<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>tahura &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tahura/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Oct 2023 14:27:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>tahura &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Mayat Bayi Perempuan Gegerkan Kawasan Kantor UPT Tahura R Soerjo Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/mayat-bayi-perempuan-gegerkan-kawasan-kantor-upt-tahura-r-soerjo-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Oct 2023 10:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[gegerkan]]></category>
		<category><![CDATA[kantor]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan,]]></category>
		<category><![CDATA[soerjo]]></category>
		<category><![CDATA[tahura]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=199280</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Mayat bayi perempuan yang masih lengkap dengan ari-ari, ditemukan terbungkus kresek di sungai kecil di depan Kantor UPT Taman Hutan Raya (Tahura) R Soerjo, Jalan Simpang Panji Suroso, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Kamis (05/10/2023) sekitar pukul 16.15. Kapolsek Blimbing Polresta Malang Kota, Kompol Partahan Octavianes Panjaitan, mengatakan bahwa mayat bayi perempuan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Mayat bayi perempuan yang masih lengkap dengan ari-ari, ditemukan terbungkus kresek di sungai kecil di depan Kantor UPT Taman Hutan Raya (Tahura) R Soerjo, Jalan Simpang Panji Suroso, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Kamis (05/10/2023) sekitar pukul 16.15.</p>



<p>Kapolsek Blimbing Polresta Malang Kota, Kompol Partahan Octavianes Panjaitan, mengatakan bahwa mayat bayi perempuan itu pertama kali ditemukan oleh pemulung yang mencari rosokan di sekitar lokasi. &#8220;Saat sedang mencari rosokan, pemulung tersebut curiga dengan tas kresek warna merah tergeletak di sungai yang airnya dangkal,&#8221; ujar Kompol Panjaitan.</p>



<p>Karena curiga, tas kresek tersebut kemudian diangkat ke bibir sungai. Saat dibuka, ternyata masih ada lapisan kresek warna hitam.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Saat lapisan kresek tersebut dibuka, diketahui berisikan mayat bayi perempuan berselimut kain jarik,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Terang saja, penemuan itu membuat pemulung tersebut kaget hingga segera dilaporkan ke warga sekitar hingga diteruskan ke Polsek Blimbing. Jika dilihat dari kondisinya, mayat bayi tersebut baru saja dibuang. Sebab, kondisinya masih segar seperti baru saja dilahirkan.</p>



<p>&#8220;Kondisinya seperti baru saja dibuang. Badannya masih merah lengkap dengan ari-arinya. Saat ini jenazah bayi sudah dibawa ke Kamar Jenazah RSSA Malang. Kami masih melakukan penyelidikan termasuk mencari rekaman CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian,&#8221; tegasnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199280</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Kebakaran di Gunung Arjuno Melebar, BPBD Kota Batu Siagakan 50 Personil di Tahura Sumberbrantas</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-kebakaran-di-gunung-arjuno-melebar-bpbd-kota-batu-siagakan-50-personil-di-tahura-sumberbrantas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Aug 2023 04:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[arjuno]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[melebar,]]></category>
		<category><![CDATA[personil]]></category>
		<category><![CDATA[siagakan]]></category>
		<category><![CDATA[sumberbrantas]]></category>
		<category><![CDATA[tahura]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=196893</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Sebanyak 50 personel terdiri dari 20 personel relawan Pecinta Api ditambah 30 personel dari masyarakat, disiapkan di Pos Resort 04 Taman Hutan Rakyat (Tahura) Sumberbrantas Kota Batu. Kekuatan personel disiagakan, guna mengantisipasi jika kebakaran di Gunung Arjuno merembet ke wilayah Kota Batu. Kepala Pelaksana BPBD Kota Batu, Agung Sedayu, mengatakan pihaknya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Sebanyak 50 personel terdiri dari 20 personel relawan Pecinta Api ditambah 30 personel dari masyarakat, disiapkan di Pos Resort 04 Taman Hutan Rakyat (Tahura) Sumberbrantas Kota Batu. Kekuatan personel disiagakan, guna mengantisipasi jika kebakaran di Gunung Arjuno merembet ke wilayah Kota Batu.</p>



<p>Kepala Pelaksana BPBD Kota Batu, Agung Sedayu, mengatakan pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Pos 04 Resort Tahura Sumberbrantas. Karena, selama ini Pos Tahura menjadi titik pendakian dan dikhawatirkan kebakaran di Gunung Arjuno, merembet ke wilayah hutan Kota Batu.</p>



<p>Bahkan, tambahnya, saat ini BPBD terus melakukan pemantauan kebakaran Gunung Arjuno yang terjadi sejak 26 Agustus 2023 pukul 01.15, pada koordinat -7.792250, 112.609540 di Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, bersama Pos Resort 04 Tahura Sumberbrantas.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Saat ini kami koordinasi dengan Tahura Sumberbrantas. Dan, sudah disiapkan dari Tahura Sumberbrantas 20 personel ditambah 30 personel dari masyarakat yang bermata pencaharian sebagai guide pendakian. Penyiagaan ini dilakukan bila api kebakaran di Gunung Arjuno merembet ke wilayah Kota Batu,&#8221; terangnya di Resort 04 Tahura Sumberbrantas, Desa Sumberbrantas, Senin (28/08/2023) tadi.</p>



<p>Untuk lokasi kebakaran Lereng Gunung Arjuno, tambahnya, api menjalar di lokasi Budug Asu, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Sedangkan, batas penyekat wilayah hutan antara Kabupaten Malang dengan Kota Batu di petak Gunung Kembar. Dan penyekat batas itu berupa semak belukar.</p>



<p>&#8220;Jadi, kita pantau penyekat batas di Gunung Kembar sabana semak belukar masih berwarna hijau. Artinya, tidak mengering dan tidak terpengaruh dengan api. Yang jelas, api tidak merembet ke wilayah Kota Batu. Tapi, tetap kita siagakan,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Namun begitu, jelas Agung, BPBD terus monitoring bersama Tahura terkait kebakaran di Gunung Arjuno. &#8220;Dari hasil pantauan, titik api di Budug Asu sudah menurun karena upaya pemadaman terus dilakukan. Bahkan, BPBD Provinsi Jawa Timur juga turun ke lapangan untuk mengirim logistiknya. Di sini kami berharap api tidak merembet ke wilayah hutan Kota Batu. Meskipun, sudah kita siagakan kekuatan 50 personel,&#8221; jelasnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">196893</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
