<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Sungai Kali Pucang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sungai-kali-pucang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 19 Jan 2020 15:16:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Sungai Kali Pucang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Plt Bupati dan DLHK Sidoarjo Ajak BBTKLPP Ambil Sampel Aliran DAM Sumput Sidoarjo</title>
		<link>https://memontum.com/plt-bupati-dan-dlhk-sidoarjo-ajak-bbtklpp-ambil-sampel-aliran-dam-sumput-sidoarjo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jan 2020 15:16:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[DLHK Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Limbah]]></category>
		<category><![CDATA[Plt Bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Kali Pucang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/104446-plt-bupati-dan-dlhk-sidoarjo-ajak-bbtklpp-ambil-sampel-aliran-dam-sumput-sidoarjo</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Menindaklanjuti adanya gelembung busa putih di sungai DAM Desa Sumput, Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo, Plt Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pemkab Sidoarjo, Sigit Setyawan, DLHK Provinsi Jatim, serta Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Surabaya meninjau langsung kondisi air sungai DAM Sumput. Peninjauan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Menindaklanjuti adanya gelembung busa putih di sungai DAM Desa Sumput, Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo, Plt Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pemkab Sidoarjo, Sigit Setyawan, DLHK Provinsi Jatim, serta Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Surabaya meninjau langsung kondisi air sungai DAM Sumput. Peninjauan ini untuk mengambil sampel airnya, Minggu (19/1/2020).</p>
<p>Kepala DLHK Pemkab Sidoarjo, Sigit Setyawan mengatakan pihaknya sudah menurunkan petugas untuk memeriksa kandungan busa putih yang menutupi permukaan sungai di Desa Sumput. Menurutnya, munculnya busa seperti salju di aliran sungai Sumput mulai Kamis 16 Januari pukul 21.30 WIB. Kemudian, Jumat siang sudah hilang. Tapi, pada Jumat malam sekitar pukul 23.00 WIB busa muncul kembali dan semakin lebih tebal hingga Sabtu sore kemarin.</p>
<div id="attachment_104447" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-104447" decoding="async" class="size-full wp-image-104447" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200119-WA0070-copy.jpg?resize=740%2C444&#038;ssl=1" alt="SIDAK - Plt Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin dan Kepala DLHK Pemkab Sidoarjo, Sigit Setyawan bersama BBTKLPP meninjau Dam Sungai Desa Sumput, Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo untuk mengambil sampel soal busa yang menyerupai salju, Minggu (19/1/2020)" width="740" height="444" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200119-WA0070-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200119-WA0070-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200119-WA0070-copy.jpg?resize=600%2C360&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200119-WA0070-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200119-WA0070-copy.jpg?resize=590%2C354&amp;ssl=1 590w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200119-WA0070-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-104447" class="wp-caption-text">SIDAK &#8211; Plt Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin dan Kepala DLHK Pemkab Sidoarjo, Sigit Setyawan bersama BBTKLPP meninjau Dam Sungai Desa Sumput, Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo untuk mengambil sampel soal busa yang menyerupai salju, Minggu (19/1/2020)</p></div>
<p>&#8220;Berdasarkan hasil pengamatan petugas DLHK, kondisi air sungai sebelum melewati DAM Sumput normal dan tidak berbau. Bentuknya masih sama tidak ada perbedaan dan tidak ada bau menyengat. Bahkan warnanya juga masih sama dengan air sungai umumnya,&#8221; katanya.</p>
<p>Namun Minggu pagi ini gelembung busa berwana putih sudah tidak muncul di aliran sungai DAM Sumput. Pihak BBTKLPP Surabaya mengambil sampel air sungai, untuk mengecek kadar Power of Hydrogen (PH) air, kandungan bahan berbahaya dan beracun (B3) dalam air serta 32 parameter kandungan pada Peraturan Gubernur.</p>
<p>&#8220;Hari ini kami menelusuri pemicu timbulnya busa yang membuat resah warga Sidoarjo itu,&#8221; imbuh mantan Kepala Dinas PU Bina Marga dan Ciptq Karya ini.</p>
<p>Sedangkan petugas BBTKLPP Surabaya, Siska menjelaskan sampel air itu, akan diteliti dan hasilnya baru diketahui sekitar 14 hari kedepan. Pengambilan sampel ini, menindak lanjuti keresahan warga.</p>
<p>&#8220;Kami cek kandungan air Sungai DAM Sumput melalui uji lab. Ini untuk melihat PH nya berapa, ada zat-zat berbahaya atau tidak. Tidak lama mungkin 14 hari hasil uji lab bisa keluar sisi kimianya,&#8221; tegas Siska.</p>
<p>Sementara Plt Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin yang akrab dipanggil Cak Nur menegaskan respon cepat Pemkab Sidoarjo bersama instansi terkait DLHK Sidoarjo bekerjasama dengan DLHK Prov Jatim dan BBTKLPP Surabaya untuk mengambil sampel agar segera diketahui penyebab air berbusa itu.</p>
<p>&#8220;Kalau busa itu disebabkan karena limbah pabrik, yang membuang limbah harus diberi tindakan. Tidak boleh membuang limbah sembarangan. Itu bahaya dan sudah ada undang-undang pidananya,&#8221; tandasnya. <strong>Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">104446</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sungai Dam Sumput Sidoarjo Jadi Lautan Busa, Diduga Dampak Limbah Industri</title>
		<link>https://memontum.com/sungai-dam-sumput-sidoarjo-jadi-lautan-busa-diduga-dampak-limbah-industri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jan 2020 15:02:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Limbah]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Kali Pucang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/104436-sungai-dam-sumput-sidoarjo-jadi-lautan-busa-diduga-dampak-limbah-industri</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Aliran Sungai Kali Pucang yang ada di Dam Desa Sumput, Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo dikeluhkan warga. Ini menyusul, aliran sungai dibawa Dam Sumput itu mendadak keruh dan menjadi lautan busa. Diduga, hal ini disebabkan adanya kebocoran salah satu limbah pabrik yang dibuang ke aliran sungai itu. Akibatnya, busa yang ada tidak semakin sedikit mala [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Aliran Sungai Kali Pucang yang ada di Dam Desa Sumput, Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo dikeluhkan warga. Ini menyusul, aliran sungai dibawa Dam Sumput itu mendadak keruh dan menjadi lautan busa. Diduga, hal ini disebabkan adanya kebocoran salah satu limbah pabrik yang dibuang ke aliran sungai itu. Akibatnya, busa yang ada tidak semakin sedikit mala semakin banyak dan memenuhi seluruh permukaan aliran sungai itu.</p>
<p>&#8220;Kami berharap Pemkab Sidoarjo segera turun dan meneliti penyebab utama busa yang memenuhi sungai di perkampungan kami ini,&#8221; terang Ny Sholikah, Sabtu (18/1/2020). Lebih jauh, Sholikah mengungkapkan adanya fenomena lautan busa yang keluar dari aliran air sungai dibawah pintu air Dam sepanjang 100 meter lebih. Kendati demikian, warga meminta semua pihak menelurusi penyeban lautan busa yang menutup penuh permukaan sungai itu.</p>
<div id="attachment_104437" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-104437" decoding="async" class="size-full wp-image-104437" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200118-WA0024-copy.jpg?resize=740%2C416&#038;ssl=1" alt="LAUTAN BUSA - Sungai Kali Pucang yang ada di Dam Desa Sumput, Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo menjadi lautan busa dikeluhkan warga, Sabtu (18/1/2020)" width="740" height="416" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200118-WA0024-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200118-WA0024-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200118-WA0024-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200118-WA0024-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-104437" class="wp-caption-text">LAUTAN BUSA &#8211; Sungai Kali Pucang yang ada di Dam Desa Sumput, Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo menjadi lautan busa dikeluhkan warga, Sabtu (18/1/2020)</p></div>
<p>&#8220;Kalau tak ada penyebabnya tidak mungkin busa yang menyerupai salju itu memenuhi permukaan sungai di kampung kami,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Menurutnya, munculnya fenomena air sungai yang berbusa ini sudah terjadi sejak Jumat (17/1/2020) kemarin. Namun, butiran busanya tidak sebanyak yang ada pada Sabtu (18/01/2020).</p>
<p>&#8220;Meski tidak berbau, warga menduga adanya pecemaran limbah pabrik yang bercapur dengan aliran air sungai itu. Pemkab Sidoarjo harus menelitihnya,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sementara secara terpisah, Plt Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifidin menegaskan pihaknya bakal langsung berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pemkab Sidoarjo untuk segera mengambil sikap atas fenomena busa di aliran sungai itu.</p>
<p>&#8220;Kami akan memerintahkan DLHK Pemkab Sidoarjo untuk melaksanakan investigasi terkait adanya fenomena air sungai berbusa. Semoga secepatnya ditemukan penyebabnya,&#8221; tandasnya.<strong> Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">104436</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
