<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Tajinan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tajinan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Mar 2026 14:21:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Tajinan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pemkab Malang Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Gunungsari Tajinan</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-malang-salurkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-angin-kencang-di-gunungsari-tajinan</link>
					<comments>https://memontum.com/pemkab-malang-salurkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-angin-kencang-di-gunungsari-tajinan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2026 07:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[gunungsari]]></category>
		<category><![CDATA[kencang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[salurkan]]></category>
		<category><![CDATA[Tajinan]]></category>
		<category><![CDATA[terdampak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230746</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, menyalurkan bantuan secara langsung dari Pemkab Malang untuk warga di Desa Gunungsari, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, Kamis (05/03/2026) tadi. Sejumlah warga yang menerima bantuan, adalah mereka yang rumahnya mengalami kerusakan akibat hujan deras disertai angin kencang, Rabu (04/03/2026) petang. Perlu diketahui, hujan deras yang disertai angin kencang, terjadi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, menyalurkan bantuan secara langsung dari Pemkab Malang untuk warga di Desa Gunungsari, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, Kamis (05/03/2026) tadi. Sejumlah warga yang menerima bantuan, adalah mereka yang rumahnya mengalami kerusakan akibat hujan deras disertai angin kencang, Rabu (04/03/2026) petang.</p>



<p>Perlu diketahui, hujan deras yang disertai angin kencang, terjadi di wilayah Kecamatan Tajinan, tepatnya di Desa Gunungsari, sekitar pukul 18.30. Akibat kejadian itu, sejumlah atap rumah warga mengalami kerusakan. Berdasarkan hasil pendataan sementara, hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang itu, menyebabkan enam unit rumah warga mengalami kerusakan sedang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat, Pemerintah Kabupaten Malang menyalurkan bantuan kepada warga terdampak yang meliputi paket Sembako, selimut, terpal, family kit, serta berbagai kebutuhan dasar lainnya. Dalam kesempatan itu, Bupati Sanusi menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa warga Desa Gunungsari. Dirinya berharap, bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.</p>



<p>“Kami turut prihatin atas musibah yang dialami oleh warga. Semoga bantuan yang kami serahkan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang rumahnya terdampak angin kencang dan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dalam beberapa hari ke depan,” kata Bupati Sanusi</p>



<p>Lebih lanjut Bupati Malang juga mengimbau masyarakat, agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi sewaktu-waktu, serta selalu menjaga keselamatan diri dan keluarga. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/pemkab-malang-salurkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-angin-kencang-di-gunungsari-tajinan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230746</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Suling di Masjid Kecamatan Tajinan, Bupati Malang Ajak Masyarakat Perkuat Imam dan Tegakkan Salat</title>
		<link>https://memontum.com/suling-di-masjid-kecamatan-tajinan-bupati-malang-ajak-masyarakat-perkuat-imam-dan-tegakkan-salat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Aug 2025 04:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[perkuat]]></category>
		<category><![CDATA[suling]]></category>
		<category><![CDATA[Tajinan]]></category>
		<category><![CDATA[tegakkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224528</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, melaksanakan Safari Salat Subuh Keliling (Suling) di Masjid Jami&#8217; Ibrohim, Desa Randugading, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, Jumat (01/08/2025) tadi. Progam Salat Subuh Keliling sendiri, adalah program kerja Pemkab Malang untuk memberikan banyak manfaat kepada masyarakat. Turut hadir dalam Program Suling, Kepala Kemenag Kabupaten Malang, Sahid, Pj Sekretaris Daerah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, melaksanakan Safari Salat Subuh Keliling (Suling) di Masjid Jami&#8217; Ibrohim, Desa Randugading, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, Jumat (01/08/2025) tadi. Progam Salat Subuh Keliling sendiri, adalah program kerja Pemkab Malang untuk memberikan banyak manfaat kepada masyarakat. Turut hadir dalam Program Suling, Kepala Kemenag Kabupaten Malang, Sahid, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Nurcahyo, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Malang, jajaran Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Malang, Baznas Kabupaten Malang, Forkopimcam Tajinan, seluruh kepala desa (Kades) di wilayah Kecamatan Tajinan.</p>



<p>&#8220;Marilah kita bersama-sama memperkuatkan iman kita kepada Allah SWT, dengan melakaanakan salat lima waktu. Melaksanakan kegiatan Salat Subuh keliling ini, dengan rasa yang ikhlas kepada Allah SWT. Karena siapa yang menegakkan salat, dialah yang telah menegakkan agama Allah SWT,” kata Bupati Malang.</p>



<p>Sekedar diketahui, pelaksanaan Program Salat Suling ini sudah berjalan selama empat tahun. Program ini, terbukti memiliki manfaat bagi yang melaksanakan. Baik dari sisi kesehatan maupun dari hubungan kemasyarakatan. Khususnya para kepala dinas, juga dapat turun secara langsung melihat kondisi di desa-desa.</p>



<p>“Mari kita jalin hubungan yang baik dengan Allah SWT, Hablum Minallah dan mari kita jalin hubungan yang baik juga dengan sesama manusia, Hablum Minannas demi terwujudnya Kabupaten Malang yang Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur,” tambah Bupati Sanusi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam sambutannya, Bupati Malang juga mengajak seluruh jajaran dan juga seluruh warga, untuk mengamalkan shalawat dengan istoqomah. Sehingga, menjadi lebih berkah, rezki diluaskan, segala urusan akan dipermudah dan mengubah kehidupan ke arah yang lebih baik.</p>



<p>“Dengan membaca shalawat memiliki manfaat yang luar biasa, diantaranya rezki tak pernah putus selalu mengalir, Insyaallah kalau kalau istiqomah tidak akan kekurangan apa-apa, dosanya juga diangkat oleh Allah SWT,” jelas Bupati Malang.</p>



<p>Bupati Malang juga menambahkan, bahwa bershalawat kepada Rasulullah memiliki banyak sekali khasiat yang tidak terhitung oleh akal manusia. &#8220;Salah satu nikmat serta ganjaran terbesar shalawat adalah Allah SWT membalasnya dengan 10 kali shalawat berupa rahmat yang langsung mendatangi kita,&#8221; urainya.</p>



<p>Dengan mengadakan kegiatan yang melibatkan para ulama, Bupati Malang yakin Kabupaten Malang akan mendapatkan keberkahan. “Insyaallah, ulama dan umaro jika bisa berjalan beriringan serta kompak dalam proses pembangunan, maka Kabupaten Malang akan semakin makmur dan barokah sesui dengan hadis Rosulullah SAW,” imbuhnya. <strong>(pro/mlg/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224528</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Malang Dampingi Wamendagri Pantau Pembentukan Koperasi Merah Putih di Tajinan</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-malang-dampingi-wamendagri-pantau-pembentukan-koperasi-merah-putih-di-tajinan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Apr 2025 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dampingi]]></category>
		<category><![CDATA[Koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pantau]]></category>
		<category><![CDATA[pembentukan]]></category>
		<category><![CDATA[Tajinan]]></category>
		<category><![CDATA[wamendagri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221602</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, mendampingi Kunjungan Kerja (Kunker) Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Republik Indonesia, Bima Arya Sugiarto, ke Desa Randugading, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, Rabu (30/04/2025) tadi. Kunker Wamendagri itu dilakukan, dalam rangka peninjauan musyawarah desa/kelurahan khusus dan peninjauan potensi pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Wamendagri sendiri bersama rombongan memilih berkunjung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, mendampingi Kunjungan Kerja (Kunker) Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Republik Indonesia, Bima Arya Sugiarto, ke Desa Randugading, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, Rabu (30/04/2025) tadi. Kunker Wamendagri itu dilakukan, dalam rangka peninjauan musyawarah desa/kelurahan khusus dan peninjauan potensi pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.</p>



<p>Wamendagri sendiri bersama rombongan memilih berkunjung ke Desa Randugading, karena di desa ini dinilai telah memiliki segudang prestasi dan tercatat sebagai salah satu dari 312 desa, yang menyatakan siap dirikan Koperasi Desa Merah Putih sesuai data per 30 April 2025. Kesiapan Desa Randugading ini, tentu buah dari pelaksanaan pendampingan yang dilakukan Pemkab Malang.</p>



<p>Sebagaimana yang menjadi arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, Wamendagri juga melakukan peninjauan langsung unit usaha dari yang disiapkan oleh Pemdes Randugading. Diantaranya, Wisata Air Ngembul, Lembaga Ekonomi Koperasi Wanita, Peternakan Sapi Perah dan Lahan Pertanian Tebu.</p>



<p>&#8221;Pak Bupati Malang sangat paham, karena mengikuti retreet sejak awal hingga akhir. Atas apa yang menjadi keinginan presiden, apa yang menjadi program menteri dan bisa tersambung dengan gubernur dan bupati atau wali kota. Momentum itu untuk saling mensinkronisasikan. Mimpinya Presiden, itu sederhana. Yakni, rakyat bisa makan, rakyat bisa kerja dan rakyat sehat,&#8221; kata Wamendagri.</p>



<p>Untuk mewujudkannya, ungkap Wamendagri, banyak turunan menjadi program yang dikoordinasikan oleh seluruh menteri kepada kepala daerah. Seperti, pembentukan Koperasi Desa Merah Putih. &#8220;Presiden meminta agar kita semua jauh lebih serius lagi. Ada 75.265 desa di seluruh Indonesia. Bayangkan, jika desa-desa ini semuanya maju dan sejahtera. Tidak harus urbanisasi ke kota, karena juga menjadi masalah utama,&#8221; jelas Wamendagri Bima Arya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Harapannya, tambah Wamendagri, desa-desa ini kemudian menjadi central baru. Baik itu di bidang pangan, UMKM, kegiatan kreatif, perkebunan dan pertanian, itu semuanya hidup. Idealnya, bagi desa yang sudah memiliki koperasi dan berjalan sehat, seperti Kopwan milik Desa Randugading. Melalui musyawarah desa dan kesepakatan bersama, nantinya bertransformasi menjadi Koperasi Desa Merah Putih dengan unit usaha yang lebih banyak.</p>



<p>&#8221;Insyaallah ini menjadi contoh. Namun tentunya ke depan tidak mudah, karena ada tantangan. Diantaranya kurang peminat, kurang modal, seringkali tidak bisa beradaptasi perkembangan zaman dan konflik antar pengurus,&#8221; paparnya.</p>



<p>Dalam Kunker tersebut, Wamendagri juga melakukan kunjungan ke tiga titik di kawasan tersebut. Meliputi, sumber air yang pembagiannya sangat menarik antara pemerintah desa bersama PDAM Tirta Kanjuruhan dan menjadi potensi untuk dikelola lagi sebagai bagian dari unit usaha koperasi. Lalu, keberadaan peternakan sapi perah yang sudah disimulasikan. Terakhir, peninjauan langsung ke lahan tebu, atau hasil pertanian yang disalurkan oleh petani langsung ke pabrik gula.</p>



<p>&#8220;Desa Randugading ini memiliki banyak potensi untuk dikembangkan menjadi unit usaha Koperasi Merah Putih. Koperasi ini merupakan harapan bangsa untuk meningkatkan ekonomi secara gotong royong. Semua warga berkesempatan untuk berusaha dengan dibina oleh Koperasi Merah Putih. Baik di bidang permodalan, ketrampilan, budidaya pertanian, perikanan, peternakan dan lainnya,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Sanusi menjelaskan bahwa Pemkab Malang siap memberikan dukungan melalui supervisi dan bantuan biaya untuk akta notaris, setelah mendapat petunjuk dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Di Kabupaten Malang, diakuinya telah banyak inovasi yang terus dikembangkan oleh Pemkab Malang bersama masyarakat. Karenanya, Pemkab Malang mendukung penuh Program Koperasi Merah Putih, dengan sudah mengadakan sejumlah inovasi di masing-masing bidang. Seperti, pertanian kentang jenis Granola di Poncokusumo, produksi Garam Tunel di Malang Selatan, peternakan kambing ayam dan sapi, perikanan lele peternak muda.</p>



<p>&#8221;Insyaallah, Kabupaten Malang jika sering dikunjungi oleh menteri dan wakil menteri akan semakin makmur. Untuk Koperasi Merah Putih, nantinya akan menjadi bahan usaha dari inovasi yang sudah dikembangkan anak-anak muda di Kabupaten Malang,&#8221; kata Bupati Malang. <strong>(kom/mlg/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221602</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Meriahkan Gebyar Pasar Rakyat Tajinan Malang, Kemenkominfo Gelar Berbagi Kiat Aman Berselancar di Internet</title>
		<link>https://memontum.com/meriahkan-gebyar-pasar-rakyat-tajinan-malang-kemenkominfo-gelar-berbagi-kiat-aman-berselancar-di-internet</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Jul 2023 03:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Aman]]></category>
		<category><![CDATA[berbagi]]></category>
		<category><![CDATA[berselancar]]></category>
		<category><![CDATA[gebyar]]></category>
		<category><![CDATA[gelar]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[kiat]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[meriahkan]]></category>
		<category><![CDATA[pasar]]></category>
		<category><![CDATA[rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[Tajinan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194157</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Faktor keamanan digital menjadi persoalan paling utama para pengguna digital di dunia maya. Kurangnya pemahaman terhadap keamanan digital dan perlindungan data pribadi di dunia maya, dapat menggiring seseorang menjadi korban penipuan dan tindak kejahatan online (cyber crime) lainnya. Lalu, apa saja kiat agar aman berselancar di internet? Untuk mengetahui jawabannya, ikuti diskusi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Faktor keamanan digital menjadi persoalan paling utama para pengguna digital di dunia maya. Kurangnya pemahaman terhadap keamanan digital dan perlindungan data pribadi di dunia maya, dapat menggiring seseorang menjadi korban penipuan dan tindak kejahatan online (cyber crime) lainnya. Lalu, apa saja kiat agar aman berselancar di internet?</p>



<p>Untuk mengetahui jawabannya, ikuti diskusi literasi digital yang akan digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Komunitas UMKM Malang di Lapangan Desa Tajinan, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, Rabu (26/07/2023) besok sore sekitar pukul 16.00 WIB. Diskusi luring (offline) bertajuk &#8216;Kiat-kiat Aman Berselancar di Internet&#8217; itu akan menghadirkan tiga nara sumber. Mereka adalah model sekaligus kreator konten Wiekalyana, Sotya Perdana, Mom Influencer, Novindah Sochmariyanti dan penyiar radio, Danin Sibilo, serta Muhammad Nouval selaku moderator.</p>



<p>”Diskusi literasi digital masuk desa ini digelar gratis. Bisa diikuti dengan cara mengisi link registrasi peserta di https://s.id/DaftarKabMalang2607. Peserta akan mendapat e-sertifikat, juga hadiah e-money senilai Rp 1 juta untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilis, Selasa (25/07/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menjelaskan menjaga keamanan data pribadi sangat penting dilakukan agar anda terhindar dari berbagai ancaman yang mungkin terjadi di dunia maya. Misalnya, perundungan daring hingga penipuan dan penyalahgunaan data pribadi oleh pihak yang tak bertanggung jawab.</p>



<p>”Kiat aman berselancar di internet, antara lain: ganti kata sandi secara berkala, langganan notifikasi tentang kebocoran data akun, gunakan VPN (Virtual Private Network), transfer dokumen ke tempat yang aman, dan pelajari lebih lanjut tentang hobi anak di internet,” jelas Kemenkominfo dalam rilis.</p>



<p>Dari lima kiat tersebut, lanjut Kemenkominfo, kiat penggunaan VPN barangkali layanan yang jarang digunakan. Padahal, dengan layanan VPN memungkinkan penggunanya bisa mengakses situs secara pribadi melalui server jaringan lain.</p>



<p>”VPN bisa menghubungkan komputer atau telepon genggam ke perangkat lain di tempat yang berbeda. Sehingga, anda bisa mengakses internet menggunakan koneksinya,” imbuh Kemenkominfo.</p>



<p>Selain diskusi yang digelar &#8216;chip in&#8217; di gelaran Gebyar Pasar Rakyat menyambut 1 Muharam 1445 Hijriah dan acara bersih desa itu, acara ini juga akan dimeriahkan dengan pertunjukan seni, bazar murah UMKM dan seni hiburan lainnya. Literasi digital di tengah hajatan pasar rakyat dan bersih desa itu, diharapkan mampu meningkatkan pemahaman terkait keamanan digital.</p>



<p>Untuk diketahui, diskusi literasi digital pada lingkup komunitas merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia #MakinCakapDigital (IMCD). IMCD diinisiasi Kemenkominfo untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga tahun 2024.</p>



<p>Tahun ini, program IMCD menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya mereka yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif, dan aman.</p>



<p>Program #literasidigitalkominfo tersebut tahun ini dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 18 mitra jejaring, program ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info literasi digital dapat diakses melalui media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Fan Page dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo serta website info.literasidigital.id. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194157</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Naik Motor Hendak Kunjungi Anaknya, Warga Tajinan Tewas Mendadak</title>
		<link>https://memontum.com/naik-motor-hendak-kunjungi-anaknya-warga-tajinan-tewas-mendadak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Nov 2020 13:05:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Olah TKP]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Blimbing]]></category>
		<category><![CDATA[Tajinan]]></category>
		<category><![CDATA[tewas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=127653</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sutikno (61) warga Dusun Tambak Asri, Desa Tambak Asri, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, Minggu (15/11/2020) pukul 06.00 WIB, tewas mendadak di pinggir jalan depan ruko Jl Letjend S Parman 155, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Kejadian ini selanjutnya dilaporkan ke Polsek Blimbing hingga petugas segera melakukan olah TKP dan membawa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sutikno (61) warga Dusun Tambak Asri, Desa Tambak Asri, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, Minggu (15/11/2020) pukul 06.00 WIB, tewas mendadak di pinggir jalan depan ruko Jl Letjend S Parman 155, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.</p>
<p>Kejadian ini selanjutnya dilaporkan ke Polsek Blimbing hingga petugas segera melakukan olah TKP dan membawa jenazah Sutikno ke kamar mayat RSSA Malang.</p>
<p>Informasi Memontum.com bahwa sebelum kejadian, Sutikno mengendarai motor membonceng Masadah (56) istrinya. Dengan mengendarai motor Vario Nopol N 2069 EAF, Sutikno hendak berkunjung ke rumah anaknya yang berada di Pasuruan.</p>
<p>Semula kondisinya baik-baik saja, namun saat melintas di Jl Raya Letjend S Parman, Sutikno mengeluhkan pusing dan dadanya terasa sakit kepada istrinya. Karena merasakan sakit, Sutikno menepikan motornya di TKP. Saat itu, dia sudah tidak kuat lagi menahan sakit hingga tak sadarkan diri.</p>
<p>Masadah kemudian meminta tolong warga sekitar hingga diketahui bahwa suaminya sudah meninggal dunia. Petugas Polsek Blimbing dan Tim Inafis Polresta Malang Kota segera mendatangi lokasi kejadian melakukan penyelidikan.</p>
<p>Kapolsek Blimbing Kompol Hery W Widodo saat dikonfirmasi Memontum.com membenarkan adanya kejadian itu. &#8220;Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan korban meninggal karena sakit jantung. Menurut istrinya saat itu, korban sempat mengeluhkan sakit pada bagian jantung hingga menepikan motornya di pinggir jalan,&#8221; ujar Kompol Hery. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127653</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tirta Kanjuruhan Tingkatkan Pasokan, Nego Bebaskan Lahan</title>
		<link>https://memontum.com/tirta-kanjuruhan-tingkatkan-pasokan-nego-bebaskan-lahan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Jul 2020 14:44:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Perumda Tirta Kanjuruhan]]></category>
		<category><![CDATA[sengketa lahan]]></category>
		<category><![CDATA[Tajinan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/119584-tirta-kanjuruhan-tingkatkan-pasokan-nego-bebaskan-lahan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Beredar kabar mengenai sengketa lahan antara warga pemilik lahan, Sujono di Kecamatan Tajinan dengan Perusahaan Umum Daerah Tirta (Perumda Tirta). Dikabarkan, lahan milik Sujono ini merupakan sumber air yang mengaliri 3 desa. Meliputi Desa Kendalpayak, Wonokerso dan Karangduren. Dilansir dari sebuah media, Sujono mengungkapkan bahwa pembelian tanah dilakukan tepatnya tanggal 3 September [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Beredar kabar mengenai sengketa lahan antara warga pemilik lahan, Sujono di Kecamatan Tajinan dengan Perusahaan Umum Daerah Tirta (Perumda Tirta). Dikabarkan, lahan milik Sujono ini merupakan sumber air yang mengaliri 3 desa. Meliputi Desa Kendalpayak, Wonokerso dan Karangduren.</p>
<p>Dilansir dari sebuah media, Sujono mengungkapkan bahwa pembelian tanah dilakukan tepatnya tanggal 3 September 2009. Tanah yang terletak di Dusun Tambakrejo, Desa Tambaksari, Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang dengan Luas 966 M2.</p>
<p><div id="attachment_119585" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-119585" decoding="async" class="size-full wp-image-119585" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200718-WA0276-copy.jpg?resize=740%2C370&#038;ssl=1" alt="Gambar lokasi lahan di RT 5 RW 2 Dusun Tambakrejo Desa Tambaksari Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang" width="740" height="370" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200718-WA0276-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200718-WA0276-copy.jpg?resize=300%2C150&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200718-WA0276-copy.jpg?resize=600%2C300&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200718-WA0276-copy.jpg?resize=200%2C100&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-119585" class="wp-caption-text">Gambar lokasi lahan di RT 5 RW 2 Dusun Tambakrejo Desa Tambaksari Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang</p></div></p>
<p>&#8220;Sangat mengecewakan. Karena sudah 10 tahun saya tidak pernah mendapatkan kompensasi. Sama sekali dari aset yang saya miliki. Sedangkan setiap bulannya air yang berasal dari sumber tersebut, dijual dan didistribusikan kepada 2000 lebih pelanggan. Dan mendapatkan ratusan juta rupiah setiap bulan dari pendistribusian sumber air ke 3 desa,&#8221; ungkapnya</p>
<p>Saat dikonfirmasi awak media, Wahyu selaku Humas Perumda Tirta mengungkapkan, tanah yang dimiliki Sujono, bukanlah sumber mata air yang mengaliri 3 desa tersebut.</p>
<p>&#8220;Perencanaan pembelian sudah pernah dilakukan sejak tahun 2009 hingga 2015. Namun belum terealisasi,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Sempat dilakukan komunikasi dari kuasa hukum Sujono dan perwakilan Perumda Tirta tanggal 9 Juli 2020. Menghasilkan keputusan dimana Perumda Tirta bakal membeli Lahan tersebut sesuai ketentuan NJOP.</p>
<p>&#8220;Kami sudah berkomunikasi dengan kuasa hukum pak Sujono dan kami memutuskan untuk membeli lahan tersebut. Sesuai dengan ketentuan Prosedur NJOP seharga Rp 120.000 per meter,&#8221; ungkap Wahyu.</p>
<p>Namun dari hasil komunikasi tersebut belum ditemukan titik temu. Karena harga yang ditawarkan Perumda Tirta Kanjuruhan tidak sesuai dengan harapan Sujono. Dia mengajukan harga Rp 500.000 per meter. <strong>(mg2/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">119584</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
