<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>tagana &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tagana/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 21 Nov 2023 07:18:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>tagana &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bantu Masyarakat dalam Antisipasi Kebencanaan, Bupati Hendy Launching Sahabat Tagana Jember</title>
		<link>https://memontum.com/bantu-masyarakat-dalam-antisipasi-kebencanaan-bupati-hendy-launching-sahabat-tagana-jember</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Nov 2023 10:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[kebencanaan,]]></category>
		<category><![CDATA[launching]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[tagana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=201933</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, secara resmi telah melaunching Sahabat Taruna Siaga Bencana (Tagana) di Lapangan Secaba Rindam V Brawijaya, Minggu (19/11/2023) tadi. Hal ini dilakukan, sebagai upaya Pemkab Jember untuk melatih para relawan dalam kesiapsiagaan serta kemampuan untuk membantu masyarakat saat terjadinya bencana. Meski cuaca saat itu sedang gerimis, seolah tidak menyurutkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, secara resmi telah melaunching Sahabat Taruna Siaga Bencana (Tagana) di Lapangan Secaba Rindam V Brawijaya, Minggu (19/11/2023) tadi. Hal ini dilakukan, sebagai upaya Pemkab Jember untuk melatih para relawan dalam kesiapsiagaan serta kemampuan untuk membantu masyarakat saat terjadinya bencana.</p>



<p>Meski cuaca saat itu sedang gerimis, seolah tidak menyurutkan sebanyak 1.240 perwakilan wilayah RT/RW dari total 8.348 Sahabat Tagama mengikuti apel. Para relawan ini, diharapkan siap dalam melakukan tugasnya karena bencana bisa terjadi kapan saja.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jember, Akhmad Helmi Luqman, mengatakan bahwa jumlah Sahabat Tagana akan terus bertambah karena pendaftaran terus berlanjut dan masyarakat bisa mendaftarkan diri melalui link https://s.id/sahabattaganajbr. Sahabat Tagana sendiri mempunyai tugas membantu pemerintah dan pemerintah daerah dalam melaksanakan penanggulangan bencana.</p>



<p>Dalam pelaksanaan, Sahabat Tagana akan dibekali pelatihan yang dilaksanakan di Secaba Rindam V Brawijaya. &#8220;Adapun tugas Sahabat Tagana yakni meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengurangan resiko bencana. Lalu, mengurangi resiko bencana di lokasi rawan bencana serta meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kemungkinan terjadi bencana,” kata Helmi.</p>



<p>Dalam hal ini, Bupati Hendy sangat mengapresiasi langkah dari Dinas Sosial yang bekerjasama dengan Secaba Rindam V Brawijaya. Oleh karena itu, dirinya menyerahkan penghargaan kepada Komandan Secaba Rindam V Brawijaya, Letkol Inf Agus Sutoro atas kontribusi pelaksanaan Apel Sahabat Tagana 2023.</p>



<p>Tidak hanya itu, Bupati Hendy juga menyerahkan penghargaan kepada Tagana Kabupaten Jember, atas kontribusi aktif terhadap penanggulangan korban bencana alam dan sosial baik di Kabupaten Jember, Tingkat Provinsi maupun Tingkat Nasional. Secara resmi, Bupati Hendy melaunching 8.348 orang Sahabat Tagana se-Kabupaten Jember yang ditandai dengan penyematan rompi secara simbolis dan penekanan tombol sirine didampingi Forkopimda.<strong>&nbsp;(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">201933</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Situbondo Berangkatkan Bantuan Personil hingga Logistik dan Petugas Kesehatan untuk Korban Awan Panas Semeru</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-situbondo-berangkatkan-bantuan-personil-hingga-logistik-dan-petugas-kesehatan-untuk-korban-awan-panas-semeru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Dec 2021 08:14:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[APG]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kabupaten Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[bupati situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[PMII Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[tagana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=159664</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Bupati Situbondo, Karna Suswandi, memberangkatkan puluhan personel gabungan untuk membantu penanganan dampak awan panas guguran (APG) Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Senin (06/12/2021). &#8220;Alhamdulillah, hari ini (Senin, red) kami berangkatkan personel dari Pusdalops BPBD, TAGANA (Dinas Sosial), Palang Merah Indonesia (PMI), Satpol PP dan Baznas, untuk membantu dampak bencana Gunung Semeru,&#8221; kata Bung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Bupati Situbondo, Karna Suswandi, memberangkatkan puluhan personel gabungan untuk membantu penanganan dampak awan panas guguran (APG) Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Senin (06/12/2021).</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, hari ini (Senin, red) kami berangkatkan personel dari Pusdalops BPBD, TAGANA (Dinas Sosial), Palang Merah Indonesia (PMI), Satpol PP dan Baznas, untuk membantu dampak bencana Gunung Semeru,&#8221; kata Bung Karna-sapaan bupati, seusai memberangkatkan personel gabungan dan bantuan paket sembako dari Pendopo Kabupaten Situbondo.</p>



<p>Ditambahkan Bung Karna, selain mengirim puluhan personel gabungan ke lokasi terdampak awan Gunung Semeru, Pemkab Situbondo juga mendirikan dapur umum untuk kebutuhan masyarakat. Untuk kebutuhan pendirian dapur umum, nantinya disiapkan beras 1,2 ton, mie, telur dan lauk pauk lainnya untuk masa enam hari ke depan.</p>



<p>&#8220;Semoga selama enam hari ke depan, status tanggap darurat bencana Gunung Semeru, sudah selesai. Jika memang tanggap darurat berlanjut, kami dari Pemkab Situbondo, akan terus membantu apa yang menjadi kebutuhan warga terdampak bencana,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Baca juga</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-dishub-kota-malang-petakan-titik-rawan-macet-di-pusat-perbelanjaan">Jelang Lebaran, Dishub Kota Malang Petakan Titik Rawan Macet di Pusat Perbelanjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wujudkan-kota-atraktif-dprd-trenggalek-sebut-pembangunan-harus-libatkan-semua-elemen">Wujudkan Kota Atraktif, DPRD Trenggalek sebut Pembangunan Harus Libatkan Semua Elemen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-salurkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-angin-kencang-di-gunungsari-tajinan">Pemkab Malang Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Gunungsari Tajinan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/nilai-investasi-capai-rp-250-miliar-pemkot-malang-kaji-proyek-kabel-bawah-tanah">Nilai Investasi Capai Rp 250 Miliar, Pemkot Malang Kaji Proyek Kabel Bawah Tanah</a></li>
</ul>


<p>Bupati Karna Suswandi menambahkan, dalam logistik yang dibawa bersama personil, juga dilengkapi seribu dos air minum kemasan dan satu truk tangki air bersih atau minum serta pakaian laik pakai. Kesemuanya, untuk diberikan kepada warga terdampak Gunung Semeru.</p>



<p>&#8220;Mudah-mudahan bantuan yang tidak seberapa ini, diharapkan mampu memberikan manfaat kepada warga korban bencana Gunung Semeru, yang terjadi pada Sabtu (04/12/2021) sore lalu,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Kepala Pelaksana BPBD Situbondo, Zainul Arifin, menjelaskan bahwa dari Pusdalops diberangkatkan sebanyak 10 orang personil dan seratus paket sembako dan logistik lainnya. Sedangkan dari Dinas Sosial, juga&nbsp; memberangkatkan 25 orang personil, dan paket Sembako. Termasuk paket Sembako dari Forum CSR Situbondo.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo, Dwi Herman Susilo, menyampaikan juga mengirim lima orang petugas kesehatan untuk membantu warga terdampak gunung api tersebut. &#8220;Selain tenaga kesehatan, kami juga mengirim satu unit ambulans, obat-obatan maupun vitamin, biskuit, makanan tambahan balita, susu SGM dan kebutuhan untuk kesehatan lainnya,&#8221; katanya. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159664</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Forkopimda, Tagana dan Masyarakat Ngadisari Probolinggo Tanam Rumput Vetiver Antisipasi Longsor Jalur Bromo</title>
		<link>https://memontum.com/forkopimda-tagana-dan-masyarakat-ngadisari-probolinggo-tanam-rumput-vetiver-antisipasi-longsor-jalur-bromo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Feb 2021 10:49:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[tagana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=133805</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Memasuki awal tahun 2021, intensitas hujan sangat tinggi dan cenderung lebih deras. Untuk mengantisipasi bahaya longsor di sepanjang jalan jalur wisata Bromo, tepatnya pada tebing yang ada di wilayah Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolingo, Forkopimka beserta masyarakat Desa Ngadisari, dan kelompok Tani juga Tagana (Taruna Siaga Bencana) Kecamatan Sukapura, menanam rumput [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Memasuki awal tahun 2021, intensitas hujan sangat tinggi dan cenderung lebih deras. Untuk mengantisipasi bahaya longsor di sepanjang jalan jalur wisata Bromo, tepatnya pada tebing yang ada di wilayah Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolingo, Forkopimka beserta masyarakat Desa Ngadisari, dan kelompok Tani juga Tagana (Taruna Siaga Bencana) Kecamatan Sukapura, menanam rumput vetiver, di sepanjang tebing yang ada di jalur jalan menuju wisata Bromo, Selasa (02/02) tadi.</p>
<p>Sebanyak 1000 bibit rumput Vetiver di sepanjang tebing tersebut dalam rangka mengantisipasi bahaya longsor di sepanjang jalur menuju wisata Bromo.</p>
<p>Ketua Komisi III, DPRD Kabupaten Probolinggo, Supoyo, mengatakan kegiatan ini patut di apresiasi, penanaman rumput vetiver, atau akar wangi yang di lakukan oleh Tagana kecamatan Sukapura, bekerja sama dengan Forkopimka Sukapura juga melibatkan masyarakat, serta kelompok Tani.</p>
<p>“Vetiver atau akar wangi ini merupakan tanaman yang punya akar kuat, selain cepat tumbuh, rumput Vetiver juga bisa menjadi sumber resapan air, dan juga bisa menjadi penahan longsor, terutama di wilayah jalur wisata Bromo, yang merupakan tebing curam dan mudah longsor. Dengan penanaman rumput Vetiver harapannya tebing dijalur wisata Bromo tidak mudah longsor,” jelas Supoyo.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://memontum.com/133783-mantan-wawali-probolinggo-serahkan-uang-pengganti-korupsi-gic-rp-775-juta">Mantan Wawali Probolinggo Serahkan Uang Pengganti Korupsi GIC Rp 775 Juta</a></strong></p>
<p>Dalam penanaman rumput Vetiver yang dilakukan oleh Tagana, hadir pula Forkopimka Sukapura, Danramil 0820/08 Sukapura dan jajaran, Polsek Sukapura, Pol PP Sukapura, Pemdes Ngadisari, Baper Progesif, Masyarakat Desa Ngadisari, serta Kelompok Tani Desa Ngadisari.</p>
<p>Camat Sukapura, Rochmad Widiarto, menyampaika sangat berterima kasih kepada Tagana Kecamatan Sukapura, serta semua jajaran dan elemen Pemerintahan yang ada di Kecamatan Sukapura yang selalu kompak selama ini.</p>
<p>“Untuk menjaga kelestarian alam, serta peduli dengan tanggap bencana, upaya antisipasi longsor, di musim penghujan khususnya di wilayah Desa Ngadisari utamanya disepanjang tebing menuju jalur wisata Bromo dalam rangka meminimalisir terjadinya bencana di lingkungan sekitar,” harapnya.<strong> (geo/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">133805</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Atasi Bencana Banjir, Tagana dan Warga Sidoarjo Gelar Simulasi</title>
		<link>https://memontum.com/atasi-bencana-banjir-tagana-dan-warga-sidoarjo-gelar-simulasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Mar 2018 17:57:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[siaga banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Simulasi]]></category>
		<category><![CDATA[tagana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/34352-atasi-bencana-banjir-tagana-dan-warga-sidoarjo-gelar-simulasi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8212; Ratusan warga mengalami luka-luka, dalam musibah bencana banjir di Kabupaten Sidoarjo. Sejumlah Tagana (Taruna Siaga Bencana) Jawa Timur berusaha menyelamatkan para korban, dengan pertolongan tanggap bencana. Aksi bencana banjir ini merupakan simulasi tanggap bencana di wilayah rawan banjir di Kecamatan Jabon sidoarjo seiring terjadinya bencana banjir. Kejadian tersebut karena adanya air kiriman,dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8212; Ratusan warga mengalami luka-luka, dalam musibah bencana banjir di Kabupaten Sidoarjo. Sejumlah Tagana (Taruna Siaga Bencana) Jawa Timur  berusaha menyelamatkan para korban, dengan pertolongan tanggap bencana. Aksi bencana banjir ini merupakan simulasi tanggap bencana di wilayah rawan banjir di Kecamatan Jabon sidoarjo seiring terjadinya bencana banjir.</p>
<p>Kejadian tersebut karena adanya air kiriman,dari wilayah Pasuruan menuju lima desa yang mengakibatkan ratusan  rumah warga terendam serta mengalami luka-luka akibat besarnya bencana banjir. Simulasi Kamis (29/3/2018) siang adalah serangkaian dari acara puncak, selama tiga hari kegiatan dipusatkan pada lapangan Koramil di Desa Dukuhsari, Jabon. Tidak hanya itu penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba poster, aktifitas sekaligus launching Mobil Smart untuk aksi sosial kemasyarakatan.  </p>
<p><div id="attachment_7441" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-7441" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/P_20180329_104611-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Wakil Bupati Sidoarjo,H.Nur Ahmad Syaifuddin,SH (baju batik) saat memberikan penghargaan pada anggota Tagana (gus)" width="650" height="366" class="size-full wp-image-34354" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/P_20180329_104611-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/P_20180329_104611-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/P_20180329_104611-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/P_20180329_104611-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-7441" class="wp-caption-text"><em><strong>Wakil Bupati Sidoarjo,H.Nur Ahmad Syaifuddin,SH (baju batik) saat memberikan penghargaan pada anggota Tagana (gus)</strong></em></p></div> </p>
<p>Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Dr.Sukesi.Apt.Mars mengatakan,sebanyak 60 personil petugas siaga bencana yang di bentuk,oleh Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur telah di terjunkan untuk menolong para warga yang terluka.Mereka satgas tagana mencoba memberikan pertolongan warga,dengan menanduh para korban untuk di bawa ke lokasi posko banjir serta memberikan logistik bagi korban banjir.Dari simulasi ini Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melantik ratusan anggota tagana diwialyah jabon,bertujuan untuk membantu para korban banjir.Pasalnya di wilayah jabon sendiri ada lima desa yang setiap enam bulan sekali,terendam banjir akibat hujan dan air kiriman dari sungai Bangil Tak,Pasuruan “ ucapnya</p>
<p>Dinas Sosial Propinsi Jawa Timur sengaja membentuk Kampung Siaga Bencana (KSB), merupakan model pendekatan penanggulan bencana berbasis masyarakat untuk berubah pola pikir dan pola tindak masyarakat dalam penanggulan bencana.Hal ini sebagai upaya mempersiapkan masyarakat,agar lebih mampu mengelola kerentanan,ancaman dan resiko diwilayahnya sesuai potensi lokal melalui proses perencanaan.Pihaknya sudah membentuk 31 kelompok satgas bencana,yang tersebar di beberapa Kabupaten di Jawa Timur salah satunya di Kabupaten Sidoarjo di tempatkan di wilayah Jabon.Karena potensi bencananya,cukup rawan termasuk semburan lumpur “ ungkap,Dr.Sukesi.Apt.Mars</p>
<p><div id="attachment_7442" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-7442" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/P_20180329_105042-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Kepala Dinas Sosial Propinsi Jawa Timur, Dr.Sukesi.Apt.Mars saat mengguting pita didampingi Wakil Bupati Sidoarjo,H.Nur Ahmad Syaifuddin,SH dilounchingkan mobil Mobil Smart untuk aksi social kemasyarakatan dihadiri forkopimka Jabon (gus)" width="650" height="366" class="size-full wp-image-34353" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/P_20180329_105042-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/P_20180329_105042-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/P_20180329_105042-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/P_20180329_105042-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-7442" class="wp-caption-text"><em><strong>Kepala Dinas Sosial Propinsi Jawa Timur, Dr.Sukesi.Apt.Mars saat mengguting pita didampingi Wakil Bupati Sidoarjo,H.Nur Ahmad Syaifuddin,SH dilounchingkan mobil Mobil Smart untuk aksi social kemasyarakatan dihadiri forkopimka Jabon (gus)</strong></em></p></div> </p>
<p>Wakil Bupati Sidoarjo,H.Nur Ahmad Syaifuddin,SH menjelaskan,pasukan Tagana ini perlu berasal dari Jabon,Sebanyak 1600 Tagana itu dari Propinsi Jawa Timur,tetapi kampong siaga bencana dari daerah.Kader-kader dari daerah dilatih,sehingga mereka terampil dan tahu apa yang harus dilakukan jika nantinya saat ada bencana.Tetapi bukan itu saja propinsi Jawa Timur,juga memberikan fasilitas sesuai kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan.” Kami sangat senang,bangga dan tetap bersinergi dengan semua pihak termasuk propinsi dalam mensikapi masalah bencana-bencana ini “,paparnya</p>
<p>Masih kata,cak Nur yang kerap di sapa,daerah rawan sebetulnya di sini Jabon juga ada.Sedangkan di Bungurasih,Waru juga ada kampong siaga bencana,akan tetapi bentukan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah).Tetapi kegiatan ini,adalah bentukan Propinsi Jawa Timur.Apapun alasannya,kita tetap bersinergi dengan propinsi.Semua siaga bencana dilakukan,namun yang lebih penting lagi bagaimana supaya tidak ada bencana lagi maupun banjir.Mensikapi persoalan banjir di Jabon,selalu memohon kepada propinsi agar ada program-program yang menyelesaikan persoalan banjir dikarenakan Jabon tersebut wilayah propinsi” terangnya</p>
<p>“ Adanya sungai Bangil Tak,Pasuruan berbatasan langsung dengan wilayah Jabon,Sidoarjo yang saat ini tidak terurus,an banyaknya bangunan ruma.Sebetulnya jika terurus dengan baik,bukan hanya menangani persoalan banjir saja.Tetapi menjadi potensi wisata,serta kebutuhan air dan sebagainya.Kami berharap mudah-mudahan propinsi,kedepan menjadi perhatian.Karena persoalan ini,tidak bisa dilakukan oleh Kabupaten Sidoarjo sendiri,dan harus dengan pihak propinsi serta pemerintah Kabupaten Pasuruan “,pungkasnya,Cak Nur <strong>(gus)    </strong>    </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">34352</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pamit Beli Jajan, Kejar Kucing, Balita Masuk Sumur</title>
		<link>https://memontum.com/pamit-beli-jajan-kejar-kucing-balita-masuk-sumur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Feb 2018 10:21:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[balita]]></category>
		<category><![CDATA[tagana]]></category>
		<category><![CDATA[tercebur sumur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/26760-pamit-beli-jajan-kejar-kucing-balita-masuk-sumur</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8212; Musibah menimpa bayi di bawah usia 5 tahun (balita), Jumat (16/2/2018) siang, saat mengejar kucing di sekitar sumur daerah Dusun Ketintang, Desa Pajaran, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Informasi dari Tagana Kabupaten Malang, Ali Usman menyebutkan, pukul 11.30, pihaknya menerima kabar musibah terceburnya seorang anak di sumur warga. &#8220;Kedalaman sekitar 10 meter. Informasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8212; Musibah menimpa bayi di bawah usia 5 tahun (balita), Jumat (16/2/2018) siang, saat mengejar kucing di sekitar sumur daerah Dusun Ketintang, Desa Pajaran, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.  </p>
<p>Informasi dari Tagana Kabupaten Malang, Ali Usman menyebutkan, pukul 11.30, pihaknya menerima kabar musibah terceburnya seorang anak di sumur warga.  </p>
<p>&#8220;Kedalaman sekitar 10 meter. Informasi di lapangan, korban mengejar atau bermain dengan kucing dekat sumur, &#8221; cerita Ali Usman, Jumat sore. </p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180216-WA0067-copy.jpg?resize=650%2C400&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="400" class="aligncenter size-full wp-image-26762" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180216-WA0067-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180216-WA0067-copy.jpg?resize=300%2C185&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180216-WA0067-copy.jpg?resize=600%2C369&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180216-WA0067-copy.jpg?resize=200%2C123&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Dicek ke lokasi, benar saja informasi itu. Musibah menimpa Muhammad Bagus Tri Setiawan, berusia 4 tahun, tercatat sebagai warga Desa Ronggo, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang. </p>
<p>Korban adalah putera dari pasangan suami istri, Abdul Suyono (53) dan Juartini (41). Kedua orangtua korban ini ketika kejadian, silaturahmi ke rumah warga bernama Sanaji di Ketintang Poncokusumo. Informasi lain, Suyono mengantarkan pijat. </p>
<p>Di dekat rumah itu, ada sebuah sumur tua yang lama tidak terpakai. Bibir sumur telah ditutup papan kayu. Informasi didapat Memontum.com, ada seorang saksi yang pertamakali mengetahui kejadian. Yakni Siti (43) warga setempat. </p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180216-WA0054-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-26761" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180216-WA0054-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180216-WA0054-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180216-WA0054-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180216-WA0054-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Sejak tersiar informasi musibah tersebut, anggota Polsek Poncokusumo, PMI Kabupaten Malang, BPBD Kabupaten Malang dan Tagana Kabupaten Malang serta anggota Koramil Poncokusumo mendatangi lokasi kejadian. </p>
<p>Sejumlah pihak saling bahu gotong royong berusaha mengevakuasi korban dari dalam sumur. Baru sekitar pukul 14.20, korban berhasil diangkat ke atas. Sayangnya, nyawa sang bocah tak terselamatkan.  </p>
<p>Menurut keterangan Mudji Utomo, anggota PMI Kabupaten Malang, informasi anggotanya di lokasi, bahwa korban sebelumnya telah berpamitan kepada orangtuanya untuk membeli makanan ringan.  </p>
<p>Siang itu, bocah 4 tahun pamit beli makanam dan tidak kunjung kembali. Barulah kekuatiran muncul di benak orangtua karena melihat papan penutup sumur kondisi rusak.  </p>
<p>&#8220;Bersama-sama rekan lainnya kami mengevakuasi korban, butuh waktu 15 menitan, kejadian diketahui setelah terlihat papan kayu penutup sumur kondisi rusak, &#8221; ungkap Mudji Utomo kepada <a href="https://memontum.com" rel="noopener" target="_blank">Memontum.com</a>. <strong>(sos) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">26760</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kemensos Instruksikan Hadapi Cuaca Ekstrem, Antisipasi Harus Dilakukan Sejak Dini</title>
		<link>https://memontum.com/kemensos-instruksikan-hadapi-cuaca-ekstrem-antisipasi-harus-dilakukan-sejak-dini</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Nov 2017 13:11:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[kemensos]]></category>
		<category><![CDATA[tagana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/6953-kemensos-instruksikan-hadapi-cuaca-ekstrem-antisipasi-harus-dilakukan-sejak-dini</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8212; Kurang lebih 35.766 personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) disiagakan Kementerian Sosial menyusul semakin meningkatnya intensitas curah hujan di berbagai wilayah di Indonesia saat ini. Tagana yang sudah tersebar di seluruh Indonesia tersebut siap dikerahkan guna membantu evakuasi dan penanganan korban bencana alam akibat cuaca ekstrem. Selain Tagana juga telah siap sahabat Tagana [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8212; Kurang lebih 35.766 personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) disiagakan Kementerian Sosial menyusul semakin meningkatnya intensitas curah hujan di berbagai wilayah di Indonesia saat ini. </p>
<p>Tagana yang sudah tersebar di seluruh Indonesia tersebut siap dikerahkan guna membantu evakuasi dan penanganan korban bencana alam akibat cuaca ekstrem. Selain Tagana juga telah siap sahabat Tagana yang kini berjumlah 63.140 juga turut disiagakan juga.  </p>
<p>&#8220;Tidak ada yang ingin bencana terjadi, tapi bagaimanapun antisipasi dan kewaspadaan harus tetap dilakukan. Tagana selalu siap diterjunkan kapanpun dibutuhkan. Maksimal satu jam setelah kejadian harus sudah berada di lokasi,&#8221; ungkap Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa disela-sela pemberian santunan korban meninggal longsor Jember, Jum&#8217;at (17/11) pagi.  </p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Khofifah menyerahkan santunan kematian secara langsung kepada tiga ahli waris korban meninggal atas nama Sauful Bahri (35), Yuliyana (24), dan Faris (5). Masing-masing memperoleh santunan sebesar Rp15 juta. Ketiganya adalah warga Desa Jambesari, Kecamatan Sumber Baru, Kabupaten Jember yang terkena korban bencana.  </p>
<p>Seperti diketahui, longsor terjadi di Dusun Kedungliyer dan Dusun Krajan, Desa Jambesari, Kecamatan Sumber Baru, Jember, 16 Oktober lalu. Titik lokasi berada di lereng Pegunungan Argopuro. </p>
<p>Khofifah mengungkapkan, Tagana yang disiagakan Kemensos tidak sekedar memiliki kemampuan evakuasi saat bencana, namun juga layanan psikososial. Kurang lebih terdapat sebanyak 7.040 orang Tagana Psikososial yang selalu siap. </p>
<p>&#8220;Untuk para korban juga ada pemenuhan kebutuhan-kebutuhan trauma healing dan trauma counseling, lewat layanan dukungan psikososial tersebut dan juga bimbingan,&#8221; ujarnya. </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">6953</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
