<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>tahanan kabur &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tahanan-kabur/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 03 May 2020 10:22:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>tahanan kabur &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Maling Sakti Lumajang Kabur Gunakan Tas Kresek</title>
		<link>https://memontum.com/maling-sakti-lumajang-kabur-gunakan-tas-kresek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 May 2020 10:22:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Tempursari]]></category>
		<category><![CDATA[tahanan kabur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/113520-maling-sakti-lumajang-kabur-gunakan-tas-kresek</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Maling cengkeh yang tertangkap bulan lalu, ternyata bisa keluar alias kabur dari jeruji besi Polsek Tempursari Polres Lumajang. Hal ini tentu mencengangkan publik, pasalnya sang maling bisa keluar dari tahanan hanya dengan menggunakan tas kresek. Sakti bukan? Tersangka inisial &#8216;YS&#8217; (21) warga Desa Kaliuling Kecamatan Tempursari berhasil kabur dengan cara menggunakan tali [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Maling cengkeh yang tertangkap bulan lalu, ternyata bisa keluar alias kabur dari jeruji besi Polsek Tempursari Polres Lumajang. Hal ini tentu mencengangkan publik, pasalnya sang maling bisa keluar dari tahanan hanya dengan menggunakan tas kresek. Sakti bukan?</p>
<p>Tersangka inisial &#8216;YS&#8217; (21) warga Desa Kaliuling Kecamatan Tempursari berhasil kabur dengan cara menggunakan tali yang dirangkai dari kantong kresek. Ia ditangkap Polisi pada pertengahan April lalu akibat melakukan pencurian cengkeh kering di Desa Purworejo. Kapolsek Tempursari Iptu Nanang Sulistyo SH. Saat dikonfirmasi via WhatsApp pukul 10:55 sepertinya enggan berkomentar.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-113521" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200503-WA0043-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200503-WA0043-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200503-WA0043-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200503-WA0043-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200503-WA0043-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Sementara itu, Kabag Humas Polres Lumajang Ipda Catur Budi Bhaskara, Minggu (3/5/2020) siang. Membenarkan terkait kejadian tersebut. &#8220;Infonya sama dengan berita yang sudah ber edar,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu, kabar yang beredar seorang tahanan Mapolsek Tempursari kabur dengan membuka jeruji besi, menggunakan tali yang dia rangkai dari kantong kresek. Tali tersebut diikatkan dan diputar sehingga jeruji itu melengkung dan akhirnya ia berhasil melarikan diri.</p>
<p>Aksi Pelaku dilakukan pada dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Dia bengkokkan jeruji besi tahanan dengan kantong kresek. Hingga menyisakan ruang yang cukup untuk badan pelaku keluar dari ruang tahanan.<strong> (adi/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">113520</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pengadilan Bangkalan Gempar, Tahanan Kabur Ditembak Polisi</title>
		<link>https://memontum.com/pengadilan-bangkalan-gempar-tahanan-kabur-ditembak-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Jan 2020 14:32:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[ditembak]]></category>
		<category><![CDATA[PN Bangkalan]]></category>
		<category><![CDATA[tahanan kabur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/105322-pengadilan-bangkalan-gempar-tahanan-kabur-ditembak-polisi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bangkalan &#8211; Budi Suyono salah satu tahanan Rutan Kelas llB Bangkalan harus menerima timah panas polisi. Pasalnya, ia berusaha melarikan diri saat akan memasuki ruang sidang siang tadi, Kamis (30/1/2020). Tahanan dengan perkara kasus narkotika ini berniat melarikan diri saat penjagaan di sekitar mulai lengah. Dengan tangan masih diborgol, ia kabur melalui pintu belakang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bangkalan</strong> &#8211; Budi Suyono salah satu tahanan Rutan Kelas llB Bangkalan harus menerima timah panas polisi. Pasalnya, ia berusaha melarikan diri saat akan memasuki ruang sidang siang tadi, Kamis (30/1/2020). Tahanan dengan perkara kasus narkotika ini berniat melarikan diri saat penjagaan di sekitar mulai lengah. Dengan tangan masih diborgol, ia kabur melalui pintu belakang kantor pengadilan negeri Bangkalan.</p>
<p>Wakil ketua Pengadilan Negeri Bangkalan, M Baginda Rajoko mengatakan tahanan tersebut memang telah merencanakan aksi tersebut. Beruntung petugas dengan sigap menangkapnya kembali meski harus melarikan satu tembakan di kaki Budi.</p>
<p>&#8220;Iya betul, itu sudah direncanakan oleh tahanan tersebut. Petugas berhasil menangkapnya di semak belakang setelah mengeluarkan tembakan peringatan tidak digubris maka petugas memberikan tindakan tegas terukur,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Diketahui, dalam sidang kali ini diagendakan untuk pemeriksaan terdakwa. Namun, sidang terpaksa di tunda karena terdakwa berada di RSUD Syamrabu untuk mendapat pertolongan pasca penembakan tersebut.</p>
<p>&#8220;Sudah dalam perawatan, tadi dibawa ke RSUD Syamrabu,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Diakuinya, penjagaan siang tadi telah dilakukan dengan ketat seperti biasanya. Dengan adanya kejadian tersebut, pihaknya akan memperketat penjagaan dan juga akan lebih berhati-hati.</p>
<p>&#8220;Tadi penjagaan sudah ketat. Ini sebagai koreksi juga untuk lebih memperketat penjagaan dan juga lebih berhati-hati kedepan,&#8221; pungkasnya. <strong>(Isn/nhs/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">105322</post-id>	</item>
		<item>
		<title>4 Tersangka Tahanan Kabur Ditembak, Bayu Mau Kabur ke Jakarta</title>
		<link>https://memontum.com/4-tersangka-tahanan-kabur-ditembak-bayu-mau-kabur-ke-jakarta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Dec 2019 11:28:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Malang Kota]]></category>
		<category><![CDATA[tahanan kabur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/102198-4-tersangka-tahanan-kabur-ditembak-bayu-mau-kabur-ke-jakarta</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Kota Malang &#8211; Satu persatu tahanan kabur narkoba yang telah membobol jeruji besi tahahan Polresta Malang Kota pada Senin (9/12/2019) pukul 01.00, akhirnya kembali berkumpul pada Minggu (15/12/2019) malam. Hal itu setelah Petugas Polresta Malang Kota membekuk Bayu Prasetyo (34) warga Jl Sumber Sekar Gang Dahlia, RT01/RW07, Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, pada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Kota Malang</strong> &#8211; Satu persatu tahanan kabur narkoba yang telah membobol jeruji besi tahahan Polresta Malang Kota pada Senin (9/12/2019) pukul 01.00, akhirnya kembali berkumpul pada Minggu (15/12/2019) malam.</p>
<p>Hal itu setelah Petugas Polresta Malang Kota membekuk Bayu Prasetyo (34) warga Jl Sumber Sekar Gang Dahlia, RT01/RW07, Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, pada Minggu (15/12/2019) pukul 10.00, di kawasan Jl Martadireja 1 No 871, Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.</p>
<p>Bahkan karena melawan petugas, Bayu terpaksa dihadiahi tembakan pada kedua kakinya. Dengan tertangkapnya Bayu ini maka pelarian 4 tahananan kabur, berakhir sudah. Mereka kini kembali berkumpul di balik heruji besi Polresta Malang Kota.</p>
<p>Saat dirilis pada Senin (16/12/2019) siang, ke empat tersangka terlihat kembali berkumpul. Andrian Fairi alias Yan (46) warga Jl Jodipan Wetan Gang I, Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, berhasil ditangkap.</p>
<p>Selasa (10/12/2019) pukul 00.30. Dia nekat kabur karena ingin menghadiri pernikahan anaknya pada 13 Desember 2019. Kaki nya terpaksa dilumpuhkan karena mencoba kabur dan melawan petugas.</p>
<p>Otak dari kaburnya para tahanan yakni Shokib Yulianto (39) warga Jl Jl MT Haryono XlV/ 22 Kel Dinoyo Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Rabu (11/12/2019) sekitar pukul 01.00, berhasil dibekuk di rumah kos di kawasan Desa Bandar Lor, Kecamatan Mojoroto, Kabupaten Kediri.</p>
<p>Shokib mengaku kabur karena ingin jenguk anaknya di pondok. Kedua kakinya terpaksa dilumpuhkan karena melawan petugas dan mencoba kabur.</p>
<p>Tersangka selanjutnya yakni Nur Kholis (29) warga Jl MT Haryono Gang XlV Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, yang berakhir diringkus di kawasan Jl KH Malik Dalam, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang pada Rabu (11/12/2019) pukul 22.00.</p>
<p>Dia bersenjatakan sikat gigi yang dimodifikasi ujung lancip yang bisa digunakan menikam. Saat ditangkap, dia mencoba menyerang petugas dengan 2 sikat gigi runcing tersebut hingga terpaksa 3 tembakan bersarang di kedua kakinya. Nur Kholis mengaku kabur karena tidak mau menyusahkan orang tuanya yang kerap besuk di penjara.</p>
<p>Terakhir adalah Bayu Prasetio alias Tyo. Dia sebenarnya sempat kabur ke Kediri bersama Shokib. Namun dia kemudian memilih untuk pergi berencana ke Jakarta. Dengan bermodalkan uang pinjaman Rp 5000 ribu, dia bisa sampai ke Banyumas.</p>
<p>Namun pelariannya harus berakhir pada Minggu (15/12/2019) pukul 10.00, saat petugas melakukan pengepungan di Hotel Roda Mas Jl Martadireja. Kedua kaki Bayu dihadiahi timah panas karena menyerang petugas dan mencoba kabur meskipun 3 tembakan peringatan di udara sudah diletuskan.</p>
<p>Saat dikonfrontir, Shokib mengakui bahwa dia adalah otak dari aksi kabur dari jeruji besi. &#8220;Saya awal November 2019, masuk penjara. Saya menempati kamar 6. Teman-teman sebenarnya tahu kalau saya hendak kabur. Gergaji yang saya gunakan hasil mencuri dari tukang pipa yang sedang perbaiki pipa di tahanan. Saya menggergaji sekitar 2 minggu,&#8221; ujar Shokib.</p>
<p>Saat proses mengergaji itu Shokib dibantu oleh Bayu dan Nur Kholis. &#8220;Saya tidak pernah mengajak mereka. Mereka sendiri yang ingin kabur bersama saya,&#8221; ujar Shokib. Pengakuan Shokib dibenarkan oleh Bayu bahwa gergaji tersebut memang dicuri dari tukang pipa.</p>
<p>Berbeda pengakuan tersangka Adrian alias Yan yang mendapat informasi kalau gergaji besi didapat Shokib dari pembesuk. Yakni dimasukan dalam roti. Tentunya dua pengakuan yang berbeda ini akan dikonfrontir kembali oleh petugas.</p>
<p>Kapolres Malang Kota AKBP Dr Leonardus Harapantua Simarmata Permata S Sos SIK MH mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan kronfrontir terkait pengkuan yang berbeda dari para tersangka salah satunya yakni terkait tergaji besi.</p>
<p>&#8220;Para tersangka sudah berhasil kami tangkap kembali. Dalam penangkapan itu kami bentuk 4 tim dentan total aebanyak 58 personil gabungan daei Reskoba, Reskrim, Polsek dan beberapa fungsi lainnya,&#8221; papar Leonardus, mantan Kapolres Batu kepada rekan media.</p>
<p>&#8220;Masing-masing tim mengejar 1 tersangka. Saat ini seluruhnya sudah berhasil kami tangkap. Saat ini masih prosea penyidikan. Dengan kaburnya 4 tahanan ini tambauan berkas tindak pidana. Saat ini kami masih konfrontir para tersangka,&#8221; ujar AKBP Leonardus. <strong>(gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">102198</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bayu Si Tahanan Kabur di Jateng, Coba Lawan Petugas, Kedua Kaki Didor</title>
		<link>https://memontum.com/bayu-si-tahanan-kabur-di-jateng-coba-lawan-petugas-kedua-kaki-didor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Dec 2019 03:03:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Malang Kota]]></category>
		<category><![CDATA[tahanan kabur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/102119-bayu-si-tahanan-kabur-di-jateng-coba-lawan-petugas-kedua-kaki-didor</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Kota Malang &#8211; Petugas Polresta Malang Kota akhirnya berhasil membekuk Bayu Prasetyo (34) warga Jl Sumber Sekar Gang Dahlia, RT01/RW07, Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, pada Minggu (15/12/2019) siang dikawasan Jl Martadireja 1 No 871, Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Dengan ditangkapnya Bayu Prasetio, maka seluruh tahanan kabur pada Senin (9/12/2019) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Kota Malang</strong> &#8211; Petugas Polresta Malang Kota akhirnya berhasil membekuk Bayu Prasetyo (34) warga Jl Sumber Sekar Gang Dahlia, RT01/RW07, Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, pada Minggu (15/12/2019) siang dikawasan Jl Martadireja 1 No 871, Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.</p>
<p>Dengan ditangkapnya Bayu Prasetio, maka seluruh tahanan kabur pada Senin (9/12/2019) pukul 01.00, telah berhasil dibekuk. Yakni Andrian Fairi alias Yan (46) warga Jl Jodipan Wetan Gang I, Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, akhirnya berhasil ditangkap, Selasa (10/12/2019) pukul 00.30.</p>
<p>Shokib Yulianto (39) warga Jl Jl MT Haryono XlV/ 22 Kel Dinoyo Kec Lowokwaru Kota Malang, Rabu (11/12/2019) sekitar pukul 01.00, berhasil dibekuk di rumah kos di kawasan Desa Bandar Lor, Kecamatan Mojoroto, Kabupaten Kediri.</p>
<p>Nur Kholis (29) warga Jl MT Haryono Gang XlV Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang yang berakhir diringkus di kawasan Jl KH Malik Dalam, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang pada Rabu (11/12/2019) pukul 22.00.</p>
<p>Informasi Memontum.com, bahwa setelah kabur dari tahanan Polresta Malang Kota, Bayu Prasetyo alias Tyo melarikan diri ke Purwokerto. Pada Minggu (15/12/2019) pukul 10.00, akhirnya diketahui bahwa Bayu menyewa kamar di Hotel Roda Mas Jl Martadireja.</p>
<p>Petugas Resmob Polresta Malang Kota yang telah melakukan pengejaran akhirnya berhasil mengrpung Bayu. Setelah dilakukan penyisiran, Bayu terluhat berada di depan Hotel Roda Mas. Mengetahui ada polisi, Bayu bukannya menyerah. Tembakan peringatan ke udara sebanyak 3 kali tidak dihiraukan.</p>
<p>Dia bahkan mencoba kabur dengan car melawan petugas. Karena tak mau Bayu kembali lolos dan membahayakan petugas, dengan terpaksa kedua kakinya dilumpuhkan dengan tembakan. Bayu kemudian dibawa ke rumah sakit dan selanjutya di bawa ke Polresta Malang Kota.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah semua sudah berhasil ditangkap,&#8221; ujar salah seorang sumber Memontum.com.</p>
<p>Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Polresta Malang Kota, AKBP Leonardus Simarmata SSos SIK MH membenarkan adanya penangkapan terakhir terhadap tahanan bernama Bayu Prasetyo. <strong>(gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">102119</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Serang Polisi Pakai Sikat Gigi Ujung Runcing,  3 Peluru Bersarang di Kaki Tahanan Kabur</title>
		<link>https://memontum.com/serang-polisi-pakai-sikat-gigi-ujung-runcing-3-peluru-bersarang-di-kaki-tahanan-kabur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Dec 2019 10:45:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Malang Kota]]></category>
		<category><![CDATA[tahanan kabur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/101938-serang-polisi-pakai-sikat-gigi-ujung-runcing-3-peluru-bersarang-di-kaki-tahanan-kabur</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Kota Malang &#8211; Satu lagi tahanan kabur berhasil diringkus petugas Polres Malang Kota. Kali ini giliran Nur Kholis (29) warga Jl MT Haryono Gang XlV Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, yang berakhir diringkus. Saat hendak ditangkap di lahan kosong Jl KH Malik Dalam, Kecanatan Kedungkandang, Kota Malang pada Rabu (11/12/2019) pukul 22.15, Nur [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Kota Malang</strong> &#8211; Satu lagi tahanan kabur berhasil diringkus petugas Polres Malang Kota. Kali ini giliran Nur Kholis (29) warga Jl MT Haryono Gang XlV Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, yang berakhir diringkus.</p>
<p>Saat hendak ditangkap di lahan kosong Jl KH Malik Dalam, Kecanatan Kedungkandang, Kota Malang pada Rabu (11/12/2019) pukul 22.15, Nur Kholis mengeluarkan 2 sikat gigi yang sudah dimodifikasi menjadi senjata.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-101940" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/Lumii_20191212_165556548-copy.jpg?resize=740%2C493&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="493" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/Lumii_20191212_165556548-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/Lumii_20191212_165556548-copy.jpg?resize=300%2C200&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/Lumii_20191212_165556548-copy.jpg?resize=600%2C400&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/Lumii_20191212_165556548-copy.jpg?resize=200%2C133&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Yakni ujungnya diperuncing siap digunakan untuk menikam. Karena membahayakan petugas akhirnya dilakukan tindakan tegas terukur. Ada 3 peluru bersarang di kedua kaki Nur Kholis. Oleh karena itu, tahanan kasus narkoba ini segera dilarikan ke IGD RSSA Malang.</p>
<p>Informasi memontum.com bahwa saat kabur dari tahanan Polresta Malang Kota pada Senin (9/12/2019) pukul 01.30, Nur Kholis berpisah dengan 3 tersangka lainnya. Dia menghentikan ojek online yang sedang berada di pinggir jalan.</p>
<p>Dengan alasan tidak memiliki ponsel, Kholis meminta tolong supaya diantar ke Jl KH Malik Dalam. Namun sesampainya di lokasi, dia langsung kabur tanpa membayar.</p>
<p>Selanjutnya dia bersembunyi di sebuah rumah kosong. JL KH Malik Dalam Gang XIX. Petugas kemudian melakukan pengepungan. Saat dikepung, Nur Kholis bersembunyi di salah satu pojok ruangan.</p>
<div id="attachment_101939" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-101939" decoding="async" class="size-full wp-image-101939" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/Lumii_20191212_165706248-copy.jpg?resize=740%2C555&#038;ssl=1" alt="LUMPUH : Tersangka Nur Kholis saat pulang dari perawatan di UGD RSSA. (ist)" width="740" height="555" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/Lumii_20191212_165706248-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/Lumii_20191212_165706248-copy.jpg?resize=300%2C225&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/Lumii_20191212_165706248-copy.jpg?resize=600%2C450&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/Lumii_20191212_165706248-copy.jpg?resize=200%2C150&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-101939" class="wp-caption-text">LUMPUH : Tersangka Nur Kholis saat pulang dari perawatan di UGD RSSA. (ist)</p></div>
<p>Dengan memanfaatkan situasi yang gelap. Dia kemudian menyerang petugas dengan 2 buah sikat gigi yabg sudah dimodifikasi menjadi senjata.</p>
<p>Tangan kanan dan kirinya menghunuskan senjata itu menyerang petugas sambil mencoba lari ke persawahan. Tembakan peringatan tak dihiraukan hingga terpaksa dilakukan tindakan tegas. Sebanyak 3 peluru bersarang pada kakinya.</p>
<p>Belum diketahui pasti kenapa Nur Kholis memilih kabur dari jeruji besi Polres Malang Kota. Hal itu dikarenakan Nur Kholis masih dalam pemeriksaan setelah menjalani perawatanndi IGD RSSA Malang.</p>
<p><strong>BACA :</strong> <a href="https://kotamalang.memontum.com/2551-tahanan-kabur-ditangkap-lagi-sebulan-dipenjara-shokib-kangen-anak" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Tahanan Kabur Ditangkap Lagi, Sebulan Dipenjara, Shokib Kangen Anak</a></p>
<p>Kapolres Malang Kota AKBP Dr Leonardus Harapantua Simarmata Permata S Sos SIK MH, imbau 1 tersangka yang masih kabur hendaknya segera menyerahkan diri.</p>
<p>&#8220;Kami imbau untuk segera menyerahkan diri. Untuk Nur Kholis terpaksa lakukan tindakan tegas terukur karena menyerang petugas dengan 2 sikat gigi yang sudah dimodifikasi nenjadi senjata. Ujung sikat gigi dibuat meruncing,&#8221; ujar AKBP Leonardus.</p>
<p><strong>BACA JUGA :</strong> <a href="https://kotamalang.memontum.com/2554-shokip-tahanan-kabur-ngaku-curi-gergaji-dari-tukang" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Shokip Tahanan Kabur, Ngaku Curi Gergaji dari Tukang</a></p>
<p>Seperti yang diberitakan sebelumnya, Sebanyak empat tersangka narkoba berhasil kabur dari tahanan Polresta Malang Kota, Senin (9/12/2019) pukul 01.30. Mereka menyambung beberapa kain yang digunakan sebagai alat untuk memanjat ke arah jeruji atap jeruji besi.</p>
<p>Tentunya untuk mengaitkan kain ke jeruji atas mereka harus saling megendong karena ketinggian sekitar 5 meteran. Diduga mereka mengergaji jeruji besi atap hingga akhirnya berhasil kabur.<strong> (gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">101938</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Shokip Tahanan Kabur, Ngaku Curi Gergaji dari Tukang</title>
		<link>https://memontum.com/shokip-tahanan-kabur-ngaku-curi-gergaji-dari-tukang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Dec 2019 12:21:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Malang Kota]]></category>
		<category><![CDATA[tahanan kabur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/101828-shokip-tahanan-kabur-ngaku-curi-gergaji-dari-tukang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Kota Malang &#8211; Jika dari keterangan sebelumnya bahwa gergaji dimasukan ke dalam roti yang dibawa pembesuk tahanan, namun hal itu dibantah Shokib Sulianto (39) warga Jl MT Haryono XlV/ 22 Kelurahan Dinoyo Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Dia adalah otak kaburnya para tahanan. Menurutnya aksi kabur sudah dimulai sejak awal dia dipenjara pada November 2019. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Kota Malang </strong>&#8211; Jika dari keterangan sebelumnya bahwa gergaji dimasukan ke dalam roti yang dibawa pembesuk tahanan, namun hal itu dibantah Shokib Sulianto (39) warga Jl MT Haryono XlV/ 22 Kelurahan Dinoyo Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Dia adalah otak kaburnya para tahanan.</p>
<p>Menurutnya aksi kabur sudah dimulai sejak awal dia dipenjara pada November 2019. &#8220;Saya sudah ada niatan kabur untuk nenemui anak yang berada di pondok. Sudah saya rencanakan. Gergaji itu bukan dari pembesuk, melainkan saya mencurinya dari tukang,&#8221; ujar Shokib.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-101829" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/Lumii_20191211_161724947-copy.jpg?resize=740%2C444&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="444" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/Lumii_20191211_161724947-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/Lumii_20191211_161724947-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/Lumii_20191211_161724947-copy.jpg?resize=600%2C360&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/Lumii_20191211_161724947-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/Lumii_20191211_161724947-copy.jpg?resize=590%2C354&amp;ssl=1 590w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/Lumii_20191211_161724947-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Yakni mencuri dari tukang yang pernah memperbaiki pipa di area tahanan. &#8220;Gergaji itu saya curi dari tukang pipa saat perbaikan di tahanan. Untuk menggergaji besi itu, saya menghabiskan waktu selama 2 minggu. Saat saya kabur, saya tidak mengajak mereka. Mereka ingin kabur sendiri,&#8221; ujar Shokib.</p>
<p>Perlu diketahui bahwa Shokib adalah residivis kasus narkoba. Dia baru bebas pada 2018 dan ditangkap kembali kasus yang sama pada November 2019.</p>
<p>Kapolresta Malang Kota AKBP Dr Leonardus Harapantua Simarmata S Sos SIK MH, mengatakan bahwa pihaknya masih terus melakukan pengembangan.</p>
<p>&#8220;Kami masih melakukan pengembangan. Untuk 2 tersangka lainnya masih dalam pengembangan. Terkait gergaji tersebut ada 2 keterangan yang berbeda. Apakah ada yang terlibat masih kita kembangkan,&#8221; ujar AKBP Leonardus. Shokib mengatakan bahwa usai kabur gergaji tersebut telah dibuang di keranjang sampah.</p>
<p><strong>BACA :</strong><a href="https://kotamalang.memontum.com/2551-tahanan-kabur-ditangkap-lagi-sebulan-dipenjara-shokib-kangen-anak" target="_blank" rel="noopener noreferrer"> Tahanan Kabur Ditangkap Lagi, Sebulan Dipenjara, Shokib Kangen Anak</a></p>
<p>Seperti yang diberitakan sebelumnya, Sebanyak 4 tersangka narkoba berhasil kabur dari tahanan Polresta Malang Kota, Senin (9/12/2019) pukul 01.30. Mereka menyambung beberapa kain yang digunakan sebagai alat untuk memanjat ke arah jeruji atap jeruji besi.</p>
<p>Tentunya untuk mengaitkan kain ke jeruji atas mereka harus saling megendong karena ketinggian sekitar 5 meteran. Diduga mereka mengergaji jeruji besi atap hingga akhirnya berhasil kabur.</p>
<p><strong>BACA JUGA : </strong><a href="https://kotamalang.memontum.com/2526-tahanan-kabur-warga-jodipan-ingin-hadiri-pernikahan-anaknya" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Tahanan Kabur Warga Jodipan, Ingin Hadiri Pernikahan Anaknya</a></p>
<p>Saat itu ada 3 petugas kepolisian yang berjaga, namun ke 4 tersangka ini sudah cukup profesional sehingga sama sekali tidak menimbulkan suara gaduh. Belum diketahui pasti bagaimana mereka berhasil meloloskan diri dari area Polresta Malang Kota.</p>
<p>Di samping tembok tahanan terdapat gedung sekolah Frateran dan di telakang tahanan terdapat suangai Brantas yang tebingnya sangat curam. Para tersangka narkoba yang berhasil kabur adalah Sokip Yulianto, Nur Cholis, Bayu Prasetyo dan Andrian.<strong> (gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">101828</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tahanan Kabur Ditangkap Lagi, Sebulan Dipenjara, Shokib Kangen Anak</title>
		<link>https://memontum.com/tahanan-kabur-ditangkap-lagi-sebulan-dipenjara-shokib-kangen-anak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Dec 2019 12:16:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Malang Kota]]></category>
		<category><![CDATA[tahanan kabur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/101826-tahanan-kabur-ditangkap-lagi-sebulan-dipenjara-shokib-kangen-anak</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Kota Malang &#8211; Otak dari kaburnya 4 tahanan Polresta Malang Kota, Shokib Yulianto (39) warga Jl Jl MT Haryono XlV/ 22 Kel Dinoyo Kec Lowokwaru Kota Malang, Rabu (11/12/2019) sekitar pukul 01.00, berhasil dibekuk di rumah sekitar kawasan Desa Bandar Lor, Kecamatan Mojoroto, Kabupaten Kediri. Lakukan perlawanan kepada petugas, kedua kakinya terpaksa dilumpuhkan dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Kota Malang</strong> &#8211; Otak dari kaburnya 4 tahanan Polresta Malang Kota, Shokib Yulianto (39) warga Jl Jl MT Haryono XlV/ 22 Kel Dinoyo Kec Lowokwaru Kota Malang, Rabu (11/12/2019) sekitar pukul 01.00, berhasil dibekuk di rumah sekitar kawasan Desa Bandar Lor, Kecamatan Mojoroto, Kabupaten Kediri.</p>
<p>Lakukan perlawanan kepada petugas, kedua kakinya terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas. Saat dirilis di halaman Mapolresta Malang Kota , Shokib mengaku nekat kabur pada Senin (9/12/2019) pukul 01.00, karena kangen anak yang sedang &#8220;mondok&#8221;.</p>
<p>Ia rindu anak sejak dirinya ditangkap Petugas Reskoba Polres Malang Kota pada November 2019 terkait sebagai pengedar SS (Shabu-Shabu), Shokib belum memberikan kabar kepada anaknya.</p>
<p>&#8220;Sejak saya ditangkap bulan 11 lalu, anak saya yang ada di pondok tidak mengetahui kalau saya saat ini sedang dipenjara. Oleh karena itu saya berniat kabur untuk jenguk anak,&#8221; ujar Shokib.</p>
<p>Dijelaskan Shokib bahwa setelah bergasil lolos dari jeruji besi, dia menemui Ria pacarnya / , wanita idaman lain. Saat bertemu dengan Ria, Shokib kemudian meminjam ponsel untuk menghubungi Oky, sahabatnya.</p>
<p>Oky kemudian datang menemui Shokib yang saat itu bersama tersangka Bayu. Dengan bantuan temannya, tersangka Shokib dan tersangka Bayu mendapat kos-kosan di Kediri.</p>
<p>Sementara itu, petugas Polresta Malang Kota melakukan penyelidikan salah satunya mendatangi istri Shokib. Saat itulah diketahui kalau ada panggilan tak terjawab di ponsel istri Shokib.</p>
<p>Petugas melakukan pelacakan hingga pada Selasa (11/12/2019) pagi, mengamankan Oky. Dari hasil pemeriksaan terhadap Oky, didapat nama Ria, pacar Shokib yang bekerja di Kafe Keppo Jl Soekarno-Hatta, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.</p>
<p>Ria akhirnya diamankan petugas untuk dimintai keterangan. Ria mengaku kalau pada Senin dini hari, dia di Video Call oleh Shokib untuk menemuinya. Petugas kemudian melacak nomer ponsel tersebut hingga diketahui nomor itu adalah milik Karviki, warga Jl Joyo Tamansari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.</p>
<p>Karviki kemudian diamankan petugas untuk menjalani pemeriksaan. Dari keterangan para saksi inilah akhirnya diketahui persembunyian kosnya Shokip yang berada di Kediri.</p>
<p>Namun saat dilakukan penangkapan pada Rabu pukul 01.00, Shokib melakukan perlawanan hingga petugas menggunakan tindakan tegas terukur melumpuhkan kedua kaki Shokib dengan timah panas.</p>
<p>Hal itu dilakukan karena Shokib tetap mencoba kabur. Bahkan dia sempat mendorong petugas. Dia tidak mengindahkan tembakan peringatan hingga terpaksa dilakukan tindakan tegas terukur.</p>
<p>Namun saat berada di rumah kos Yon Sugiono ini, Shokib hanya sendiri. Dikarenakan temannya Bayu Prasetio, sejak Selasa malam sudah keluar kos berpamitan beli makan namun tidak pernah kembali.</p>
<p>Kapolresta Malang Kota AKBP Dr Leonardus Harapantua Simarmata Permata S Sos SIK MH imbaunsupaya 2 tersangka yang belum tertangkap supaya menyerahkan diri.</p>
<p><strong>BACA :</strong> <a href="https://kotamalang.memontum.com/2526-tahanan-kabur-warga-jodipan-ingin-hadiri-pernikahan-anaknya" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Tahanan Kabur Warga Jodipan, Ingin Hadiri Pernikahan Anaknya</a></p>
<p>&#8220;Kedua tersangka lainnya yang saat ini belum tertangkap supaya menyerahkan diri. Kami menjamin keamanan dari para tersangka untuk melanjutkan prosea hukum. Namun jika tidak akan kami kejar dan lakuka sesuai SOP,&#8221; ujar AKBP Dr Leonardus.</p>
<p>Seperti yang diberitakan sebelumnya, Sebanyak empat tersangka narkoba berhasil kabur dari tahanan Polresta Malang Kota, Senin (9/12/2019) pukul 01.30. Mereka menyambung beberapa kain yang digunakan sebagai alat untuk memanjat ke arah jeruji atap jeruji besi.</p>
<p>Tentunya untuk mengaitkan kain ke jeruji atas mereka harus saling megendong karena ketinggian sekitar 5 meteran. Diduga mereka mengergaji jeruji besi atap hingga akhirnya berhasil kabur.</p>
<p>Saat itu ada 3 petugas kepolisian yang berjaga, namun ke 4 tersangka ini sudah cukup profesional sehingga sama sekali tidak menimbulkan suara gaduh. Belum diketahui pasti bagaimana mereka berhasil meloloskan diri dari area Polresta Malang Kota.</p>
<p><strong>BACA JUGA :</strong><a href="https://kotamalang.memontum.com/2529-gergaji-diselipkan-dalam-roti-pembesuk" target="_blank" rel="noopener noreferrer"> Gergaji Diselipkan dalam Roti Pembesuk</a></p>
<p>Tapi disamping tembok tahanan terdapat gedung sekolah Frateran dan di telakang tahanan terdapat suangai Brantas yang tebingnya sangat curam. Para tersangka narkoba yang berhasil kabur adalah Sokip Yulianto, Nur Cholis, Bayu Prasetyo dan Andrian.</p>
<p>Salah satu tahanan kabur Polresta Malang Kota, yakni Andrian Fairi alias Yan (46) warga Jl Jodipan Wetan Gang I, Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, akhirnya berhasil ditangkap, Selasa (10/12/2019) pukul 00.30.</p>
<p>Belum genap 1&#215;24 jam, Yan berhasil diringkus saat bersembunyi di rumah Anik, adiknya di Jl Jodipan Wetan Gang I. Namun saat itu, Yan tidak mau menyerah. Dia mencoba kabur dari kepungan petugas. Saat mencoba berlari, Yan langsung roboh setelah betis kaki kananya tertembus peluru petugas. Dia mengaku kabur untuk hadiri pernikahan anaknya pada 13 Desember 2019. <strong>(gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">101826</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gergaji Diselipkan dalam Roti Pembesuk</title>
		<link>https://memontum.com/gergaji-diselipkan-dalam-roti-pembesuk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Dec 2019 09:18:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Malang Kota]]></category>
		<category><![CDATA[tahanan kabur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/101721-gergaji-diselipkan-dalam-roti-pembesuk</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Usai para tahanan kabur, petugas langsung membentuk 4 tim yang masing-masing dipimpin para perwira. &#8220;Masing-masing tim mengajar 1 tersangka yang kabur. Kami imbau kepada para tahanan yang kanur supaya menyerahkan diri. Akan kami layani dengan baik, tidak akan kami apa-apakah hanya melanjutkan proses. Apabila tidak menyerahkan diri, akan terus kami lakukan pengejaran.&#8221; [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Usai para tahanan kabur, petugas langsung membentuk 4 tim yang masing-masing dipimpin para perwira.</p>
<p>&#8220;Masing-masing tim mengajar 1 tersangka yang kabur. Kami imbau kepada para tahanan yang kanur supaya menyerahkan diri. Akan kami layani dengan baik, tidak akan kami apa-apakah hanya melanjutkan proses. Apabila tidak menyerahkan diri, akan terus kami lakukan pengejaran.&#8221; ujar AKBP Leonardus.</p>
<div id="attachment_101722" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-101722" decoding="async" class="size-full wp-image-101722" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191210-WA0110-copy.jpg?resize=740%2C444&#038;ssl=1" alt="DOR : Yan berharap rekan-rekannya yang kabur menyerahkan diri. (gie) " width="740" height="444" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191210-WA0110-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191210-WA0110-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191210-WA0110-copy.jpg?resize=600%2C360&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191210-WA0110-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191210-WA0110-copy.jpg?resize=590%2C354&amp;ssl=1 590w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191210-WA0110-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-101722" class="wp-caption-text">DOR : Yan berharap rekan-rekannya yang kabur menyerahkan diri. (gie)</p></div>
<p>Disinggung terkait asal gergaji, AKBP Leonardus menjelaskan bahwa diperoleh keterangan saksi kalau Sokip mendapatkan gergaji dari pembesuk.</p>
<p>&#8220;Informasi yang kami dapat kalau gergaji itu dimasukan ke dalam roti oleh seorang pembesuk. Kami masih lakukan pengembangan. Harusnya barang bawaan pembesuk harus melalui pemeriksaan. Untuk petugas jaga yang lalai akan kami proses dan jalani sidang disiplin,&#8221; ujar AKBP Leonardus.</p>
<p><strong>BACA :</strong> <a href="https://kotamalang.memontum.com/2526-tahanan-kabur-warga-jodipan-ingin-hadiri-pernikahan-anaknya" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Tahanan Kabur Warga Jodipan, Ingin Hadiri Pernikahan Anaknya</a></p>
<p>Seperti yang diberitakan sebelumnya, Sebanyak empat tersangka narkoba berhasil kabur dari tahanan Polresta Malang Kota, Senin (9/12/2019) pukul 01.30. Mereka menyambung beberapa kain yang digunakan sebagai alat untuk memanjat ke arah jeruji atap jeruji besi.</p>
<p>Tentunya untuk mengaitkan kain ke jeruji atas mereka harus saling megendong karena ketinggian sekitar 5 meteran. Diduga mereka mengergaji jeruji besi atap hingga akhirnya berhasil kabur.</p>
<p><strong>BACA JUGA :</strong> <a href="https://kotamalang.memontum.com/2491-4-tahanan-narkoba-polresta-malang-kota-kabur-gergaji-atap-jeruji-besi" target="_blank" rel="noopener noreferrer">4 Tahanan Narkoba Polresta Malang Kota Kabur, Gergaji Atap Jeruji Besi</a></p>
<p>Saat itu ada 3 petugas kepolisian yang berjaga, namun ke 4 tersangka ini sudah cukup profesional sehingga sama sekali tidak menimbulkan suara gaduh.</p>
<p>Belum diketahui pasti bagaimana mereka berhasil meloloskan diri dari area Polresta Malang Kota. Tapi disamping tembok tahanan terdapat gedung sekolah Frateran dan di telakang tahanan terdapat suangai Brantas yang tebingnya sangat curam. Para tersangka narkoba yang berhasil kabur adalah Sokip Yulianto, Nur Cholis, Bayu Prasetyo dan Andrian. <strong>(gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">101721</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tahanan Kabur Warga Jodipan, Ingin Hadiri Pernikahan Anaknya</title>
		<link>https://memontum.com/tahanan-kabur-warga-jodipan-ingin-hadiri-pernikahan-anaknya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Dec 2019 09:15:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Malang Kota]]></category>
		<category><![CDATA[tahanan kabur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/101718-tahanan-kabur-warga-jodipan-ingin-hadiri-pernikahan-anaknya</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Salah satu tahanan kabur Polresta Malang Kota, yakni Andrian Fairi alias Yan (46) warga Jl Jodipan Wetan Gang I, Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, akhirnya berhasil ditangkap, Selasa (10/12/2019) pukul 00.30. Belum genap 1&#215;24 jam, Yan berhasil diringkus saat bersembunyi di rumah Anik, adiknya di Jl Jodipan Wetan Gang I. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Salah satu tahanan kabur Polresta Malang Kota, yakni Andrian Fairi alias Yan (46) warga Jl Jodipan Wetan Gang I, Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, akhirnya berhasil ditangkap, Selasa (10/12/2019) pukul 00.30.</p>
<p>Belum genap 1&#215;24 jam, Yan berhasil diringkus saat bersembunyi di rumah Anik, adiknya di Jl Jodipan Wetan Gang I. Namun saat itu, Yan tidak mau menyerah. Dia mencoba kabur dari kepungan petugas. Saat mencoba berlari, Yan langsung roboh setelah betis kaki kanannya tertembus peluru petugas.</p>
<p>Saat dirilis di halaman Mapolresta Malang Kota, sekitar pukul 13.30, Yan mengaku kabur dari tahanan karena diajak oleh Sokip.</p>
<p>&#8220;Saya ingin hadiri pernikahan anak pada 13 Desember 2019. Minggu (8/12/2019) malam, Sokip bilang anak e sampean katene rabi, sampean gak kepingin mblayu ta (Anakmu akan menikah, apakah tidak ingin kabur). Karena ajakan itu, saya akhirnya ikut kabur. Setelah berhasil keluar dari jeruji, Kami panjat melalui tembok sekolah Frateran. Setelah itu kami berpisah,&#8221; ujar Yan.</p>
<p>Menurut Yan, bahwa Sokip mengergaji atap jeruji sejak Rabu. &#8220;Banyak yang tahu proses gergaji itu dan baru Senin sekitar pukul 01.30, saya berhasil kabur&#8221; ujar Yan.</p>
<p>Setelah berhasil kabur, Yan berjalan melewati Frateran menuju samping RSSA Malang ke Jl Pattimura. Sesampainya di depan Indomaret, dia menghentikan ojek online. Walau tanpa aplikasi, Yan meminta tolong untuk diantar ke Jodipan Wetan III.</p>
<p>Sesampainya depan Gang III, Yan meminta berhenti dan langsung kabur tanpa membayar. Dia berlari menuju rumah Khoir (35) adiknya.</p>
<p>Dia bercerita kalau kabur dari tahanan Polresta Malang Kota dan berpamitan untuk sembunyi ke Musala Al Hikmah di Jodipan Wetan.</p>
<p>Sekitar pukul 05.30, Anik adiknya yang lain datangi Mushola untuk memberikan makanan dan HP. Sekitar pukul 10.00, Lutfi, kakaknya datangi Mushola meminta Yan untuk menyerahkan diri.</p>
<p>Permintaan Lutfi ditolak Yan karena ingin hadiri pernikahan anak. Sekitar pukul 15.30, Yan kabur dari Musala karena merasa persembunyiannya sudah diketahui.</p>
<p>Dia kabur ke rumah Anik di Jl Jodipan Wetan Gang I. Baru pada Selasa pukul 00.30, Yan dikepung petugas gabungan Polres Malang yang langsung dipimpin oleh Kasat Reskrim Polresta Malang Kota AKP Yunar H.P Sirait SIK MIK dan Kasat Reskoba Kompol Adi Sunarto.</p>
<p>Meskipun sudah terkepung, namun Yan tidak mau menyerah. Dia mencoba kabur hingga kaki kanannya terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan petugas.</p>
<p><strong>BACA :</strong> <a href="https://kotamalang.memontum.com/2491-4-tahanan-narkoba-polresta-malang-kota-kabur-gergaji-atap-jeruji-besi" target="_blank" rel="noopener noreferrer">4 Tahanan Narkoba Polresta Malang Kota Kabur, Gergaji Atap Jeruji Besi</a></p>
<p>&#8220;Saya sudah 40 hari di tahanan. Saya sangat menyesal tidak seharusnya saya kabur. Kepada teman-teman saya yang masih kabur supaya menyerahkan diri,&#8221; ujar Yan.</p>
<p>Kapolresta Malang Kota AKBP Dr Leonardus Harapantua Simarmata Permata S Sos SIK MH mengatakan bahwa seandainya saja Yan mau ijin menghadiri pernikahan anaknya, akan di ijinkan tanpa harus kabur.</p>
<p>&#8220;Kalau kemarin seandainya tidak kabur dan meminta ijin akan hadir pada hari H anaknya menikah, karena kemanusiaan pasti kami ijinkan, &#8221; ujar AKBP Leonardus.<strong> (gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">101718</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
