<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>surut, &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/surut/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 01 Nov 2025 13:37:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>surut, &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Genangan Air Mulai Surut, Penanganan Dampak Banjir Lumajang Terus Dilakukan</title>
		<link>https://memontum.com/genangan-air-mulai-surut-penanganan-dampak-banjir-lumajang-terus-dilakukan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Oct 2025 07:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[dampak]]></category>
		<category><![CDATA[dilakukan]]></category>
		<category><![CDATA[genangan]]></category>
		<category><![CDATA[penanganan]]></category>
		<category><![CDATA[surut,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227316</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemerintah Kabupaten Lumajang bergerak cepat melakukan penanganan banjir yang menggenangi rumah warga di Desa Rojopolo, Kecamatan Jatiroto dan sekitarnya. Diketahui, bahwa ribuan rumah warga tergenang banjir akibat hujan deras yang melanda wilayah Kecamatan Jatiroto, pada Kamis (30/10/2025) malam hingga Jumat (31/10/2025) dini hari. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemerintah Kabupaten Lumajang bergerak cepat melakukan penanganan banjir yang menggenangi rumah warga di Desa Rojopolo, Kecamatan Jatiroto dan sekitarnya.</p>



<p>Diketahui, bahwa ribuan rumah warga tergenang banjir akibat hujan deras yang melanda wilayah Kecamatan Jatiroto, pada Kamis (30/10/2025) malam hingga Jumat (31/10/2025) dini hari. Curah hujan tinggi, menyebabkan luapan anak Sungai Bondoyudo–Avour Dimo hingga menggenangi rumah warga.</p>



<p>Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Yudi Cahyono, menyampaikan bahwa sejak laporan pertama diterima pada pukul 05.15, TRC langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen, evakuasi ringan dan pendataan kebutuhan mendesak warga terdampak. “Kami langsung menurunkan tim untuk melakukan asesmen dan membantu warga di titik genangan. Saat ini genangan air sudah mulai surut dan penanganan pasca banjir terus kami lakukan,” kata Yudi, di sela kegiatan penyaluran bantuan darurat, Jumat (31/10/2025) tadi.</p>



<p>Menurutnya, hujan deras yang terjadi selama beberapa jam, menyebabkan debit air anak Sungai Bondoyudo meningkat dan meluap ke pemukiman warga di Dusun Kokapan I, Kokapan II dan Persil, Desa Rojopolo, dengan ketinggian air mencapai 100 sentimeter di beberapa titik. Meski demikian, Yudi menegaskan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>BPBD bersama lintas sektor seperti Polsek Jatiroto, Koramil 0821/12 Jatiroto, Pemerintah Kecamatan Jatiroto, Dinas PUTR, Dinas Sosial, serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian telah dikerahkan untuk mempercepat penanganan di lapangan. “Langkah awal kami adalah memastikan keselamatan warga dan memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi, terutama makanan siap saji dan air bersih,” tambah Yudi.</p>



<p>Sebagai langkah darurat, pemerintah membuka pintu air di Dusun Persil guna mempercepat penurunan debit air. Selain itu, distribusi bantuan logistik terus dilakukan. Bahkan, pemerintah telah menyalurkan bantuan berupa 60 kaleng makanan siap saji, 524 kaleng tambahan gizi dan 615 kaleng lauk pauk kepada warga terdampak.</p>



<p>Sementara itu, SDN Rojopolo 02 yang turut tergenang di bagian halaman sekolah, untuk sementara melaksanakan pembelajaran secara daring untuk menjamin keselamatan siswa. Hingga pukul 11.00, genangan di sejumlah titik dilaporkan berangsur surut antara 10–60 sentimeter. Tim gabungan tetap bersiaga untuk memantau kemungkinan hujan susulan serta memastikan proses pemulihan berjalan lancar.</p>



<p>Yudi menambahkan, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan Pusdatin Provinsi Jawa Timur untuk memperkuat dukungan teknis dan logistik, termasuk pemantauan debit sungai serta potensi cuaca ekstrem di wilayah hulu. “Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi hujan intensitas tinggi beberapa hari ke depan. BPBD bersama pemerintah desa siap memberikan bantuan dan informasi jika terjadi kondisi darurat,” imbuhnya.</p>



<p>Dengan kerja cepat lintas sektor dan koordinasi berjenjang, Pemerintah Kabupaten Lumajang memastikan penanganan bencana dilakukan secara tanggap, terukur dan berorientasi pada keselamatan warga. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227316</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kebakaran di Gunungan Sampah TPA Tlekung Kota Batu Mulai Surut, Petugas Tetap Standby</title>
		<link>https://memontum.com/kebakaran-di-gunungan-sampah-tpa-tlekung-kota-batu-mulai-surut-petugas-tetap-standby</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Oct 2023 15:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Gunungan]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[petugas]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[standby]]></category>
		<category><![CDATA[surut,]]></category>
		<category><![CDATA[tlekung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200217</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Kebakaran gunungan sampah di TPA Tlekung Kota Batu, sudah mulai reda. Bahkan, asap membumbung yang sebelumnya menyelimuti lokasi, pun beransur-ansur sudah mulai meniois. Hal ini, sebagaimana disampaikan Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai. Dijelaskannya, bahwa pihaknya turut standby di lokasi sejak informasi kebakaran pada Jumat (20/10/2023) sekitar pukul 12.00 WIB. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Kebakaran gunungan sampah di TPA Tlekung Kota Batu, sudah mulai reda. Bahkan, asap membumbung yang sebelumnya menyelimuti lokasi, pun beransur-ansur sudah mulai meniois. Hal ini, sebagaimana disampaikan Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai.</p>



<p>Dijelaskannya, bahwa pihaknya turut standby di lokasi sejak informasi kebakaran pada Jumat (20/10/2023) sekitar pukul 12.00 WIB. Termasuk hingga Sabtu (21/10/2023) pukul 23.00, terus memantau perkembangan proses pemadaman api di lokasi.</p>



<p>&#8220;Malam ini sudah tidak ada asap. Sekarang saya ada di lokasi dan sudah 24 jam di lokasi TPA Tlekung, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu,&#8221; terang Aries, saat dikonfirmasi via WhatsApp, Sabtu (21/10/2023) malam.</p>



<p>Untuk sementara ini, ujarnya, di TPA Tlekung dibuat posko guna istirahat petugas. Selain itu, juga dibuat dapur umum, untuk memastikan kondisi fisik para petugas pemadam kebakaran tetap terjaga dan sehat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Sejak kemarin malam pukul 24.00 WIB, kami telah membuka dapur umum dari Dinas Sosial dan relawan Tagana Kota Batu. Ini dilakukan, untuk mendukung petugas Damkar yang bekerja selama 24 jam, dalam penanganan kebakaran. Sehingga diharapkan, kondisi fisik para petugas tetap terjaga seraya memantau kondisi lapangan,&#8221; paparnya.</p>



<p>Terkait masalah kebakaran gunungan sampah itu, Aries menambahkan, jika pihaknya sudah menyusun strategi agar kejadian serupa tidak terulang. Termasuk, meminta Dinkes, Dinsos dan BPBD memantau kondisi warga di sekitar kawasan.</p>



<p>&#8220;Sementara langkah yang dilakukan yaitu melakukan pengecekan dan standby di lokasi. Terkait kondisi warga, kita minta beberapa dinas untuk melakukan pengecekan. Begitu juga dengan petugas, kalau ada yang merasa gejala sesak karena asap, bisa ke Puskesmas dan akan dilayani dengan baik,&#8221; terangnya.</p>



<p>Sementara itu salah seorang petugas Damkar, menyebutkan bahwa dalam penanganan kebakaran di TPA Tlekung, hingga Sabtu tadi, total sudah menghabiskan sekitar 150 tangki berkapasitas 4.000 liter. Semua air disemprotkan, ke seluruh lokasi titik api dan dilakukan pembasahan. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200217</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
