<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>tabrak &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tabrak/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Mar 2026 16:24:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>tabrak &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Tabrak Pembatas Jalan, Dua Pemuda Asal Waru Pamekasan Meninggal Dunia</title>
		<link>https://memontum.com/tabrak-pembatas-jalan-dua-pemuda-asal-waru-pamekasan-meninggal-dunia</link>
					<comments>https://memontum.com/tabrak-pembatas-jalan-dua-pemuda-asal-waru-pamekasan-meninggal-dunia#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2026 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[jalan]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[pembatas]]></category>
		<category><![CDATA[pemuda]]></category>
		<category><![CDATA[tabrak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231271</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Pengendara motor Honda Vario Nopol M 4637 CT, yang dikendarai Samsul Zainal (19) yang membonceng Halimatus Sa&#8217;diyah (18), keduanya warga Desa Bajur, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Desa Tagangser Daya, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Kamis (26/03/2026) tadi. Akibat kejadian itu, keduanya meninggal dunia di lokasi kejadian. Kapolres [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Pengendara motor Honda Vario Nopol M 4637 CT, yang dikendarai Samsul Zainal (19) yang membonceng Halimatus Sa&#8217;diyah (18), keduanya warga Desa Bajur, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Desa Tagangser Daya, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Kamis (26/03/2026) tadi. Akibat kejadian itu, keduanya meninggal dunia di lokasi kejadian.</p>



<p>Kapolres Pamekasan melalui Kasi Humas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama, menjelaskan bahwa sebelum kejadian, motor Honda Vario yang dikendarai korban hilang kendali dan menabrak pembatas jalan. &#8220;Saat melintasi jalan tanjakan di lokasi kejadian, pengendara diduga kehilangan kendali dan menabrak pembatas jalan di sebelah kiri. Akibat benturan keras tersebut, baik pengendara maupun penumpang terjatuh dan mengalami luka hingga meninggal dunia ditempat. Keduanya berstatus satu keluarga atau sepupu,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menanggapi peristiwa memilukan ini, Ipda Evan menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Dirinya juga memberikan imbauan tegas kepada seluruh pengguna jalan, agar selalu waspada dan berhati-hati saat berkendara.</p>



<p>&#8220;Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pengendara roda dua, agar selalu meningkatkan kewaspadaan terutama saat melintasi jalur yang memiliki kontur tanjakan, turunan atau tikungan tajam. Pastikan kondisi fisik fit dan kendaraan dalam keadaan prima guna menghindari kelalaian yang berakibat fatal,&#8221; imbaunya. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/tabrak-pembatas-jalan-dua-pemuda-asal-waru-pamekasan-meninggal-dunia/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231271</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tabrak Tiang Listrik Roboh, Warga Palengaan Pamekasan Meninggal Dunia</title>
		<link>https://memontum.com/tabrak-tiang-listrik-roboh-warga-palengaan-pamekasan-meninggal-dunia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Oct 2025 07:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Listrik]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[palengaan]]></category>
		<category><![CDATA[roboh,]]></category>
		<category><![CDATA[tabrak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227250</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Nasib nahas menimpa MH (37), warga Dusun Londalem, Desa Palengaan Daja, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Kamis (30/10/2025) sekitar pukul 00.30. Saat itu, MH mengendarai motor listrik ber Nopol M 5144 VU, dan menabrak tiang listrik roboh yang melintang di tengah jalan. Kasi Humas Polres Pamekasan, AKP Jupriadi, mengatakan bahwa kejadian itu baru [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Nasib nahas menimpa MH (37), warga Dusun Londalem, Desa Palengaan Daja, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Kamis (30/10/2025) sekitar pukul 00.30. Saat itu, MH mengendarai motor listrik ber Nopol M 5144 VU, dan menabrak tiang listrik roboh yang melintang di tengah jalan.</p>



<p>Kasi Humas Polres Pamekasan, AKP Jupriadi, mengatakan bahwa kejadian itu baru diketahui warga sesaat setelah korban sudah dalam kondisi tergeletak. &#8220;Warga mendapati korban dengan sepeda motornya masih tergeletak. Warga belum membantu karena khawatir tersengat listrik,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Karena takut masih terdapat aliran listrik, tambahnya, warga kemudian menghubungi petugas PLN agar dilakukan pemadaman listrik. &#8220;Setelah listrik dipastikan padam, kemudian warga mengevakuasi korban ke rumah duka,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>AKP Jupriadi menegaskan, bahwa korban murni mengalami kecelakaan setelah menabrak tiang listrik lalu meninggal dunia, bukan karena tersengat arus listrik. &#8220;Tidak tersengat, tetapi menabrak tiang. Korban kemudian dikebumikan sekira pukul 05.00,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Pihak keluarga korban sendiri, menerima kejadian ini sebagai murni kecelakaan.</p>



<p>Manajer PLN ULP Pamekasan, Agus Riadi, menambahkan bahwa korban meninggal karena menabrak tiang listrik dan bukan karena tersengat arus. Sementara pihak PLN ULP Pamekasan, juga sudah memperbaiki tiang yang roboh serta sudah takziyah ke rumah duka.</p>



<p>&#8220;Kami di rumah duka. Tim sudah proses perbaikan,&#8221; terangnya kepada Memontum.com. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227250</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tabrak PMK 2021, Laporan Penggunaan DBHCHT Dua Dinas di Kabupaten Malang senilai Rp 2,3 Miliar Ditolak</title>
		<link>https://memontum.com/tabrak-pmk-2021-laporan-penggunaan-dbhcht-dua-dinas-di-kabupaten-malang-senilai-rp-23-miliar-ditolak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 May 2025 10:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[DBHCHT]]></category>
		<category><![CDATA[ditolak]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[laporan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[miliar]]></category>
		<category><![CDATA[penggunaan]]></category>
		<category><![CDATA[senilai]]></category>
		<category><![CDATA[tabrak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221918</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Kabar tidak sedap menerpa dua dinas pengguna alokasi dana bagi hasil cukai dan hasil tembakau (DBHCHT) di Kabupaten Malang. Dalam laporan penggunaan DBHCHT tahun 2024, diketahui bahwa dua dinas yakni Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Malang dan Dinas Sosial Kabupaten, ditolak alias tidak diakomodasi untuk laporan penggunaan anggarannya. Laporan penggunaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Kabar tidak sedap menerpa dua dinas pengguna alokasi dana bagi hasil cukai dan hasil tembakau (DBHCHT) di Kabupaten Malang. Dalam laporan penggunaan DBHCHT tahun 2024, diketahui bahwa dua dinas yakni Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Malang dan Dinas Sosial Kabupaten, ditolak alias tidak diakomodasi untuk laporan penggunaan anggarannya.</p>



<p>Laporan penggunaan anggaran sendiri, berlangsung akhir Maret 2025 lalu. Sementara dasar penolakan, karena dinilai melanggar alias menabrak Peraturan Menteri Keuangan (PMK), sebagaimana tertuang dalam Nomor 215 /PMK.07 /2021 Tentang Penggunaan, Pemantauan dan Evaluasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau.</p>



<p>Adapun rincian penggunaan yang ditolak, yakni pembelian mobile videotron senilai Rp 2,174 miliar yang dilakukan oleh Satpol PP Kabupaten Malang. Sementara sisanya atau sekitar Rp 193 juta, adalah bantuan biaya usaha yang dilakukan Dinsos Kabupaten Malang. Akibat penolakan itu, pemerintah pusat menganggap bahwa dana sebesar Rp 2,3 miliar, masih dianggap sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa).</p>



<p>Sementara yang menarik, dua poin yang tidak diakomodir itu telah direalisasikan di tahun 2024. Seperti keberadaan mobile videotron, telah ada dan sempat terparkir di halaman kantor dinas dan digunakan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sekretaris Satpol PP Kabupaten Malang, Teddy Wiryawan Priambodo, saat dikonfirmasi membenarkan mengenai realita itu. Hanya saja, hingga kini pihaknya masih mengupayakan mengenai laporan penggunaan yang sudah terlaksana itu ke pusat. Termasuk, masih terus melakukan koordinasi dengan Sekretariat DBHCHT Kabupaten Malang (Sumber Daya Alam (SDA) Setda Kabupaten Malang).</p>



<p>&#8220;Kita tetap upayakan (selesaikan, red). Apalagi, itu menjadi Silpa. Ini masih terus kota bahas dan kita terus koordinasi dengan Sekretariat DBHCHT,&#8221; kata Teddy, seusai membuka pelaksanaan sosialisasi di Aula Satpol PP Kabupaten Malang, Jumat (09/05/2025) tadi.</p>



<p>Saat disinggung mengenai pengembalian anggaran karena pembelian mobile videotrone sudah terealisasi, Teddy mengaku bahwa pihaknya belum sampai membahas sejauh itu. Termasuk, langkah tersebut juga bukan menjadi ranah dirinya.</p>



<p>&#8220;Tidak tahu soal itu (mengembalikan anggaran, red). Karena ini masih Silpa dan jika harus mengembalikan bukan ranah kami. Yang pasti, mobile atau truk sudah ada dan bahkan sempat mendapatkan penghargaan dari pelaksanaan sosialisasi dengan truk itu,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Masih menurut Teddy, bahwa kendaraan itu juga mendukung pelaksanaan sosialisasi. Termasuk, efektif dalam menjangkau untuk digunakan penegakan hukum.</p>



<p>&#8220;Kendaraan itu untuk penegakan hukum di titik-titik yang tidak bisa dijangkau. Bahkan, kami sendiri yang melakukan pengoperasionalan dan tidak ada kendala,&#8221; ujarnya. <strong>(sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221918</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cerita Warga di Insiden KA Kertanegara Tabrak Truk di Kediri, Masinis Tergencet 15 Sak Pupuk</title>
		<link>https://memontum.com/cerita-warga-di-insiden-ka-kertanegara-tabrak-truk-di-kediri-masinis-tergencet-15-sak-pupuk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Mar 2025 11:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[insiden]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kertanegara,]]></category>
		<category><![CDATA[masinis]]></category>
		<category><![CDATA[tabrak]]></category>
		<category><![CDATA[tergencet]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220089</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Sejumlah warga Desa Branggahan, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, turut menjadi saksi insiden kecelakaan Kereta Api (KA) Kertanegara yang bertabrakan dengan truk muatan pupuk di perlintasan rel tanpa palang pintu diantara Stasiun Kras &#8211; Ngadiluwih, Senin (10/03/2025) tadi. Bahkan, tidak sedikit sejumlah warga turut melakukan evakuasi masinis KA Kertanegara, yang kondisinya tergencet dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Sejumlah warga Desa Branggahan, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, turut menjadi saksi insiden kecelakaan Kereta Api (KA) Kertanegara yang bertabrakan dengan truk muatan pupuk di perlintasan rel tanpa palang pintu diantara Stasiun Kras &#8211; Ngadiluwih, Senin (10/03/2025) tadi. Bahkan, tidak sedikit sejumlah warga turut melakukan evakuasi masinis KA Kertanegara, yang kondisinya tergencet dan tertimbun belasan sak pupuk.</p>



<p>&#8220;Kondisi masinis sempat tertimbun oleh pupuk. Bahkan, ada setidaknya 15 sak pupuk di dalam ruang masinis,&#8221; ujar warga Desa Branggahan, Jojon.</p>



<p>Ditambahkan Jojon, insiden kecelakaan kereta api dengan truk muatan pupuk itu terdengar jelas dari rumahnya. Sangking kerasnya, suara benturan itu seperti layaknya dentuman bom.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kejadiannya sekitar 10.30 dan terdengar suara begitu keras. Sehingga, saya langsung lari dan ternyata ada kereta menabrak truk muatan pupuk,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Ditambahkannya, warga sekitar pun kemudian bergotong royong, untuk menyingkirkan belasan pupuk yang menimbun tiga orang di lokomotif masinis. &#8220;Satu orang luka-luka, satunya kaki luka tergencet dan mungkin patah tulang. Sementara satunya juga luka-luka,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan, insiden kecelakaan KA Kertanegara menabrak truk bermuatan pupuk, terjadi di perlintasan rel tanpa palang pintu antara Stasiun Kras &#8211; Ngadiluwih, Kabupaten Kediri. Akibat kejadian itu, truk mengalami ringsek, sedangkan KA Kertanegara terhenti setelah melaju sejauh 500 meter. Akibat kecelakaan itu, sopir truk dalam kondisi kritis dan masinis luka-luka. <strong>(pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220089</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Manager Humas Daop 7 Madiun Sesalkan Insiden KA Kertanegara Tabrak Truk Bermuatan Pupuk di Kediri</title>
		<link>https://memontum.com/manager-humas-daop-7-madiun-sesalkan-insiden-ka-kertanegara-tabrak-truk-bermuatan-pupuk-di-kediri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Mar 2025 10:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[bermuatan]]></category>
		<category><![CDATA[insiden]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kertanegara,]]></category>
		<category><![CDATA[Madiun]]></category>
		<category><![CDATA[manager]]></category>
		<category><![CDATA[sesalkan]]></category>
		<category><![CDATA[tabrak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220080</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun sangat menyayangkan adanya insiden KA Kertanegara jurusan Malang-Purwokerto, yang mengalami kecelakaan di perlintasan tanpa palang di Jalur Pelintasan Langsung 267, Kilometer 174+816, antara Stasiun Kras-Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Senin (10/03/2025) tadi. Terlebih, lokasi merupakan perlintasan sebidang resmi tak terjaga. “Adapun kronologi kejadiannya adalah pada pukul [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun sangat menyayangkan adanya insiden KA Kertanegara jurusan Malang-Purwokerto, yang mengalami kecelakaan di perlintasan tanpa palang di Jalur Pelintasan Langsung 267, Kilometer 174+816, antara Stasiun Kras-Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Senin (10/03/2025) tadi. Terlebih, lokasi merupakan perlintasan sebidang resmi tak terjaga.</p>



<p>“Adapun kronologi kejadiannya adalah pada pukul 16.54 WIB. Pusat Pengendali Operasi KA (Pusdalopka) menerima informasi dari Awak Sarana Perkeretaapian atau Masinis KA Singasari (KA 149) relasi dari Stasiun Blitar-Pasarsenen, bahwa KA-nya telah tertemper (tabrakan, red) mobil di JPL 205. JPL tersebut merupakan perlintasan sebidang resmi tak terjaga di KM 126+8 petak jalan antara Stasiun Blitar-Stasiun Rejotangan,” kata Manager Humas Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul.</p>



<p>Ditambahkannya, pihaknya sangat menyesalkan peristiwa itu terjadi. Karenanya, upaya peningkatan keselamatan akan terus dilakukan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Insiden temperan di wilayah Daop 7 Madiun pada Senin (10/03/2025), sangat kami sesalkan. Dan kami akan melaksanakan upaya-upaya peningkatan keselamatan pada perlintasan sebidang, sesuai arahan Vice President Daop 7 Madiun, Suharjono,” terang Zainul.</p>



<p>KAI Daop 7 Madiun juga kembali mengingatkan dan menekankan, bahwa berdasarkan UU No 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian Pasal 124, menyatakan kewajiban pengguna jalan yang berbunyi &#8216;Pada perpotongan sebidang antara jalur kereta api dan jalan, pemakai jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api&#8217;. Termasuk, UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 114 dan sanksinya termaktub dalam Pasal 296.</p>



<p>&#8220;KAI Daop 7 Madiun tidak akan segan-segan untuk melakukan proses hukum sesuai dengan aturan yang berlaku, apabila kejadian temperan yang menyebabkan terganggunya keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api. Bahkan, menimbulkan kerugian bagi perusahaan,&#8221; tegas Zainul, mengakhiri keterangannya. <strong>(pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220080</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kereta Api Kertanegara Tabrak Truk Bermuatan Pupuk di Kabupaten Kediri</title>
		<link>https://memontum.com/kereta-api-kertanegara-tabrak-truk-bermuatan-pupuk-di-kabupaten-kediri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Mar 2025 10:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[bermuatan]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kereta]]></category>
		<category><![CDATA[kertanegara,]]></category>
		<category><![CDATA[tabrak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220077</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Kereta Api (KA) Kertanegara jurusan Malang-Purwokerto mengalami kecelakaan di perlintasan tanpa palang di Jalur Pelintasan Langsung 267, Kilometer 174+816, antara Stasiun Kras-Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Senin (10/03/2025) tadi. KA Kertanegara tersebut menabrak truk yang membawa pupuk, Nopol AG 8154 GD yang dikemudikan Dafiq Ainul Fatoni (51), warga Desa Janti, Kecamatan Wates, Kediri dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Kereta Api (KA) Kertanegara jurusan Malang-Purwokerto mengalami kecelakaan di perlintasan tanpa palang di Jalur Pelintasan Langsung 267, Kilometer 174+816, antara Stasiun Kras-Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Senin (10/03/2025) tadi. KA Kertanegara tersebut menabrak truk yang membawa pupuk, Nopol AG 8154 GD yang dikemudikan Dafiq Ainul Fatoni (51), warga Desa Janti, Kecamatan Wates, Kediri dan kernet bernama Syaiful (46), warga Pesantren, Kediri, yang tengah melaju dari arah Timur ke Barat.</p>



<p>Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, baik KA maupun yang terlibat kecelakaan mengalami kerusakan yang cukup parah. Selain itu, masinis, pengemudi truk dan kernet menderita luka serius hingga harus dilarikan ke rumah sakit terdekat.</p>



<p>Kasat Lantas Polres Kediri, AKP I Made Jata Wiranegara, mengatakan bahwa kejadian kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 11.00. &#8220;Kecelakaan ini melibatkan KA Kertanegara jurusan Malang-Purwokerto, dengan identitas masinis atas nama Muhammad Nurvid (36). Sementara lawannya adalah truk bermuatan pupuk,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Made menambahkan, berdasarkan beberapa keterangan saksi, kendaraan truk melaju dari arah Timur ke Barat. Kemudian saat melintas di Jalur Perlintasan Sebidang Desa Seketi, Kecamatan Ngadiluwih, secara bersamaan melintas KA Kertanegara melaju dari Selatan ke Utara.</p>



<p>&#8220;Kemudian terjadilah kecelakaan di perlintasan sebidang,&#8221; jelasnya.</p>



<p>AKP Made mengungkapkan, dari keterangan saksi, sebenarnya pengemudi truk telah diingatkan oleh pengendara lainnya saat akan melintas di jalur perlintasan kereta api. Namun, peringatan itu tidak diindahkan hingga terjadilah kecelakaan.</p>



<p>&#8220;Saat ini kondisi korban dari sopir dan penumpang, masih dalam perawatan di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Gambiran. Masinis juga sedang perawatan,&#8221; tambahnya. <strong>(pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220077</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bus Wisata Asal Bali Tabrak sejumlah Pengendara di Kota Batu dan Sebabkan 4 Orang Meninggal</title>
		<link>https://memontum.com/bus-wisata-asal-bali-tabrak-sejumlah-pengendara-di-kota-batu-dan-sebabkan-4-orang-meninggal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jan 2025 13:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[pengendara]]></category>
		<category><![CDATA[sebabkan]]></category>
		<category><![CDATA[sejumlah]]></category>
		<category><![CDATA[tabrak]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218223</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Bus pariwisata Sakhindra Trans Nopol DK 7942 GB yang digunakan membawa rombongan Kunjungan Industri SMK TI Bali Global Badung, tujuan Semarang-Yogyakarta-Malang, mengalami kecelakaan lalu lintas di Kota Batu, Rabu (08/01/2025) tadi. Dari tampilan CCTV, terlihat bus melaju lumayan kencang dan menabrak beberapa mobil dan motor di sepanjang Jalan Imam Bonjol hingga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Bus pariwisata Sakhindra Trans Nopol DK 7942 GB yang digunakan membawa rombongan Kunjungan Industri SMK TI Bali Global Badung, tujuan Semarang-Yogyakarta-Malang, mengalami kecelakaan lalu lintas di Kota Batu, Rabu (08/01/2025) tadi. Dari tampilan CCTV, terlihat bus melaju lumayan kencang dan menabrak beberapa mobil dan motor di sepanjang Jalan Imam Bonjol hingga Jalan Patimura dan Jalan Ir Soekarno, tepat di depan SMPN 3 Beji Kota Batu.</p>



<p>Akibatnya kejadian itu, empat orang dikabarkan meninggal dunia dan beberapa orang harus menjalani perawatan. Sejumlah korban yang mengalami luka serius, adalah didominasi pengendara dari sepeda motor dan mobil yang ditabrak bus.</p>



<p>Diperoleh informasi, bahwa sore itu sejumlah kendaraan di lokasi itu lumayan ramai. Sementara di lokasi kejadian, kondisi jalannya sedikit menurun. Jalan tersebut juga merupakan jalan satu arah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Akibat kejadian itu, beberapa mobil dan motor nampak ringsek dan beberapa korban tergeletak di jalan. Bus sendiri baru berhenti setelah menabrak pohon di pinggir jalan. Belum diketahui pasti penyebab kecelakaan, namun dugaan awal akibat rem blong.</p>



<p>Petugas kepolisian sendiri saat ini masih terus melakukan penyelidikan dan pemeriksaan sejumlah saksi. Sementara itu, para korban sudah dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Hasta Brata Kota Batu.</p>



<p>Kapolres Kota Batu, AKBP Andi Yudha Pranata, mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan. &#8220;Untuk dugaan sementara, iya (rem blong). Ada empat korban meninggal dunia,&#8221; ujar AKBP Andi Yudha. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218223</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dihantam Truk Box, Warga Paiton Meninggal Jadi Korban Tabrak Lari di Jalur Pantura Probolinggo</title>
		<link>https://memontum.com/dihantam-truk-box-warga-paiton-meninggal-jadi-korban-tabrak-lari-di-jalur-pantura-probolinggo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Jun 2024 10:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[dihantam]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[paiton,]]></category>
		<category><![CDATA[Pantura]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[tabrak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210440</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Naas menimpa seorang pengendara motor Honda Vario Nopol N 3298 ND, yang diketahui bernama M Sahlehuddin Al Arobi (49), warga Dusun Pesisir, Desa Binor, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (08/06/2024) tadi. Korban meninggal dunia, setelah diduga menjadi korban tabrak lari saat melintas di Jalur Pantura Probolinggo-Situbondo atau tepatnya di Exit Tol Paiton [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Naas menimpa seorang pengendara motor Honda Vario Nopol N 3298 ND, yang diketahui bernama M Sahlehuddin Al Arobi (49), warga Dusun Pesisir, Desa Binor, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (08/06/2024) tadi. Korban meninggal dunia, setelah diduga menjadi korban tabrak lari saat melintas di Jalur Pantura Probolinggo-Situbondo atau tepatnya di Exit Tol Paiton Jalan Raya Desa Karanganyar, Kecamatan Paiton.</p>



<p>Seriusnya luka yang dialami korban, membuat nyawanya tidak berhasil ditolong. Sedangkan Truk Box yang diduga menjadi lawan tabrakan dengan korban, masih dalam pencarian petugas Laka Lantas Polres Probolinggo.</p>



<p>Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, Ipda Aditya Wikrama, mengatakan bahwa kejadian bermula saat kendaraan Truk Box tidak dikenal berjalan dari arah Barat ke Timur. Sesampainya di TKP, Truk Box diduga hendak mendahului kendaraan Minibus yang ada di depannya. Hanya saja, diduga karena kurang hati-hati, membuat kendaraan itu menabrak korban yang saat itu melintas di arah berlawan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Korban melaju dari arah Timur ke Barat, atau dari arah berlawanan. Sementara akibat kejadian itu, motor beserta pengendara jatuh di badan jalan sebelah Selatan,&#8221; ungkap Ipda Aditya.</p>



<p>Usai kejadian, tambahnya, kendaraan Truk Box yang tidak dikenal itu terus melaju ke arah Timur. Karenanya, kini pihaknya berkoordinasi dengan petugas jajaran Polres Situbondo, untuk melakukan pemberhentian kepada truk yang diduga terlibat Laka Lantas di Kecamatan Paiton.</p>



<p>&#8220;Akibat kecelakaan ini, korban pengendara motor mengalami luka dan meninggal di TKP. Sampai saat ini, masih belum ada perkembangan dari petugas jajaran Polres Situbondo,&#8221; tambahnya. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210440</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Satlantas Polresta Malang Kota Ungkap Pelaku Tabrak Lari di Dinoyo dan Penyebab Kejadian</title>
		<link>https://memontum.com/satlantas-polresta-malang-kota-ungkap-pelaku-tabrak-lari-di-dinoyo-dan-penyebab-kejadian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 May 2024 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[dinoyo]]></category>
		<category><![CDATA[kejadian]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[penyebab]]></category>
		<category><![CDATA[polresta]]></category>
		<category><![CDATA[Satlantas]]></category>
		<category><![CDATA[tabrak]]></category>
		<category><![CDATA[ungkap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209275</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pelaku tabrak lari di Jalan Raya MT Haryono, Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, pada Rabu (08/05/2024) pukul 04.05, berhasil diamankan oleh pihak Polresta Malang Kota. Pelakunya adalah pengemudi mobil Toyota Yaris, berinisial ACB (22), mahasiswa, asal Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Aristianto Budi Sutrisno, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pelaku tabrak lari di Jalan Raya MT Haryono, Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, pada Rabu (08/05/2024) pukul 04.05, berhasil diamankan oleh pihak Polresta Malang Kota. Pelakunya adalah pengemudi mobil Toyota Yaris, berinisial ACB (22), mahasiswa, asal Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.</p>



<p>Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Aristianto Budi Sutrisno, mengatakan bahwa ACB diduga sebagai pelaku tabrak lari terhadap pejalan kaki yang membawa gerobak sampah berinisial EP (57), petugas kebersihan, warga Jalan MT Haryono, Gang XVII, Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Usai menabrak korban, pelaku langsung tancap gas kabur. Karena mengalami sejumlah luka, korban dilarikan ke RS Unisma. Sementara itu, Unit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota melakukan pelacakan terhadap keberadaan pelaku.</p>



<p>Dari hasil penyelidikan, terduga pelaku diamankan pukul 11.30 siang saat berada di salah satu hotel, yang terletak di Jalan Puncak Borobudur, Kota Malang, pada hari itu juga. “Berdasarkan hasil pemeriksaan CCTV yang ada, kita dapat mengidentifikasi kendaraan tersebut. Jadi setelah kita melaksanan identifikasi kendaraan tersebut, didapati kendaraan berada di depan salah satu hotel. Kemudian di hotel tersebut, kita mencari pelaku maupun pengendara dari mobil tersebut,” ujarnya dalam pers rilis, Jumat (10/05/2024) tadi.</p>



<p>Dari sinilah, tambahnya, ACB berhasil diamankan dan dibawa ke Unit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota. Sementara dari hasil pemeriksaan, d bahwa pelaku saat itu sedang dalam kondisi pengaruh alkohol.</p>



<p>“Pelaku mengakui bahwa dia berada dalam pengaruh alkohol dan dia ketakutan usai menabrak. Karenanya, langsung melarikan diri,” kata Kompol Aris.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkannya, terhadap pelaku juga dilakukan cek urin untuk mengetahui apakah dalam pengaruh Narkoba. Namun, ternyata tidak didapati atau negatif Narkoba. “Tetapi yang bersangkutan memang dalam pengaruh alkohol,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Atas kejadian tersebut, pelaku dikenakan Pasal 312 dan Pasal 311 Ayat 3 Sub Pasal 310 Ayat 2, UU RI No 22 tahun 2009, tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Untuk hukuman penjara paling lama 3 tahun dan atau denda Rp 75 juta. “Korban sempat dirawat dua hari, menderita luka memar di kepala, kemudian luka di tangan kanan dan saat sudah pulang ke rumah. Korban juga sudah tercover oleh Jasaraharja,” ucapnya.</p>



<p>Kompol Aris mengimbau kepada masyarakat, agar jangan sampai terjadi kejadian yang serupa berikutnya. Apabila menemukan kecelakaan lalu lintas, maka wajib untuk melakukan pertolongan atau melaporkan pada petugas kepolisian. Karena akan ada ancaman hukuman apabila melakukan tabrak lari.</p>



<p>“Untuk itu kami mengimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan, agar tertib berlalu lintas dan jangan berkendara dalam pengaruh alkohol,” terangnya.</p>



<p>Sementara itu, ACB sendiri mengakui bahwa dirinya sedang dalam pengaruh alkohol. Dirinya juga mengatakan bahwa tidak bermaksud untuk bersembunyi di salah satu hotel.</p>



<p>“Saya hanya mengantarkan teman saya. Lalu saya ingin menyerahkan diri ke kepolisian. Di mobil, saya bersama teman saya. Saya pulang dari mengantarkan teman di daerah Jalan Tirto dan ke Apartemen Begawan. Saya hanya minum alkohol di salah satu kafe di Kota Malang,” ujar ACB. <strong>(rsy/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209275</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
