<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Sungai Tanggul &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sungai-tanggul/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 18 Mar 2020 09:46:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Sungai Tanggul &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Warga Bersama 2 Dinas SDA, Benahi Tangkis Sungai Tanggul Paseban</title>
		<link>https://memontum.com/warga-bersama-2-dinas-sda-benahi-tangkis-sungai-tanggul-paseban</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Mar 2020 09:46:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Paseban]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Tanggul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=108887</guid>

					<description><![CDATA[Jember, Memontum &#8211; Warga paseban dan tenaga kerja dari Sumber daya alam (SDA) atau biasa disebut Dinas Pengairan Kecamatan Kencong dan Gumukmas serta 2 unit Eskafator, dikerahkan dalam rangka penanganan pengembalian tangkis kali tanggul yang darurat (hampir) jebol, yang berada di Desa Paseban, beberapa waktu lalu. Terlihat, dalam penanganan tersebut, warga yang bersama Babinsa dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jember, Memontum</strong> &#8211; Warga paseban dan tenaga kerja dari Sumber daya alam (SDA) atau biasa disebut Dinas Pengairan Kecamatan Kencong dan Gumukmas serta 2 unit Eskafator, dikerahkan dalam rangka penanganan pengembalian tangkis kali tanggul yang darurat (hampir) jebol, yang berada di Desa Paseban, beberapa waktu lalu.</p>
<p>Terlihat, dalam penanganan tersebut, warga yang bersama Babinsa dari desa setempat Serka Mustain dari Koramil Kencong dan tenaga kerja SDA Kencong, bahu membahu bergotong royong demi pengembalian tangkis sungai, mereka mengisi ribuan karung ( karung Plastik) dengan tanah dan juga jumbo bag yang gunanya untuk menimbun bantaran dan tangkis.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-108889" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200318-WA0081-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200318-WA0081-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200318-WA0081-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200318-WA0081-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200318-WA0081-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Penanganan tangkis darurat sungai tanggul hilir yang ada di desa Paseban, direncanakan di tutup kembali dengan tujuan agar tangkis sungai tidak longsor, ketinggiannya hingga ke bawah, sekitar 6 meter dan panjangnya mencapai 117mtr,&#8221; ujar Kepala SDA Kencong Hery Prasetyo saat di konfirmasi memontum.com dilokasi, Rabu (18/3/2020) siang.</p>
<p>&#8220;Dan dalam pengerjaannya, dari SDA Gumukmas dan SDA Kencong serta warga yang sudah kita sosialisasikan ke desa dan sanggup menghadirkan 100 warga perhari,&#8221; imbuh kepala SDA Kencong yang akrab disapa Hery ini.</p>
<p>Hery mengatakan, dalam pengerjaan tangkis yang darurat itu, berdasarkan kesepakatan Bupati Jember dr Hj Faida MMtr dan Gubernur Jatim pekerjaan pengembalian tangkis sungai ditargetkan akan selesai dalam Sepuluh hari atau sampai 21 Maret mendatang.</p>
<p>&#8220;Dan ini sudah berlangsung 6 hari, bila belum mencapai target, dalam waktu yang ditentukan, maka akan kita peepanjang,&#8221; ungkap Hery.</p>
<p><strong>BACA :</strong> <a href="https://jember.memontum.com/2211-demi-upah-rp-30-ribu-buruh-tani-desa-paseban-bertaruh-nyawa-seberangi-sungai" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Demi Upah Rp 30 ribu, Buruh Tani Desa Paseban “Bertaruh Nyawa” Seberangi Sungai</a></p>
<p>Sementara itu, Babinsa Desa Paseban Serka Mustain menyampailan, penanganan tangkis untuk meredam kekuatiran warga yang was &#8211; was dan takut. Pasalnya tangkis berada tidak jauh dari pemukiman warga diketahui retak, maka dari itu pihaknya mengerahkan warga bergotong royong.</p>
<p>&#8220;Untuk warga desa yang membantu SDA (pengairan) per hari sebanyak 100 orang hingga selesai, kebetulan di Desa Paseban ada 3 dusun, jadi nantinya bergiliran dan pengerahan ini kita sudah berkoordonasi dengan desa,&#8221; terang Mustain. <strong>(bud/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">108887</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dampak Banjir Hilir Sungai Tanggul, Erosi, Abrasi, 2 Titik Tangkis Kritis</title>
		<link>https://memontum.com/dampak-banjir-hilir-sungai-tanggul-erosi-abrasi-2-titik-tangkis-kritis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Mar 2020 12:42:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Paseban]]></category>
		<category><![CDATA[erosi]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Tanggul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/108250-dampak-banjir-hilir-sungai-tanggul-erosi-abrasi-2-titik-tangkis-kritis</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Dampak banjir yang disebabkan besarnya intensitas hujan di hulu sungai Tanggul, pada Sabtu 22 Februari 2020 lalu, menyebabkan melebarnya sungai di bagian hilir yang berada di Desa Paseban, Kecamatan Kencong, karena adanya erosi dan amblasnya bantaran sungai sampai tangkis. Kondisinya membahayakan bagi pemakai jalan dan lingkungan sekitar. Heri prasetyo, Kepala SDA ( [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Dampak banjir yang disebabkan besarnya intensitas hujan di hulu sungai Tanggul, pada Sabtu 22 Februari 2020 lalu, menyebabkan melebarnya sungai di bagian hilir yang berada di Desa Paseban, Kecamatan Kencong, karena adanya erosi dan amblasnya bantaran sungai sampai tangkis. Kondisinya membahayakan bagi pemakai jalan dan lingkungan sekitar.</p>
<p>Heri prasetyo, Kepala SDA ( Sumber daya air) kecamatan Kencong mengatakan, di tangkis sungai ada 2 titik bantaran sungai yang amblas. Bukan hanya itu besarnya debit air saat banjir, juga menyebabkan 4 buah jembatan penyebrangan tradisional yang terbuat dari bambu (hembatan sesek ; red Jawa) di hilir sungai juga hanyut terbawa derasnya arus air bercampur sampah.</p>
<div id="attachment_108251" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-108251" decoding="async" class="size-full wp-image-108251" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200310-WA0135-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Salah satu bantaran sungai yang terkikis. (bud) " width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200310-WA0135-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200310-WA0135-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200310-WA0135-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200310-WA0135-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-108251" class="wp-caption-text">Salah satu bantaran sungai yang terkikis. (bud)</p></div>
<p>Sampah material Jembatan sesek Kata Heri akhirnya nyangkut tertahan di kaki jembatan, karena tekstur tanahnya pasir, sehingga gelombang air yang di kaki jembatan tersebut terus menggerus tanah di sekitar kaki jembatan. Akhirnya penopang (penyangga) jembatan tak mampu lagi menahan dan tepat tepat sekitar pukul 03.30 jembatan amblas dan roboh,</p>
<p>“Jadi amblasya jembatan itu secara perlahan, bleeessss&#8230;. sebelum akhirnya hilang terbawa arus,” terang Heri.</p>
<p>Heri menerangkan, bantaran di tangkis sungai yang rusak berat menjadi lebih panjang yang semula 98 m menjadi 117 m, karena membahayakan maka tangkis sungai ditutup tidak boleh di lalui.</p>
<p>&#8220;Amblasnya bantaran sungai sudah mencapai tangkis dan juga rusak hingga membentuk tebing curam, jadi sangat membahayakan.” terangnya.</p>
<p>Agar bantaran sungai tidak samapi terkikis lebar Heri mengaku sudah berkordinasi dengan Propinsi dan juga SDA Jember.</p>
<p>&#8220;Kita sudah menginformasikan tinggal tunggu pelaksanaannya agar tidak melebar, terkait titik rawan yang rusak beraat di wilayah Paseban ada 30 kk yang terancam,&#8221; sebut Heri.</p>
<p><strong>BACA : </strong><a href="https://jember.memontum.com/2211-demi-upah-rp-30-ribu-buruh-tani-desa-paseban-bertaruh-nyawa-seberangi-sungai" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Demi Upah Rp 30 ribu, Buruh Tani Desa Paseban “Bertaruh Nyawa” Seberangi Sungai</a></p>
<p>Sementara Suprapto salah satu warga yang Rumahnya terancam di Desa Paseban, saat di konfirmasi mengaku saangat was was dan kwatir, dia tidak bisa membayangkan kalau sewaktu waktu air sungai besar dan tangkisnya jebol.</p>
<p>&#8220;Harapan saya dan warga desa mungkin sama, semoga tidak ada banjir lagi dan tangkis yang kritis itu segera diperbaiki,&#8221; pungkasnya. <strong>(Bud/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">108250</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
