<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Sungai Buntung &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sungai-buntung/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 22 Jan 2020 14:47:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Sungai Buntung &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Gubernur Jatim Nemu Ular Piton 5 Meter, saat Pantau Bersih-Bersih Sungai Buntung</title>
		<link>https://memontum.com/gubernur-jatim-nemu-ular-piton-5-meter-saat-pantau-bersih-bersih-sungai-buntung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Jan 2020 14:47:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Buntung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/104739-gubernur-jatim-nemu-ular-piton-5-meter-saat-pantau-bersih-bersih-sungai-buntung</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Proses bersih-bersih sampah yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jatim bersama TNI, Polri, Tagana dan beberapa relawan di Sungai Buntung, Kecamatan Waru, Sidoarjo sempat dibuat heboh. Ini menyusul, kegiatan bersih-bersih sampah penyumbat aliran Sungai Buntung ini dipantau langsung Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Pawaransa dan Plt Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Proses bersih-bersih sampah yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jatim bersama TNI, Polri, Tagana dan beberapa relawan di Sungai Buntung, Kecamatan Waru, Sidoarjo sempat dibuat heboh. Ini menyusul, kegiatan bersih-bersih sampah penyumbat aliran Sungai Buntung ini dipantau langsung Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Pawaransa dan Plt Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Saifuddin menemukan ular Piton sepanjang 5 meter, Selasa (21/1/2020) malam.</p>
<p>Berdasarkan pantauan di lapangan, ular Piton itu tersangkut di alat berat saat mengangkat sampah dan tanaman air (enceng gondok) dari Kali Buntung dinaikkan ke atas dump truk. Terlihat seekor ular jenis Piton sepanjang sekitar 5 meter tampak masih hidup.</p>
<p>Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan aksi bersih-bersih ini dalam rangka untuk mencegah banjir di wilayah Jawa Timur. Bagi Gubernur, kegiatan seperti ini akan terus dilakukan Propinsi Jawa Timur bersama pemerintah daerah setempat.</p>
<p>&#8220;Sungai Buntung dibersihkan, karena banyak sampah dan tanaman air yang mencegah dan menyumbat kelancaran aliran air di sungai itu,&#8221; terangnya, Selasa (21/1/2020) malam di bawah Fly Over Waru.</p>
<p>Selain itu, Khofifah mengajak masyarakat berperan aktif dalam mencegah banjir. Diantaranya dengan tidak membuang sampah sembarangan. Apalagi membuang sampah di sungai dapat memicu penyumbatan aliran air sungai yang dapat memicu luapan air hingga terjadi banjir.</p>
<p>&#8220;Sungai Buntung ini sering meluap. Karena air sungai tidak bisa mengalir secara normal dipicu banyaknya sumbatan sampah yang dibuang masyarakat ke sungai. Belum lagi banyaknya bangunan di sepanjang sempadan sungai itu,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Buktinya, kata Khofifah saat dibersihkan ditemukan sejumlah sampah rumah tangga. Diantaranya kasur dan potongan pohon serta tumpukan enceng gondok yang menjadi penyebab Sungai Buntung kotor dan aliran sungainya tersumbat. Karenanya, bersih-bersih ini harus melibatkan semua pihak. Mulai pemerintah, relawan serta masyarakat umum.</p>
<p>&#8220;Khusus Sungai Buntung, karena memiliki sampah cukup besar akan dikeruk dengan long hand eksavator. Kami minta Plt Bupati Sidoarjo, agar segera merapikan daerah bantaran Sungai Buntung. Kalau tidak memiliki bantaran sungai, maka proses normalisasi sungai mengalami kesulitan,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sementara Plt Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Jatim dan BPBD Jatim yang turut membantu membersihkan sampah di Sungai Buntung ini. Apalagi, mendatangkan alat berat sejenis long hand eksavator yang didatangkan dari Solo.</p>
<p>&#8220;Sidoarjo belum memiliki alat berat (eksavator) itu. Kami hanya menyediakan armadanya berupa dump truck untuk mengangkut sampah yang dibuang di Tambakoso, karena di Sidoarjo TPA sudah tutup saat malam hari,&#8221; paparnya.</p>
<p>Selain itu, Cak Nur memaparkan kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Pemprov Jatim dan Pemkab Sidoarjo. Harapannya dapat berjalan lancar. Meski kendala di lapangan banyak rumah saling berhimpitan membuat alat berat susah me jangkau target.</p>
<p>&#8220;Kendalanya, masih banyak rumah yang melanggar sempadan sungai. Banyak rumah di bantaran sungai itu. Akibatnya alat berat kesulitan masuk untuk membersihkan sampah di sungai,&#8221; tandasnya. <strong>Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">104739</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Terjebur di Sungai Buntung, Balita Ditemukan di Pantai Banjarkemuning</title>
		<link>https://memontum.com/terjebur-di-sungai-buntung-balita-ditemukan-di-pantai-banjarkemuning</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Feb 2019 13:13:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[balita]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Banjarkemuning]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Buntung]]></category>
		<category><![CDATA[tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/76609-terjebur-di-sungai-buntung-balita-ditemukan-di-pantai-banjarkemuning</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Setelah dua hari tim Basarnas mencari keberadaan Navis (3,5) yang terjebur di Sungai Buntung Dusun Kundi, Desa Kepuhkiriman, Kecamatan Waru akhirnya menemukan balita malang itu. Balita malang ini ditemukan dalam kondisi meninggal dan terapung di perairan Pantai Banjarkemuning, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, Minggu (03/02/2019). &#8220;Memang benar korban tenggelam (Navis) sudah ditemukan di Perairan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Setelah dua hari tim Basarnas mencari keberadaan Navis (3,5) yang terjebur di Sungai Buntung Dusun Kundi, Desa Kepuhkiriman, Kecamatan Waru akhirnya menemukan balita malang itu. Balita malang ini ditemukan dalam kondisi meninggal dan terapung di perairan Pantai Banjarkemuning, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, Minggu (03/02/2019).</p>
<p>&#8220;Memang benar korban tenggelam (Navis) sudah ditemukan di Perairan Banjarkemuning,&#8221; terang Kanit Reskrim, Polsek Waru, Iptu Untoro kepada Memontum.com, Minggu (03/02/2019).</p>
<div id="attachment_76610" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190203-WA0077-copy.jpg?ssl=1"><img aria-describedby="caption-attachment-76610" decoding="async" class="size-full wp-image-76610" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190203-WA0077-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="DITEMUKAN - Balita Navis (3,5) yang tinggal di sebuah kos bersama orangtuanya di Dusun Kundi, Desa Kepuhkiriman, Kecamatan Waru, Sidoarjo ditemukan di Perairan Pantai Banjarkemuning, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, Minggu (3/02/2019)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190203-WA0077-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190203-WA0077-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190203-WA0077-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190203-WA0077-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190203-WA0077-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-76610" class="wp-caption-text"><strong>DITEMUKAN &#8211; Balita Navis (3,5) yang tinggal di sebuah kos bersama orangtuanya di Dusun Kundi, Desa Kepuhkiriman, Kecamatan Waru, Sidoarjo ditemukan di Perairan Pantai Banjarkemuning, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, Minggu (3/02/2019)</strong></p></div>
<p>Sementara Komandan Tim Basarnas, Farid yang memimpin pencarian menegaskan jika saat meski ditemukan mengapung untuk mengevakuasi jenazah korban dibutuhkan perahu nelayan untuk mengevakuasi korban dibawa ke daratan. Sebab korban ditemukan di pantai.</p>
<p>&#8220;Karena itu jenazah korban usai divisum langsung diserahkan ke pihak keluarganya,&#8221; tandasnya. Diberitakan sebelumnya, nasib apes dialami Navis (3,5). Bocah yang tinggal di sebuah kos bersama orangtuanya di Dusun Kundi, Desa Kepuhkiriman, Kecamatan Waru, Sidoarjo. Korban diduga tenggelam dan terhanyut di Sungai Buntung yang tak jauh dari tempat tinggalnya itu saat asyik bermain di pinggiran sungai besar itu.</p>
<p>Tim Basarnas mencari keberadaan korban yang tinggal di RT 01, RW 04 itu menggunakan peralatan pencarian mulai perahu karet hingga tambang.<strong> (Wan/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">76609</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Murid SMP Tenggelam di Sungai Bungurasih, Tewas Mengapung di Sungai Wedoro</title>
		<link>https://memontum.com/murid-smp-tenggelam-di-sungai-bungurasih-tewas-mengapung-di-sungai-wedoro</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Dec 2018 13:23:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[Penemuan Mayat]]></category>
		<category><![CDATA[polsek waru]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Buntung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/70372-murid-smp-tenggelam-di-sungai-bungurasih-tewas-mengapung-di-sungai-wedoro</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Seorang siswa SMP, Azas Azikah (15) warga Desa Bungurasih, Kecamatan Waru, Sidoarjo yang tenggelam dan terbawa arus di Sungai Buntung sekitar Ramayana Mall Bungurasih ditemukan tewas. Pelajar ini ditemukan di aliran Sungai Desa Wedoro, Kecamatan Waru yang berjarak sekitar 10 kilometer dari lokasi korban terbawa arus saat mandi di sungai. Korban dikabarkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Seorang siswa SMP, Azas Azikah (15) warga Desa Bungurasih, Kecamatan Waru, Sidoarjo yang tenggelam dan terbawa arus di Sungai Buntung sekitar Ramayana Mall Bungurasih ditemukan tewas. Pelajar ini ditemukan di aliran Sungai Desa Wedoro, Kecamatan Waru yang berjarak sekitar 10 kilometer dari lokasi korban terbawa arus saat mandi di sungai.</p>
<p>Korban dikabarkan hanyut Sabtu (22/12/2018) pukul 17.00 WIB. Namun setelah dicari hampir 24 jam, jenazah korban ditemukan Minggu (23/12/2018) sekitar pukul 15.30 WIB.</p>
<p>Pencarian jenazah korban ini melibatkan tim SAR dari Basarnas. Saat pencarian arus sungai cukup deras hingga membutuhkan waktu berjam-jam untuk menemukan jenazah pelajar SMP itu.</p>
<p>Komandan Basarnas yang diterjunkan dalam pencarian, Irwan Ferry mengatakan hingga pukul 11.05 WIB, jenazah korban masih belum ditemukan. Menurutnya, sejak pukul 22.00 WIB kemarin, tim sudah bekerja extra untuk menelusuri sungai yang ada di samping Terminal Purabaya itu. Bahkan ada dua perahu karet yang diterjunkan untuk mencari jenazah korban.</p>
<p>&#8220;Saat pencarian mengoperasionalkan 2 perahu karet dan 15 tim pencari itu, kami menggunakan metode manual,&#8221; terangnya kepada Memontum, Minggu (23/12/2018) di lokasi kejadian.</p>
<p>Lebih jauh, Ferry menguraikan tim sudah menelusuri sejauh empat jembatan dari lokasi kejadian tenggelamnya korban. Namun belum ada tanda tanda jenazah korban ditemukan.</p>
<p>&#8220;Beruntung, kemudian di lokasi Sungai Desa Wedoro korban ditemukan,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Diketahui, kata Ferry korban Sabtu sekitar pukul 17.00 WIB sedang berenang bersama temannya di Sungai Buntung. Saat asyik berenang, korban diketahui hanyut dibawa arus. Rekan korban langsung menghubungi keluarga korban hingga melaporkan ke Polsek Waru. &#8220;Usai dievakuasi dari Sungai Desa Wedoro, Kecamatan Waru, korban langsung di bawa ke RS Bhayangkara Polda jatim untuk divisum,&#8221; pungkasnya. <strong>(Wan/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">70372</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wakil Bupati Sidoarjo Keruk Sungai Buntung</title>
		<link>https://memontum.com/wakil-bupati-sidoarjo-keruk-sungai-buntung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 May 2018 17:44:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[DPUPR Kabupaten Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Normalisasi Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Buntung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=41669</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8212; Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin SH bersama Kadis PUPR dan Firkopimka Kecamatan Krian naik alat berat ( bego ) yang berada diatas ponton yang sedang melaksanakan pengerukan sungai Buntung. Kegiatan tersebut adalah bagian dari upaya dinas PUPR kabupaten Sidoarjo mendorong semua elemen masyarakat untuk turut menjaga dan memelihara sungai. Dijelaskan oleh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8212; Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin SH bersama Kadis PUPR dan Firkopimka Kecamatan Krian naik alat berat ( bego ) yang berada diatas ponton yang sedang melaksanakan pengerukan sungai Buntung.</p>
<p>Kegiatan tersebut adalah bagian dari upaya dinas PUPR kabupaten Sidoarjo mendorong semua elemen masyarakat untuk turut menjaga  dan memelihara sungai. </p>
<p><a href="https://memontum.com/41669-wakil-bupati-sidoarjo-keruk-sungai-buntung/img20180506084346-copy" rel="attachment wp-att-41672"><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG20180506084346-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-41672" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG20180506084346-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG20180506084346-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG20180506084346-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG20180506084346-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Dijelaskan oleh Cak Nur , panggilan Wabup  bahwa  program Peduli Sungai adalah upaya menuju  lingkungan sehat, bebas dari banjir . &#8220;Lingkungan usaha yang sehat dan bebas dari banjir akan mempunyai nilai jual tinggi , maka mari kita pelihara bersama semua saluran dan sungai,&#8221; ajak Cak Nur . </p>
<p>Lebih lanjut Cak Nur , menyatakan jika kegiatan yang dilaksanakan di  lingkungan perumahan Kraton Residen Krian jangan hanya berhenti disini saja  . “ Saya  mengapresiasi Camat Krian Agustin Iriani yang mengajak dunia usaha di Krian  turut memelihara sungai dengan CSRnya, mengingat di sekitar aliran avfur Buntung ,” katanya.</p>
<p>Sepanjang 381 Km aliran sungai di Sidoarjo adalah tugas dinas PUPR untuk menjaganya.  Kepala Dinas PU PR Pemkab Sidoarjo , Ir  Sigit Setiawan menjelaskan itu sangat tidak mungkin kalau  hanya dibebankan kepada pemerintah . &#8221; Aliran sungaI sepanjang  381 Km tidak mungkin penjagaannya hanya dibebankan pada pemerintah, alat berat yang kita punya hanya 8 unit , itu masih kurang&#8221; terangnya . </p>
<p>Maka kesadaran dan peran serta seluruh eleman masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai itu yang diutamakan. Serta agar tidak mendirikan bangunan di sempadan sungai sehingga tidak mengganggu saat normalisasi. <strong>(par/yan) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">41669</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
