<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>tampil &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tampil/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 15 Nov 2025 13:14:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>tampil &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Tampil Menawan di Surabaya Fashion Parade 2025, Kota Probolinggo Hadirkan Kolaborasi 9 Desainer</title>
		<link>https://memontum.com/tampil-menawan-di-surabaya-fashion-parade-2025-kota-probolinggo-hadirkan-kolaborasi-9-desainer</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2025 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Desainer]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion]]></category>
		<category><![CDATA[hadirkan]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[menawan]]></category>
		<category><![CDATA[parade]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[tampil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227743</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Kota Probolinggo kembali menegaskan eksistensinya di panggung mode bergengsi Surabaya Fashion Parade (SFP) 2025, yang digelar di Convention Hall Tunjungan Plaza Surabaya, Jumat (14/11/2024) tadi. Tahun ini, untuk kedua kalinya, Dekranasda bersama desainer lokal unjuk keberanian mempromosikan batik khas Kota Probolinggo yang dikemas lebih modern, ekspresif dan berkarakter. Dalam SFP 2025 yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Kota Probolinggo kembali menegaskan eksistensinya di panggung mode bergengsi Surabaya Fashion Parade (SFP) 2025, yang digelar di Convention Hall Tunjungan Plaza Surabaya, Jumat (14/11/2024) tadi. Tahun ini, untuk kedua kalinya, Dekranasda bersama desainer lokal unjuk keberanian mempromosikan batik khas Kota Probolinggo yang dikemas lebih modern, ekspresif dan berkarakter.</p>



<p>Dalam SFP 2025 yang mengusung tema &#8216;Rebellion&#8217;, Kota Probolinggo menampilkan koleksi kolaboratif dari 9 desainer lokal dengan total 10 busana, ditambah partisipasi dari 9 desainer lainnya. Karya utama yang diangkat oleh Ketua Dekranasda, dr Evariani Aminuddin, adalah Larasing Rupo. Sebuah koleksi yang mengangkat filosofi harmoni dalam rupa, wujud dan makna, sekaligus menantang perspektif konvensional mengenai keindahan.</p>



<p>“Dengan bangga Kota Probolinggo kembali tampil di Surabaya Fashion Parade. Tahun ini kami mempersembahkan ‘Larasing Rupo’, sebuah karya yang tidak hanya memamerkan keindahan batik khas Probolinggo, tetapi juga membawa filosofi tentang harmoni,” ujar Evariani.</p>



<p>Secara makna, Larasing Rupo menggambarkan keselarasan antara wujud, bentuk dan pesan yang terkandung di dalamnya. Motif Asmara Dhana diterjemahkan ulang dengan memasukkan unsur biota laut Probolinggo, seperti ubur-ubur, kerang dan ganggang laut.</p>



<p>Sebuah simbol harmoni dalam kehidupan bawah laut. Fenomena kemunculan ribuan ubur-ubur di perairan Probolinggo, yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, menjadi titik inspirasi utama.</p>



<p>“Kami ingin menunjukkan bahwa keindahan bisa lahir dari mana saja, termasuk dari laut Probolinggo yang kaya akan kehidupan. Ini selaras dengan tema Rebellion, karena kami ingin menantang persepsi konvensional tentang cantik, bahwa keindahan tidak harus sempurna, tetapi harus selaras,” imbuh istri Wali Kota Probolinggo, dr Aminuddin.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dokter Evariani yang juga tampil dengan busana batik khas Kota Probolinggo, merasa bangga bisa ikut mewadahi para desainer lokal tersebut. Harapannya, untuk bisa membawa nama Kota Probolinggo agar semakin dikenal khalayak luas.</p>



<p>Para desainer lokal menghadirkan ragam karya dengan interpretasi masing-masing terhadap tema besar SFP tahun ini. Diantaranya, Endik Suwandi menghadirkan 2 busana pria berjudul &#8216;Mangga Sukur Jayasena&#8217; dan &#8216;Suluran Tinjang Wirotama&#8217;, yang menonjolkan karakter maskulin melalui garis tegas dan motif khas Probolinggo.</p>



<p>Ada Vivin Nur Fithria tampil sebagai desainer utama koleksi Larasing Rupo, memadukan motif batik Asmara Dhana dengan elemen biota laut seperti ubur-ubur, kerang dan ganggang laut. Sedangkan Muchlis Ansori yang akrab dengan Aan Famous membawa karya &#8216;Harsa Bodhag&#8217;, menampilkan gaya kuat, energik dan penuh dinamika.</p>



<p>Sedangkan Dyas Famous membawa karya &#8216;Phala Probolinggo&#8217;, yang menonjolkan kekayaan visual dan karakter budaya lokal. Lina Mardiana dengan karya &#8216;Segara Sundari&#8217;, terinspirasi dari nuansa pesisir Probolinggo yang feminin namun berdaya. Inggita Safitri menghadirkan &#8216;Fiora Lituhayu&#8217;, koleksi yang menggabungkan kelembutan siluet dengan detail ornamen yang anggun.</p>



<p>Lalu ada Mardiya melalui karyanya &#8216;Padma Jaladri&#8217;, menghadirkan interpretasi busana bernuansa laut dengan sentuhan elegan. Aisha Alva menampilkan &#8216;Samira Manjari&#8217;, karya yang memadukan kesegaran warna dan motif untuk menghadirkan suasana penuh energi. Desainer lainnya, Anita Eka ikut melengkapi jajaran karya dengan &#8216;Sekar Arum&#8217;, menghadirkan visual yang lembut namun tetap berkarakter.</p>



<p>Melalui karya ini dan keberanian para desainer lokal, dirinya ingin menegaskan bahwa Kota Probolinggo memiliki kreativitas, keterampilan dan karakter kuat untuk bersaing di panggung mode nasional.</p>



<p>Surabaya Fashion Parade tahun ini memasuki usia 18 tahun, menjadikannya salah satu gelaran mode paling konsisten di Indonesia. Pendiri SFP, Dian Apriliana Dewi, menegaskan bahwa tema Rebellion merupakan simbol keberanian berkarya tanpa batas.</p>



<p>Dengan dukungan tata panggung teatrikal, koreografi model yang terarah, serta pencahayaan dramatis, SFP 2025 kembali menjadi ruang bagi para kreator untuk mengekspresikan ide segar dan progresif. <strong>(kom/pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227743</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dukung Pelestarian Budaya, Wali Kota Malang Tampil di Pementasan Ludruk Genaro Ngalam di TMII</title>
		<link>https://memontum.com/dukung-pelestarian-budaya-wali-kota-malang-tampil-di-pementasan-ludruk-genaro-ngalam-di-tmii</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Nov 2025 12:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[dukung]]></category>
		<category><![CDATA[genaro]]></category>
		<category><![CDATA[Ludruk]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[ngalam]]></category>
		<category><![CDATA[pelestarian]]></category>
		<category><![CDATA[Pementasan]]></category>
		<category><![CDATA[tampil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227577</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menghadiri sekaligus ikut berpartisipasi sebagai pemain tamu dalam pementasan Ludruk Genaro Ngalam yang digelar di Gedung Pewayangan Kautaman, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (09/11/2025) tadi. Kehadiran pria nomor satu di lingkungan Pemkot Malang itu, menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian budaya lokal, khususnya kesenian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menghadiri sekaligus ikut berpartisipasi sebagai pemain tamu dalam pementasan Ludruk Genaro Ngalam yang digelar di Gedung Pewayangan Kautaman, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (09/11/2025) tadi.</p>



<p>Kehadiran pria nomor satu di lingkungan Pemkot Malang itu, menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian budaya lokal, khususnya kesenian ludruk yang terus tumbuh dan diapresiasi masyarakat melalui Komunitas Genaro Ngalam. Selain menjadi ajang seni, kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi Wali Kota Wahyu, untuk menyapa dan memberi perhatian kepada warga Malang yang tinggal di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya.</p>



<p>“Sebagai Bapak e Wong Malang, saya ingin kebersamaan dan jalinan emosional antara pemerintah daerah dan warganya terus terjaga di mana pun mereka berada,” kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Wali Kota Wahyu juga tampil di atas panggung, bersama sejumlah bintang tamu nasional. Diantaranya, seperti Cak Lontong, Cak Akbar, Tessy dan beberapa komedian ludruk lainnya. Kolaborasi tersebut, menghadirkan suasana hangat, jenaka, sekaligus membangkitkan kebanggaan terhadap budaya Malang yang ditampilkan secara modern, namun tetap mempertahankan ruh tradisionalnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Wali Kota Wahyu juga menegaskan, bahwa Pemerintah Kota Malang di bawah kepemimpinannya akan terus membangkitkan serta melestarikan kebudayaan dan peninggalan masa lalu. “Menolak Lupa menjadi tagline saya sejak dahulu. Kebudayaan asli Ngalam dan peninggalan heritage harus kita jaga dan hidupkan kembali,” tambahnya.</p>



<p>Lebih lanjut Wali Kota Wahyu menyampaikan, bahwa Pemkot Malang telah mengaktifkan kembali gedung kesenian di Kota Malang dengan berbagai gelaran seni budaya. Dirinya pun memberikan apresiasi kepada Komunitas Genaro Ngalam dan seluruh panitia yang sukses menghadirkan karya budaya di panggung nasional.</p>



<p>“Seni tradisi adalah jembatan yang menghubungkan identitas, sejarah dan nilai-nilai luhur masyarakat Malang. Ludruk bukan hanya hiburan, tetapi cermin kearifan lokal yang mengajarkan kritik sosial, humor, dan persaudaraan. Pemerintah Kota Malang akan selalu mendukung upaya pelestarian budaya seperti ini, termasuk memperkuat rasa bangga sebagai arek Malang di mana pun berada,” tegasnya.</p>



<p>Acara sendiri, berlangsung meriah dan mendapat sambutan hangat dari ratusan penonton yang hadir. Selain menjadi ajang silaturahmi warga Malang di perantauan, pementasan ini juga membuktikan bahwa seni tradisi tetap relevan dan dicintai lintas generasi. <strong>(kom/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227577</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tampil Kompak dan Memukau, SDN Yosowilangun Lor 01 Lumajang Raih Juara I</title>
		<link>https://memontum.com/tampil-kompak-dan-memukau-sdn-yosowilangun-lor-01-lumajang-raih-juara-i</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Aug 2025 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kompak]]></category>
		<category><![CDATA[memukau]]></category>
		<category><![CDATA[tampil]]></category>
		<category><![CDATA[yosowilangun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225303</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Berhasil tampil kompak dan memukau, tim pelajar dari SD Negeri Yosowilangun Lor 01, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, akhirnya mampu meraih Juara I dalam lomba baris berbaris yang diselenggarakan di Kecamatan Yosowilangun. Keberhasilan ini, melengkapi tampilan sebelumnya di kejuaraan tingkat kabupaten, yang berhasil keluar sebagai Juara Harapan III. Kepala Sekolah SDN Yosowilangun 01, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Berhasil tampil kompak dan memukau, tim pelajar dari SD Negeri Yosowilangun Lor 01, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, akhirnya mampu meraih Juara I dalam lomba baris berbaris yang diselenggarakan di Kecamatan Yosowilangun. Keberhasilan ini, melengkapi tampilan sebelumnya di kejuaraan tingkat kabupaten, yang berhasil keluar sebagai Juara Harapan III.</p>



<p>Kepala Sekolah SDN Yosowilangun 01, Ririn Suhartanti, mengatakan bahwa keberhasil sejumlah siswanya tidak terlepas dari usaha kerja keras bersama. Selain tim pelatih, pelajar juga mampu tampil sesuai harapan. Sehingga, akhirnya mampu sebagai Juara I.</p>



<p>&#8220;Dengan semangat dan kerja keras tidak pantang menyerah, tim dari SDN Yosowilangun Lor 01 atau nomor urut 070 dalam lomba, berhasil meningkatkan prestasi mereka dan meraih Juara I. Tentunya, ini merupakan keberhasilan semua pihak,&#8221; katanya kepada memontum.com, Jumat (22/08/2025) tadi.</p>



<p>Kepsek Ririn menambahkan bahwa keberhasilan yang diraih SDN Yosowilangun Lor 01 menjadi kebanggaan bagi sekolah, siswa, guru dan orang tua wali murid. Prestasi ini, menunjukkan kemampuan dan dedikasi para siswa.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Dengan meraih Juara 1 ini, SD Negeri Yosowilangun Lor 01 membuktikan diri sebagai salah satu sekolah yang berprestasi di Kecamatan Yosowilangun,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Camat Yosowilangun, Yudi Prasetyo, menjelaskan bahwa lomba baris berbaris tingkat SD/MI yang digelar diikuti oleh 44 regu putra dan 49 regu putri. Pelaksanaan ini, bertujuan untuk meningkatkan semangat kebersamaan, kedisiplinan dan kekompakan di kalangan siswa.</p>



<p>&#8220;Lomba ini kita gelar dalam rangka HUT RI ke 80. Saya berharap, kegiatan bisa menjadi momen penting untuk menanamkan nilai kebangsaan dan pendidikan karakter bagi para siswa,&#8221; terangnya.</p>



<p>Camat Yudi juga berharap, kegiatan seperti ini dapat meningkatkan kemampuan dan semangat siswa dalam kedisiplinan. &#8220;Kegiatan positif seperti lomba baris berbaris ini dapat meningkatkan kualitas generasi muda di Kecamatan Yosowilangun,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Gelaran lomba baris berbaris ini berjalan dengan meriah dan diikuti oleh antusiasme peserta dan penonton. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan dapat menjadi ajang untuk meningkatkan kemampuan dan semangat kebersamaan di kalangan siswa. Termasuk, turut membantu dalam menunjang perekonomian warga. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225303</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tampil Memukau dengan Prestasi Membanggakan, Aksi Pocil Situbondo Hipnotis Peserta Hari Bhayangkara</title>
		<link>https://memontum.com/tampil-memukau-dengan-prestasi-membanggakan-aksi-pocil-situbondo-hipnotis-peserta-hari-bhayangkara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Jul 2025 06:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[bhayangkara]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[Hipnotis]]></category>
		<category><![CDATA[membanggakan,]]></category>
		<category><![CDATA[memukau]]></category>
		<category><![CDATA[Peserta]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[tampil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223519</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Penampilan Polisi Cilik (Pocil) Situbondo sukses mencuri perhatian dalam rangkaian Upacara Hari Bhayangkara ke-79 yang digelar di Alun-Alun Situbondo, Senin (01/07/2025) tadi. Dengan penuh semangat dan kekompakan, sejumlah Pocil menampilkan atraksi baris-berbaris serta formasi kreatif yang memukau dan memikat hati ribuan pasang mata. Penampilan yang energik dan tertata rapi dari anak-anak berbakat, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Penampilan Polisi Cilik (Pocil) Situbondo sukses mencuri perhatian dalam rangkaian Upacara Hari Bhayangkara ke-79 yang digelar di Alun-Alun Situbondo, Senin (01/07/2025) tadi. Dengan penuh semangat dan kekompakan, sejumlah Pocil menampilkan atraksi baris-berbaris serta formasi kreatif yang memukau dan memikat hati ribuan pasang mata.</p>



<p>Penampilan yang energik dan tertata rapi dari anak-anak berbakat, ini disambut tepuk tangan meriah dari Forkopimda, personel Polri, ASN, pelajar, hingga masyarakat yang hadir di lapangan upacara. Tidak hanya menghibur, aksi Pocil juga menjadi wujud pembinaan karakter dan kedisiplinan sejak dini.</p>



<p>Kebanggaan semakin bertambah, karena Pocil Situbondo yang merupakan siswa siswi SDN 1 Gudang, Kecamatan Asembagus, juga baru saja mengukir prestasi membanggakan di ajang Lomba Pocil tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2025 yang diselenggarakan Polda Jatim di Trans Icon Mall Surabaya. Mereka berhasil meraih Juara III tingkat Provinsi serta menyabet penghargaan Kategori Danton Terbaik.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kami sangat bangga dengan penampilan Pocil Situbondo yang luar biasa hari ini. Mereka bukan hanya tampil memukau, tapi juga membawa harum nama Situbondo di tingkat provinsi,” kata Kapolres Situbondo, AKBP Rezi Dharmawan, seusai pelaksanaan upacara.</p>



<p>Menurut AKBP Rezi, keberhasilan Pocil ini tidak lepas dari kerja keras para pelatih dan dedikasi dari para siswa yang tergabung dalam Tim Pocil binaan Satlantas Polres Situbondo. Program Polisi Cilik sendiri merupakan salah satu bentuk pembinaan usia dini yang bertujuan menanamkan nilai-nilai disiplin, semangat kebangsaan, serta kecintaan terhadap Polri dan tanah air.</p>



<p>Penampilan Pocil menjadi penutup manis dalam Upacara Hari Bhayangkara ke-79 dengan tema &#8216;Polri Untuk Masyarakat&#8217;, yang sekaligus menegaskan bahwa peran Polri tak hanya di bidang keamanan, tapi juga dalam pembinaan karakter generasi penerus bangsa. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223519</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Opening Ceremony Porprov IX Jatim 2025 di Kota Malang Tampil Meriah dan Suguhkan Keindahan Budaya</title>
		<link>https://memontum.com/opening-ceremony-porprov-ix-jatim-2025-di-kota-malang-tampil-meriah-dan-suguhkan-keindahan-budaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Jun 2025 14:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[ceremony]]></category>
		<category><![CDATA[keindahan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Meriah]]></category>
		<category><![CDATA[opening]]></category>
		<category><![CDATA[Porprov]]></category>
		<category><![CDATA[suguhkan]]></category>
		<category><![CDATA[tampil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223431</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Opening Ceremony Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 berlangsung meriah di Stadion Gajayana, Kota Malang, Sabtu (28/06/2025) malam. Tidak sekadar menjadi ajang pembuka kompetisi olah raga antar kabupaten dan kota di Jatim, acara ini juga menampilkan pertunjukan budaya yang memukau dan berhasil menyedot perhatian ribuan penonton. Salah satu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Opening Ceremony Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 berlangsung meriah di Stadion Gajayana, Kota Malang, Sabtu (28/06/2025) malam. Tidak sekadar menjadi ajang pembuka kompetisi olah raga antar kabupaten dan kota di Jatim, acara ini juga menampilkan pertunjukan budaya yang memukau dan berhasil menyedot perhatian ribuan penonton.</p>



<p>Salah satu sorotan utama dalam pembukaan ini, adalah pertunjukan 150 drone show yang menampilkan berbagai visual menarik. Mulai dari visi dan misi Wali Kota Malang hingga ucapan selamat datang dalam berbagai bentuk animasi cahaya di langit malam. Penampilan tersebut, pun sukses menciptakan suasana spektakuler sejak awal acara.</p>



<p>Tidak kalah mencuri perhatian, sesi pertunjukan tari kolosal bertajuk Malang Mbois Malang Berkelas, yang melibatkan lebih dari 1.000 penari dari berbagai kalangan. Pertunjukan ini, diawali dengan penari pembawa gunungan wayang, dilanjutkan dengan Tari Beskalan sebagai simbol keagungan dan kejayaan.</p>



<p>Pertunjukan budaya berlanjut dengan Reog Ponorogo, menghadirkan 20 dadak merak dan atraksi dari Bujang Ganong yang memikat penonton. Disusul dengan penampilan penari bertopeng Malangan melalui Tari Grebeg Sabrang dan seni bela diri tradisional pencak silat yang menambah unsur kekayaan budaya lokal.</p>



<p>Tradisi khas Malang juga turut dihadirkan melalui kesenian Bantengan, yang kemudian juga dilengkapi dengan Tari Jaranan, menjadikan malam pembukaan Porprov sebagai ajang unjuk pesona seni budaya Jawa Timur.</p>



<p>Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengapresiasi keberhasilan Kota Malang dalam menyelenggarakan pembukaan Porprov yang memadukan budaya dan olah raga secara apik. “Kita menyaksikan bagaimana pentas budaya secara kolosal dan kontemporer bisa memberikan referensi keindahan dalam seluruh rangkaian pembukaan Porprov IX Jatim 2025,” kata Gubernur Khofifah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p></p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="600" height="420" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/06/Opening-Ceremony-Porprov-IX-Jatim-2025-di-Kota-Malang-Tampil-Meriah-dan-Suguhkan-Keindahan-Budaya-2.jpg?resize=600%2C420&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-223433" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/06/Opening-Ceremony-Porprov-IX-Jatim-2025-di-Kota-Malang-Tampil-Meriah-dan-Suguhkan-Keindahan-Budaya-2.jpg?w=600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/06/Opening-Ceremony-Porprov-IX-Jatim-2025-di-Kota-Malang-Tampil-Meriah-dan-Suguhkan-Keindahan-Budaya-2.jpg?resize=300%2C210&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /><figcaption class="wp-element-caption">SENI: Salah satu pertunjukan kesenian dalam pembukaan Porprov IX Jawa Timur 2025. (memontum.com/rsy)</figcaption></figure></div>


<p></p>



<p>Kemudian, dikatakannya bahwa sinergi antara elemen strategis di Malang Raya, telah memberikan kontribusi besar dalam menyukseskan acara tersebut. Dirinya menyebut, bahwa budaya dan olah raga yang dibangun secara selaras, bisa menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di masa mendatang.</p>



<p>“Salah satu dari empat pilar kesuksesan Porprov adalah sukses secara ekonomi. Ketika budaya dibangun bersama olah raga, ini menjadi bagian dari ikhtiar untuk menjadikan olahraga sebagai sumber ekonomi kita,” ujarnya.</p>



<p>Gubernur Khofifah berharap, pelaksanaan Porprov di wilayah Malang Raya, yang meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu, bisa berjalan lancar, aman dan sukses. Untuk penutupan Porprov, dijadwalkan akan dilangsungkan di Kabupaten Malang.</p>



<p>“Kita berharap banyak rekor tercipta. Dari Jawa Timur untuk dunia. Atlet kita luar biasa. Tentu, dalam rangka menghadapi PON mendatang, kita perlu peningkatan intensitas dan kualitas pelatihan yang lebih komprehensif,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Malang Raya sebagai tuan rumah Porprov kali ini. “Stadion Gajayana punya sejarah panjang. Bahkan, Stadion Gajayana baru saja merayakan satu abad usianya. Tahun ini genap 101 tahun dan menjadi saksi pembukaan Porprov ini adalah suatu kehormatan,” ungkap Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Wali Kota Wahyu berharap, pelaksanaan Porprov ini dapat menjadi momentum pembinaan dan pengembangan atlet, sekaligus mempererat kolaborasi lintas daerah dalam mewujudkan kesuksesan acara. &#8220;Ini menjadi sarana pembelajaran, pengalaman berharga, serta momen memperkuat sinergi dan kolaborasi,” imbuh Wali Kota Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223431</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Berangkatkan Kontingen Porprov Jatim IX, Bupati Harap Atlet Banyuwangi Bisa Tampil Maksimal</title>
		<link>https://memontum.com/berangkatkan-kontingen-porprov-jatim-ix-bupati-harap-atlet-banyuwangi-bisa-tampil-maksimal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Jun 2025 09:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berangkatkan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[kontingen]]></category>
		<category><![CDATA[maksimal,]]></category>
		<category><![CDATA[Porprov]]></category>
		<category><![CDATA[tampil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223125</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memberangkatkan Kontingen Banyuwangi untuk Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) IX 2025, Rabu (18/06/2025) tadi. Dalam momen itu, Bupati Ipuk meminta para atlet untuk menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga nama baik Banyuwangi. Sementara Kontingen Banyuwangi yang akan berangkat ke ajang Porprov di Malang Raya, berjumlah 638 orang. Mereka terdiri [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memberangkatkan Kontingen Banyuwangi untuk Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) IX 2025, Rabu (18/06/2025) tadi. Dalam momen itu, Bupati Ipuk meminta para atlet untuk menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga nama baik Banyuwangi.</p>



<p>Sementara Kontingen Banyuwangi yang akan berangkat ke ajang Porprov di Malang Raya, berjumlah 638 orang. Mereka terdiri dari 498 atlet, 105 pelatih dan official serta 34 panitia. Kontingen tersebut, akan berlaga di 48 cabang olah raga (Cabor) yang dipertandingkan.</p>



<p>Bupati Ipuk sendiri dalam kesempatan itu tidak ingin membebani target khusus kepada atlet. Sebaliknya, dirinya hanya berpesan agar para atlet tampil maksimal.</p>



<p>&#8220;Mereka ini adalah duta olah raga Banyuwangi yang bertanding di kabupaten lain. Maka, saya juga titip jaga tingkah laku, jaga karakter, agar nama Banyuwangi tetap baik,&#8221; kata Bupati Ipuk.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, Bupati Ipuk juga berpesan agar para atlet menjaga kesehatan dan tidak gampang putus asa selama bertanding di nomor-nomor yang diperlombakan. &#8220;Jadilah atlet yang gigih dan tangguh. Karena dalam setiap kesuksesan, pasti ada tantangannya. Kami berharap kontingen Banyuwangi bisa tampil lebih baik dari tahun sebelumnya. Intinya juara itu bonus. Tapi proses itu harus dilalui dan dijalani secara maksimal,&#8221; tambah Bupati Ipuk.</p>



<p>Ketua KONI Banyuwangi, Ahmad Khairullah, menjelaskan atlet yang berangkat ke Malang Raya terdiri dari 269 atlet putra dan 229 atlet putri. Secara khusus, KONI menargetkan Banyuwangi bisa masuk ke posisi 5 besar pada Porprov 2025.</p>



<p>&#8220;Kami upayakan target tersebut bisa tercapai. Kami dorong para atlet untuk mendapat motivasi sehingga target bisa dipenuhi,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Meski baru diberangkatkan, atlet dari beberapa cabang olah raga telah bertanding dalam Porprov. Salah satunya, yakni Cabor Hapkido. Satu emas dan tiga perak, berhasil dibawa pulang oleh para atlet dari Cabor tersebut. Khoirullah menyebut ada beberapa Cabor lain yang berpotensi meraih medali, khususnya emas. Antara lain Cabor Selam, Atletik, Tekwondo, Sepatu Roda dan Catur. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223125</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tampil Apik di Youth Concert 2025, Shergie Kayla Resmi Jadi Paduan Suara Tetap BUSC</title>
		<link>https://memontum.com/tampil-apik-di-youth-concert-2025-shergie-kayla-resmi-jadi-paduan-suara-tetap-busc</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 May 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[concert]]></category>
		<category><![CDATA[paduan]]></category>
		<category><![CDATA[shergie]]></category>
		<category><![CDATA[tampil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222211</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Mahasiswi dari Fakultas Studi Administrasi Bisnis FEB (Fakultas Ekonomi dan Bisnis) program studi Administrasi Bisnis Universitas Brawijaya (UB) Malang, Shergie Kaiyla, akhirnya ditetapkan menjadi paduan suara tetap Brawijaya University Student Choir (BUSC) di Gedung Rektorat Universitas Brawijaya, Lantai 2, Sabtu (17/05/2025) tadi. Penetapan itu dilakukan, setelah mahasiswi 19 tahun itu, berhasil [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Mahasiswi dari Fakultas Studi Administrasi Bisnis FEB (Fakultas Ekonomi dan Bisnis) program studi Administrasi Bisnis Universitas Brawijaya (UB) Malang, Shergie Kaiyla, akhirnya ditetapkan menjadi paduan suara tetap Brawijaya University Student Choir (BUSC) di Gedung Rektorat Universitas Brawijaya, Lantai 2, Sabtu (17/05/2025) tadi. Penetapan itu dilakukan, setelah mahasiswi 19 tahun itu, berhasil tampil apik dalam peragaan paduan suara yang sangat memukau para penonton.</p>



<p>Saat dikonfirmasi seusai acara, Kaiyla-sapaannya, mengatakan bahwa acara tersebut adalah youth BUSC, untuk melakukan peragaan paduan suara atau Youth Concert 2025. Peragaan ini, merupakan rangkaian untuk menjadi anggota tetap paduan suara.</p>



<p>&#8220;Acara ini adalah youth BUSC. Ini adalah tahapan untuk menjadi anggota tetap. Karenanya, harus ikut dalam Youth Concert 2025,&#8221; katanya.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa peragaan ini merupakan salah satu terbesar. Karenanya, sebelum mengikuti Youth Concert 2025, Kaiyla melakukan persiapan berlatih selama kurang lebih enam bulan. Sedangkan persiapan yang dilakukan, meliputi latihan fisik, vokal dan teknik pernapasan, artikulasi dan harmoni.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Saya sebenarnya tidak punya basic (tarik suara, red). Cuma percaya diri saja, waktu mengikuti audisi Paduan Suara Mahasiswa (PSM) UB. Kemudian, alhamdulillah bisa lolos,&#8221; terangnya.</p>



<p>Kaiyla menambahkan, mulai kecil dirinya sudah memiliki ketertarikan terhadap seni terutama seni musik. &#8220;Kenapa tertarik paduan suara, karena saya suka seni. Dari kecil, aku suka seni apapun jadi aku pengen coba di kuliah ini seni musik paduan suara,&#8221; sambungnya.</p>



<p>Mengenai pengalaman, Kaiyla mengaku hanya memiliki pengalaman dalam seni yakni drum band dan tari. Namun untuk sekarang, dirinya lebih berfokus pada dunia tarik suara.</p>



<p>&#8220;Sebelumnya aku suka ikut drum band dan tari. Jadi aku pengen nyoba experience baru tentang paduan suara apalagi paduan suara. Untuk sekarang, dunia tarik suara menjadi fashion saya,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Dirinya berharap, untuk ke depan dengan menjadi anggota tetap BUSC, maka dapat mencapai prestasi dalam dunia tarik suara. &#8220;Saya berkomitmen untuk memberikan yang terbaik untuk kedepannya,&#8221; imbuhnya. <strong>(fat/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222211</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Suguhkan Kreativitas Berpadu Kearifan Lokal, Kota Malang Tampil Menawan di Pawai Budaya Apeksi VII 2025</title>
		<link>https://memontum.com/suguhkan-kreativitas-berpadu-kearifan-lokal-kota-malang-tampil-menawan-di-pawai-budaya-apeksi-vii-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 May 2025 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Apeksi]]></category>
		<category><![CDATA[berpadu]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[kearifan]]></category>
		<category><![CDATA[kreativitas,]]></category>
		<category><![CDATA[lokal]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[menawan]]></category>
		<category><![CDATA[suguhkan]]></category>
		<category><![CDATA[tampil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221927</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Kota Malang tampil menawan dalam pawai budaya yang menjadi rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Surabaya, Jumat (09/05/2025) tadi. Pawai budaya yang dilaksanakan di sepanjang Jalan Tunjungan hingga Balai Pemuda Kota Surabaya, ini dibuka oleh Wali Kota Surabaya, yang sekaligus Ketua Dewan Pengurus Apeksi, Eri Cahyadi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Kota Malang tampil menawan dalam pawai budaya yang menjadi rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Surabaya, Jumat (09/05/2025) tadi. Pawai budaya yang dilaksanakan di sepanjang Jalan Tunjungan hingga Balai Pemuda Kota Surabaya, ini dibuka oleh Wali Kota Surabaya, yang sekaligus Ketua Dewan Pengurus Apeksi, Eri Cahyadi dan diikuti perwakilan dari 98 kota anggota Apeksi.</p>



<p>Mengangkat tema &#8216;Harmoni Keberagaman dalam Satu Hati untuk Mengukir Prestasi Menuju Kota Malang Mbois Berkelas&#8217;, delegasi Kota Malang mempersembahkan &#8216;Trenggana Sumapala Bumi Malang&#8217;, yang menggambarkan kuatnya spirit seni dan budaya Malangan di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi. Pawai tersebut, dipimpin langsung oleh Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, didampingi Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso. Penampilan Sanggar Seni Sardulo Djojo dan Putra Mandala Wisanggeni Kota Malang dengan kesenian bantengan serta aneka tari tradisi dan kreasi, mampu memukau ribuan pasang mata masyarakat Surabaya dan wisatawan yang menonton.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Terlihat kelincahan gerak, berpadu dengan musik ritmis membuat penonton takjub. Pawai Budaya Kota Malang ini juga mengikutsertakan para kepala perangkat daerah, camat, lurah, serta Duta Wisata Kota Malang yang tampil kompak berbalut busana Malangan dengan nuansa khas warna biru. Kehadiran Singa Malang (Sima), yang merupakan maskot Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jatim 2025 Kota Malang juga mencuri perhatian para penonton.</p>



<p>Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada semua pihak yang terlibat dalam karnaval budaya ini. &#8220;Kota Malang ingin menunjukkan seni budayanya. Ada jaranan, bantengan, sendratari perpaduan tari, musik dan drama, sehingga masyarakat Indonesia bisa tahu ada budaya yang bisa ditonjolkan. Ini juga untuk menarik mereka untuk datang ke Kota Malang,&#8221; kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Melalui pawai budaya ini, Kota Malang ingin menunjukkan kekayaan tradisi yang dipadu dengan seni kontemporer, menggambarkan keberagaman dan toleransi. Ajang ini juga menjadi sarana bagi Pemkot Malang untuk menggemakan event olahraga terbesar di Jawa Timur, yaitu Porprov IX Jawa Timur 2025 yang akan digelar di Malang Raya (Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu). <strong>(kom/mlg/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221927</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bunda Indah-Mas Yudha Tampil Ciamik di Momen Debat Publik Kedua Pilkada Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/bunda-indah-mas-yudha-tampil-ciamik-di-momen-debat-publik-kedua-pilkada-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Nov 2024 14:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[ciamik]]></category>
		<category><![CDATA[indah-mas]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada]]></category>
		<category><![CDATA[publik]]></category>
		<category><![CDATA[tampik]]></category>
		<category><![CDATA[tampil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216708</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Lumajang nomor urut 2, Bunda Indah &#8211; Mas Yudha, tampak lebih menguasai panggung saat pelaksanaan debat publik ke dua yang berlangsung di Gedung Rock Convention Center (RCC) Lumajang, Selasa (19/11/2024) malam. Selain terlihat mendominasi di beberapa sesi debat, Bunda Indah juga nampak mampu mengambil simpati [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Lumajang nomor urut 2, Bunda Indah &#8211; Mas Yudha, tampak lebih menguasai panggung saat pelaksanaan debat publik ke dua yang berlangsung di Gedung Rock Convention Center (RCC) Lumajang, Selasa (19/11/2024) malam. Selain terlihat mendominasi di beberapa sesi debat, Bunda Indah juga nampak mampu mengambil simpati dan gamblang dalam memberikan setiap penjelasan.</p>



<p>Dikonfirmasi seusai pelaksanaan debat, Bunda Indah-sapaan calon Bupati Lumajang nomor urut 2 itu, mengatakan bahwa dalam debat ke dua kali ini dirinya tidak ada maksud menyerang lawan. Karenanya, apa yang disampaikan selama debat berlangsung berdasarkan data dan fakta yang terjadi di lapangan.</p>



<p>&#8220;Saya bukan bermaksud menyerang, tapi saya menyampaikan data yang sesuai fakta di lapangan. Seperti salah satunya, terkait stockpile terpadu,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Berdasarkan data itu, terangnya, ada perbedaan mencolok ketika stockpile terpadu masih beroperasi dan setelah tidak beroperasi lagi. Pada bulan yang sama dengan tahun yang berbeda, ada pendapatan sekitar Rp 3 miliar lebih untuk perbedaannya. Sehingga, perlu dicari penyebab perbedaan itu.</p>



<p>Dirinya juga menegaskan, jika program unggulan Paslon tersebut sesungguhnya untuk masyarakat dan bukan untuk diri pribadi calon yang bersangkutan. &#8220;Saya senang, memanfaatkan debat ini untuk berdiskusi dan bukan untuk saling menjatuhkan. Sehingga, program Paslon nomor 1 akan kita serap dan yang belum sempurna kita sempurnakan dengan data dan fakta di lapangan,&#8221; ungkap Bunda Indah.</p>



<p>Disinggung soal penampilan Mas Yudha atau calon Wakil Bupati Lumajang nomor urut 2, Bunda Indah mengaku jika wakilnya kali ini tampil sangat berbeda. Namun, sesungguhnya perbedaan itu lebih kepada karakter, karena memang Mas Yudha memang sedikit bicara tetapi banyak bekerja.</p>



<p>&#8220;Karakter wakil seperti inilah, yang saya cari. Sebab, saat nantinya ketika terpilih, maka akan ada pembagian tugas dan pekerjaan dalam memberikan layanan kepada masyarakat,&#8221; ujarnya. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216708</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
