<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>swasembada pangan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/swasembada-pangan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 23 Apr 2021 14:45:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>swasembada pangan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>BHS Minta Lahan Produktif di Sidoarjo Dipertahankan, Penunjang Swasembada Pangan</title>
		<link>https://memontum.com/bhs-minta-lahan-produktif-di-sidoarjo-dipertahankan-penunjang-swasembada-pangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2020 04:19:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bambang Haryo]]></category>
		<category><![CDATA[swasembada pangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=116602</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Bakal Calon Bupati (Bacabup) Sidoarjo, Bambang Haryo Soekartono (BHS) meminta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Pemkab Sidoarjo mempertahankan lahan pertanian produktif di Sidoarjo. Tujuannya agar Sidoarjo mampu mewujudkan swasembada pangan. &#8220;Kami meminta lahan produktif di Sidoarjo tidak boleh dialihfungsikan. Apalagi, ada indikasi pengalihan lahan produktif menjadi lahan tidak produktif (lahan kuning). Semaksimal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Bakal Calon Bupati (Bacabup) Sidoarjo, Bambang Haryo Soekartono (BHS) meminta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Pemkab Sidoarjo mempertahankan lahan pertanian produktif di Sidoarjo. Tujuannya agar Sidoarjo mampu mewujudkan swasembada pangan.</p>
<p>&#8220;Kami meminta lahan produktif di Sidoarjo tidak boleh dialihfungsikan. Apalagi, ada indikasi pengalihan lahan produktif menjadi lahan tidak produktif (lahan kuning). Semaksimal lahan produktif harus dipertahankan agar swasembada pangan bisa tercapai,&#8221; terang Bambang Haryo Soekartono kepada, Senin (15/06/2020) saat menyerahkan bantuan onderdil dan perbaikan mesin pompa air untuk para petani di Dusun Semambung, Desa Sambungrejo Kecamatan Sukodono.</p>
<p>Lebih jauh, BHS memaparkan jika pihaknya mendapatkan informasi jika para petani di Dusun Semambung, Desa Sambungrejo, Kecamatan Sukodono sempat dipersulit untuk mengairi lahan sawahnya. Padahal, di dekat lahan pertanian seluas 32 hektar itu ada aliran sungai (kanal) yang selalu airnya penuh.</p>
<p>&#8220;Indikasi seperti itu tidak layak dilakukan. Karena petani ini menjadi ujung tombak kehidupan. Jangan mempersulit pertani dengan tujuan agar petani menjual lahannya untuk dialihfungsikan menjadi lahan perumahan maupun industri. Lahan produktif harus dipertahkan. Kalau kemarin bisa panen dua kali, setelah ada bantuan pompa air ini harus panen 3 sampai 4 kali dalam setahun,&#8221; pintanya.</p>
<p>Bagi BHS swasembada pangan sangatlah penting. Hal ini sebagai mengantisipasi jika terjadi kesulitan pangan. BHS berharap hasil pertanian di Sidoarjo, mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Sidoarjo.</p>
<p>&#8220;Kalau petani hidup, rakyat juga hidup dan makmur. Semua harus bangga dengan program-program swasembada pangan karena itu untuk kemajuan masyarakat Sidoarjo,&#8221; tegas alumnus ITS Surabaya ini.</p>
<p>Anggota Fraksi Gerindra DPR RI periode 2014-2019 ini berharap bantuan onderdil untuk perbaikan mesin pompa air itu dapat mensuplai kebutuhan air untuk lahan sawah di Dusun Semambung yang luasnya mencapai 32 hektar.</p>
<p>Sebelum mesin pompa air itu menerima bantuan dari BHS, ratusan petani di dusun ini mengeluhkan kesulitan pasokan air untuk lahan tanaman padinya. Padahal lokasi lahan pertanian dengan sungai yang airnya tidak pernah surut baik di musim hujan maupun di musim kemarau.</p>
<p>&#8220;Masalahnya ternyata pompa air milik kelompok tani setempat itu dalam kondisi rusak selama bertahun-tahun. Sekarang sudah kami perbaiki dan bisa beroperasi sebelum masa tanam dan musim kemarau. Kami berharap bantuan ini bisa mengairi semua pertanian di Desa Sambungrejo,&#8221; paparnya.</p>
<p>Selain itu, saat berdialog dengan kelompok tani asal Desa Sambungrejo dan Desa Bangsri, Kecamatan Sukodono itu, BHS disambati soal kesulitan hand tractor dan bibit padi unggul. Terkait keluhan ini, BHS menyatakan dirinya bakal berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Pemkab Sidoarjo dan Komisi IV DPR RI serta Kementerian Pertanian agar ada penyaluran bantuan hand traktor itu.</p>
<p>&#8220;Semua keluhan ini akan saya perhatikan. Termasuk soal bibit unggul. Nanti saya akan bantu bibit unggul untuk petani Sukodono. Yang soal Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk petani juga bakal kami perjuangkan karena dampak Covid-19 juga dirasakan kalangan petani bukan hanya industri,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Sementara Ketua Kelompok Tani Lohjinawi Dusun Semambung, Sudaryoso mengucapkan terima kasih atas bantuan dari BHS itu.</p>
<p>&#8220;Kami (petani) sangat berterima kasih kepada Pak BHS. Mesin pompa air yang rusak bertahun-tahun ini, kini bisa dipakai lagi setelah dapat bantuan dari Pak BHS. Setelah ini, kami berharap dengan pompa air ini, petani di desa kami bisa panen padi tiga kali dalam setahun. Terutama 200 lebih anggota kelompok taninya,&#8221; tandasnya. <strong>Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">116602</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ratusan Petani Tawangrjeni Turen Budidaya Jagung Corteva</title>
		<link>https://memontum.com/ratusan-petani-tawangrjeni-turen-budidaya-jagung-corteva</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Aug 2019 11:40:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Budidaya]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Tawangrejeni]]></category>
		<category><![CDATA[swasembada pangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/89576-ratusan-petani-tawangrjeni-turen-budidaya-jagung-corteva</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Guna mewujudkan Desa Tawangrejeni Kecamatan Turen sebagai lumbung swasembada pangan di Kabupaten Malang,ratusan petani desa setempat budidayakan tanaman jagung jenis corteva. Kepala Desa Tawangrejeni Riyanto mengatakan, bibit jagung corteva ini merupakan produk terbaru dari pioneer, dengan sistem kerjasama sama. &#8220;Untuk pengadaan bibit diberikan dengan cara cuma-cuma kepada para petani.Tetapai petani diwajibkan jual [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Guna mewujudkan Desa Tawangrejeni Kecamatan Turen sebagai lumbung swasembada pangan di Kabupaten Malang,ratusan petani desa setempat budidayakan tanaman jagung jenis corteva.</p>
<p>Kepala Desa Tawangrejeni Riyanto mengatakan, bibit jagung corteva ini merupakan produk terbaru dari pioneer, dengan sistem kerjasama sama.</p>
<div id="attachment_89577" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-89577" decoding="async" class="size-full wp-image-89577" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190804-WA0056-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Riyanto, aalah seorang petani Jagung corteva Desa Tawangrejeni. (Sur)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190804-WA0056-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190804-WA0056-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190804-WA0056-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190804-WA0056-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190804-WA0056-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-89577" class="wp-caption-text"><strong>Riyanto, aalah seorang petani Jagung corteva Desa Tawangrejeni. (Sur)</strong></p></div>
<p>&#8220;Untuk pengadaan bibit diberikan dengan cara cuma-cuma kepada para petani.Tetapai petani diwajibkan jual hasil panen mereka kepada pihak perusahaan dengan harga jual Rp5300/kg. Selanjutnya, untuk pupuk disediakan oleh ketua kelompok tani, &#8221; terang Riyanto Minggu (3/8/2019) kepada Memontum.com.</p>
<p>Kades juga menjelaskan, untuk luas areal tanaman jagung di desa berpenduduk 8800 jiwa ini hingga mencapai 80 hektar.Jumlah tersebut dikelola oleh 100 orang petani.</p>
<p>&#8220;Sepanjang itu menguntungkan untuk petani,kami selalu mendukung.Karena kita berjuang semata-mata hanya untuk kesejahteraan masyarakat,&#8221; ulas Riyanto.</p>
<p>Disinggung mengenai besarnya hasil panen untuk setiap 1 hektar lahan, tambah Riyanto, hingga tembus 8 ton.</p>
<p>&#8220;Untuk ketua kelompok tani Mekar Bersemi 2 Desa Tawangrejeni bernama Misdram.Kami berharap,atas kerjasama dengan perusahaan ini bisa meningkatkan pendapatan petani,&#8221; ulasnya.</p>
<p>Sebelumnya, Desa Tawangrejeni juga sudah menjalankan amanat Undang-undang dengan membentuk BadanUsaha Milik Desa (BUMDes) Dengan terbentuknya BUMDes dengan bergerak di beberapa bidang usaha.</p>
<p>Salah satunya dalam bidang usaha bunga.Hal itu dilakukan,karena sejak zaman dahulu kala, kampung ini dikenal dengan nama kampung kembang (bunga). Tetapi selama ini, para penjual kembang disitu hanya dilakukan pada even-even tertentu saja.</p>
<p>“Guna menciptakan para pedagang kembang yang profesional, mereka kami ajak bersinergi dalam BUMDes yang kami bentuk nanti, &#8220;pungkas Riyanto.<strong> (sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">89576</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wujudkan Swasembada Pangan,  Koramil 0815/03 Sooko Lakukan Pendampingan Panen Padi</title>
		<link>https://memontum.com/wujudkan-swasembada-pangan-koramil-0815-03-sooko-lakukan-pendampingan-panen-padi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Mar 2018 12:44:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[koramil 0815/03]]></category>
		<category><![CDATA[swasembada pangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/34302-wujudkan-swasembada-pangan-koramil-0815-03-sooko-lakukan-pendampingan-panen-padi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Mojokerto &#8211; Kodim 0815 Mojokerto melalui Koramil jajaran terus mendukung program upaya khusus (Upsus) dalam meningkatkan swasembada pangan dan memaksimalkan serapan gabah (Sergap) petani di wilayah Mojokerto. Hal ini juga dilakukan oleh Koramil 0815/03 Sooko, melalui Babinsa Serda Samian dibantu Serda Solekan melaksanakan pendampingan petani dalam kegiatan panen padi di lahan milik H. Mas&#8217;ud, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Mojokerto</strong> &#8211; Kodim 0815 Mojokerto melalui Koramil jajaran terus mendukung program upaya khusus (Upsus) dalam meningkatkan swasembada pangan dan memaksimalkan serapan gabah (Sergap) petani di wilayah Mojokerto. Hal ini juga dilakukan oleh Koramil 0815/03 Sooko, melalui Babinsa Serda Samian dibantu Serda Solekan melaksanakan pendampingan petani dalam kegiatan panen padi di lahan milik H. Mas&#8217;ud, Kelompok Tani (Poktan) Tani Makmur 1, Dusun Wringinrejo, Desa Wringinrejo, Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur,  Rabu (28/03/2018).</p>
<p>&#8220;Lahan milik H Mas&#8217;ud seluas tiga hektar yang ditanami padi varietas Ciherang kali ini, mampu meraup gabah sekitar 21 ton, berarti dalam satu hektar rata-rata menghasilkan padi seberat tujuh ton, perkiraan harga gabah kering panen (GKP saat ini pada kisaran Rp 4300 hingga Rp 4500 Hasil panen kali ini lebih baik daripada capaian panen sebelumnya yang hanya 6,8 ton per hektar,&#8221; ungkap Serda  Samian, Babinsa setempat.</p>
<p>Sementara Danramil 0815/03 Sooko Kapten inf Didik Budi Santoso, menuturkan Babinsa akan terus proaktif melaksanakan pendampingan terhadap petani dan Poktan bersama PPL.  &#8220;Hal ini dilakukan para Babinsa dalam upaya membantu kelancaran proses produksi padi demi ketersediaan pangan di wilayah menuju ketahanan pangan,&#8221; imbuhnya. <strong>(gan/ono)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">34302</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Panen Padi Poktan Sari Tani Dusun Sukorejo Desa Peterongan Mendapat Pendampingan Babinsa</title>
		<link>https://memontum.com/panen-padi-poktan-sari-tani-dusun-sukorejo-desa-peterongan-mendapat-pendampingan-babinsa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Mar 2018 16:19:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[Koramil 0815/10]]></category>
		<category><![CDATA[swasembada pangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/30389-panen-padi-poktan-sari-tani-dusun-sukorejo-desa-peterongan-mendapat-pendampingan-babinsa</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Mojokerto &#8211; Program ketahanan pangan nasional untuk swasembada pangan hingga saat ini masih eksis dilaksanakan para Babinsa dan PPL. Hal ini dilakukan demi terwujudnya swasembada pangan yang sudah dicanangkan pemerintah. Seperti yang dilakukan Babinsa Peterongan Koramil 0815/10 Bangsal Sertu Abdul Khair bersama Bati Wanwil Koramil 0815/10 Bangsal, Serma Yudi Warianto melaksanakan pendampingan panen padi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Mojokerto</strong> &#8211; Program ketahanan pangan nasional untuk swasembada pangan hingga saat ini masih eksis dilaksanakan para Babinsa dan PPL. Hal ini dilakukan demi terwujudnya swasembada pangan yang sudah dicanangkan pemerintah. </p>
<p>Seperti yang dilakukan Babinsa Peterongan Koramil 0815/10 Bangsal Sertu Abdul Khair bersama Bati Wanwil Koramil 0815/10 Bangsal, Serma Yudi Warianto melaksanakan pendampingan panen padi di area Kelompok Tani (Poktan) “Sari Tani” Dusun Sukorejo, Desa Peterongan, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Rabu (07/03/2018).</p>
<p>Panen padi di lahan seluas satu hektar tersebut diperoleh hasil 7,2 ton. Hasil panen ini membuat pemilik lahan, Sadeli dan Syamsul Huda sangat senang.  “Alhamdulillah, panen kali ini hasilnya sangat memuaskan,&#8221; kata Sadeli di sela-sela panen padi.</p>
<p>Senada dengan Sadeli, Syamsul Huda juga merasa bersyukur dengan hasil panen yang didapat kali ini. Syamsul Huda juga menuturkan, pendampingan yang dilakukan Babinsa dan PPL sangat membantu para petani. </p>
<p>“Kami sering menerima arahan tehnis mulai dari pengolahan lahan, masa tanam, masa perawatan hingga masa panen,&#8221; jelasnya menambahkan.</p>
<p>Di tempat berbeda, saat dikonfirmasi via hand phonenya, Danramil 0815/10 Bangsal Kodim 0815 Mojokerto, Kapten Arh Anang Supriyanto menjelaskan, pola pendampingan yang dilakukan TNI melalui Babinsa yang bersinergi dengan PPL secara berkelanjutan dan selalu aktif turun langsung ke sawah.     </p>
<p>“Diharapkan melalui pendampingan ini dapat meminimalisir adanya serangan hama sehingga hasil produksi pertanian semakin meningkat dan akan berdampak positif bagi peningkatan kesejahteraan petani,&#8221; urainya. <strong>(gan/ono)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">30389</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bakar Jagung 60 Ribu, Pemdes Kemuningsari Pecahkan Rekor MURI</title>
		<link>https://memontum.com/bakar-jagung-60-ribu-pemdes-kemuningsari-pecahkan-rekor-muri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Nov 2017 05:29:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Rekor MURI]]></category>
		<category><![CDATA[swasembada pangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/7119-bakar-jagung-60-ribu-pemdes-kemuningsari-pecahkan-rekor-muri</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8212; Desa kemuningsari, Kecamatan Jenggawah Minggu (19/11/2017) pagi, menggelar pesta rakyat dengan membakar jagung sebanyak 60 ribu. Selain untuk memecahkan rekor MURI, juga membuktikan jika desa Kemuningsari, merupakan salah satu desa yang berhasil dalam swasembada pangan khususnya jagung. Acara tersebut dihadiri Bupati Jember Dr Faida MMR beserta Forkompimda, anggota MURI, Maskur Kepala Dinas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember </strong>&#8212; Desa kemuningsari, Kecamatan Jenggawah Minggu (19/11/2017) pagi,  menggelar pesta rakyat dengan membakar jagung sebanyak 60 ribu. Selain untuk memecahkan rekor MURI, juga membuktikan jika desa Kemuningsari, merupakan salah satu desa yang berhasil dalam  swasembada pangan khususnya jagung.</p>
<p>Acara tersebut dihadiri Bupati Jember Dr Faida MMR beserta Forkompimda, anggota MURI, Maskur Kepala Dinas Pertanian, Muspika kecamatan Jenggawah, Kepala Desa Kemuningsari, Alim Murtadho korda pemuda petani Jember serta segenap tamu undangan.</p>
<p>Di hadapan ribuan petani, dr Faida MMR  menyampaikan, kami memberikan apresiasi sekali dengan adanya pesta rakyat yakni dengan membakar jagung sebanyak 60 ribu, Sehingga masuk dalam pemecahan rekor MURI.</p>
<p>Ini membuktikan akan kebangkitan pemuda petani yang ada di kabupaten jember. Kami sangat senang dan mendukung sekali, hal ini hendaknya di pertahankan dan menjadi contoh untuk pemuda-pemuda petani yang berada di desa lainnya.</p>
<p>&#8220;Kami juga mengucapkan banyak terima kasih kepada kepala desa beserta seluruh yang mendukung atas terselenggaranya acara pesta rakyat. Ini pencapaian yang sangat luar biasa.  Di samping memecahkan rekor MURI, juga membangkitkan gairah pertanian yang ada di Kabupaten Jember,&#8221; pungkas Faida.</p>
<p>Kehadiran orang nomor I di kabupaten Jember ini, mendapat sambutan luar biasa dari ribuan masyarakat yang telah lama menunggu sejak pagi. Masyarakat berduyun-duyun berusaha menyalami dan menyapa ibu Bupati.</p>
<p>Sementara itu, Sujarwo Adiwiyono, Kepala Desa Kemuningsari di sela-sela kesibukannya menyampaikan, &#8220;Kami berusaha memecahkan rekor MURI dengan menggelar bakar jagung sebanyak 60.000. Ini merupakan salah satu pesta rakyat, yang mana hari ini merupakan puncak petik jagung.&#8221;</p>
<p>Acara ini dikemas dalam bentuk &#8220;Desa Berdaulat Pangan&#8221; hal ini membuktikan bahwa petani desa Kemuningsari berhasil  melakukan swasembada pangan khususnya jagung. Ini merupakan kebangkitan pemuda tani di Desa Kemuningsari.</p>
<p>&#8220;Yang pasti kami bangga sekali karena acara yang kami gelar memecahkan rekor MURI serta di hadiri oleh ibu Bupati beserta forkompimda beserta segenap tamu undangan. Yang pasti kedepan kami berusaha yang lebih baik lagi,&#8221; terang Sujarwo.</p>
<p>&#8220;Masyarakat petani juga menyampaikan, bersama petani lainnya merasa bangga dan senang bisa ikut dalam acara pesta rakyat dengan membakar 60 ribu jagung, sehingga masuk dalam pemecahan rekor MURI, serta di hadiri oleh Bupati Jember beserta rombongan,&#8221; katanya. <strong>(jok/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">7119</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
