<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>sweping &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sweping/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Jun 2023 12:47:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>sweping &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pasca Bentrok dan Sweping, Pemkot Malang Gelar Rakor Gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/pasca-bentrok-dan-sweping-pemkot-malang-gelar-rakor-gangguan-keamanan-dan-ketertiban-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jun 2023 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bentrok]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[Gangguan]]></category>
		<category><![CDATA[gelar]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan]]></category>
		<category><![CDATA[ketertiban]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[pasca]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[rakor]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[sweping]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191984</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), melakukan rapat koordinasi antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, bersama dengan organisasi daerah (Orda) dan jajaran terkait, di Ruang Sidang Balai Kota Malang, Selasa (27/06/2023) sore. Hal tersebut dilakukan, pasca terjadinya bentrokan di sebuah kafe di Kabupaten Malang hingga berujung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), melakukan rapat koordinasi antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, bersama dengan organisasi daerah (Orda) dan jajaran terkait, di Ruang Sidang Balai Kota Malang, Selasa (27/06/2023) sore. Hal tersebut dilakukan, pasca terjadinya bentrokan di sebuah kafe di Kabupaten Malang hingga berujung sweping ke wilayah Kota Malang, Minggu (25/06/2023) lalu.</p>



<p>Atas kejadian tersebut, Ketua Keluarga Besar Indonesia Timur Bersatu Malang Raya, Moses Christian, mengatakan jika pihaknya akan memasrahkan sepenuhnya kepada aparat yang berwajib. Pihaknya hanya bisa mengimbau, kepada para anggotanya untuk menahan diri.</p>



<p>“Untuk semuanya, tolong menahan diri. Menahan supaya tidak ada lagi keramaian-keramaian. Kami pasrahkan semua kepada aparat terkait untuk bekerja. Kami berdoa supaya segera ditangkap pelakunya,” kata Christian, seusai melakukan rapat koordinasi antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.</p>



<p>Kemudian, dikatakannya jika kejadian yang belakangan ini terjadi, menurutnya adalah spontanitas yang dipengaruhi akibat minuman keras (Miras). Karena itu, akan dilakukan antisipasi dan minimalisir kejadian-kejadin tersebut.</p>



<p>“Kita sudah minimalisir tawuran dengan mereka sendiri. Sudah kita antisipasi dan minimalisir. Ke depan koordinasi dengan aparat supaya adik-adik beli miras jangan dikasih. Dari daerah yang didatangkan untuk dijual di sini kita akan minimalisir,” ujarnya.</p>



<p>Tidak hanya itu, pihaknya juga akan menyatukan para anggotanya dalam organisasi yang dimiliki. Terlebih, mereka adalah mahasiswa yang dituntut untuk belajar dan menimba ilmu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Saya harap mereka bisa mengatur dan menempatkan diri, dimana mereka tinggal supaya dekat dengan masyarakat. Mereka di sini sekolah, tidak semua orang timur di sini melakukan ini. Jangan anggap kelakukan semua orang timur di sini bermasalah,” lanjutnya.</p>



<p>Lebih lanjut pihaknya juga akan memberikan advokasi, kepada keluarga korban. Dimana telah disiapkan sembilan penasehat hukum untuk melakukan pendampingan terhadap kasus tersebut, mulai dari awal sampai akhir di penyidikan nanti.</p>



<p>Sementara itu, Wali Kota Malang, Sutiaji, mengimbau kepada seluruh warga Kota Malang untuk selalu waspada pada bola liar ataupun hoaks. Selain itu, pihaknya juga mempercayakan sepenuhnya kepada pihak berwajib untuk segera melakukan pengurusutan dan tindakan tegas.</p>



<p>“Perlu saya sampaikan bahwa saat ini persoalan sudah clear, tidak ada masalah apa-apa. Artinya, kejadian kemarin kita serahkan sepenuhnya kepada aparat yang berwajib. Tentu kami memohon kepada pihak berwenang untuk segera diusut, dan segera ada tindakan tegas,” jelas Wali Kota Sutiaji.</p>



<p>Pihaknya juga mengapresiasi kepada keluarga dari Indonesia Timur, yang berencana memberikan pendampingan dan advokasi kepada korban pembunuhan tersebut. &#8220;Mudah-mudahan ini menjadi keniscayaan bagi mereka dan saya penuh keyakinan bahwa masyarakat Kota Malang adalah masyarakat yang damai, sejuk, ramah, dan kami menunjukkan salam satu jiwa, bahwa jiwa kita adalah satu Indonesia,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191984</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Respon Aksi Bentrokan dan Sweping, Wali Kota Sutiaji Ingatkan Kondusifitas dan Norma</title>
		<link>https://memontum.com/respon-aksi-bentrokan-dan-sweping-wali-kota-sutiaji-ingatkan-kondusifitas-dan-norma</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jun 2023 08:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi]]></category>
		<category><![CDATA[bentrokan,]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kondusifitas]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[norma]]></category>
		<category><![CDATA[respon]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[sutiaji]]></category>
		<category><![CDATA[sweping]]></category>
		<category><![CDATA[wali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191877</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Aksi sweping yang sempat terjadi paska bentrokan di sebuah kafe di wilayah Kabupaten Malang hingga ke wilayah Kota Malang, pada Minggu (25/06/2023) kemarin, menuai perhatian serius Wali Kota Malang, Sutiaji. Menanggapi aksi itu, dirinya mengimbau untuk tetap menjaga kondusifitas Kota Malang dan mematuhi norma-norma yang berlaku. Orang nomor satu di lingkungan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Aksi sweping yang sempat terjadi paska bentrokan di sebuah kafe di wilayah Kabupaten Malang hingga ke wilayah Kota Malang, pada Minggu (25/06/2023) kemarin, menuai perhatian serius Wali Kota Malang, Sutiaji. Menanggapi aksi itu, dirinya mengimbau untuk tetap menjaga kondusifitas Kota Malang dan mematuhi norma-norma yang berlaku.</p>



<p>Orang nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, itu menyampaikan jika mahasiswa Unitri tersebut juga sebagai bagian dari Negara Indonesia. Sehingga, sudah seharusnya tidak melakukan kegiatan yang kontraproduktif atau merusak.</p>



<p>“Warga Kota Malang sendiri sudah arif dan bijak dalam bertindak. Semalam sudah sampai dilakukan pertemuan. Pagi ini juga sudah dilakukan pertemuan dari masing-masing mahasiswa dan telah dilakukan apel bersama di Unitri, untuk menjaga situasi yang kondusif ini,” ujar Wali Kota Sutiaji, Senin (26/06/2023) tadi.</p>



<p>Kemudian, tambah Wali Kota Sutiaji, agar budaya atau kebiasaan yang tidak baik dan melanggar norma-norma yang berlaku, juga tidak dilakukan. Meskipun, kegiatan tersebut mungkin dianggap baik dalam konteks tertentu, namun jika itu melanggar norma di wilayah Kota Malang, maka kegiatan tersebut tidak boleh dilakukan.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>“Perlu diingat, jangan sampai mengganggu orang lain. Jika itu mengganggu orang lain, maka pihak yang melakukan kegiatan akan berurusan dengan aparat keamanan. Karena norma itu, apa yang terjadi di sana di kelompoknya baik, tapi kalau di sini tidak baik, ya jangan dilakukan,” jelasnya.</p>



<p>Tidak hanya itu, pihaknya juga menekankan bahwa mahasiswa tersebut merupakan anak bangsa yang perlu diingatkan dan dididik dengan baik. Walaupun ada yang melakukan kesalahan, perlu untuk dibantu agar memperbaiki diri.</p>



<p>“Mereka itu juga anak bangsa dan perlu kita ingatkan. Jangan terus kita apriori. Tapi, harus tetap kita ingatkan,” lanjutnya.</p>



<p>Sementara itu, terkait dengan perangkat wilayah setempat, baik RT maupun RW, menurutnya sudah berjalan dengan baik. Di mana mereka (perangkat wilayah) sudah meminta untuk tidak ada tindakan sweeping yang dilakukan oleh siapa pun. Kecuali dari pihak berwenang yang memang diperlukan.</p>



<p>“Pemerintah tidak akan tinggal diam jika ada pihak yang melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. Pemerintah juga akan melibatkan masyarakat dalam mencari pelaku dan melakukan penertiban di tempat-tempat yang menjadi sumber kerusuhan. Untuk konkretnya organisasi daerah nya nanti mau kita kumpulkan,” imbuhnya.<strong> (rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191877</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
