<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sumenep &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sumenep/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Mar 2026 15:36:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Sumenep &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Nelayan di Perairan Gapurana Talango Sumenep Ditemukan Tim SAR Gabungan Meninggal</title>
		<link>https://memontum.com/nelayan-di-perairan-gapurana-talango-sumenep-ditemukan-tim-sar-gabungan-meninggal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Mar 2026 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[gabungan]]></category>
		<category><![CDATA[gapurana]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[perairan]]></category>
		<category><![CDATA[talango]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231228</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sumenep – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seorang nelayan, Mohammad Jaenal Arifin (32), warga Desa Pangloros, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep, dalam kondisi meninggal dunia, Selasa (24/03/2026) sekitar pukul 11.11. Diketahui, bahwa sebelumnya Jaenal dilaporkan hilang setelah nelayan setempat menemukan sebuah perahu dengan kondisi mesin masih menyala bergerak menuju arah darat tanpa awak. Kondisi peralatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Sumenep</strong> – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seorang nelayan, Mohammad Jaenal Arifin (32), warga Desa Pangloros, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep, dalam kondisi meninggal dunia, Selasa (24/03/2026) sekitar pukul 11.11. Diketahui, bahwa sebelumnya Jaenal dilaporkan hilang setelah nelayan setempat menemukan sebuah perahu dengan kondisi mesin masih menyala bergerak menuju arah darat tanpa awak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kondisi peralatan pancing sendiri, diketahui masih lengkap berada di atas perahu. Sementara berdasarkan laporan tersebut, Tim SAR gabungan segera melaksanakan operasi pencarian di sekitar lokasi kejadian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Kantor SAR Surabaya selaku SAR Mission Coordinator (SMC) pada operasi SAR ini, Nanang Sigit, mengatakan bahwa dalam pencarian itu, Tim SAR Gabungan mendekati koordinat 7° 3&#8242; 59,892&#8243; LS dan 114° 1&#8242; 59,124&#8243; BT atas informasi penemuan jenazah oleh nelayan sekitar. Lokasi penemuan tersebut, berjarak kurang lebih 1,15 Nautical Mile (NM) dari lokasi ditemukannya kapal milik korban.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya, korban dievakuasi menuju Dermaga Talango dengan waktu tempuh sekitar 1 jam. &#8220;Setelah tiba di Dermaga Talango, jenazah korban kemudian diserahterimakan kepada pihak keluarga melalui ambulans untuk dibawa ke rumah duka guna penanganan lebih lanjut,&#8221; ujar Nanang Sigit.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah proses evakuasi selesai, pada pukul 12.30, dilaksanakan debriefing oleh seluruh unsur SAR yang terlibat. Dengan telah ditemukannya korban dalam kondisi meninggal dunia, operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi diusulkan untuk ditutup.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing dengan ucapan terima kasih atas sinergi dan kerja sama yang telah terjalin. Adapun unsur SAR yang terlibat dalam operasi ini antara lain Pos SAR Sumenep, Polairud Sumenep, Polsek Kalianget, Koramil Kalianget, Polsek Talango, serta nelayan setempat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Basarnas mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para nelayan, untuk selalu memperhatikan faktor keselamatan saat melaut, termasuk penggunaan alat keselamatan diri serta memastikan kondisi cuaca sebelum beraktivitas di perairan. &#8220;Dengan ketidakpastian cuaca saat ini, lebih baik bila nelayan mengecek dulu prakiraan cuaca, angin dan tinggi gelombang sebelum melaut,&#8221; imbuh Nanang. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231228</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Jember Terima Kunjungan Kerja Pemkab Sumenep bersama BPJS Ketenagakerjaan</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-jember-terima-kunjungan-kerja-pemkab-sumenep-bersama-bpjs-ketenagakerjaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Nov 2024 12:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[ketenagakerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216440</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Asisten Administrasi Umum Pemkab Jember, Harry Agustriono, menyambut kunjungan kerja (Kunker) Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madura dan BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sumenep, di Lobby Bupati Kantor Pemerintah Kabupaten Jember, Rabu (06/11/2024) tadi. Kunjungan kerja itu, dalam rangka studi tiru atas keberhasilan Pemkab Jember dalam mewujudkan perlindungan Program BPJS Ketenagakerjaan pada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Asisten Administrasi Umum Pemkab Jember, Harry Agustriono, menyambut kunjungan kerja (Kunker) Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madura dan BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sumenep, di Lobby Bupati Kantor Pemerintah Kabupaten Jember, Rabu (06/11/2024) tadi. Kunjungan kerja itu, dalam rangka studi tiru atas keberhasilan Pemkab Jember dalam mewujudkan perlindungan Program BPJS Ketenagakerjaan pada ekosistem desa, berkat sinergi dan kolaborasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ini perlu dilakukan, agar supaya kekompakan seluruh elemen pemerintahan dan BPJS Ketenagakerjaan melahirkan suatu komitmen bersama. Sehingga, program yang sudah direncanakan dapat berjalan dengan baik,&#8221; kata Harry Agustriono.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Sumenep, Didik Wahyudi, mengatakan bahwa kunjungan kerja ini sangat baik untuk meningkatkan program kerja sama antara Pemkab dengan BPJS Ketenagakerjaan. Karenanya, studi tiru ini dilakukan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kunjungan kerja ini sebagai contoh atau gambaran untuk melakukan rancangan strategis membentuk kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan bersama Pemerintah Sumenep. Sementara, di Pemkab Jember sendiri telah berhasil mewujudkan perlindungan Program BPJS Ketenagakerjaan pada ekosistem desa,&#8221; ujarnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216440</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jangkau Layanan Kesehatan, Tim Yankes Bergerak ke Pulau Sapudi Sumenep Temui Pj Gubernur</title>
		<link>https://memontum.com/jangkau-layanan-kesehatan-tim-yankes-bergerak-ke-pulau-sapudi-sumenep-temui-pj-gubernur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Oct 2024 11:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[bergerak]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[jangkau]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[sapudi]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[yankes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215820</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Pj Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, menerima Tim Pelayanan Kesehatan (Yankes) Bergerak ke Pulau Sapudi Kabupaten Sumenep, Madura di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (24/10/2024) tadi. Melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jatim, Pemprov mengirim 45 orang personil yang terdiri dari dokter, dokter spesialis, bidan, farmasi dan perawat, yang ditargetkan akan melayani sebanyak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Pj Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, menerima Tim Pelayanan Kesehatan (Yankes) Bergerak ke Pulau Sapudi Kabupaten Sumenep, Madura di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (24/10/2024) tadi. Melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jatim, Pemprov mengirim 45 orang personil yang terdiri dari dokter, dokter spesialis, bidan, farmasi dan perawat, yang ditargetkan akan melayani sebanyak 585 pasien di wilayah Kepulauan Sapudi, Kabupaten Sumenep-Madura, mulai 25 hingga 28 Oktober 2024.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pj GubernurAdhy Karyono mengatakan, Yankes Bergerak Pemprov Jatim merupakan bentuk kehadiran langsung Pemerintah Provinsi bagi masyarakat Jatim, khususnya masyarakat di kepulauan Madura, dalam bidang kesehatan. Bukan tanpa alasan, kesehatan disebutnya sebagai hal mendasar yang menentukan suksesnya sebuah pembangunan dalam suatu wilayah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Betapa keberhasilan pembangunan sangat ditentukan salah satunya adalah urusan kesehatan. Jatim dengan variasi geografisnya serta disparitas ketersediaan tenaga kesehatan, maka Yankes Bergerak ini adalah upaya &#8216;jemput bola&#8217; Pemprov Jatim langsung ke masyarakat. Dan ini semua gratis,&#8221; kata Pj Gubernur Adhy.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tim Yankes Bergerak Tahap II ini, lanjutnya, merupakan gabungan dari berbagai RS Pemprov Jatim. Diantaranya, RSUD Dr Soetomo, RSUD Dr Saiful Anwar, RSUD Mohammad Noer Pamekasan hingga Rumah Sakit Mata Masyarakat Jawa Timur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dikatakannya, pemberangkatan Yankes Bergerak kali ini juga merupakan yang kedua di tahun 2024. Dimana pada Mei 2024 lalu, Yankes Bergerak Jatim Tahap I telah berhasil memberikan layanan kesehatan gratis kepada 563 pasien di Pulau Raas, Kabupaten Sumenep-Madura.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Untuk itu, dirinya berharap agar kegiatan semacam ini bisa ditingkatkan di tahun-tahun berikutnya. Tidak sendiri, bersama dengan seluruh mitra Pemprov Jatim serta masyarakat, harapannya pelaksanaan Yankes Bergerak bisa menjangkau lebih banyak masyarakat di wilayah-wilayah pelosok Jawa Timur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kita bisa membuka diri, supaya kegiatan semacam ini bisa menggandeng mitra-mitra di luar Pemprov Jatim. Dengan begitu bisa menambah jumlah dan jangkauan. Sehingga, tidak selamanya bertumpu pada APBD,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kerja sama yang dimaksud, kata Pj Gubernur Adhy, bisa berupa bantuan transportasi, Nakes hingga kebutuhan obat-obatan. &#8220;Bayangkan jika semua itu bisa terwujud, maka kita bisa menjangkau masyarakat hingga ke wilayah yang susah dijangkau,&#8221; ucapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai informasi, jenis layanan yang diberikan pada kegiatan Yankes Bergerak Tahap II diantaranya adalah upaya kesehatan perorangan, seperti pelayanan dasar, layanan spesialis, skrining dan konsultasi hingga akupunktur/akupresur. Selain itu, juga dilakukan upaya kesehatan masyarakat (KIE dan Pemberdayaan Masyarakat) serta Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia khusunya Tenaga Kesehatan, Tenaga Medis, Kader dan Tokoh Masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara, jenis kasus yang dilayani diantaranya Obgyn, Bedah, Mata, THT (Telinga, Hidung, Tenggorokan), Gigi, Kejiwaan, Anak dan Paru. Sedangkan, pelaksanaan Yankes Bergerak juga melibatkan delapan Puskesmas setempat yang terkategorikan sebagai Puskesmas Kawasan Terpencil dan Sangat Terpencil di Kabupaten Sumenep.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kedelapan Puskesmas tersebut adalah Puskesmas Gayam, Puskesmas Nonggunong, Puskesmas Kangayan, Puskesmas Arjasa, Puskesmas Raas, Puskesmas Sapeken, Puskesmas Masalembu dan Puskesmas Pagerungan Besar. <strong>(kom/sby/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215820</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Sumenep Kemas Pameran Pembangunan Dalam Madura Night Vaganza</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-sumenep-kemas-pameran-pembangunan-dalam-madura-night-vaganza</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Sep 2024 14:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Madura]]></category>
		<category><![CDATA[Pameran]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[vaganza!]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=213860</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sumenep &#8211; Pemerintah Kabupaten Sumenep menginisiasi pameran pembangunan yang dikemas dalam Madura Night Vaganza. Event ini, sebagai media menginformasikan secara langsung pada masyarakat, tentang hasil dari program pembangunan yang dilakukan perangkat daerah beserta instansi lainnya. Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan bahwa meskipun dalam visualisasi pameran tidak cukup untuk menggambarkan kegiatan yang dilakukan perangkat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Sumenep</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Sumenep menginisiasi pameran pembangunan yang dikemas dalam Madura Night Vaganza. Event ini, sebagai media menginformasikan secara langsung pada masyarakat, tentang hasil dari program pembangunan yang dilakukan perangkat daerah beserta instansi lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan bahwa meskipun dalam visualisasi pameran tidak cukup untuk menggambarkan kegiatan yang dilakukan perangkat daerah, BUMN, BUMD dan lembaga lainnya, tetapi kegiatannya menunjukkan hasil pembangunan selama ini. Diharapkan, setiap peserta di Madura Night Vaganza ini, bisa menyampaikan informasi pembangunan dan program-program instansinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sehingga, masyarakat bisa memahami visi, misi serta program setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). “Madura Night Vaganza sebagai upaya menginformasikan kepada masyarakat tentang hasil pembangunan dan berbagai inovasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah dan masyarakat,” kata Bupati Sumenep di sela-sela pembukaan Madura Night Vaganza, di GOR A Yani Pangligur Sumenep, Kamis (05/09/2024) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan ini sebagai bagian dari upaya mempromosikan potensi produksi dan hasil kerajinan masyarakat. Dikarenakan, setiap kecamatan memiliki potensi yang harus mendapat kesempatan sarana untuk mengembangkan pemasarannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Apalagi, acara ini juga melibatkan pelaku UMKM untuk mengikuti kegiatannya dengan menyajikan kuliner unggulannya. “Pemerintah daerah berupaya untuk mengembangkan produk unggulan kecamatan, agar potensi produksi di setiap desa bisa mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumenep,” terangnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peserta Madura Night Vaganza sendiri, diikuti sebanyak 70 stand, terdiri dari Dinas, Badan, Kantor, Sekretariat Pemerintah Kabupaten Sumenep dan DPRD Sumenep, Kecamatan serta sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan UMKM. &#8220;Madura Night Vaganza menjadi spirit lebih merekatkan semangat bekerja sekaligus meningkatkan kebersamaan dengan masyarakat untuk memajukan Kabupaten Sumenep lebih baik,&#8221; imbuhnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Madura Night Vaganza dilangsungkan sejak 05 hingga 12 September 2024 dan sebagai rangkaian kegiatannya diadakan Madura Culture Fest 2 bertema Ataretan Salanjengnga dengan berbagai acara. Diantaranya parade musik tong-tong, pentas seni dan budaya 13 Kabupaten Tapal Kuda, Jalan Jalan Sehat (JJS) dan Parade Batik. <strong>(kom/sum/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213860</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gunakan Energi Bersih REC, Pemkab Sumenep Nota Kesepahaman dengan PLN</title>
		<link>https://memontum.com/gunakan-energi-bersih-rec-pemkab-sumenep-nota-kesepahaman-dengan-pln</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Jun 2024 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[bersih]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[gunakan]]></category>
		<category><![CDATA[kesepahaman]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211264</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sumenep &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggunakan energi bersih melalui Renewable Energy Certificate (REC), sebagai salah satu upaya mencapai Net Zero Emission (NZE) 2060. Pemerintah Kabupaten Sumenep sendiri, bersama PT PLN melakukan nota kesepahaman layanan Green Energy as a Service (GEAS) untuk menggunakan REC sebanyak 500 unit atau setara dengan 500 Megawatt hour (MWh). [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Sumenep</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggunakan energi bersih melalui Renewable Energy Certificate (REC), sebagai salah satu upaya mencapai Net Zero Emission (NZE) 2060. Pemerintah Kabupaten Sumenep sendiri, bersama PT PLN melakukan nota kesepahaman layanan Green Energy as a Service (GEAS) untuk menggunakan REC sebanyak 500 unit atau setara dengan 500 Megawatt hour (MWh). REC sebanyak 500 unit adalah yang terbanyak penggunaannya di lingkungan Pemerintah Kabupaten atau Kota di Jawa Timur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan bahwa pemerintah daerah bersama PLN berkomitmen untuk mengurangi emisi karbon dengan mendukung penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT). “REC ini merupakan bukti nyata bahwa Pemerintah Kabupaten Sumenep menggunakan energi terbarukan sebagai solusi masa depan yang lebih hijau,” kata Bupati di sela-sela Madura Ev Fun Day Kendaraan Listrik, di areal timur Taman Potre Koneng, Minggu (30/06/2024) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ditambahkannya, Pemerintah Kabupaten Sumenep mendukung langkah transisi energi pemerintah guna mencapai Net Zero Emissions (NZE). Sehingga, REC penggunaannya untuk listrik di jajaran perangkat daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Sertifikat REC sebagai bukti bahwa listrik per Megawatt hour (MWh) di Perangkat Daerah dari pembangkit EBT atau non fosil,” tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">REC merupakan bentuk layanan PLN untuk memudahkan pelanggan mendapatkan pengakuan internasional atas penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT) yang transparan, akuntabel dan diakui secara global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penyerahan sertifikat REC diberikan langsung oleh Manajer PLN UP3 Pamekasan, Fahmi Fahresi kepada Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo. &#8220;Kami mengharapkan masyarakat serta perusahaan di Kabupaten Sumenep juga menggunakan energi bersih terbarukan, sebagai pilihan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan,&#8221; harapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Manajer PLN UP3 Pamekasan, Fahmi Fahresi, mengatakan bahwa pihaknya mengapresiasi langkah Pemkab Sumenep untuk menggunakan REC di lingkungan Pemerintah Daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“PLN sebagai sumber energinya berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi Pemkab Sumenep dalam menyediakan listrik hijau melalui REC,” paparnya. <strong>(kom/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211264</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polres Pamekasan Ungkap Motif Patah Hati Usai Diputus Jadi Gegara Youtuber Sumenep Sebar VCS</title>
		<link>https://memontum.com/polres-pamekasan-ungkap-motif-patah-hati-usai-diputus-jadi-gegara-youtuber-sumenep-sebar-vcs</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Feb 2024 06:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[diputus]]></category>
		<category><![CDATA[gegara]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[ungkap]]></category>
		<category><![CDATA[youtuber]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205853</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Kasus penyebaran Video Call Sex (VCS) yang dilakukan Youtuber Asal Sumenep, Kacong Arye atau Jumairi dan membuatnya ditetapkan sebagai tersangka, akhirnya terungkap. Dalam pemeriksaan yang dilakukan Polres Pamekasan, diketahui bahwa alibi atau alasan tersangka menyebarkan video karena patah hati karena diputus sang pacar atau perempuan di dalam video. Wakapolres Pamekasan, Kompol Andy [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Kasus penyebaran Video Call Sex (VCS) yang dilakukan Youtuber Asal Sumenep, Kacong Arye atau Jumairi dan membuatnya ditetapkan sebagai tersangka, akhirnya terungkap. Dalam pemeriksaan yang dilakukan Polres Pamekasan, diketahui bahwa alibi atau alasan tersangka menyebarkan video karena patah hati karena diputus sang pacar atau perempuan di dalam video.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wakapolres Pamekasan, Kompol Andy Purnomo, mengatakan bahwa kronologi adanya video itu bermula saat Kacong Arye video call dengan sang pacar berinisial RW tepatnya pada November 2022 jam 23.00 WIB. &#8220;Saat video call, RW ketika itu tidak menggunakan pakaian. Kemudian Kacong Arye atau J, melakukan perekaman layar tanpa sepengetahuan RW,&#8221; katanya saat konferensi pers, di Halaman Mapolres Pamekasan, Selasa (06/02/2024) siang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kompol Andy menambahkan, usai melakukan perekaman itu, kemudian J pada Rabu (07/06/2023) jam 18:15 WIB, mengirimkan rekaman video tersebut kepada saksi MMS dengan durasi 38 detik. &#8220;Akibat dari kejadian tersebut, RW merasa kehormatan dan nama baiknya tercemarkan,&#8221; tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>baca juga:</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut, Kompol Andy mengungkapkan, motif Kacong Arye menyebarkan VCS itu lantaran sakit hati. Itu karena, selama enam bulan menjalin hubungan, kemudian diputus cinta oleh sang pacar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Motifnya berawal dari pacaran, kemudian diputus. Setelah diputus merasa sakit hati dan melakukan perbuatan tersebut,&#8221; ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di saat yang sama, Kasatreskrim Polres Pamekasan, AKP Doni Setiawan, menegaskan bahwa dari kasus itu terduga Kacong Arye atau J dikenakan undang-undang pornografi. &#8220;Pelaku dijerat dengan pasal 29 Jo Pasal 4 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi dengan ancaman hukuman paling singkat 6 (enam) bulan dan paling lama 12 (dua belas) tahun,&#8221; paparnya.<strong> (azm/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205853</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cari 15 Orang ABK Kapal Putra Sumber Mas, Basarnas Kerahkan Dua Kapal di Perairan Sumenep</title>
		<link>https://memontum.com/cari-15-orang-abk-kapal-putra-sumber-mas-basarnas-kerahkan-dua-kapal-di-perairan-sumenep</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Jan 2024 05:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[basarnas]]></category>
		<category><![CDATA[kerahkan]]></category>
		<category><![CDATA[perairan]]></category>
		<category><![CDATA[sumber]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=204807</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sumenep &#8211; Kantor SAR Surabaya mengerahkan dua kapal, yaitu KN SAR 249 Permadi dan RIB 01 untuk mencari 15 orang ABK Kapal Putra Sumber Mas di Perairan Laut Utara Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Senin (22/01/2024) tadi. KN SAR 249 Permadi dengan 13 orang ABK dan 3 orang rescuer, ini bertolak dari Pelabuhan Kalianget menuju [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Sumenep</strong> &#8211; Kantor SAR Surabaya mengerahkan dua kapal, yaitu KN SAR 249 Permadi dan RIB 01 untuk mencari 15 orang ABK Kapal Putra Sumber Mas di Perairan Laut Utara Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Senin (22/01/2024) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">KN SAR 249 Permadi dengan 13 orang ABK dan 3 orang rescuer, ini bertolak dari Pelabuhan Kalianget menuju ke titik daerah pencarian, dengan menempuh jarak sekitar 32 mil laut dan waktu tempuh 2 jam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kasi Operasi Kantor SAR Surabaya, Mahmud Afandi, mengatakan bahwa area yang disisir KN SAR 249 Permadi sekitar 22,04 mil laut. Luas area pencarian ini ditentukan melalui aplikasi SAR Map Prediction.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada saat yang bersamaan, Kantor SAR Surabaya juga mengerahkan satu SRU air lagi dari Unit Siaga SAR Sumenep, dengan menggunakan RIB (Rigit Inflatable Boat) atau kapal cepat, dengan luas area pencarian sekitar 5,4 mil laut. &#8220;Dalam operasi SAR Kapal Putra Sumber Mas ini, Tim Unit Siaga SAR Sumenep menjadi tim aju yang kami kerahkan untuk melakukan assesment pada hari pertama setelah mendapatkan laporan kejadian tersebut,” kata Mahmud.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada hari kedua pencarian, Tim Unit Siaga SAR Sumenep telah melakukan pencarian dengan menggunakan RIB di area seluas 9 mil laut. Namun, karena terkendala cuaca buruk di perairan laut utara Madura, upaya pencarian ini belum membuahkan hasil.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tidak hanya melakukan penyisiran laut dengan menggunakan RIB dan KN SAR Permadi, upaya pencarian juga dilakukan dengan melaksanakan pemapelan dan berkomunikasi dengan kapal yang melintas di sekitar area pencarian. &#8220;Kemarin tim kami lakukan komunikasi dengan TB Oscar dan Kapal Cargo via Marine Chanel untuk menyebarkan berita tentang Kapal Putra Sumber Mas. Dengan harapan, kapal yang melintas juga ikut membantu lakukan pemantauan dan pencarian saat mereka berlayar,” jelas Mahmud.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Sebelumnya, berdasarkan informasi yang diterima, Kapal Putra Sumber Mas ini berangkat dari Pelabuhan Brondong Lamongan untuk mencari ikan di perairan laut sekitar Pulau Masalembu, Sabtu (06/01/2024) kemarin. Hanya saja, setelah melaut selama 14 hari, Kapal Putra Sumber Mas kembali ke Lamongan dengan berlayar melewati perairan laut utara Pulau Madura, pada Sabtu (20/01/2024). Sekitar pukul 07.30, kapal mengalami mati mesin karena kemasukan air laut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seorang ABK, Ubaid, menginformasikan kejadian ini kepada Kapid (Nahkoda yang tidak berlayar), kemudian hal ini diteruskan kepada pemilik kapal dan perhimpunan nelayan Dungkek untuk bantuan pencarian. Karena pencarian tidak membuahkan hasil, maka hal ini dilaporkan ke petugas Satpolairud Polres Sumenep.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Adapun nama 15 ABK Kapal Putra Sumber Mas ini, yaitu Rohmat Mustakim (selaku Nahkoda kapal), Ubaid, Andriko, Suburno, Anton, Nizar, Kasno, Fauzi, Slamet, Budi, Rosid, Mul, Bidin, Nyamek dan Drajat. Selain Tim Kantor SAR Surabaya, proses pencarian 15 ABK Kapal Putra Sumber Mas ini juga melibatkan peran dari Tim Satpolairud Polres Sumenep, Lanal Batuporon, KSOP Kalianget, KSOP Dungkek, KUPP Sapudi, BPBD Kabupaten Sumenep dan Jombang, nelayan sekitar dan potensi SAR lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hingga berita ini dikabarkan, Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian 15 orang ABK Kapal Putra Sumber Mas ditentukan dengan mempertimbangkan dinamika kondisi cuaca di lokasi pencarian. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204807</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Promosi dan Kunjungan Wisata Sumenep, Bupati Fauzi Koordinasi dengan Pengelola Destinasi</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-promosi-dan-kunjungan-wisata-sumenep-bupati-fauzi-koordinasi-dengan-pengelola-destinasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Nov 2023 13:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[koordinasi]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungan]]></category>
		<category><![CDATA[pengelola]]></category>
		<category><![CDATA[promosi]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=201295</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sumenep &#8211; Pemerintah Kabupaten Sumenep melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pengelola destinasi wisata dalam rangka meningkatkan promosi pariwisata. “Kegiatan ini untuk meningkatkan kebersamaan antara pengelola wisata dengan pemerintah daerah, dalam bergotong royong membangun daerah melalui sektor pariwisata,” kata Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, di sela-sela kegiatan di Pendopo Agung Keraton, Kamis (09/11/2023) tadi. Diharapkan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Sumenep</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Sumenep melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pengelola destinasi wisata dalam rangka meningkatkan promosi pariwisata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kegiatan ini untuk meningkatkan kebersamaan antara pengelola wisata dengan pemerintah daerah, dalam bergotong royong membangun daerah melalui sektor pariwisata,” kata Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, di sela-sela kegiatan di Pendopo Agung Keraton, Kamis (09/11/2023) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Diharapkan, ujar Bupati Fauzi, para pengelola wisata bisa bergotong royong dalam mewujudkan peningkatan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Sumenep. Karena dengan cara itulah, mereka untuk mempromosikan setiap objek wisatanya kepada publik melalui media seperti brosur dan flayer.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Para pengelola wisata untuk aktif menginformasikan objek pariwisata dengan konsep promosinya, agar wisatawan lebih percaya dan tertarik datang ke tempat wisatanya,” terangnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga:</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Bupati Fauzi mengatakan, pemerintah daerah telah memprogramkan berbagai kegiatan di kalender 2023 termasuk 2024, baik itu seni budaya dan yang lainnya, sebagai pemicu guna menarik wisatawan berkunjung ke Kabupaten Sumenep. “Semoga, kebersamaan ini mampu mewujudkan pembangunan pariwisata yang meliputi aspek ekonomi, seni budaya dan sosial,” terangnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep, Moh Ikhsan, mengungkapkan bahwa pihaknya untuk kegiatan kalender 2024 melibatkan destinasi wisata sebagai penyelenggara maupun tempat kegiatannya. &#8220;Kami menyampaikan pada 2024 besok ada puluhan kegiatan di kalender pemerintah daerah, sehingga para pengelola untuk bersama-sama memajukan destinasi wisatanya, dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan,” paparnya.<strong> (kom/edo/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">201295</post-id>	</item>
		<item>
		<title>KKI Sebut Kakatua Masalembu Sumenep Wisata Langka Potensial dan Bakal Dilirik Wisatawan Mancanegara</title>
		<link>https://memontum.com/kki-sebut-kakatua-masalembu-sumenep-wisata-langka-potensial-dan-bakal-dilirik-wisatawan-mancanegara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Nov 2023 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[dilirik]]></category>
		<category><![CDATA[kakatua]]></category>
		<category><![CDATA[langka]]></category>
		<category><![CDATA[Mancanegara]]></category>
		<category><![CDATA[masalembu]]></category>
		<category><![CDATA[potensial,]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200997</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sumenep &#8211; Keberadaan Burung Kakatua dapat sorotan dari Koservasi Kakatua Indonesia (KKI), saat menghadiri Festival Desa Wisata Cerdas Mandiri dan Sejahtera (Festival Dewi Cemara), yang berlangsung di Taman Potre Koning, Kabupaten Sumenep, Minggu (05/11/2023) tadi. Menurut perwakilan KKI, Dude Nandika, mengatakan bahwa Burung Kakatua dari Desa Masakambing, Kepulauan Masalembu, itu merupakan salah satu potensi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Sumenep</strong> &#8211; Keberadaan Burung Kakatua dapat sorotan dari Koservasi Kakatua Indonesia (KKI), saat menghadiri Festival Desa Wisata Cerdas Mandiri dan Sejahtera (Festival Dewi Cemara), yang berlangsung di Taman Potre Koning, Kabupaten Sumenep, Minggu (05/11/2023) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut perwakilan KKI, Dude Nandika, mengatakan bahwa Burung Kakatua dari Desa Masakambing, Kepulauan Masalembu, itu merupakan salah satu potensi wisata hebat yang dimiliki Kabupaten Sumenep. Pasalnya, burung ini sudah sangat langka keberadaannya. Apalagi, untuk wilayah barat Indonesia, Kabupaten Sumenep satu-satunya yang memiliki habitat Burung Kakatua ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Burung ini sebarannya paling kecil dan Kakatua ini paling langka di dunia, karena dengan populasinya yang sangat kecil. Ini merupakan salah satu aset wisata potensial yang bisa dikembangkan menjadi wisata ekologi Kakatua,&#8221; terang Dude.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seharusnya, tambahnya, aset wisata Burung Kakatua ini tidak hanya menarik wisatawan lokal, tapi juga wisatawan mancanegara (Wisman). Dengan kelangkaannya, banyak sekali pecinta burung di luar negeri, itu memiliki minat yang sangat besar untuk melihat Burung Kakatua dari Drsa Masakambing.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sebenarnya, yang harus dikembangkan dari event ini adalah masyarakat sudah memiliki paket wisata untuk akses menuju ke Masakambing, bagaimana? Aksessibilitynya seperti apa? Itu yang perlu dipamerkan atau ditampilkan sekaligus bagian dari promosi wisatanya lebih digalakkan lagi,&#8221; kata Dude</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dijelaskannya juga, potensi-potensi alam di Masakambing perlu ditampilkan. Juga perlu ditingkatkan potensi mangrove dan potensi agrowisata yang ada di sana. Sebab di Masakambing itu, kepulauan yang secara keseluruhan bagian dari masyarakat desa. Habitat ini menjadi perkebunan yang seharusnya perlu ditonjolkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Perlu didorong di masyarakat Masakambing adalah paket wisata dan potensi-potensi wisata lebih menonjol supaya lebih dilirik oleh wisatawan,&#8221; tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dikatakannya, bahwa habitat di Masakambing, itu boleh dibilang sudah tidak ada lagi sebenarnya. Hanya Hutan Mangrove yang kondisinya sebagian besar juga sudah rusak. &#8220;Jadi, perlu dibentuk perkebunan yang heterogen (bertingkat) bukan perkebunan monokultur. Ada pohon utama dan ada pohon pendamping,&#8221; terang Dude yang sangat konstruktif dalam memberikan masukan. <strong>(edo/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200997</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
