<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Sungai Arjasa &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sungai-arjasa/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 26 Nov 2019 13:50:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Sungai Arjasa &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>DPRD, Soroti Kasus Aliran Sungai yang Tercemar Limbah PT Muroco Jember</title>
		<link>https://memontum.com/dprd-soroti-kasus-aliran-sungai-yang-tercemar-limbah-pt-muroco-jember</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Nov 2019 13:50:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Limbah]]></category>
		<category><![CDATA[Pencemaran]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Arjasa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/100520-dprd-soroti-kasus-aliran-sungai-yang-tercemar-limbah-pt-muroco-jember</guid>

					<description><![CDATA[Jember, Memontum &#8211; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember bersama instansi terkait melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pabrik pengolahan kayu lapis atau triplek milik PT Muroco Jember jalan Sultan Agung, Krajan, Desa Candijati, Kecamatan Arjasa, Selasa (26/11/2019) siang. Komisi C DPRD Jember datang bersama Kapolsek AKP Eko Basuki dan Camat Arjasa Herwan Agus Darmanto [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jember, Memontum</strong> &#8211; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember bersama instansi terkait melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pabrik pengolahan kayu lapis atau triplek milik PT Muroco Jember jalan Sultan Agung, Krajan, Desa Candijati, Kecamatan Arjasa, Selasa (26/11/2019) siang.</p>
<p>Komisi C DPRD Jember datang bersama Kapolsek AKP Eko Basuki dan Camat Arjasa Herwan Agus Darmanto melakukan pertemuan dengan manajemen PT Muroco Jember, untuk mengecek dugaan adanya pembuangan limbah pabrik yang mencemari sungai dan tak sesuai dengan prosedur.</p>
<div id="attachment_100521" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-100521" decoding="async" class="size-full wp-image-100521" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191126-WA0151-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Lokasi Pabrik kayu PT Muroco Jember waktu disidak DPRD. (Kj1) " width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191126-WA0151-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191126-WA0151-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191126-WA0151-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191126-WA0151-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-100521" class="wp-caption-text">Lokasi Pabrik kayu PT Muroco Jember waktu disidak DPRD. (Kj1)</p></div>
<p>&#8220;Hari ini kami menindaklanjuti adanya pengaduan warga yang menuding PT Muroco Jember menyebabkan pencemaran membuang limbah pabrik tidak sesuai dengan prosedur, akibat limbah tersebut menyebabkan penyakit gatal-gatal pada warga yang mandi di sepanjang sungai,&#8221; kata Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Jember, David Handoko Seto.</p>
<p>Para legislator juga mengecek kelengkapan izin operasional PT Muroco Jember sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang pengolahan kayu gergajian menjadi barang jadi.</p>
<p>Dokumennya sudah ditunjukkan semua dan secara administrasi ada pelanggaran. Untuk itu dewan akan mengkonfrontasi ke pihak-pihak yang mengeluarkan izin.</p>
<p>&#8220;Hal ini sudah viral di media, setelah dilakukan pengecekan ternyata benar informasi tersebut. Kami menemukan fakta bahwa perusahaan ini tidak layak untuk operasional, karena perusahaan berdiri tahun 2016. Perusahaan juga belum punya IPAL dan baru diurus dua bulan lalu. Jadi perusahaan ini membuang limbah pabrik langsung menuju saluran. Sehingga limbah langsung menuju ke lingkungan dan ke sungai, ini pelanggaran,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>David mengatakan, limbah harusnya dibuang terpisah melalui pipa menuju ke IPAL. Sehingga pihak PT Muroco Jember diberi waktu untuk menuntaskan persoalan limbahnya.</p>
<p>Ia juga mendorong pemerintah daerah bertindak tegas, tidak mentolerir perusahaan nakal yang bisa merusak lingkungan dan akhirnya merugikan masyarakat setempat. Apalagi warga di sekitar pabrik bergantung pada air sungai tersebut.</p>
<p>&#8220;Terkait hal itu kami juga menemukan masih ada saluran membuang limbah, hari ini memang belum hujan, tapi ketika hujan tentunya akan berdampak sama seperti penyakit dan dampak-dampak negatif lainnya, termasuk risiko bencana karena tadi ada plengsengan, pagar dan sebagainya, &#8221; papar David.</p>
<p>&#8220;Ini aliran airnya masih menjadi satu dengan irigasi pertanian, sehingga berbahaya bagi produksi pertanian. Seperti padi dan sebagainya,&#8221; terangnya.</p>
<p>Dikonfirmasi terpisah, Staf Personalia manajemen PT Muroco Jember, Febriyani membantah perusahaan mereka melanggar prosedur teknis pengolahan limbah sehingga menyebabkan pencemaran dan keberadaannya menyebabkan kerugian atau mengganggu masyarakat setempat.</p>
<p>Dia menyebut bisa jadi beberapa faktor atau komponen lain secara berlebihan sehingga menjadi limbah di sungai.</p>
<p><strong>BACA :</strong> <a href="https://jember.memontum.com/1411-busa-salju-di-sungai-arjasa-jember-ternyata-limbah-busa-pabrik-triplex" rel="noopener noreferrer" target="_blank">“Busa Salju” di Sungai Arjasa Jember, Ternyata Limbah Busa Pabrik Triplex</a></p>
<p>&#8220;Kami benar-benar masih pada tahap awal memikirkan proses teknologi apa yang cocok untuk industri ini, memikirkan enaknya limbah dialihkan kemana yang sekiranya tersaring sehingga aman untuk lingkungan,&#8221; sebut Febri.</p>
<p>&#8220;Oleh karenanya dalam hal ini kami masih proses pembuatan IPAL. Kami sudah berbicara dengan masyarakat, itu sebenarnya air hujan yang jatuh,&#8221; pungkasnya. <strong>(Kj1/Yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">100520</post-id>	</item>
		<item>
		<title>&#8220;Busa Salju&#8221; di Sungai Arjasa Jember, Ternyata Limbah Busa Pabrik Triplex</title>
		<link>https://memontum.com/busa-salju-di-sungai-arjasa-jember-ternyata-limbah-busa-pabrik-triplex</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Nov 2019 13:59:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Limbah]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Arjasa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/100230-busa-salju-di-sungai-arjasa-jember-ternyata-limbah-busa-pabrik-triplex</guid>

					<description><![CDATA[Jember, Memontum &#8211; Salah satu sungai yang terletak di Desa/Kecamatan Arjasa dan Desa Patemon, Kecamatan Pakusari, airnya dipenuhi dengan busa yang diperkirakan berasal dari perusahaan triplex di Arjasa, nampak jelas di DAM Gayam. “Kalau sering sih tidak, tapi ini kebetulan waktu hujan kemarin lusa itu terjadi limbah seperti itu, yang jelas, limbah itu berasal dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jember, Memontum </strong>&#8211; Salah satu sungai yang terletak di Desa/Kecamatan Arjasa dan Desa Patemon, Kecamatan Pakusari, airnya dipenuhi dengan busa yang diperkirakan berasal dari perusahaan triplex di Arjasa, nampak jelas di DAM Gayam.</p>
<p>“Kalau sering sih tidak, tapi ini kebetulan waktu hujan kemarin lusa itu terjadi limbah seperti itu, yang jelas, limbah itu berasal dari pabrik triplex itu,” kata Buhori (73) warga Desa Patemon yang posisi rumahnya tepat di pinggir sungai, saat ditemui Memontum.com, Kamis (21/11/2019) siang.</p>
<div id="attachment_100231" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-100231" decoding="async" class="size-full wp-image-100231" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191121-WA0114-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Busa dari Pabrik Triplex Arjasa yang mengalir ke sungai" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191121-WA0114-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191121-WA0114-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191121-WA0114-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191121-WA0114-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-100231" class="wp-caption-text">Busa dari Pabrik Triplex Arjasa yang mengalir ke sungai</p></div>
<p>Karena banyaknya busa di sungai belakang rumahnya lanjut Buhori, air sungai yang sering dimanfaatkan oleh warga setempat, seperti tidak kelihatan, karena hanya yang nampak busa warna putih.</p>
<p>“Dulu pernah tejadi juga, dan itu mengakibatkan orang yang mandi di sungai gatal, itu lain yang ke tanaman, saya tidak ngerti, saya bukan orang petani,” tuturnya.</p>
<p>Buhori mengaku, rata-rata 70 persen orang sekitar rumahnya banyak yang mandi, mencuci di sungai. Kalau ada busa itu, terpaksa harus mencari tempat lain untuk mandi dan lain-lainnya.</p>
<p>“Busa itu, datangnya kemarin pukul 15.00 WIB (pukul 03.00 sore). Saya lihat sampai pagi masih ada, wong di belakang rumah kok sungainya,” akunya.</p>
<p>Informasi yang diterimanya, adanya busa di sungai itu membuat warga resah, sehingga sungai yang berbatasan dengan Desa Arjasa tersebut, membuat warga setempat mendatangi perusahaan triplex.</p>
<p>“Kemarin infonya, Kasun sama BPD dari Desa Patemon kesana, ke perusahaan, kalau yang dari Desa Arjasa Pak RT dan Pak RW Kesana (Perusahaan), bahkan dari polsek juga kesana juga,” jelasnya.</p>
<p>Yang saya tahu sambung Buhori, tiga kali ini sudah terjadi, sejak ada perusahaan triplex itu, kalau yang dulu malah lebih parah, airnya sampai coklat.</p>
<p>Buhori mengaku, sebelum ada perusahaan triplex tidak pernah terjadi semacam ini, tetapi, begitu ada perusahaan triplex ini, ada hal semacam ini di sungai.</p>
<p>“Kalau sebelum ada pabrik, aman mas kita mandi, sedangkan ini kebetulan kemarau, dan ikan sempat mabuk (mati) kemarin,” tegasnya.</p>
<p>Sementara, salah satu petugas pengairan setempat, M.Yasin mengatakan jika kejadian ini sangat merugikan pihak pengairan, pasalnya kualitas irigasi yang dipruntukkan pertanian dan sebagai manfaat orang banyak malah tercemar.</p>
<p>“Sungai disini, bukan hanya untuk irigasi ke persawahan, tetapi juga untuk kebutuhan masyarakat,” ucapnya.</p>
<p>Dirinya meminta, agar pihak terkait bisa meninjau lokasi atau perusahaan triplex tersebut. Bagaimana, agar supaya air di sungai tidak tercemar lagi ke depannya.</p>
<p>“Sementara dinas terkait, harus meninjau lokasi. Terutama dinas lingkungan hidup. Supaya kedepan tidak parah, pencemarannya,” tegas Yasin.</p>
<p>Saat sejumlah awak media hendak menemui Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jember, salah satu petugas menyampaikan, jika pimpinannya sedang keluar ke TPA Pakusari. <strong>(gik/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">100230</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
