<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Sungai Metro &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sungai-metro/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 26 Jun 2020 10:39:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Sungai Metro &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Ibu Kejam, Tenggelamkan Bayi di Sungai Metro</title>
		<link>https://memontum.com/ibu-kejam-tenggelamkan-bayi-di-sungai-metro</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2020 10:39:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[penemuan bayi]]></category>
		<category><![CDATA[polsekta sukun]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Metro]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=117641</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Mayat bayi laki-laki yang masih lengkap dengan tali pusarnya ditemukan di aliran Sungai Metro diwilayah RT 002/RW 006, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jumat (26/6/2020) sekitar pukul 13.00. Bayi itu pertama kali ditemukan oleh anak-anak kecil warga sekitar yang sedang mandi di sungai. Kejadian itu cukup mengundang perhatian warga sekitar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Mayat bayi laki-laki yang masih lengkap dengan tali pusarnya ditemukan di aliran Sungai Metro diwilayah RT 002/RW 006, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jumat (26/6/2020) sekitar pukul 13.00. Bayi itu pertama kali ditemukan oleh anak-anak kecil warga sekitar yang sedang mandi di sungai.</p>
<p>Kejadian itu cukup mengundang perhatian warga sekitar hingga memadati lokasi kejadian. Penemuan itu pun dilaporkan ke Bhabinkamtibmas Tanjungrejo hingga diteruskan ke Polsekta Sukun. Jenazah bayi itu kemudian dibawa ke kamar mayat RSSA Malang.</p>
<div id="attachment_117643" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-117643" decoding="async" class="size-full wp-image-117643" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200626-WA0261-copy.jpg?resize=740%2C555&#038;ssl=1" alt="Jenazah bayi laki-laki saat ditemukan di bibir sungai Metro. (Ist)" width="740" height="555" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200626-WA0261-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200626-WA0261-copy.jpg?resize=300%2C225&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200626-WA0261-copy.jpg?resize=600%2C450&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200626-WA0261-copy.jpg?resize=200%2C150&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-117643" class="wp-caption-text">Jenazah bayi laki-laki saat ditemukan di bibir sungai Metro. (Ist)</p></div>
<p>Infirmasi Memontum.com bahwa siang itu saat Nurullah (12) warga Mergan Raya , Kelurahan Tanjungrejo, bersama 3 tenannya mandi di Sungai Metro Mergan. Saat sedang asik mandi, mereka melihat mayat bayi itu berada di pinggir sungai.</p>
<p>Karena takut, dia melaporkan kepada warga. Kejadian itu membuat geger warga sekitar hingga memadati lokasi kejadian. Petugas Polsekta Sukun dan Polresta Malang Kota melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.</p>
<p>Termasuk mencari data siapa saja yang baru melahirkan tanpa diketahui keberadaan bayinya. Kapolsekta Sukun AKP Suyoto SH MH mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan.</p>
<p>&#8221; Jenazah bayi itu sudah dibawa ke kamar mayat RSSA Malang untuk mendapatkan visum. Kami masih melakukan penyelidikan untuk mencari pelaku yang membuang bayi tersebut,&#8221; ujar AKP Suyoto.<strong> (gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">117641</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ibu Bunuh Bayi Laki-Laki, Dibuang di Sungai Metro</title>
		<link>https://memontum.com/ibu-bunuh-bayi-laki-laki-dibuang-di-sungai-metro</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Aug 2018 14:21:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[bayi dibuang]]></category>
		<category><![CDATA[penemuan bayi]]></category>
		<category><![CDATA[polsekta sukun]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Metro]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/51113-ibu-bunuh-bayi-laki-laki-dibuang-di-sungai-metro</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sesosok mayat bayi laki-laki ditemukan dalam kondisi.membusuk di sungai Metro Jl Pisang Candi Barat, Kelurahan Pisang Candi, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Sabtu (11/8/2018) sekitar pukul 13.45. Bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang pemulungbdalam kondisi tertengkurap bercampur sampah di sungai. Kejadian ini kemudoan dilaporkan ke Polsekta Sukun hingga petugas segera tiba [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Sesosok mayat bayi laki-laki ditemukan dalam kondisi.membusuk di sungai Metro Jl Pisang Candi Barat, Kelurahan Pisang Candi, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Sabtu (11/8/2018) sekitar pukul 13.45.  Bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang pemulungbdalam kondisi tertengkurap bercampur sampah di sungai. </p>
<p>Kejadian ini kemudoan dilaporkan ke Polsekta Sukun hingga petugas segera tiba di lokasi untuk melakukan penyelidikan.  Mayat bayi yang diperkirakan sudah 4 hari di sungai ini kemudian dievakuasi oleh tim relawan dan dibawa ke kamar mayat RSSA Malang. </p>
<div id="attachment_18239" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-18239" decoding="async" src="https://i0.wp.com/hukrim.memontum.com/wp-content/uploads/sites/2/2018/08/IMG-20180811-WA0151-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="kondisi bayi saat pertama kali ditemukan. (ist)" width="650" height="333" class="size-full wp-image-18239" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-18239" class="wp-caption-text"><em><strong>kondisi bayi saat pertama kali ditemukan. (ist)</strong></em></p></div>
<p>Informasi Memontum menyebutkan bahwa siang itu saat pemulung sedang mencari rosokan, dia dikejutkan dengan mayat bayi yang sudah dikerubuti lalat. Terang saja hal itu membuat si pemulung kaget hingga berteriak meminta tolong warga sekitar. Kejadian itu selanjutnya di laporlan ke RT dan RW setempat hingga diteruskan ke Polsekta Sukun.</p>
<p>Kejadian itu cukup mengundang perhatian warga sekitar hingga berdatangan ke lokasi. Begitu juga dengan petugas Polsekta Sukun dan tim relawan uang juga datang ke lokasi. Petugas melakukan penyelidikan dan diduga bayi tersebut dibuang sesaat setelah lahir. Hal itu dikerenakan kondisinya masih lengkap dengan tali pusarnya.</p>
<p> Tim SAR dan relawan kemudian melakukan evakuasi. Meskipun medannya cukup sulit, namun proses evakuasi berjalan lancar dan tidak ada kendala. Kejadian ini sendiri masih dalam penyelidikan petugas Polsekta Sukun.</p>
<p>Kapolsekta Sukun Kompol Anang Tri Hananta SH membenarkan adanya penemuan itu. Pihaknya sendiri masih melakukan penyelidikan termasuk mencari informasi untuk mencari siapa sosok yang telah tega membuang bayi tersebut. </p>
<p>&#8221; Kami masih melakukan penyelidikan. Diperkirakan bayi tersebut sudah 3 hari berada di sungai,&#8221; ujar Kompol Anang Tri Hananta.<strong> (gie/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">51113</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
