<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Swadaya &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/swadaya/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 Feb 2026 15:02:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Swadaya &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</title>
		<link>https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa</link>
					<comments>https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Feb 2026 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[direlokasi,]]></category>
		<category><![CDATA[gadang]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[Swadaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230416</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sekitar 1.270 pedagang di Pasar Induk Gadang akan direlokasi ke lahan baru di sisi selatan pasar. Relokasi itu dilakukan, untuk menata ulang kawasan sekaligus membuka kembali fungsi jalan dan jembatan yang selama ini terganggu aktivitas perdagangan di tepi jalan. Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sekitar 1.270 pedagang di Pasar Induk Gadang akan direlokasi ke lahan baru di sisi selatan pasar. Relokasi itu dilakukan, untuk menata ulang kawasan sekaligus membuka kembali fungsi jalan dan jembatan yang selama ini terganggu aktivitas perdagangan di tepi jalan.</p>



<p>Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, mengatakan bahwa progres pembangunan lokasi relokasi saat ini telah mencapai sekitar 50 sampai 60 persen. “Yang dibangun terlebih dahulu adalah petak di bagian belakang untuk menampung pedagang yang terdampak penataan jalan di depan,” ujar Eko, Senin (23/02/2026) tadi.</p>



<p>Lahan relokasi itu, tambahnya, disediakan sekitar 6.500 meter persegi dengan berstatus sewa milik pribadi dan biaya sekitar Rp 133 juta pertahun serta kontrak selama tiga tahun. Dalam hal ini, Pemkot Malang memfasilitasi untuk proses sewanya dan diberikan kepada pedagang, sementara untuk penataan kiosnya dilakukan secara swadaya oleh paguyuban pedagang.</p>



<p>&#8220;Di lokasi baru itu, pedagang juga akan ditata berdasarkan zonasi sesuai standar SNI Pasar Rakyat. Seperti pemisahan area buah, ikan dan kebutuhan pokok agar lebih tertib dan nyaman bagi pembeli,&#8221; katanya.</p>



<p>Relokasi tahap pertama, lanjutnya, ditargetkan selesai setelah Lebaran. Pedagang yang selama ini berjualan di tepi jalan dan jembatan, akan dipindahkan ke area baru tersebut.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Ini menjadi atensi prioritas untuk mengfungsikan kembali jalan dan jembatan, yang sudah lama menjadi keluhan masyarakat. Mudah-mudahan, setelah tahun 2026 ini sudah bisa difungsikan kembali secara normal,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Senada dengan itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menargetkan H+7 Lebaran, semua pedagang harus sudah pindah. Sehingga, tidak ada lagi pedagang-pedagang yabg berjualan dipinggir jalan.</p>



<p>&#8220;Harapannya, Maret sudah pindah semua. Sehingga sudah tidak ada lagi pedagang di tepi jalan,” ucap Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Pihaknya juga memastikan, fasilitas pendukung di lokasi baru telah disiapkan, termasuk akses keluar masuk kendaraan. Termasuk, area bongkar muat serta titik penyeberangan yang aman. Nantinya, aktivitas jual beli tidak lagi diperbolehkan langsung di pinggir jalan karena untuk mencegah kemacetan dan kecelakaan.</p>



<p>&#8220;Jadi sudah saya pastikan, tidak boleh ada kegiatan sama sekali di sana (pinggir jalan), termasuk menyeberang pun nanti dalam tembok ini. Jadi tidak langsung, kalau tidak kita pagar atau tembok, mereka kan langsung terabas saja. Nah, ini kita akan atur,&#8221; imbuh Wali Kota Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230416</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tiga Jalan Dusun Rampung Diperbaiki dengan Gotong Royong dan Swadaya, Bupati Lumajang Beri Apresiasi</title>
		<link>https://memontum.com/tiga-jalan-dusun-rampung-diperbaiki-dengan-gotong-royong-dan-swadaya-bupati-lumajang-beri-apresiasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Jun 2025 07:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[diperbaiki,]]></category>
		<category><![CDATA[gotong]]></category>
		<category><![CDATA[rampung,]]></category>
		<category><![CDATA[royong,]]></category>
		<category><![CDATA[Swadaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222961</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengapresiasi perbaikan tiga ruas jalan desa di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Sabtu (14/06/2025) tadi. Tiga ruas jalan ini, telah berhasil diperbaiki berkat kolaborasi luar biasa antara masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Lumajang. Dengan semangat swadaya, warga Desa Sumbermujur, bergotong royong memperbaiki jalan di Dusun Umbulsari, Dusun Leker, Dusun Umbulrejo [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengapresiasi perbaikan tiga ruas jalan desa di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Sabtu (14/06/2025) tadi. Tiga ruas jalan ini, telah berhasil diperbaiki berkat kolaborasi luar biasa antara masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Lumajang.</p>



<p>Dengan semangat swadaya, warga Desa Sumbermujur, bergotong royong memperbaiki jalan di Dusun Umbulsari, Dusun Leker, Dusun Umbulrejo dan Dusun Sidorejo, yang total panjangnya mencapai lebih dari dua kilometer. Bupati Indah-sapaan Bupati Lumajang, menegaskan bahwa sinergi seperti inilah yang menjadi kunci utama dalam membangun daerah secara berkelanjutan dan berkeadilan.</p>



<p>“Saya sangat mengapresiasi inisiatif masyarakat dengan penuh kesadaran dan kekompakan ikut memperbaiki infrastruktur desa. Ini menjadi contoh, bahwa pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Tetapi, perlu kebersamaan dan gotong royong,” ujar Bunda Indah.</p>



<p>Perbaikan jalan ini, lanjutnya, dilakukan secara mandiri oleh warga, tanpa menunggu penuh intervensi pemerintah. Karenanya, Pemkab Lumajang memberikan dukungan material berupa 100 sak semen untuk Dusun Umbulsari, 300 sak untuk Dusun Umbulrejo serta 200 sak yang telah lebih dahulu diberikan untuk Dusun Sidorejo.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kehadiran bupati bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU-TR), Endah Mardiana dan Kabid Bina Marga, Heri Kurniawan, mempertegas komitmen pemerintah untuk tetap dekat dengan warganya. Tidak hanya dalam perencanaan, tetapi juga dalam proses dan hasil pembangunan.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Bunda Indah juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai kerukunan dan kekompakan. Baginya, pembangunan sejati bukan hanya soal aspal dan semen, tetapi bagaimana masyarakat tumbuh sebagai satu komunitas yang saling peduli dan saling membantu. “Saya titip agar semangat gotong royong ini terus dijaga. Kerukunan adalah fondasi lingkungan yang aman, nyaman, dan kuat,” tambahnya.</p>



<p>Dengan infrastruktur desa yang lebih baik, paparnya, diharapkan akses ekonomi wargapun semakin terbuka. Mobilitas hasil pertanian dan aktivitas harian menjadi lebih lancar, sehingga membuka peluang pertumbuhan ekonomi mikro di wilayah-wilayah terpencil.</p>



<p>&#8220;Ini adalah bukti nyata bahwa pembangunan berbasis partisipasi rakyat bukan sekadar idealisme, melainkan solusi konkret dalam mendorong kemajuan daerah.</p>



<p>Pemerintah Kabupaten Lumajang menyadari masih banyak wilayah lain yang menantikan perbaikan serupa. Namun satu hal yang pasti, Pemkab akan terus hadir, menyapa dan bergerak bersama rakyat,&#8221; ungkapnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222961</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Respon Aksi Swadaya Perbaikan Jalan oleh Masyarakat, Bupati Pamekasan Ungkapkan Minimnya Anggaran</title>
		<link>https://memontum.com/respon-aksi-swadaya-perbaikan-jalan-oleh-masyarakat-bupati-pamekasan-ungkapkan-minimnya-anggaran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 May 2025 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[minimnya]]></category>
		<category><![CDATA[perbaikan]]></category>
		<category><![CDATA[respon]]></category>
		<category><![CDATA[Swadaya]]></category>
		<category><![CDATA[ungkapkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222378</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Ramai di sejumlah platform media digital, bahwa masyarakat di Kabupaten Pamekasan, melakukan perbaiki jalan dengan cara swadaya. Bahkan terbaru, di Dusun Jati Jajar, Desa Palengaan Laok, Kecamatan Palengaan, warga memperbaiki jalan lintas kabupaten sepanjang 100 meter secara swadaya. Merespon langkah yang dilakukan masyarakat, Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman, mengatakan bahwa anggaran perbaikan jalan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Ramai di sejumlah platform media digital, bahwa masyarakat di Kabupaten Pamekasan, melakukan perbaiki jalan dengan cara swadaya. Bahkan terbaru, di Dusun Jati Jajar, Desa Palengaan Laok, Kecamatan Palengaan, warga memperbaiki jalan lintas kabupaten sepanjang 100 meter secara swadaya.</p>



<p>Merespon langkah yang dilakukan masyarakat, Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman, mengatakan bahwa anggaran perbaikan jalan di tahun 2025 hanya Rp 700 juta. &#8220;Sudah disampaikan beberapa kali, bahwa anggaran jalan untuk tahun 2025 hanya sebesar Rp 700 juta,&#8221; katanya, Jumat (23/05/2025) malam.</p>



<p>Kiai Kholil-sapaan Bupati Pamekasan menyebut, dengan anggaran terbatas itu, jika masyarakat memasrahkan pada pemerintah maka dirasa akan sangat sulit. &#8220;Kalau semuanya menggantung pada pemerintah, saya kira sulit,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkan Kiai Kholil, minimnya anggaran ini lantaran beberapa faktor. Mulai efisiensi hingga hutang pemerintah daerah ke sejumlah instansi.</p>



<p>&#8220;Karena terus terang, pertama efisiensi. Kedua, defisit anggaran, karena berbagai hal. Seperti karena PEN dan gagal bayar BPJS hingga proyek yang sudah dibangun tapi dananya belum cair,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Kiai Kholil menargetkan, meskipun minim anggaran, pemerintah berupaya memperbaiki jalan sedikit demi sedikit. &#8220;Kami berharap tahun 2025, sedikit demi sedikit infrastruktur diperbaiki. Sehingga di tahun 2026, sudah berjalan dengan baik,&#8221; terangnya. <strong>(azm/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222378</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sosialisasi Penanganan Sampah TPS3R, Pemkot Batu Hadirkan Seluruh Kelompok Swadaya Mandiri</title>
		<link>https://memontum.com/sosialisasi-penanganan-sampah-tps3r-pemkot-batu-hadirkan-seluruh-kelompok-swadaya-mandiri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Nov 2023 07:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[hadirkan]]></category>
		<category><![CDATA[kelompok]]></category>
		<category><![CDATA[Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[penanganan]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[seluruh]]></category>
		<category><![CDATA[Sosialisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Swadaya]]></category>
		<category><![CDATA[TPS3R]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=201244</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Pemkot Batu melalui Bagian Pemerintahan menggelar sosialisasi Penanganan Sampah TPS3R yang dihadiri seluruh kelurahan di Kota Batu, dengan melibatkan masing-masing KSM (Kelompok Swadaya Mandiri) yang menangani sampah. Turut dihadirkan dalam sosialisasi itu, seorang nara sumber dari Banyumas, Jawa Tengah, yang merupakan tempat nantinya untuk belajar cara melakukan pengolahan TPS3R secara maksimal. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Pemkot Batu melalui Bagian Pemerintahan menggelar sosialisasi Penanganan Sampah TPS3R yang dihadiri seluruh kelurahan di Kota Batu, dengan melibatkan masing-masing KSM (Kelompok Swadaya Mandiri) yang menangani sampah. Turut dihadirkan dalam sosialisasi itu, seorang nara sumber dari Banyumas, Jawa Tengah, yang merupakan tempat nantinya untuk belajar cara melakukan pengolahan TPS3R secara maksimal.</p>



<p>Kepala Bagian Pemerintahan Pemkot Batu, Arif Purwanto, mengatakan bahwa melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan yang utama adalah penanganan sampah di perkotaan Kota Batu, bisa tuntas. &#8220;Sehingga, ikon Kota Wisata Batu tidak akan terbebani bagaimana penanganan sampah,&#8221; terangnya, Kamis (09/11/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Sebagai langkah awal, ujarnya, yaitu penanganan sampah di wilayah kelurahan harus tuntas terlebih dahulu terkait penanganan sampah. Sehingga, nantinya bisa dijadikan percontohan oleh desa. Untuk itu, dalam sosialisasi tersebut pihaknya mendatangkan salah seorang nara sumber dari Banyumas, Jawa Tengah.</p>



<p>&#8220;Dalam waktu dekat, KSM juga akan belajar penanganan sampah melalui TPS3R di Banyumas,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Arif juga menjelaskan, beberapa alasan studi nantinya yaitu di Banyumas. Diantaranya, kondisi sama yang kala itu, Banyumas juga seperti yang dialami Kota Batu sekarang ini. &#8220;Tahun 2018, Banyumas mengalami darurat sampah, karena ditutupnya TPA. Ini sama dengan Kota Batu. Dan, mengapa di Banyumas disebut darurat, karena sampah dibuang di fasilitas milik pemerintah daerah salah satunya alun-alun,&#8221; urainya.</p>



<p>Di saat kondisi darurat sampah, jelasnya, Banyumas mengaktifkan pengolahan sampah di masing-masing kelurahan dan desa. Sehingga, dari tindak lanjut itu Banyumas memperoleh penghargaan Adipura penanganan sampah melalui TPS3R.</p>



<p>&#8220;Kota Batu ingin melihat langsung di Banyumas. Bagaimana pelaksanaan penanganan sampah. Nanti kita akomodir dan kita terapkan di sini. Targetnya, untuk penanganan sampah lebih maksimal. Mungkin, bisa sempurna dari Banyumas,&#8221; tegasnya.<strong> (put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">201244</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Berharap Perhatian Program Ngapling, Warga Mlawang Lumajang Perbaiki Jalan dengan Swadaya</title>
		<link>https://memontum.com/berharap-perhatian-program-ngapling-warga-mlawang-lumajang-perbaiki-jalan-dengan-swadaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Jul 2023 12:17:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berharap]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[jalan]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[mlawang]]></category>
		<category><![CDATA[ngapling,]]></category>
		<category><![CDATA[perbaiki]]></category>
		<category><![CDATA[perhatian]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[Swadaya]]></category>
		<category><![CDATA[warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193183</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Lama menanti tidak kunjung ada perbaikan dari pemerintah daerah, warga Desa Mlawang, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, berinisiatif melakukan bergotong royong memperbaiki jalan yang rusak. Seorang warga setempat, Rudi, mengatakan bahwa kondisi jalan di wilayahnya banyak berlubang. Sementara, bila hujan tiba, akan banyak genangan air. Sehingga, akan mengganggu pengguna jalan dan mengancam keselamatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Lama menanti tidak kunjung ada perbaikan dari pemerintah daerah, warga Desa Mlawang, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, berinisiatif melakukan bergotong royong memperbaiki jalan yang rusak.</p>



<p>Seorang warga setempat, Rudi, mengatakan bahwa kondisi jalan di wilayahnya banyak berlubang. Sementara, bila hujan tiba, akan banyak genangan air. Sehingga, akan mengganggu pengguna jalan dan mengancam keselamatan jiwa.</p>



<p>Terkait kondisi jalan, ujarnya, sebenarnya sudah lama rusak. Hanya saja, untuk kapan kepastian perbaikan, masih belum ada kabar.</p>



<p>&#8220;Sudah lama kondisinya rusak seperti ini. Tetapi, kok tidak ada perbaikan. Lalu kami atas inisiatif swadaya sendiri secara bergotong royong untuk memperbaiki,&#8221; kata Rudi kepada Memontum.com, Kamis (13/07/2023) tadi</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Hal serupa, diungkapkan Hidayat. Jika Jalan Olah Raga yang berada di Desa Mlawang, merupakan jalur yang cukup padat aktivitasnya dikarenakan jalan tersebut merupakan jalan bagi masyarakat yang hendak menuju kota ataupun sebaliknya.</p>



<p>&#8220;Harusnya ada perbaikan. Kan ada Program Ngapling. Tapi, ini sudah lama dibiarkan seperti ini. Hingga akhirnya, masyarakat mengerjakan sendiri, &#8221; ungkapnya.</p>



<p>Hidayat berharap, ada perhatian lebih terkait aksi perbaikan secara swadaya yang dilakukan warga. Sehingga, jalan kembali bagus dan bisa dioptimalkan warga untuk aktivitas dengan baik. &#8220;Semoga saja, pemerintah daerah bisa melanjutkan perbaikan yang sudah dilakukan warga. Sehingga, secara keseluruhan kondisi jalan jadi bagus,&#8221; ujarnya. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193183</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Apresiasi Perbaikan Jalan melalui Swadaya, Bunda Indah Ingatkan Jalan Rusak Karena Angkutan Pasir Jadi Perhatian Penambang</title>
		<link>https://memontum.com/apresiasi-perbaikan-jalan-melalui-swadaya-bunda-indah-ingatkan-jalan-rusak-karena-angkutan-pasir-jadi-perhatian-penambang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Feb 2023 03:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bunda Indah]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Berlubang]]></category>
		<category><![CDATA[jalan rusak]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[perbaikan jalan]]></category>
		<category><![CDATA[Swadaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=182877</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengapresiasi usaha warga yang menggalang dana untuk perbaikan ruas jalan rusak akibat aktivitas penambangan pasir. Hal itu disampaikan Bunda Indah-sapaan Wabup Lumajang, saat meninjau proses perbaikan ruas jalan yang rusak, di wilayah Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Rabu (08/02/2023) pagi. “Saya merasa bangga kepada warga Desa Sumberwuluh, yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengapresiasi usaha warga yang menggalang dana untuk perbaikan ruas jalan rusak akibat aktivitas penambangan pasir. Hal itu disampaikan Bunda Indah-sapaan Wabup Lumajang, saat meninjau proses perbaikan ruas jalan yang rusak, di wilayah Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Rabu (08/02/2023) pagi.</p>



<p>“Saya merasa bangga kepada warga Desa Sumberwuluh, yang sudah bergotong royong untuk memperbaiki ruas jalan yang rusak akibat aktivitas penambangan pasir,” kata Wabup Lumajang.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/libur-lebaran-pemkab-banyuwangi-tetap-buka-pelayanan-adminduk">Libur Lebaran, Pemkab Banyuwangi Tetap Buka Pelayanan Adminduk</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-terdakwa-dugaan-korupsi-pengadaan-tanah-polinema-dituntut-12-tahun-penjara">Dua Terdakwa Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Polinema Dituntut 12 Tahun Penjara</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pasar-murah-berbuntut-ricuh-diskopindag-kota-malang-siapkan-skema-baru">Pasar Murah Berbuntut Ricuh, Diskopindag Kota Malang Siapkan Skema Baru</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-rejang-lebong-ditetapkan-tersangka-dugaan-suap-fee-proyek-wabup-tak-terbukti">Bupati Rejang Lebong Ditetapkan Tersangka Dugaan Suap Fee Proyek, Wabup Tak Terbukti</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/permintaan-daging-sapi-meningkat-pemkab-banyuwangi-lakukan-tes-cepat-standar-asuh">Permintaan Daging Sapi Meningkat, Pemkab Banyuwangi Lakukan Tes Cepat Standar ASUH</a></li>
</ul>


<p>Bunda Indah juga mengungkapkan, perbaikan jalan dengan cara pengecoran, itu murni dari hasil swadaya masyarakat yang berada di wilayah tersebut. &#8220;Jalan ini rusak karena angkutan pasir. Tetapi kemudian, swadaya masyarakat membangun dengan target lebih dari 2,1 kilometer, tanpa uang daerah atau negara,&#8221; terangnya.</p>



<p>Bunda Indah juga menambahkan, bahwa beberapa titik ruas jalan yang sedang dilakukan perbaikan, diantaranya perbaikan ruas jalan yang berada di Dusun Krajan hingga Kebondeli Selatan, Desa Sumberwuluh, dengan kisaran panjang 2,1 kilometer.</p>



<p>Dirinya juga berpesan agar kerusakan jalan menjadi perhatian bagi para penambang. Dikarenakan, jalan rusak tersebut akibat angkutan pasir. Sehingga, kerusakan tersebut harus menjadi tanggung jawab para penambang kepada masyarakat. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">182877</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Makaryo Neng Deso, Bupati Trenggalek Sempatkan Diri Tinjau Aksi Swadaya Pemuda Tambal Jalan Kampak-Munjungan</title>
		<link>https://memontum.com/makaryo-neng-deso-bupati-trenggalek-sempatkan-diri-tinjau-aksi-swadaya-pemuda-tambal-jalan-kampak-munjungan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Jan 2023 09:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[aspal jalan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Arifin]]></category>
		<category><![CDATA[bupati trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Berlubang]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Mochamad Nur Arifin]]></category>
		<category><![CDATA[Swadaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=181426</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, melihat aksi swadaya pemuda di Dusun Tanjung, Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kampak, dalam menambal ruas jalan Kampak-Munjungan. Dalam kesempatan itu, dirinya juga meminta segera ada pelapisan aspal untuk penutupan lubang jalan. Di sela peninjauan itu, Bupati Arifin juga mengapresiasi dan menyampaikan rasa terima kasih atas swadaya yang dilakukan. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, melihat aksi swadaya pemuda di Dusun Tanjung, Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kampak, dalam menambal ruas jalan Kampak-Munjungan. Dalam kesempatan itu, dirinya juga meminta segera ada pelapisan aspal untuk penutupan lubang jalan.</p>



<p>Di sela peninjauan itu, Bupati Arifin juga mengapresiasi dan menyampaikan rasa terima kasih atas swadaya yang dilakukan. Menindaklanjuti jerih payah itu, dirinya meminta Kepala Dinas PUPR, untuk segera melapisi tambalan lubang dengan aspal. Sementara warga, juga diminta menandai lubang dengan cat.</p>



<p>Sehingga, itu untuk memudahkan dinas teknis, dalam melakukan perbaikan jalan lebih lanjut. Pelapisan aspal sendiri, nantinya akan menggunakan dana perawatan rutin jalan yang ada di Dinas PUPR Trenggalek.</p>



<p>&#8220;Makaryo di desa, itu tujuannya mendekatkan pelayanan ke desa. Saya pernah ngantor di desa, tetapi kapasitasnya tidak sebesar ini. Saya membawa OPD untuk memberikan pelayanan dan tadi bisa kita lihat ada yang mengurus NIB, sertifikasi halal sampai dengan BMUD menyalurkan kredit. Kemudian, ada solar Cell My Pertamina dan sekarang ini evaluasi jalan,&#8221; terang Bupati Arifin, Kamis (12/01/2023) siang.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/libur-lebaran-pemkab-banyuwangi-tetap-buka-pelayanan-adminduk">Libur Lebaran, Pemkab Banyuwangi Tetap Buka Pelayanan Adminduk</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-terdakwa-dugaan-korupsi-pengadaan-tanah-polinema-dituntut-12-tahun-penjara">Dua Terdakwa Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Polinema Dituntut 12 Tahun Penjara</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pasar-murah-berbuntut-ricuh-diskopindag-kota-malang-siapkan-skema-baru">Pasar Murah Berbuntut Ricuh, Diskopindag Kota Malang Siapkan Skema Baru</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-rejang-lebong-ditetapkan-tersangka-dugaan-suap-fee-proyek-wabup-tak-terbukti">Bupati Rejang Lebong Ditetapkan Tersangka Dugaan Suap Fee Proyek, Wabup Tak Terbukti</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/permintaan-daging-sapi-meningkat-pemkab-banyuwangi-lakukan-tes-cepat-standar-asuh">Permintaan Daging Sapi Meningkat, Pemkab Banyuwangi Lakukan Tes Cepat Standar ASUH</a></li>
</ul>


<p>Ditambahkannya, meskipun tujuannya saat itu Desa Bogoran, tetapi dirinya juga melakukan kunjungan ke desa lain. Seperti di Desa Karangrejo dan bertemu bersama petani-petani, serta memberikan solusi bagaimana penanganan hama, kekurangan pupuk dan segala macam yang lainnya.</p>



<p>&#8220;Kemudian kita juga mengantar KIS ke rumah warga miskin, yang selama ini belum punya KIS. Kita mengantarkan ke rumah secara door to door,&#8221; imbuh Bupati Arifin.</p>



<p>Terkait jalan rusak dan membahayakan pengguna jalan, Mas Ipin-sapaan akrabnya mengatakan bisa langsung dianggarkan melalui perawatan rutin. &#8220;Nanti tim akan langsung mempersiapkan. Kalau betonnya keras, maka langsung bisa kita lapisi aspal pakai anggaran pemeliharaan rutin,&#8221; tegas suami Novita Hardiny.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kampak, Marsan, saat mendampingi Bupati Trenggalek dalam tinjauannya menyampaikan, perbaikan jalan Kampak-Munjungan di ruas wilayahnya merupakan antusias dari pemuda khususnya di Dusun Tanjung. &#8220;Semua dilakuan secara swadaya. Pemuda di desa kami, khususnya di Dusun Tanjung, ini sangat antusias mengajak seluruh pemuda di Ngadimulyo, untuk melakukan penambalan jalan berlubang secara swadaya. Semua dari pemuda dan juga sumbangan kendaraan yang melintas dan mau ikut andil merawat jalan ini,&#8221; bebernya.</p>



<p>Kades Ngadimulyo juga mengapresiasi, upaya Bupati Trenggalek yang turun langsung meninjau saat menjalankan program Makaryo Neng Deso di Kecamatan Kampak. Terlebih, Bupati Trenggalek segera membuat kebijakan dan memerintahkan jajarannya untuk segera memberikan lapisan aspal setelah penutupan lubang mengeras dalam waktu dekat. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181426</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sering Mengakibatkan Kecelakaan, Komunitas Pajung Baja bersama Warga Swadaya Perbaiki Jalan</title>
		<link>https://memontum.com/sering-mengakibatkan-kecelakaan-komunitas-pajung-baja-bersama-warga-swadaya-perbaiki-jalan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Feb 2022 12:30:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas Pajung Baja]]></category>
		<category><![CDATA[perbaikan jalan]]></category>
		<category><![CDATA[Swadaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=163947</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Komunitas Pajung Baja perbaiki jalan rusak yang menjadi akses jalan penghubung antar kecamatan, Kamis (17/02/2022). Jalan penghubung antara Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, menuju Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, tersebut tusak dan berlubang. Jalan rusak dan berlubang tersebut, terletak di Dusun Glugur II Kembang Terong, Desa Palengaan Laok, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan. Karena [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Komunitas Pajung Baja perbaiki jalan rusak yang menjadi akses jalan penghubung antar kecamatan, Kamis (17/02/2022). Jalan penghubung antara Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, menuju Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, tersebut tusak dan berlubang.</p>



<p>Jalan rusak dan berlubang tersebut, terletak di Dusun Glugur II Kembang Terong, Desa Palengaan Laok, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan. Karena tidak kunjung diperbaiki, masyarakat yang tergabung dalam Komunitas Pajung Baja memperbaiki jalan tersebut secara bergotong royong.</p>



<p>Koordinator perbaikan jalan, Ahmad Laily Mukri, saat dihubungi melalui pesan WhatsApp mengatakan bahwa perbaikan jalan diperkirakan akan memakan waktu empat sampai lima hari. &#8220;Kita berangkat dari Komunitas Pajung Baja, memperbaiki jalan ini mulai Rabu (16/02/2022) kemarin. Target dari komunitas ini, perbaikan selama empat sampai lima hari ke depan,&#8221; ujar Ahmad Laily Mukri, Kamis (17/02/2022).</p>



<p>Dirinya juga menambahkan, bahwa biaya perbaikan jalan ini hasil dari sumbangan warga dan juga simpatisan serta sumbangan pada pengguna jalan yang lewat. &#8220;Biaya perbaikan jalan ini murni hasil dari sumbangan warga, simpatisan dan juga hasil sumbangan pengguna jalan. Jalan ini sudah lama rusak dan berlubang, namun tidak kunjung juga untuk diperbaiki. Alhasil kita berinisiatif untuk memperbaiki, meskipun harus memperbaiki secara swadaya. Kami perbaiki agar tidak terjadi kecelakaan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/libur-lebaran-pemkab-banyuwangi-tetap-buka-pelayanan-adminduk">Libur Lebaran, Pemkab Banyuwangi Tetap Buka Pelayanan Adminduk</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-terdakwa-dugaan-korupsi-pengadaan-tanah-polinema-dituntut-12-tahun-penjara">Dua Terdakwa Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Polinema Dituntut 12 Tahun Penjara</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pasar-murah-berbuntut-ricuh-diskopindag-kota-malang-siapkan-skema-baru">Pasar Murah Berbuntut Ricuh, Diskopindag Kota Malang Siapkan Skema Baru</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-rejang-lebong-ditetapkan-tersangka-dugaan-suap-fee-proyek-wabup-tak-terbukti">Bupati Rejang Lebong Ditetapkan Tersangka Dugaan Suap Fee Proyek, Wabup Tak Terbukti</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/permintaan-daging-sapi-meningkat-pemkab-banyuwangi-lakukan-tes-cepat-standar-asuh">Permintaan Daging Sapi Meningkat, Pemkab Banyuwangi Lakukan Tes Cepat Standar ASUH</a></li>
</ul>


<p>Sementara itu, Kepala Desa Pelengaan Laok, Moh Said, menyampaikan bahwa dirinya sangat mengapresiasi masyarakat yang memperbaiki jalan tersebut. Apalagi, jalan itu akibat rusak, memang sering terjadi kecelakaan.</p>



<p>&#8220;Pertama, saya atas nama Pemerintah Desa Palengaan Laok, mengucapkan banyak terima kasih kepada masyarakat yang telah melakukan perbaikan sementara jalan tersebut. Utamanya, pada Komunitas Pajung Baja, karena telah menjadi pelopor perbaikan jalan yang rusak dan berlubang ini. Kedua, perbaikan jalan tersebut memang sudah menjadi program dari Pemerintah Kabupaten Pamekasan, untuk tahun ini. Saya berharap, semoga lekas terealisasi, karena sudah lama jalannya rusak dan berlubang,&#8221; ujar Moh Said.</p>



<p>Salah seorang pengguna jalan Ach Muzaayin, menyampaikan banyak terima kasih. Karena, jalan yang dilaluinya setiap hari tersebut diperbaiki oleh Komunitas Pajung Baja.</p>



<p>&#8220;Saya mengucapkan banyak terima kasih pada Komunitas Pajung Baja yang telah memperbaiki jalan yang saya lalui setiap hari ini, semoga menjadi amal barokah. Semoga pemerintahan lekas,&#8221; ujar Zayyin. <strong>(azm/srd/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">163947</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pembangunan Fasum Hasil Swadaya Rampung, Warga Dusun Junggo Batu Gelar Tasyakuran</title>
		<link>https://memontum.com/pembangunan-fasum-hasil-swadaya-rampung-warga-dusun-junggo-batu-gelar-tasyakuran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Jan 2022 22:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dusun Junggo]]></category>
		<category><![CDATA[fasum]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Swadaya]]></category>
		<category><![CDATA[Tasyakuran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=162082</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Warga RW08 Dusun Junggo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, menggelar acara tasyakuran sebagai wujud rasa terima kasih kepada Tuhan YME atas selesainya pembangunan beberapa fasilitas umum. Dalam acara tersebut, masyarakat membawa tumpeng dan hasil bumi lainnya yang selanjutnya dilaksanakan ritual doa bersama, guna menyampaikan wujud syukur serta berharap keselamatan dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Warga RW08 Dusun Junggo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, menggelar acara tasyakuran sebagai wujud rasa terima kasih kepada Tuhan YME atas selesainya pembangunan beberapa fasilitas umum. Dalam acara tersebut, masyarakat membawa tumpeng dan hasil bumi lainnya yang selanjutnya dilaksanakan ritual doa bersama, guna menyampaikan wujud syukur serta berharap keselamatan dan kemakmuran bagi seluruh warga.</p>



<p>Ketua RW08, Suparman, menjelaskan bahwa acara tasyakuran ini dilaksanakan setelah proses pembangunan fasilitas umum selesai, Rabu (19/01/2022), malam. &#8220;Kami warga RW08 Dusun Junggo menggelar tasyakuran, sebab telah selesai membangun 13 joglo, satu pos kamling serta pavingisasi jalan kampung,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/libur-lebaran-pemkab-banyuwangi-tetap-buka-pelayanan-adminduk">Libur Lebaran, Pemkab Banyuwangi Tetap Buka Pelayanan Adminduk</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-terdakwa-dugaan-korupsi-pengadaan-tanah-polinema-dituntut-12-tahun-penjara">Dua Terdakwa Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Polinema Dituntut 12 Tahun Penjara</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pasar-murah-berbuntut-ricuh-diskopindag-kota-malang-siapkan-skema-baru">Pasar Murah Berbuntut Ricuh, Diskopindag Kota Malang Siapkan Skema Baru</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-rejang-lebong-ditetapkan-tersangka-dugaan-suap-fee-proyek-wabup-tak-terbukti">Bupati Rejang Lebong Ditetapkan Tersangka Dugaan Suap Fee Proyek, Wabup Tak Terbukti</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/permintaan-daging-sapi-meningkat-pemkab-banyuwangi-lakukan-tes-cepat-standar-asuh">Permintaan Daging Sapi Meningkat, Pemkab Banyuwangi Lakukan Tes Cepat Standar ASUH</a></li>
</ul>


<p>Tidak hanya itu, rasa syukur ini juga karena dalam proses pembangunannya seluruh pembiayaan berasal dari swadaya masyarakat. &#8220;Kebersamaan dan budaya gotong royong masih baik di sini (Jinggo, red). Jadi, masyarakat berpartisipasi secara aktif baik bantuan material maupun pikiran dan gagasan,&#8221; tambah Suparman.</p>



<p>Dalam acara tasyakuran itu, juga tampak pula dihadiri Kepala Desa Tulungrejo, Suliono serta tokoh masyarakat setempat yang juga anggota Fraksi Golkar DPRD Kota Batu, M Ilyas S.Sos.</p>



<p>Kedua tokoh masyarakat tersebut, sepakat bahwa budaya gotong royong harus tetap dilestarikan sebagai salah satu warisan luhur nenek moyang. Sekaligus, berterima kasih kepada masyarakat Dusun Junggo atas pembangunan fasilitas umum yang dilakukan dengan swadaya. <strong>(bir/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">162082</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
