<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Supermarket &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/supermarket/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 Aug 2023 13:58:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Supermarket &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bantu Pemasaran Produk UMKM Kediri, Mas Dhito Gandeng Supermarket dan Minimarket</title>
		<link>https://memontum.com/bantu-pemasaran-produk-umkm-kediri-mas-dhito-gandeng-supermarket-dan-minimarket</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Aug 2023 12:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[gandeng]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Minimarket]]></category>
		<category><![CDATA[pemasaran]]></category>
		<category><![CDATA[produk]]></category>
		<category><![CDATA[Supermarket]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195238</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, bakal menggandeng supermarket atau minimarket untuk membantu memasarkan produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Kediri. Mas Dhito-sapaan bupati muda ini memberikan perhatian serius pada perkembangan UMKM. Bahkan tidak hanya memberikan pendampingan dan pelatihan, namun juga dalam membantu memasarkan produk. Sebagaimana disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, bakal menggandeng supermarket atau minimarket untuk membantu memasarkan produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Kediri.</p>



<p>Mas Dhito-sapaan bupati muda ini memberikan perhatian serius pada perkembangan UMKM. Bahkan tidak hanya memberikan pendampingan dan pelatihan, namun juga dalam membantu memasarkan produk.</p>



<p>Sebagaimana disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan, Tutik Purwaningsih, bahwa menindaklanjuti arahan bupati pihaknya telah menyurati pihak minimarket yang ada di Kabupaten Kediri. &#8220;Kita nantinya juga akan undang dan pertemukan pihak minimarket dengan UMKM,&#8221; katanya, Senin (07/08/2023) tadi.</p>



<p>Harapan Mas Dhito, yaitu supaya minimarket menyediakan stand untuk UMKM sekaligus mengingatkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 23 Tahun 2021 yang mewajibkan pusat pembelanjaan dan toko swalayan menyediakan ruang usaha atau promosi untuk UMKM. Setelah pertemuan dan terdapat komitmen antara pihak minimarket dengan pelaku UMKM, dalam jangka pendek diharapkan minimarket harus dapat memasarkan produk UMKM sekitar.</p>



<p>&#8220;Untuk jangka menengah dan panjang, produk UMKM bisa masuk minimarket di semua wilayah Kabupaten,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Menurut Tutik, selama kepemimpinan Mas Dhito, pelaku UMKM mendapatkan perhatian serius. Termasuk, pada fasilitasi perijinan dan mengikutkan produk UMKM dalam kurasi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dinas Perdagangan dalam hal ini, bekerjasama dengan instansi lain termasuk Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Kopusmik) Kabupaten Kediri. &#8220;Saat ini kita juga perlu siapkan UMKM-nya memastikan kualitas dan kontinuitas produk,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Menjaga kualitas dan kontinuitas ini penting supaya produk yang dijual nantinya dapat bertahan dan diterima di pasaran. Pelaku UMKM dituntut supaya produk yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pasar.</p>



<p>Di sisi lain, pelaku UMKM juga memiliki komitmen terhadap penyediaan produk ketika nantinya sudah masuk ke minimarket. Penjaminan keberlangsungan pasokan ini perlu diperhatikan para pelaku UMKM.</p>



<p>Sebagaimana diketahui, di Kabupaten Kediri sendiri terdapat ribuan pelaku UMKM. Untuk membantu pemasaran, pemerintah daerah pun kerap menggandeng pelaku UMKM dalam setiap event yang diadakan.</p>



<p>Dengan menggandeng UMKM dalam event yang diadakan pemerintah daerah itu, Mas Dhito berharap produk yang dihasilkan pelaku UMKM dapat semakin dikenal luas publik.</p>



<p>Untuk memperluas jangkauan pasar, dalam acara Jumat Ngopi di Pendopo Panjalu Jayati pada 21 Juli 2023, Mas Dhito menyampaikan komitmennya untuk mengupayakan supaya produk UMKM bisa masuk minimarket.</p>



<p>&#8220;Kita akan bantu kalau bisa masuk supermarket. Kita minta pemilik untuk memberikan stand UMKM, mereka harus menyediakan spot untuk UMKM kabupaten,&#8221; tutur Mas Dhito kala itu.<strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195238</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ngutil di Supermarket, Kuli Bangunan Disanksi Wajib Lapor</title>
		<link>https://memontum.com/ngutil-di-supermarket-kuli-bangunan-disanksi-wajib-lapor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Oct 2020 05:09:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kuli Bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Ngutil]]></category>
		<category><![CDATA[polsekta klojen]]></category>
		<category><![CDATA[Supermarket]]></category>
		<category><![CDATA[Terekam CCTV]]></category>
		<category><![CDATA[wajib lapor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=124892</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Djuwarno (48) kuli bangunan, asal Dusun Ngatrep, Desa Kurungrejo, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk, hingga Minggu (4/10/2020) siang, masih menjalani wajib lapor di Polsekta Klojen. Sebelumnya, dia tertangkap basah telah melakukan pencurian di supermatket di salah satu pusat perbelanjaan di Jl Veteran, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Kamis (1/10/2020) pukul 13.45. Aksinya ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Djuwarno (48) kuli bangunan, asal Dusun Ngatrep, Desa Kurungrejo, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk, hingga Minggu (4/10/2020) siang, masih menjalani wajib lapor di Polsekta Klojen.</p>
<p>Sebelumnya, dia tertangkap basah telah melakukan pencurian di supermatket di salah satu pusat perbelanjaan di Jl Veteran, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Kamis (1/10/2020) pukul 13.45. Aksinya ini terekam CCTV hingga Djuwarno ditangkap oleh petugas keamanan. Saat itu Djuwarno tidak bisa mengelak dikarenakan kedapatan barang curian di tasnya, balik baju dan jaketnya.</p>
<p>Yakni kedapatan mencuri 10 buah Counterpain 15 Gram, 12 buah Counterpain 30 Gram, satu buah sabun cair merek Lux Aroma Aqua Deligh 250 ML, satu buah sabun cair merek Lux Aroma Velvet Jasmin 250 ML, satu buah sabun cair merek Lux Aroma Lavender Lush 250 ML, satu buah hair color warna blue safir merek Cultusia, satu buah hair color warna charming purple merek Cultusia, dan satu buah hair color warna titanium black merek Cultusia.</p>
<p>Informasinya, bahwa siang itu Djuwarno layaknya seorang pembeli memilih-milih barang yang ada di etalase. Merasa kondisi sepi, Djuwarno kemudian melakukan pencurian. Dia tidak menyadari bahwa aksinya itu terekam kamera pengintai hingga dengan santai nya melakukan pencurian.</p>
<p>Usai memilih barang yang dicuri, Djuwarno pun merasa aman karena tidak ada yang mengawasinya. Dengan santainya dia keluar tanpa melalui kasir. Namun baru melangkahkan kakinya keluar, Djuwarno langsung kaget. Saat itu petugas keamanan sudah menunggunya di depan pintu keluar. Dengan wajah kecut, Djuwarno langsung mengakui perbuatannya.</p>
<p>Djuwarno tidak sampai dihajar massa, namun dia langsung diserahkan ke Polsekta Klojen. Namun karena kerugiannya tidak sampai Rp 2,5 juta, Djuwarno dikenakan wajib lapor. &#8220;Pelaku baru pertama kali melakukan pencurian. Kerugian tidak sampai Rp 2,5 juta. Dia kami kenakan wajib lapor,&#8221; ujar Kapolsekta Klojen Kompol Fatkur Rahman. <strong>(gie)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">124892</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
