<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>taman baca masyarakat &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/taman-baca-masyarakat/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Sep 2019 15:21:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>taman baca masyarakat &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pemkot Luncurkan DILS, Perpustakaan Terintegrasi</title>
		<link>https://memontum.com/pemkot-luncurkan-dils-perpustakaan-terintegrasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Feb 2019 20:28:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Perpustakaan]]></category>
		<category><![CDATA[taman baca masyarakat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/78932-pemkot-luncurkan-dils-perpustakaan-terintegrasi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengembangkan sistem untuk memonitor dan mempermudah pelayanan perpustakaan dan Taman Baca Masyarakat (TBM) di Kota Pahlawan. Kali ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surabaya telah meluncurkan sistem baru, yakni DILS (Digital Integrated Library System). Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surabaya, Musdiq Ali [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya </strong>&#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengembangkan sistem untuk memonitor dan mempermudah pelayanan perpustakaan dan Taman Baca Masyarakat (TBM) di Kota Pahlawan. Kali ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surabaya telah meluncurkan sistem baru, yakni DILS (Digital Integrated Library System).</p>
<p>Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surabaya, Musdiq Ali Suhudi bahwa sejak tahun 2014, Surabaya sudah mencanangkan kota literasi. Hingga saat ini, Pemkot Surabaya sudah mengelola 461 TBM yang tersebar di berbagai kelurahan di Surabaya dan 2 perpustakaan daerah yang ada di Balai Pemuda dan Rungkut. Bahkan, Pemkot Surabaya juga melakukan pendampingan terhadap 811 perpustakaan sekolah di SD, SMP, dan madrasah.</p>
<p>“Dalam DILS ada beberapa konten yang sifatnya internal yaitu bagaimana kita mengelola secara digital yang ada di perpustakaan umum maupun TBM. Dan eksternal, program yang bisa dibuka langsung oleh masyarakat, dengan satu cara, mereka bisa mencari dengan HP mereka bisa mencari buku yang ada d seluruh perpustakaan kita,” kata Musdiq saat jumpa pers di kantor Humas Pemkot Surabaya, Selasa (19/2).</p>
<p>Menurut Musdiq, DILS ini merupakan sistem perpustakaan terintegrasi digital yang digunakan untuk mengelola data, terutama mengenai koleksi buku, e-book, maupun sumber referensi lain agar dapat diakses secara terbuka dan gratis oleh masyaraka. DILS ini dapat diakses melalui: http://dispusip.surabaya.go.id/dils.</p>
<p>“Sistem ini masih baru dan kami bagi menjadi dua konten, yaitu internal melalui e-TBM dan eksternal melalui library one search (LOS),” jelasnya.</p>
<p>Konten e-TBM yang hanya bisa diakses Dinas Arsip dan Perpustakaan ini merupakan sistem pengelolaan transaksi dan aktivitas perpustakaan, baik di perpustakaan umum, TBM, maupun perpustakaan sekolah. Tujuan pembuatan e-TBM ini adalah sebagai media monitoring internal organisasi secara online.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">78932</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menarik Minat Pembaca Anak, Diawali dengan Dongeng</title>
		<link>https://memontum.com/menarik-minat-pembaca-anak-diawali-dengan-dongeng</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Dec 2017 07:32:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[dongeng]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[taman baca masyarakat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/14450-menarik-minat-pembaca-anak-diawali-dengan-dongeng</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Gresik &#8212; Menumbuhkan kecintaan literasi kepada anak-anak, taman baca masyarakat (TBM) Dadali Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik, Jawa Timur menggelar berbagai kegiatan. Salah satunya anak-anak diajak untuk mendengarkan dongeng. Riuh gemuruh terdengar dari bangunan sederhana ukuran 6 x 3 meter, sudah berkumpul 20 anak sekitar TBM Dadali dan karang taruna Desa Suci. Keriuhan tersebut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Gresik</strong> &#8212; Menumbuhkan kecintaan literasi kepada anak-anak, taman baca masyarakat (TBM) Dadali Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik, Jawa Timur menggelar berbagai kegiatan. Salah satunya anak-anak diajak untuk mendengarkan dongeng.</p>
<p>Riuh gemuruh terdengar dari bangunan sederhana ukuran 6 x 3 meter, sudah berkumpul 20 anak sekitar TBM Dadali dan karang taruna Desa Suci.</p>
<p>Keriuhan tersebut semakin meriah dengan kedatangan Nur Qomari atau yang akrab disapa kak Ari dengan menggunakan sorban hijau dikalungkan di lehernya.</p>
<p>Kak Ari yang juga Kepala SD Muhammadiyah 2 GKB, Gresik sengaja datang untuk mendongeng dengan judul &#8220;Si Kecil Mungil&#8221;.</p>
<p>Dongeng tersebut berkisah tentang kehidupan seorang perempuan usia 35 tahun yang bertubuh kecil nan mungil.</p>
<p>Saat si kecil mungil berjalan-jalan di hutan hingga malam hari, dia menemukan sebuah benda putih dan mengambilnya.</p>
<p>Sesampainya di rumah, si kecil mungil istirahat namun tengah malam muncul suara yang meminta si kecil untuk mengembalikan benda putih tersebut ke tempat semula.</p>
<p>Nur Qomari menjelaskan mendongeng merupakan salah satu upaya untuk memberikan pesan moral positif bagi anak-anak. Ari menjelaskan, dari dongeng &#8216;Si Kecil Mungil&#8217; yang ia bawakan, dirinya berharap anak-anak bisa berperilaku jujur.</p>
<p>&#8220;Pesan yang diharapkan adalah anak-anak agar berlaku jujur dan tidak mengambil barang milik orang lain,&#8221; katanya, Kamis (21/12/2017).</p>
<p>Ari menambahkan, hadirnya untuk mengisi kegiatan di taman baca ini untuk menyemangati pengelola TBM Dadali.</p>
<p>Semantara itu, Bu Singgah yang juga pengelola TBM Desa Suci mengatakan taman baca ini bebas untuk kegiatan masyarakat berbagai kalangan. Mereka bisa belajar, membaca buku hingga berkegiatan positif.</p>
<p>Seperti mendongeng ini, Singgah menyatakan, kegiatan ini bisa mendorong literasi anak-anak. Setidaknya dari mendengarkan dongeng di taman baca, anak-anak bisa lebih mengenal perpustakaan sebagai cakrawala dunia.</p>
<p>&#8220;Memberikan sedikit wawasan dengan kuis yang terkait dengan bacaan di perpus kami, menumbuhkan rasa berani bicara akan pendapatnya, melatih mengeluarkan ide-ide, memberikan wacana baru tentang manfaat perpus serta menyampaikan pesan moral melalui dongeng,&#8221; tambah dia.</p>
<p>Sampai saat ini mempunyai TBM Dadali mempunyai 600 buku koleksi, dana perawatan dan penambahan buku berasal dari donatur pribadi, donatur luar serta barang bekas. <strong>(gbr/sgg/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">14450</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menarik Minat Pembaca Anak, Diawali dengan Dongeng</title>
		<link>https://memontum.com/menarik-minat-pembaca-anak-diawali-dengan-dongeng-2</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Dec 2017 07:32:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dongeng]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[taman baca masyarakat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://memontum.com/94991-menarik-minat-pembaca-anak-diawali-dengan-dongeng-2</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Gresik &#8212; Menumbuhkan kecintaan literasi kepada anak-anak, taman baca masyarakat (TBM) Dadali Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik, Jawa Timur menggelar berbagai kegiatan. Salah satunya anak-anak diajak untuk mendengarkan dongeng. Riuh gemuruh terdengar dari bangunan sederhana ukuran 6 x 3 meter, sudah berkumpul 20 anak sekitar TBM Dadali dan karang taruna Desa Suci. Keriuhan tersebut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Gresik</strong> &#8212; Menumbuhkan kecintaan literasi kepada anak-anak, taman baca masyarakat (TBM) Dadali Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik, Jawa Timur menggelar berbagai kegiatan. Salah satunya anak-anak diajak untuk mendengarkan dongeng.</p>
<p>Riuh gemuruh terdengar dari bangunan sederhana ukuran 6 x 3 meter, sudah berkumpul 20 anak sekitar TBM Dadali dan karang taruna Desa Suci.</p>
<p>Keriuhan tersebut semakin meriah dengan kedatangan Nur Qomari atau yang akrab disapa kak Ari dengan menggunakan sorban hijau dikalungkan di lehernya.</p>
<p>Kak Ari yang juga Kepala SD Muhammadiyah 2 GKB, Gresik sengaja datang untuk mendongeng dengan judul &#8220;Si Kecil Mungil&#8221;.</p>
<p>Dongeng tersebut berkisah tentang kehidupan seorang perempuan usia 35 tahun yang bertubuh kecil nan mungil.</p>
<p>Saat si kecil mungil berjalan-jalan di hutan hingga malam hari, dia menemukan sebuah benda putih dan mengambilnya.</p>
<p>Sesampainya di rumah, si kecil mungil istirahat namun tengah malam muncul suara yang meminta si kecil untuk mengembalikan benda putih tersebut ke tempat semula.</p>
<p>Nur Qomari menjelaskan mendongeng merupakan salah satu upaya untuk memberikan pesan moral positif bagi anak-anak. Ari menjelaskan, dari dongeng &#8216;Si Kecil Mungil&#8217; yang ia bawakan, dirinya berharap anak-anak bisa berperilaku jujur.</p>
<p>&#8220;Pesan yang diharapkan adalah anak-anak agar berlaku jujur dan tidak mengambil barang milik orang lain,&#8221; katanya, Kamis (21/12/2017).</p>
<p>Ari menambahkan, hadirnya untuk mengisi kegiatan di taman baca ini untuk menyemangati pengelola TBM Dadali.</p>
<p>Semantara itu, Bu Singgah yang juga pengelola TBM Desa Suci mengatakan taman baca ini bebas untuk kegiatan masyarakat berbagai kalangan. Mereka bisa belajar, membaca buku hingga berkegiatan positif.</p>
<p>Seperti mendongeng ini, Singgah menyatakan, kegiatan ini bisa mendorong literasi anak-anak. Setidaknya dari mendengarkan dongeng di taman baca, anak-anak bisa lebih mengenal perpustakaan sebagai cakrawala dunia.</p>
<p>&#8220;Memberikan sedikit wawasan dengan kuis yang terkait dengan bacaan di perpus kami, menumbuhkan rasa berani bicara akan pendapatnya, melatih mengeluarkan ide-ide, memberikan wacana baru tentang manfaat perpus serta menyampaikan pesan moral melalui dongeng,&#8221; tambah dia.</p>
<p>Sampai saat ini mempunyai TBM Dadali mempunyai 600 buku koleksi, dana perawatan dan penambahan buku berasal dari donatur pribadi, donatur luar serta barang bekas. <strong>(gbr/sgg/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">94991</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
