharapkan generasi selanjutnya tahu dan mengenal sejarah Telaga Buret, hingga manfaatnya untuk kehidupan masyarakat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Ulur-ulur akan selalu mengingatkan kita semua, bahwa alam Telaga Buret harus terus kita lestarikan. Sehingga, sumber air akan terus lestari,&#8221; imbuh bupati.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, bupati juga berjanji akan mendukung sarana yang dibutuhkan kawasan ini, seperti salah satunya jalan penunjang. Apalagi, giat ini juga menjadi agenda tahunan.</p>



<p>Ketua Pokdarwis Telaga Buret, Karsi Nero Sutamrin, menambahkan bahwa meskipun diameter Telaga Buret hanya sekitar 36 meter, namun air dari Telaga Buret mampu mencukupi area persawahan hingga 700 hektar. Karenanya, keberadaan telaga sangat memiliki peran di tengah-tengah masyarakat desa.</p>



<p>“Jadi ini bukan sekedar ritual tradisi atau tidak hanya berdoa. Tetapi juga merupakan aksi nyata, yaitu dengan menanam dan merawat hutan. Tradisi ini bertujuan untuk selalu menjaga kelestarian air,” kata Karsi. <strong>(kom/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190602</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Memprihatinkan, Sumber Mata Air Umbul Gemulo di Bumiaji Kota Batu Dirawat Mandiri</title>
		<link>https://memontum.com/memprihatinkan-sumber-mata-air-umbul-gemulo-di-bumiaji-kota-batu-dirawat-mandiri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Apr 2023 06:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bumiaji]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[Sumber Air]]></category>
		<category><![CDATA[Sumber Mata Air]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=186684</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Keberadaan sumber Mata Air Umbul Gemulo di Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, butuh perhatian. Itu karena, sumber mata air yang dikenal dengan kejernihannya ini, masih ditemukan sampah plastik dari pengunjung serta dicemari oleh sabun cuci pakaian. Menurut salah seorang juru pemelihara Sumber Mata Air Umbul Gemulo, Sulikana, bahwa sebenarnya beberapa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Keberadaan sumber Mata Air Umbul Gemulo di Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, butuh perhatian. Itu karena, sumber mata air yang dikenal dengan kejernihannya ini, masih ditemukan sampah plastik dari pengunjung serta dicemari oleh sabun cuci pakaian.</p>



<p>Menurut salah seorang juru pemelihara Sumber Mata Air Umbul Gemulo, Sulikana, bahwa sebenarnya beberapa tahun lalu sumber mata air itu sudah dikenal banyak orang. Bahkan, orang dari Sidoarjo dan Malang, pun pernah menjadikan tempat ini sebagai jujugan wisata.</p>



<p>&#8220;Sumber Mata Air Umbul Gemulo, itu sebenarnya sudah dikenal banyak orang. Hanya saja, butuh banyak sentuhan. Seperti, akses jalan masuk ke sumber mata air, yang semakin lama semakin sulit. Padahal, lokasinya di pinggir jalan,&#8221; terangnya, saat ditemui di rumahnya di kawasan luar Sumber Mata Air Umbul Gemulo, Rabu (12/04/2023) tadi.</p>



<p>Seminggu yang lalu, tambahnya, saat dilakukan pembersihan, ditemukan banyak sampah plastik makanan. Datangnya sampah itu berasal dari pengunjung, juga sebagian dari hotel. &#8220;Satu minggu yang lalu, saat saya bersihkan mata air, itu masih ada sampah plastik. Dan, meskipun sudah diberi tulisan larangan membuang sampah, masih ada yang bandel,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/relawan-kresna-384-wagir-bagi-takjil-gratis-di-jalan-raya-kebonagung">Relawan Kresna 384 Wagir Bagi Takjil Gratis di Jalan Raya Kebonagung</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bocah-6-tahun-dilaporkan-hanyut-di-sungai-kasin-kota-malang">Bocah 6 Tahun Dilaporkan Hanyut di Sungai Kasin Kota Malang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/aplikasi-siapgrak-bapenda-kota-malang-pastikan-pembayaran-bphtb-mulai-februari">Aplikasi SIAPGRAK Bapenda Kota Malang Pastikan Pembayaran BPHTB Mulai Februari</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/serapan-perum-bulog-jatim-tembus-di-angka-200-ribu-ton-beras-per-februari">Serapan Perum Bulog Jatim Tembus di Angka 200 Ribu Ton Beras Per Februari</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-rio-lantik-ahmad-yulianto-sebagai-pj-sekda-kabupaten-situbondo">Bupati Rio Lantik Ahmad Yulianto sebagai Pj Sekda Kabupaten Situbondo</a></li>
</ul>


<p>Perempuan yang berusia 58 tahun ini menegaskan, seharusnya sumber air ini mendapat perhatian lebih dari masyarakat hingga Pemerintah Kota Batu. Karena, sumber mata air adalah sumber penghidupan.</p>



<p>&#8220;Sangat disayangkan, seperti tembok-tembok juga dicoret. Padahal, di sini gratis. Rumput dan tanaman di depan, pun tidak terpelihara dengan baik. Bahkan, sekarang malah dipakai cuci pakaian,&#8221; paparnya.</p>



<p>Sekedar diketahui, untuk perawatan Sumber Air Gemulo, Sulikana, menggunakan biaya mandiri dan tidak pernah menerima honor dari pihak manapun. Padahal, sumber air adalah aset penting bagi keberlangsungan hidup.&nbsp;</p>



<p>Sementara itu, Aktivis Sapu Bersih Sampah Nyemplung Kali (Sabers Pungli) Kota Batu, Doddy Eko, menjelaskan bahwa Sumber Air Gemulo atau Umbul dimanfaatkan oleh PDAM Among Tirto Kota Batu. &#8220;Jadi, air yang terlihat adalah air permukaan sisa dari tandon yang mengairi sungai. Memang oleh masyarakat, itu digunakan untuk mandi,&#8221; ungkapnya, saat dihubungi lewat ponselnya.</p>



<p>Sumber Air Gemulo sendiri, ujarnya, itu berpotensi dimanfaatkan sebagai tempat wisata. &#8220;Lebihan airnya sangat bagus. Akan tetapi, tinggal bagaimana kebijakan Pemerintah Kota Batu ke depannya,&#8221; tambahnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">186684</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Komisi B DPRD Kota Batu Tinjau Sumber Mata Air Milik Perumdam Among Tirto</title>
		<link>https://memontum.com/komisi-b-dprd-kota-batu-tinjau-sumber-mata-air-milik-perumdam-among-tirto</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Sep 2021 12:11:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Perumdam Among Tirto]]></category>
		<category><![CDATA[Sumber Mata Air]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=153175</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Komisi B DPRD Kota Batu melakukan peninjauan ke tandon dan sumber mata air yang dikelola Perumdam Among Tirto Kota Batu. Peninjauan ini dilakukan, guna memastikan pelayanan air bersih kepada masyarakat. Beberapa lokasi yang menjadi jujugan, diantaranya adalah Sumber Banyuning Desa Punten, Kecamatan Bumiaji dan Sumber Gemulo, Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu. Lalu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Komisi B DPRD Kota Batu melakukan peninjauan ke tandon dan sumber mata air yang dikelola Perumdam Among Tirto Kota Batu. Peninjauan ini dilakukan, guna memastikan pelayanan air bersih kepada masyarakat.</p>



<p>Beberapa lokasi yang menjadi jujugan, diantaranya adalah Sumber Banyuning Desa Punten, Kecamatan Bumiaji dan Sumber Gemulo, Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu. Lalu, ada juga tandon air yang berada di Jalan Sultan Agung dan rencana pembangunan tandon di Desa Oro-oro Ombo.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/relawan-kresna-384-wagir-bagi-takjil-gratis-di-jalan-raya-kebonagung">Relawan Kresna 384 Wagir Bagi Takjil Gratis di Jalan Raya Kebonagung</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bocah-6-tahun-dilaporkan-hanyut-di-sungai-kasin-kota-malang">Bocah 6 Tahun Dilaporkan Hanyut di Sungai Kasin Kota Malang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/aplikasi-siapgrak-bapenda-kota-malang-pastikan-pembayaran-bphtb-mulai-februari">Aplikasi SIAPGRAK Bapenda Kota Malang Pastikan Pembayaran BPHTB Mulai Februari</a></li>
</ul>


<p>Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Hari Danah Wahyono, mengatakan peninjauan ini untuk mengetahui apa saja kendala serta yang dibutuhkan demi memberikan pelayanan prima. &#8220;Semua untuk memastikan pelayanan air bersih kepada masyarakat atau pelanggan nantinya. Tidak untuk hari ini saja, namun terpenting pelayanan ke depan itu yang kita pikirkan harus terus ditingkatkan,&#8221; jelasnya, Jumat (10/09) tadi.</p>



<p>Politisi Partai Gerindra tersebut menuturkan, ada beberapa kendala yang ditemui dalam pengecekan. Antara lain, ada pipa di Sumber Banyuning yang putus dan informasinya warga tidak menghendaki dimanfaatkan oleh Perumdam. Makanya, pihak DPRD bakal melakukan diskusi bersama untuk membahas masalah tersebut.</p>



<p>&#8220;Kalau tidak boleh oleh warga, alasannya apa. Harus dicari solusinya, makanya kami DPRD bakal memediasi masalah ini dengan mengundang kepala desa, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Dengan diskusi yang baik tentunya bisa menemukan solusi agar pipa bisa termanfaatkan dengan maksimal. Sebab selama ini air dari pipa yang terputus itu terbuang sia-sia ke aliran Sungai Brantas,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Kemudian di Sumber Gemulo, di sana ada tandon kosong. Tetapi tidak bisa terisi karena ada kendala lahan sekitar milik swasta. Sehingga, tidak bisa memasang pipa.</p>



<p>&#8220;Nah, itu nanti solusinya bagaimana kita bakal melakukan koordinasi dengan bagian aset. Apakah lahan di ganti rugi atau bagaimana,&#8221; tegas Abah Nanang sapaanya.</p>



<p>Lalu tandon di Jalan Sultan Agung yang sudah diserahkan oleh Pemkab Malang kepada Pemkot Batu sejak tahun 2003, tetapi belum dimaksimalkan dengan kendala yang sama yaitu lahan sekitar milik warga. &#8220;Dalam waktu dekat Komisi B segera mengirim berita acara untuk diajukan kepada Pemkot Batu supaya lahan bisa terbeli atau cukup sewa. Begitu juga rencana pembangunan tandon yang berada di Oro-oro Ombo. Karena itu merupakan salah satu program yang diajukan Perumdam tahun depan tadi kita langsung kroscek ke lapangan, dan melihat perkembangan yang ada tentu ada potensi untuk penambahan pelanggan baru apabila didukung dengan volume air yang memadai,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Sementara itu, Direktur Perumdam Among Tirto Kota Batu, Edi Sunaedi, mengaku sangat senang dan mengapresiasi langkah yang dilakukan anggota DPRD. Dengan pengecekan itu, maka evaluasi yang disampaikan, bisa diteruskan untuk langkah kedepannya. Termasuk, kebutuhan-kebutuhan untuk peningkatan pelayanan.</p>



<p>&#8220;Tadi bisa terpantau banyak potensi masalah yang harus diselesaikan. Contohnya di Sumber Banyuning, yang masih terkendala dengan masyarakat. Belum lagi kendala fasilitas penunjang yaitu lahan sekitar tandon yang dimiliki pihak perorangan sehingga kami tidak bisa melakukan penanaman pipa. Jika terus dibiarkan tentu tandon tak mungkin bisa termanfaatkan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sokeh-sapaa akrabnya juga menceritakan masalah lain, yaitu tentang tarif pengelolaan Sumber Banyuning yang sebagian dikelola oleh Perumdam Kota Malang yang dinilai masih rendah yaitu Rp 90 rupiah permeter kubiknya.</p>



<p>&#8220;Harusnya ada penyesuaian tarif baru dengan Perumdam Kota Malang, nah yang bisa melakukan bukan kami, tetapi harus DPRD dan Pemkot Batu melakukan perundingan dengan Pemkot Malang. Alasannya harga segitu sudah tidak wajar. Semoga dalam sidak kali ini DPRD bisa membantu apa saja yang dibutuhkan Perumdam. Toh semua juga kembali untuk kepentingan masyarakat,&#8221; paparnya.</p>



<p>Selain itu, masih menurut Sokeh dengan mengelolah enam sumber mata air dirasa kurang dalam memenuhi kebutuhan air masyarakat Batu, dengan begitu diharapkan ada sumber mata air baru yang bisa dikelolah selain kebutuhan infrastruktur, termasuk juga regulasi aturan atau Perda untuk bisa mengambil sebuah kebijakan. <strong>(bir/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">153175</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tak Ada Peremajaan Paska Penebangan Sonokeling, Warga dan Pegiat Lingkungan Lumajang Sangat Menyayangkan</title>
		<link>https://memontum.com/tak-ada-peremajaan-paska-penebangan-sonokeling-warga-dan-pegiat-lingkungan-lumajang-sangat-menyayangkan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Jan 2021 05:51:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Mata Air]]></category>
		<category><![CDATA[Memontum.com]]></category>
		<category><![CDATA[Sumber Mata Air]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=133478</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Penebangan Pohon Sonokeling di wilayah Desa Sumberejo, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang oleh Perhutani Lumajang, sekitar pertengahan November 2020 lalu, menuai penyesalan warga dan pegiat lingkungan. Masalahnya, usai penebangan pohon bernama latin Dalbergia Latifolia dalam kategori appendix II CITES (Convention on International Trade in Endagered Species of Wild Fauna and Flora), tidak diikuti [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Penebangan Pohon Sonokeling di wilayah Desa Sumberejo, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang oleh Perhutani Lumajang, sekitar pertengahan November 2020 lalu, menuai penyesalan warga dan pegiat lingkungan. Masalahnya, usai penebangan pohon bernama latin Dalbergia Latifolia dalam kategori appendix II CITES (Convention on International Trade in Endagered Species of Wild Fauna and Flora), tidak diikuti dengan peremajaan atau penanaman pohon baru.</p>



<p>Sehingga, dikhawatirkan juga berdampak pada sumber mata air di sekitar kawasan. &#8220;Penebangan (Pohon) Sonokeling oleh Perhutani, bisa berdampak pada pasokan air, sumber mata air mengecil. Kita khawatir, saat musim kemarau nanti, sumbernya mati,&#8221; ungkap Mbah Priyo (60) Warga Dusun Krajan, Desa Sumberejo.</p>



<p>Wakil Kepala (Waka) Administratur/KSKPH Perhutani Lumajang, Marhaendro Bagyo Sungkowo, mengatakan bahwa di Sumberejo, Sonokeling merupakan tanaman tepi atau bukan tanaman pokok. Sehingga, seperti untuk penebangan, bisa sepengetahuan Muspika.</p>



<p><strong>Baca Juga : <a href="https://memontum.com/127862-perhutani-tebang-sonokeling-hutan-candipuro" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Perhutani Tebang Sonokeling Hutan Candipuro</a></strong></p>



<p>&#8220;Di Sumberejo itu karena tanaman tepi dan penebangannya sudah sepengetahuan Muspika,&#8221; kata Waka Administratur.</p>



<p>Bagaimana dengan peremajaan Sonokeling ? Waka mengatakan, jika pihaknya tidak punya pembibitan Sonokeling di Lumajang. &#8220;Kalau untuk Lumajang, karena tidak ada rencana penanaman Sonokeling, maka tidak ada upaya itu. Tetapi, permudaan alam itu yang kita perdayaan. Yang ditebang lupa berapa pohon, kalau 100 pohon ada tapi sporadis tempatnya,&#8221; terang Waka.</p>



<p>Ditanya pertimbangannya apa, Waka mengatakan, Sonokeling di Lumajang hanya sebagai tananaman sela, tidak mencakup luas. Hanya sporadis.</p>



<p>Pegiat Lingkungan Lumajang, Arsyad Subekti, saat dikonfirmasi Sabtu (30/01) tadi, berharap pihak Perhutani maupun BKSDA harusnya benar-benar mengkaji terlebih dulu sebelum mengeluarkan izin untuk penebangan Pohon Sonokeling. Karena selain kayu tersebut masuk apendik ll, dampak yang ditimbulkan juga perlu dipikirkan.</p>



<p>&#8220;Harusnya sebelum dilakukan penebangan, dikaji lebih dahulu. Apalagi, dikawasan tersebut ada sumber mata air yang sangat dibutuhkan bagi masyarakat. Kita berharap Perhutani lebih bijaklah. Jangan hanya memikirkan profit semata. Karena sekarang ini bencana banjir, longsor di mana-mana, salah satunya akibat hutan kita sudah banyak yang gundul,&#8221; ungkap Arsyad. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">133478</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penuhi Kebutuhan Air Bersih, Bupati Lumajang Tinjau Sumber Mata Air Ranu Aeng</title>
		<link>https://memontum.com/penuhi-kebutuhan-air-bersih-bupati-lumajang-tinjau-sumber-mata-air-ranu-aeng</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Jun 2020 11:55:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Ranu Aeng]]></category>
		<category><![CDATA[Sumber Mata Air]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=117382</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang Thoriqul Haq tinjau sumber mata air yang ada di wilayah Kecamatan Ranuyoso, Selasa (23/6/2020). Peninjauan tersebut bertujuan untuk mengatasi krisis air bersih pada beberapa desa di wilayah Kecamatan Ranuyoso. &#8220;Saya bersama jajaran dan masyarakat berkeliling untuk meninjau keberadaan sumber mata air di beberapa titik, yaitu Desa Ranu Bedali, Desa Sumberpetung, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang </strong>&#8211; Bupati Lumajang Thoriqul Haq tinjau sumber mata air yang ada di wilayah Kecamatan Ranuyoso, Selasa (23/6/2020). Peninjauan tersebut bertujuan untuk mengatasi krisis air bersih pada beberapa desa di wilayah Kecamatan Ranuyoso.</p>
<p>&#8220;Saya bersama jajaran dan masyarakat berkeliling untuk meninjau keberadaan sumber mata air di beberapa titik, yaitu Desa Ranu Bedali, Desa Sumberpetung, Desa Alun-alun, Desa Wates Wetan dan Desa Penawungan, untuk dapat memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat khususnya di wilayah Lumajang utara,&#8221; terangnya.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-117384" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200624-WA0217-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200624-WA0217-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200624-WA0217-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200624-WA0217-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200624-WA0217-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Dijelaskan, setelah dilakukan peninjuan, ada dua sumber mata air yang debit airnya cukup besar, yaitu sumber mata air Ranu Aeng di Dusun Laspangkang atau Krajan 2 Desa Alun-alun yang dapat menghasilkan sepuluh liter air per detik. Sedangkan, sumber mata air Luk-Guluk Desa Sumberpetung menghasilkan dua liter air per detik, dan beberapa sumur yang berada di halaman rumah warga.</p>
<p>&#8220;Ini sumber mata air Ranu Aeng. Kami harap, ketika telah dibangun jaringan air bersih nanti airnya dapat memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di Kecamatan Ranuyoso. Dan, Kepala Desa juga berkenan air ini untuk didistribusikan ke wilayah yang lain, yang penting masyarakat Desa Alun-Alun dituntaskan terlebih dahulu seluruh kebutuhan air bersihnya,&#8221; kata Bupati yang akrab disapa Cak Thoriq itu.</p>
<p>Untuk menuju RANU AENG yang ada di Desa Alun Alun Ranuyoso Bupati jalan kaki menempuh perjalanan turun ke bawah lembah sekitar 40 menit dengan medan bebatuan dan semak yang akarnya masih kuat. Nampak kanan dan kiri hutan yang rimbun. Diharapkan, mata air RANU AENG bisa menjadi solusi menuntaskan kebutuhan air di Kecamatan Ranuyoso.<strong>(adi/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">117382</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
