<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Sumberpucung &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sumberpucung/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Oct 2025 10:24:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Sumberpucung &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Wabup Malang Apresiasi Gelar Karya Kokurikuler SMPN 2 Sumberpucung</title>
		<link>https://memontum.com/wabup-malang-apresiasi-gelar-karya-kokurikuler-smpn-2-sumberpucung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Oct 2025 04:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[kokurikuler]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Sumberpucung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226768</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib, menghadiri Gelar Karya Kokurikuler siswa SMP Negeri 2 Sumberpucung, Rabu (15/10/2025) tadi. Gelaran yang mengambil tema &#8216;Menghargai Prestasi, Mewarisi Tradisi&#8217;, diharapkan bukan hanya sekadar ajang pamer karya siswa, tetapi juga merupakan bentuk nyata dari penerapan Merdeka Belajar yang dicanangkan oleh pemerintah. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib, menghadiri Gelar Karya Kokurikuler siswa SMP Negeri 2 Sumberpucung, Rabu (15/10/2025) tadi. Gelaran yang mengambil tema &#8216;Menghargai Prestasi, Mewarisi Tradisi&#8217;, diharapkan bukan hanya sekadar ajang pamer karya siswa, tetapi juga merupakan bentuk nyata dari penerapan Merdeka Belajar yang dicanangkan oleh pemerintah.</p>



<p>Kegiatan yang dilaksanakan di Aula SMP Negeri 2 Sumberpucung ini, juga dihadiri jajaran Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Malang. Termasuk, kepala sekolah beserta para guru dan tenaga pendidikan SMP Negeri 2 Sumberpucung, Universitas Negeri Malang, Camat dan Forkopimcam Sumberpucung, serta seluruh siswa SMP Negeri 2 Sumberpucung.</p>



<p>Melalui kegiatan ini, peserta didik diberi ruang untuk mengekspresikan kreativitas, menampilkan hasil pembelajaran yang bermakna, serta mengasah kemampuan non akademik yang menjadi bekal penting di masa depan. “Saya merasa bangga dan bahagia bisa berada di tengah-tengah keluarga besar SMP Negeri 2 Sumberpucung. Hari ini telah menunjukkan semangat luar biasa dalam memadukan dunia pendidikan dengan kekayaan tradisi budaya lokal,” kata Wabup Lathifah.</p>



<p>Ditambahkannya, tema &#8216;Menghargai Prestasi, Mewarisi Tradisi&#8217; memiliki makna yang sangat dalam. &#8220;Bahwa kemajuan pendidikan tidak boleh membuat kita lupa akan akar budaya dan kearifan lokal. Prestasi tanpa nilai-nilai tradisi hanya akan menghasilkan generasi yang cerdas secara intelektual, tetapi hampa secara moral dan sosial. Sebaliknya, dengan menghargai tradisi, kita membangun karakter generasi yang berbudaya, beretika dan memiliki jati diri bangsa yang kuat,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Wabup Lathifah menjelaskan, bahwa Kabupaten Malang memiliki potensi budaya yang luar biasa. Mulai dari kesenian, kuliner, hingga tradisi masyarakat yang masih lestari hingga kini. Sedangkan sekolah yang mengusung konsep nuansa budaya, seperti SMP Negeri 2 Sumberpucung ini, berperan penting dalam menjaga agar warisan luhur tersebut tidak punah di tengah arus modernisasi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Melalui pendidikan bernuansa budaya, anak-anak kita tidak hanya diajarkan untuk menjadi pintar dalam hitungan, tetapi juga pandai dalam kehidupan. Mereka belajar tentang gotong royong, sopan santun, menghormati guru dan orang tua, serta mencintai lingkungan sekitar. Nilai-nilai inilah yang menjadi pondasi bagi terwujudnya masyarakat Kabupaten Malang yang unggul, berdaya saing dan berkarakter,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Dirinya meyakini, SMP Negeri 2 Sumberpucung sebagai salah satu dari 17 sekolah unggulan di Kabupaten Malang, mampu menghasilkan generasi-generasi penerus. Generasi yang tidak hanya unggul dalam hal akademik, tetapi juga mampu menjadi pribadi yang kuat secara moral, religius, nasionalis, berkarakter, berbudaya dan beretika.</p>



<p>&#8220;Oleh karena itu, dalam kesempatan yang baik ini, saya ingin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru yang telah bekerja dengan sepenuh hati dalam mendidik, membimbing dan menginspirasi para siswa. Guru adalah ujung tombak pendidikan. Melalui tangan-tangan guru yang tulus inilah masa depan bangsa dibentuk,” tambahnya.</p>



<p>Wabup Malang juga berpesan, agar para siswa untuk terus berkarya dan berprestasi. Menjadikan kegiatan seperti ini sebagai wadah untuk mengasah potensi diri.</p>



<p>&#8220;Jangan takut bermimpi besar. Karena dari sekolah inilah bisa lahir para inovator, seniman, peneliti, bahkan pemimpin masa depan yang akan membawa harum nama Kabupaten Malang di kancah nasional dan internasional,&#8221; jelas Wabup Lathifah.</p>



<p>Wakil Bupati Malang juga menyampaikan harapan, agar kegiatan Gelar Karya Kokurikuler ini tidak berhenti sampai di sini. &#8220;Jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk terus mengembangkan potensi siswa, memperkuat karakter budaya dan membangun semangat gotong royong antar warga sekolah. Mari kita bersama-sama mewujudkan pendidikan yang tidak hanya mencetak generasi cerdas, tetapi juga berakhlak, berbudaya dan mencintai tanah air,&#8221; ungkapnya. <strong>(pro/mlg/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226768</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jelajah Desa Wisata Sumberpucung, Bupati Malang Inginkan Karangkates Tumbuh Menjadi Ikon Wisata</title>
		<link>https://memontum.com/jelajah-desa-wisata-sumberpucung-bupati-malang-inginkan-karangkates-tumbuh-menjadi-ikon-wisata</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Jun 2023 02:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Ikon]]></category>
		<category><![CDATA[inginkan]]></category>
		<category><![CDATA[jelajah]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[Karangkates]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[menjadi]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Sumberpucung]]></category>
		<category><![CDATA[tumbuh]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191143</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, kembali melakukan Jelajah Desa Wisata. Kali ini, giliran wilayah Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, yang menjadi jujugan, Jumat (16/06/2023) pagi. Turut hadir, Dandim 0818 Malang-Batu, Letkol Inf Taufik Hidayat, Kepala Dinas Pariwisata, Purwoto, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Malang, Hj Anis Zaidah Sanusi dan jajaran Perangkat Daerah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, kembali melakukan Jelajah Desa Wisata. Kali ini, giliran wilayah Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, yang menjadi jujugan, Jumat (16/06/2023) pagi. Turut hadir, Dandim 0818 Malang-Batu, Letkol Inf Taufik Hidayat, Kepala Dinas Pariwisata, Purwoto, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Malang, Hj Anis Zaidah Sanusi dan jajaran Perangkat Daerah Kabupaten Malang serta Forkopimcam Sumberpucung.</p>



<p>Dalam jelajah Desa Wisata di Kecamatan Sumberpucung, Bupati Malang berkesempatan mengunjungi Taman Wisata Bendungan Sutami. Selanjutnya, mengunjungi Arca Ganesha untuk mengikuti upacara adat dan menikmati wedang rempah khas Karangkates berupa Wedang Seger Waras.</p>



<p>Di lokasi terakhir atau Bendungan Lahor, Bupati Malang memberikan Piagam Desa Wisata Kepada Kepala Desa Karangkates. Bupati Sanusi dalam sambutannya berharap di wilayah Kecamatan Sumberpucung ada ikon wisata yang mendunia. “Di Kabupaten Malang yang sudah mencapai wisata tingkat dunia hanya di Cafe Sawah dan Desa Pujon Kidul. Sedangkan Wisata Boonpring, Kecamatan Turen, sudah mencapi tingkat nasional,” jelas Bupati Malang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga berharap, di wilayah Kecamatan Sumberpucung ada wisata desa yang tampil menjadi wisata terbaik. Seperti halnya Desa Sumberdem, sudah menjadi desa terbaik dalam mengatasi masalah yang ada di tingkat desa.</p>



<p>&#8220;Mudah-mudahan di Kecamatan Sumberpucung bisa mengikuti langkah tersebut dan Desa Karangkaten bisa menjadi ikon wisata yang bekerjasama dengan Jasa Tirta,&#8221; harapnya.</p>



<p>Melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Malang, agar melaksanakan promosi wisata yang ada di Sumberpucung. &#8220;Seperti membuatkan video untuk di tayangkan di Kementerian Parekraf. Sehingga, nanti disaat ada pameran pariwisata bisa di tampilkan,&#8221; tambah Bupati Sanusi. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191143</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Sanusi Sapa Warga Sumberpucung Malang dengan Salat Subuh Berjamaah</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-sanusi-sapa-warga-sumberpucung-malang-dengan-salat-subuh-berjamaah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Aug 2022 03:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Sanusi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Sanusi]]></category>
		<category><![CDATA[Sholat Berjamaah]]></category>
		<category><![CDATA[Sumberpucung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=174068</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi bersama Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj Anis Zaidah Sanusi dan seluruh Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang, kembali menyelengarakan Program Safari Subuh. Kali ini, rombongan mendatangi Masjid Al-Islah, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Minggu (21/08/2022) pagi. Bupati Malang, dalam kesempatan itu mengajak masyarakat untuk salat berjamaah di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi bersama Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj Anis Zaidah Sanusi dan seluruh Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang, kembali menyelengarakan Program Safari Subuh. Kali ini, rombongan mendatangi Masjid Al-Islah, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Minggu (21/08/2022) pagi. Bupati Malang, dalam kesempatan itu mengajak masyarakat untuk salat berjamaah di masjid guna mempererat tali silaturahmi dan menambah pengetahun keislaman. Melalui Salat Subuh berjamaah, diharapkan bisa sebagai sarana untuk menumbuhkan kekompakan di masyarakat.</p>



<p>&#8220;Melalui salat berjamaah ini, diharapkan akan kian terjalin komunikasi yang bagus. Karenanya, agar juga dikembangkan hingga tingkat desa-desa di Kabupaten Malang,&#8221; kata Bupati Sanusi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Usai melaksanakan salat berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan Tausiyah Agama. Ketua DMI Kabupaten Malang, KH Imam Sibaweh, dalam sambutannya mengucapakan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Malang, yang telah melaksanakan Salat Subuh berjamaah dengan masyarakat. Karena, banyak manfaat yang bisa diambil, saat melaksanakan Salat Subuh berjamaah.</p>



<p>&#8220;Selain untuk memakmurkan masjid, melalui salat berjamaah ini juga bermanfaat sebagai menyampaikan informasi pembangunan Pemkab Malang kepada masyarakat,&#8221; paparnya. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">174068</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ngebruk &#8211; Sumberpucung Jalur Tengkorak, Waspadalah, 2 Bersaudara Turen Tewas</title>
		<link>https://memontum.com/ngebruk-sumberpucung-jalur-tengkorak-waspadalah-2-bersaudara-turen-tewas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Feb 2019 11:13:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Jalur Tengkorak]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[polres malang]]></category>
		<category><![CDATA[Sumberpucung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/77498-ngebruk-sumberpucung-jalur-tengkorak-waspadalah-2-bersaudara-turen-tewas</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Brakkkk!!! Saking dahsyatnya benturan kepala truk &#8220;menabrak&#8221; truk Fuso, hancur bagian depan kemudi truk berpenumpang 3 orang. Sabtu (9/2/2019) pukul 02.00, tabrakan di Jalan Ngebruk Sumberpucung, berujung maut 2 warga Turen. Meninggal dalam perjalanan ke RSUD Kanjuruhan, M. Nurlaili Mujib (21) warga Desa Tumpukrenteng RT01/RW01, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Ia adalah sopir [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Brakkkk!!! Saking dahsyatnya benturan kepala truk &#8220;menabrak&#8221; truk Fuso, hancur bagian depan kemudi truk berpenumpang 3 orang. Sabtu (9/2/2019) pukul 02.00, tabrakan di Jalan Ngebruk Sumberpucung, berujung maut 2 warga Turen.</p>
<p>Meninggal dalam perjalanan ke RSUD Kanjuruhan, M. Nurlaili Mujib (21) warga Desa Tumpukrenteng RT01/RW01, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Ia adalah sopir truk AG 9362 UP. Warga sekitar menduga, korban meninggal seketika di lokasi kejadian.</p>
<p>Meninggal dunia, masih saudara sopir dan penumpang truk, bernama Sofyan Rosadi (21) warga Desa Tanggung RT02/RW11, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.</p>
<p>Luka lecet, penumpang lainnya, Ahmad Mawardi (22) warga Desa Jeru RT21/RW09, Kecamatan Turen. Patah kaki kiri, Yono Wibowo (32) warga Dusun YONO Sendangbiru, RT 02/RW11, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjingwetan, Kabupaten Malang.</p>
<p>Hanya luka lecet dan rawat jalan, sopir truk Fuso E 9108 MB, Sari Sukoco (32) warga Desa Sidorejo RT 03/RW01, Kabupaten Malang.</p>
<p>Dijelaskan Kanit Laka Lantas Polres Malang, Ipda Agus Yulianto, kejadian berawal dari Truk AG 9362 UP melaju dari Timur ke Barat (Blitar). Namun entah apa sebab, mendadak haluan truk terlalu ke kanan.</p>
<p>Bersamaan itu, dari arah berlawanan melaju Truk Fuso yang disetiri Sari Sukoco. Naas, Sari tidak dapat menghindar karena jarak sudah dekat. Dampaknya, tumbukan keras terjadi antara bagian depan kemudi truk.</p>
<p>&#8220;Dua meninggal dari kejadian di Ngebruk Sumberpucung,&#8221; ungkap Ipda Agus Yulianto kepada Memontum.com. Agus kemudian menghimbau kepada pengemudi kendaraan, agar berhati-hati saat berkendara di jalur Sumberpucung. Pengemudi musti konsentrasi dan bila mengantuk musti istirahat lebih dulu. <strong>(sos)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">77498</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kakek Menari Di jalur Kereta Api, Terseret 100 Meter</title>
		<link>https://memontum.com/kakek-menari-di-jalur-kereta-api-terseret-100-meter</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Jan 2018 10:26:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[bunuh diri]]></category>
		<category><![CDATA[Sumberpucung]]></category>
		<category><![CDATA[tertabrak kereta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/19589-kakek-menari-di-jalur-kereta-api-terseret-100-meter</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8212; Pria renta bernasib naas di jalur kereta api, Minggu (14/1/2018) masuk wilayah hukum Sumberpucung atau tepatnya di Desa Ngebruk, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang. Ia menari-nari meski mendengar klakson KA Penataran yang melaju kencang. Berdasar informasi dari Kasubaghumas Polres Malang, AKP Farid Fathoni, pukul 08.00, KA 429 Penataran hendak melintas di Sumberpucung tujuan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8212; Pria renta bernasib naas di jalur kereta api, Minggu (14/1/2018) masuk wilayah hukum Sumberpucung atau tepatnya di Desa Ngebruk, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang.  Ia menari-nari meski mendengar klakson KA Penataran yang melaju kencang.  </p>
<p>Berdasar informasi dari Kasubaghumas Polres Malang, AKP Farid Fathoni, pukul 08.00, KA 429 Penataran hendak melintas di Sumberpucung tujuan Malang. Sang kakek justru menari di jalur kereta api itu. KA Penataran sempat berhenti sejenak. </p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180114-WA0015-copy.jpg?resize=650%2C400&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="400" class="aligncenter size-full wp-image-19591" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180114-WA0015-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180114-WA0015-copy.jpg?resize=300%2C185&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180114-WA0015-copy.jpg?resize=600%2C369&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180114-WA0015-copy.jpg?resize=200%2C123&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Informasi adanya tabrakan dengan pria tidak dikenal tersebut lalu disiarkan melalui stasiun radio. Maka hadirlah petugas Polsek Sumberpucung dan Polsek Kromengan. Turut hadir dalam olah kejadian, AKP Okta Panjaitan selaku Kapolsek Kromengan. </p>
<p>Bersama anggota Polsek Sumberpucung dan Kromengan, ia turut mendengar kesaksian sejumlah saksi. Diantaranya, M. Alim ( masinis ), Rizal Bagas ( Asisten ), Nanang ( Kondektur ), Rudi H ( Teknisi KA ), Herdi S ( Polsus ) dan Purwanto ( polsus ). </p>
<p><div id="attachment_7597" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-7597" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180114-WA0014-copy.jpg?resize=650%2C400&#038;ssl=1" alt="EVAKUASI : evakuasi di stasiun Ngebruk. (Foto Humas Polres Malang)" width="650" height="400" class="size-full wp-image-19590" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180114-WA0014-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180114-WA0014-copy.jpg?resize=300%2C185&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180114-WA0014-copy.jpg?resize=600%2C369&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180114-WA0014-copy.jpg?resize=200%2C123&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-7597" class="wp-caption-text"><em><strong> EVAKUASI :</strong> evakuasi di stasiun Ngebruk. <strong>(Foto Humas Polres Malang)</strong></em></p></div></p>
<p>Saat dilakukan identifikasi terhadap korban, tidak ditemukan identitas dari pakaian korban. Di lokasi, korban berusia 65 tahunan itu menderita luka sangat parah akibat terseret 100 meter lebih.  Nyaris wajahnya sulit dikenali. </p>
<p>Informasi ini juga ditindaklanjuti PMI Kabupaten Malang untuk mengevakuasi jenasah korban. Jenasah lalu dibungkus dan dibawa dari Stasiun Ngebruk menuju Kamar Mayat Instalasi Kedokteran Forensik RSU Dr Saiful Anwar Malang atau Celaket. </p>
<p>Hingga kini, identitas korban masih belum diketahui jelas. Dugaan sementara, korban merupakan warga yang tidak waras dengan dasar tarian di atas rel kereta api. Warga yang merasa kehilangan kerabat terutama berusia renta dapat mengecek ke KM Celaket atau mendatangi Polsek terdekat. <strong>(sos) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">19589</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Geger Pisang Beranak dalam Kedebog Okus</title>
		<link>https://memontum.com/geger-pisang-beranak-dalam-kedebog-okus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Dec 2017 07:59:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[heboh !]]></category>
		<category><![CDATA[pisang]]></category>
		<category><![CDATA[Sumberpucung]]></category>
		<category><![CDATA[unik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/11045-geger-pisang-beranak-dalam-kedebog-okus</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8212; Heran bercampur penasaran sebab ilmiah tumbuhnya buah pisang di bagian debog atau badan batang di Dusun Suko, Desa/Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang. Informasi tumbuhnya pisang di tubuh debog itu sempat di tersiar di media sosial Fesbuk (FB) Rabu (6/11 /2017) siang. Pemostingnya Siwo, salah satu seorang tokoh pemuda Sumberpucung. Katanya, lokasi pisang itu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8212; Heran bercampur penasaran sebab ilmiah tumbuhnya buah pisang di bagian debog atau badan batang di Dusun Suko, Desa/Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang. </p>
<p>Informasi tumbuhnya pisang di tubuh debog itu sempat di tersiar di media sosial Fesbuk (FB) Rabu (6/11 /2017) siang. Pemostingnya Siwo, salah satu seorang tokoh pemuda Sumberpucung. Katanya, lokasi pisang itu bertempat di Jalan Anusopati RT22/RW03. </p>
<p>Setundun pisang tumbuh dalam debog menimbulkan berbagai komentar. Pisang tumbuh di kebun, dekat rumah Yulia (40) atau depan rumah Kamituwo Suko (Okus) Sumberpucung. Jarang memang, pisang tumbuh dalam debog. </p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171206-WA0027-copy.jpg?resize=650%2C500&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="500" class="aligncenter size-full wp-image-10999" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Berikut komentar sejumlah pengguna akun Fesbuk (FB). &#8220;Pisang uwoh di wit pisang, kan yo ra aneh,&#8221; sebut seorang pengguna FB.  &#8220;Masya Allah, jika itu benar, tanda kekuasaan Allah SWT. Subhanallah, &#8221; komen Dewi Agustina.  </p>
<p>&#8220;Jabang bayik wo,la kok koyo ngunu kui tenan to&#8230;, &#8221; ujar Amy Hans. Luvia Fermosa turut berkomentar,&#8221; Beranak dalam kedebog, &#8220;. Siwo, seorang Nella Lover ini kemudian menjawab komentar seseorang, &#8220;kebrojolan iku,&#8221;. <strong>(sos)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">11045</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
