<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Sungai Buntung Waru &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sungai-buntung-waru/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 20 Jan 2020 11:49:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Sungai Buntung Waru &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Antisipasi Banjir, BPBD Kerja Bakti Bersihkan Sungai Buntung Waru</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-banjir-bpbd-kerja-bakti-bersihkan-sungai-buntung-waru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Jan 2020 11:49:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Buntung Waru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/104496-antisipasi-banjir-bpbd-kerja-bakti-bersihkan-sungai-buntung-waru</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Sungai Buntung, anak Sungai Brantas yang melintasi sebagian wilayah Sidoarjo, seringkali menyebabkan banjir di berbagai wilayah di Sidoarjo. Belakangan sungai ini, dipenuhi sampah dan eceng gondok. Karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur yang menjadi leading sector Posko Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi di Jatim mendata sejumlah lokasi yang penuh eceng [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Sungai Buntung, anak Sungai Brantas yang melintasi sebagian wilayah Sidoarjo, seringkali menyebabkan banjir di berbagai wilayah di Sidoarjo. Belakangan sungai ini, dipenuhi sampah dan eceng gondok.</p>
<p>Karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur yang menjadi leading sector Posko Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi di Jatim mendata sejumlah lokasi yang penuh eceng gondok itu. Lokasi Kali Buntung yang dipenuhi sampah dan eceng gondok itu berada di Desa Kedungrejo, Kecamatan Waru, Sidoarjo. Tepatnya di titik sungai yang melewati JL Letjen S Parman, Waru, Sidoarjo akhirnya dibersihkan beramai-ramai, Senin (20/1/2020).</p>
<div id="attachment_104498" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-104498" decoding="async" class="size-full wp-image-104498" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200120-WA0108-copy.jpg?resize=740%2C493&#038;ssl=1" alt="BERSIHKAN - Petugas BPBD Pemprov Jatim, Pemkab Sidoarjo, TNI, Polri, BBWS Brantas, Unair, Tagana dan relawan membersihkan Sungai Buntung di Desa Kedungrejo, Kecamatan Waru, Sidoarjo sebagai antisipasi banjir, Senin (20/1/2020)" width="740" height="493" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200120-WA0108-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200120-WA0108-copy.jpg?resize=300%2C200&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200120-WA0108-copy.jpg?resize=600%2C400&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200120-WA0108-copy.jpg?resize=200%2C133&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-104498" class="wp-caption-text">BERSIHKAN &#8211; Petugas BPBD Pemprov Jatim, Pemkab Sidoarjo, TNI, Polri, BBWS Brantas, Unair, Tagana dan relawan membersihkan Sungai Buntung di Desa Kedungrejo, Kecamatan Waru, Sidoarjo sebagai antisipasi banjir, Senin (20/1/2020)</p></div>
<p>Upaya ini sebagai langkah mencegah terjadinya banjir. Bahkan kerja bakti bersama Resik-resik Kali Sinir dan Buntung ini melibatkan Pemprov Jatim, Pemkab Sidoarjo, TNI, Polri, BBWS Brantas, Unair, Tagana dan para relawan.</p>
<p>Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim, Suban Wahyudiono mengatakan bersih-bersih di Kali Buntung dan Kali Sinir ini sebagai upaya pencegahan dari banjir. Sebab, gorong-gorong yang tersumbat sampah maupun tanaman enceng gondok dikhawatirkan mengakibatkan banjir di wilayah setempat dan sekitarnya.</p>
<p>&#8220;Kalau gorong-gorong itu tersumbat, maka timbul banjir. Bahkan banjir sampai di Bungurasih, Wage sampai Tropodo karena penyumban aliran sungai itu,&#8221; kata Suban Wahyudiono.</p>
<p>Suban memaparkan, langkah yang diambil itu sesuai dengan prakiraan dari BMKG mengenai puncak musim hujan Februari mendatang.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-104497" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200120-WA0109-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200120-WA0109-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200120-WA0109-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200120-WA0109-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200120-WA0109-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Sebelum terjadi banjir, pihaknya secepat mungkin tanggap untuk membersihkan sampah maupun tanaman enceng gondok yang ada di Kali Buntung dan Kali Sinir,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sementara Kapolsek Waru Kompol Saibani menegaskan jika pada kerja bakti ini diturunkan personel Polsek Waru dan anggota Satuan Sabhara Polresta Sidoarjo. Hal ini sebagai wujud sinergitas antar instansi, demi membersihkan sungai dari sampah maupun enceng gondok.</p>
<p>&#8220;Tujuannya saat hujan deras tidak sampai terjadi banjir di wilayah Sidoarjo. Khususnya di kawasan aliran Sungai Sinir dan Sungai Buntung di Kecamatan Waru ini,&#8221; tandasnya. <strong>Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">104496</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Balita 3,5 Tahun Tenggelam di Sungai Buntung Waru</title>
		<link>https://memontum.com/balita-35-tahun-tenggelam-di-sungai-buntung-waru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Feb 2019 13:10:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[balita]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Buntung Waru]]></category>
		<category><![CDATA[tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/76605-balita-35-tahun-tenggelam-di-sungai-buntung-waru</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Nasib apes dialami Navis (3,5). Bocah yang tinggal di sebuah kos bersama orangtuanya di Dusun Kundi, Desa Kepuhkiriman, Kecamatan Waru, Sidoarjo ini diduga tenggelam dan terhanyut di Sungai Buntung yang tak jauh dari tempat tinggalnya itu saat asyik bermain di pinggiran sungai besar itu. Hingga kini, tim Basarnas mencari keberadaan korban yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Nasib apes dialami Navis (3,5). Bocah yang tinggal di sebuah kos bersama orangtuanya di Dusun Kundi, Desa Kepuhkiriman, Kecamatan Waru, Sidoarjo ini diduga tenggelam dan terhanyut di Sungai Buntung yang tak jauh dari tempat tinggalnya itu saat asyik bermain di pinggiran sungai besar itu.</p>
<p>Hingga kini, tim Basarnas mencari keberadaan korban yang tinggal di RT 01, RW 04 itu menggunakan peralatan pencarian mulai perahu karet hingga tambang. Akan tetapi, hingga petang korban belum berhasil ditemukan.</p>
<div id="attachment_76606" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190202-WA0047-copy.jpg?ssl=1"><img aria-describedby="caption-attachment-76606" decoding="async" class="size-full wp-image-76606" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190202-WA0047-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="PENCARIAN - Tim Basarna mencari korban, Navis (3,5) yang tenggelam di Sungai Buntung, Desa Kepuhkiriman, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Sabtu (02/02/2019)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190202-WA0047-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190202-WA0047-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190202-WA0047-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190202-WA0047-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190202-WA0047-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-76606" class="wp-caption-text"><strong>PENCARIAN &#8211; Tim Basarna mencari korban, Navis (3,5) yang tenggelam di Sungai Buntung, Desa Kepuhkiriman, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Sabtu (02/02/2019)</strong></p></div>
<p>&#8220;Berdasarkan laporan yang kami terima, ada dugaan korban tenggelam. Usai mendapat laporan itu, tim kami langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan pencarian,&#8221; terang Komandan Tim Basarnas, Farid kepada Memontum.com, Sabtu (2/02/2019) di lokasi kejadian.</p>
<p>Lebih jauh, Farid menceritakan hingga petang, korban belum ditemukan. Alasannya, tim personil gabungan pencarian sekitar 15 orang itu sudah berusaha maksimal mencari korban. Akan tetapi belum membuahkan hasil lantaran terkendala arus deras Sungai Buntung itu.</p>
<p>&#8220;Kendala kami saat pencarian menggunakan perahu karet arus air sungai cukup deras. Selain itu tumpukan sampah di sungai menyulitkan petugas gabungan mencari korban,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Kendati demikian, kata Farid pihaknya bakal terus mencari korban sesuai prosedur dan aturan yang ada. Akan tetapi jika belum membuahkan hasil, maka pencarian dilanjutkan pada hari berikutnya.</p>
<p>&#8220;Kalau sampai kondisi gelap belum ditemukan, maka dilanjutkan besok pencariannya. Dengan catatan akan ditingkatkan lokasi pencariannya. Kalau memungkinkan personil gabungannya juga di tambah,&#8221; tandasnya. <strong>(Wan/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">76605</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
