<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>tampilan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tampilan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 23 Jan 2026 11:39:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>tampilan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Revitalisasi Rampung, DLH Kota Malang Urai Wajah Baru Tampilan Alun-Alun Merdeka</title>
		<link>https://memontum.com/revitalisasi-rampung-dlh-kota-malang-urai-wajah-baru-tampilan-alun-alun-merdeka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Jan 2026 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ALun-alun]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[merdeka]]></category>
		<category><![CDATA[rampung,]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[tampilan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229624</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menjelang pelaksanaan peresmian yang dijadwalkan pada akhir Januari 2026, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang memastikan jika wajah baru Alun-Alun Merdeka Kota Malang akan tampil berbeda dibandingkan sebelumnya. Hal itu disampaikan, karena pelaksanaan revitalisasi dilakukan dengan menitikberatkan pada aspek kenyamanan, keamanan dan ramah anak. Plh Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menjelang pelaksanaan peresmian yang dijadwalkan pada akhir Januari 2026, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang memastikan jika wajah baru Alun-Alun Merdeka Kota Malang akan tampil berbeda dibandingkan sebelumnya. Hal itu disampaikan, karena pelaksanaan revitalisasi dilakukan dengan menitikberatkan pada aspek kenyamanan, keamanan dan ramah anak.</p>



<p>Plh Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran, mengatakan bahwa perbedaan dengan sebelumnya yaitu pada sisi area playground atau tempat bermain anak. Kemudian, juga pada kondisi air mancur.</p>



<p>“Yang pertama membedakan adalah playground. Kondisi Alun-Alun Merdeka selama ini sekitar 80 persen pengunjungnya adalah anak-anak, yang datang bersama orang tuanya. Sekarang sudah diperbaiki dan ada yang diperbarui hingga pengecatan ulang,&#8221; kata Raymond, Rabu (21/01/2026) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa sekitar 80 persen permainan sudah diganti yang baru. Termasuk, untuk lantainya dibuat lebih aman dan nyaman bagi anak-anak. Selain itu, seluruh material cat yang digunakan pada permainan anak juga telah disesuaikan dengan standar keamanan.</p>



<p>“Cat yang digunakan sudah melalui kajian dan aman untuk anak-anak,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, ujarnya, pada fasilitas air mancur sebelumnya berbentuk kolam, kini dilengkapi air mancur dengan konsep taman atau dry fountain. Sehingga, memungkinkan anak-anak bisa bermain langsung di area tersebut.</p>



<p>“Air mancur sekarang berbentuk dry fountain, jadi anak-anak bisa bermain atau berlari-lari. Dari sisi keamanan juga sudah dibuat safety agar tetap aman,” ucapnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p></p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="600" height="438" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2026/01/Revitalisasi-Rampung-DLH-Kota-Malang-Urai-Wajah-Baru-Tampilan-Alun-Alun-Merdeka-2.jpg?resize=600%2C438&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-229679" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2026/01/Revitalisasi-Rampung-DLH-Kota-Malang-Urai-Wajah-Baru-Tampilan-Alun-Alun-Merdeka-2.jpg?w=600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2026/01/Revitalisasi-Rampung-DLH-Kota-Malang-Urai-Wajah-Baru-Tampilan-Alun-Alun-Merdeka-2.jpg?resize=300%2C219&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /></figure></div>


<p></p>



<p>Lebih lanjut DLH Kota Malang juga mengurai, kalau pihaknya akan memperketat pengaturan kebersihan dan kenyamanan kawasan Alun-Alun Merdeka. Masyarakat diimbau untuk menjaga kebersihan serta mematuhi aturan, termasuk larangan merokok di area utama alun-alun.</p>



<p>“Kami berharap pengunjung menjaga keamanan dan kebersihan. Untuk yang merokok, nanti disediakan area khusus yang jauh dari plaza utama, karena ini ruang publik yang juga digunakan anak-anak,” lanjutnya.</p>



<p>Sementara itu, kontraktor proyek revitalisasi, Yosep Dwi Prasetya Adi, menjelaskan bila konsep air mancur dirancang sebagai ruang terbuka yang bisa dinikmati semua kalangan. “Air mancur dry fountain ini dilengkapi lampu warna-warni, sehingga terlihat indah saat sore dan malam hari,” ujar Yosep.</p>



<p>Terkait operasional, Yosep menyebut pengelolaan sepenuhnya diserahkan kepada DLH Kota Malang. Pengaturan tekanan air akan disesuaikan dengan kondisi pengunjung, terutama saat banyak anak-anak bermain.</p>



<p>“Tekanan air bisa diatur. Saat banyak anak-anak, tekanannya tidak terlalu kencang. Awalnya disetel manual, ke depan bisa diatur secara periodik,” tambahnya.</p>



<p>Untuk mendukung kenyamanan pengunjung, Alun-Alun Merdeka juga telah dilengkapi fasilitas kamar mandi dan shower. Sehingga anak-anak dapat membilas badan setelah bermain air mancur.</p>



<p>“Orang tua tidak perlu khawatir, karena fasilitas pendukungnya sudah disiapkan,” imbuh Yosep. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229624</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ribuan Siswa Raudhatul Athfal Tampilan Seni Kolosal di Gebyar Seni Gerak dan Lagu RA 2025</title>
		<link>https://memontum.com/ribuan-siswa-raudhatul-athfal-tampilan-seni-kolosal-di-gebyar-seni-gerak-dan-lagu-ra-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 May 2025 04:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[athfal]]></category>
		<category><![CDATA[gebyar]]></category>
		<category><![CDATA[kolosal]]></category>
		<category><![CDATA[raudhatul]]></category>
		<category><![CDATA[ribuan]]></category>
		<category><![CDATA[tampilan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221933</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Ribuan siswa Raudhatul Athfal (RA) dari seluruh penjuru Kabupaten Lumajang memeriahkan Gebyar Seni Gerak dan Lagu RA 2025, atau sebuah perhelatan seni kolosal yang digelar di Stadion Semeru, Sabtu (10/05/2025) tadi. Kegiatan yang mengusung tema &#8216;Wujudkan Kreativitas Anak Sejak Dini&#8217; itu, digelar dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025. Sementara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Ribuan siswa Raudhatul Athfal (RA) dari seluruh penjuru Kabupaten Lumajang memeriahkan Gebyar Seni Gerak dan Lagu RA 2025, atau sebuah perhelatan seni kolosal yang digelar di Stadion Semeru, Sabtu (10/05/2025) tadi. Kegiatan yang mengusung tema &#8216;Wujudkan Kreativitas Anak Sejak Dini&#8217; itu, digelar dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025.</p>



<p>Sementara kegiatan ini, diikuti lebih dari 17 ribu peserta, yang terdiri dari guru, pembimbing, wali murid dan anak-anak RA se-Kabupaten Lumajang. Tak ayal, gelaran acara menjadikannya salah satu acara pendidikan usia dini terbesar di wilayah Lumajang.</p>



<p>Bupati Lumajang, Indah Amperawati, yang hadir bersama Bunda PAUD Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pendidik serta panitia dari IGRA Kabupaten Lumajang atas penyelenggaraan acara ini. &#8220;Terima kasih kepada IGRA yang telah menghadirkan wadah luar biasa bagi anak-anak kita untuk mengekspresikan diri melalui seni. Ini adalah bukti bahwa kreativitas bisa dimulai dari usia dini, dan Pemerintah Kabupaten Lumajang akan terus berkomitmen mendukung hal ini,” kata Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurutnya, kegiatan seperti ini bukan hanya ajang pertunjukan, tetapi juga bagian penting dalam menanamkan nilai-nilai karakter, budaya dan semangat kolaborasi pada anak-anak. “Dengan membina kreativitas sejak dini, kita sedang menyiapkan generasi masa depan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki karakter dan jiwa seni yang kuat,” tambahnya.</p>



<p>Senada dengan itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang, Achmad Faisol Syaifullah, menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pembinaan karakter pada anak-anak RA. “Lewat seni dan gerak, anak-anak belajar berani tampil, bekerjasama, dan mencintai budaya. Ini adalah dasar penting dalam membentuk generasi yang cerdas, kreatif, dan berakhlak mulia,” ujarnya.</p>



<p>Acara ini juga menjadi ruang apresiasi bagi para guru RA, yang dengan penuh dedikasi mendampingi proses tumbuh kembang anak-anak. Semangat kebersamaan yang tercipta di tengah ribuan peserta, menjadi cermin bahwa pendidikan anak usia dini membutuhkan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, lembaga pendidikan, guru dan orang tua.</p>



<p>Gebyar Seni Gerak dan Lagu RA 2025 di Lumajang, ini menjadi bukti nyata bahwa seni dan pendidikan bisa berjalan seiring dalam membentuk generasi masa depan yang utuh berilmu, berbudaya dan berkarakter. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221933</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Grand Carnival JFC 2023 Hipnotis Mata Dunia melalui Tampilan Apik Fesyen Menawan Artis dan Puteri Indonesia</title>
		<link>https://memontum.com/grand-carnival-jfc-2023-hipnotis-mata-dunia-melalui-tampilan-apik-fesyen-menawan-artis-dan-puteri-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Aug 2023 15:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[carnival]]></category>
		<category><![CDATA[fesyen]]></category>
		<category><![CDATA[Hipnotis]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[melalui]]></category>
		<category><![CDATA[menawan]]></category>
		<category><![CDATA[puteri]]></category>
		<category><![CDATA[tampilan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195280</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto bersama Presiden Jember Fashion Carnaval (JFC), Budi Setiawan membuka Grand Carnival, yang merupakan acara puncak perhelatan JFC, Sabtu (05/08/2023) malam. Grand Carnival JFC 2023 tersebut, dimulai dengan penampilan komunitas musik kreatif lokal asal Jember, Lingkar Kreatif Independen atau Linkrafin. Linkrafin sendiri dalam kesempatan itu membawakan sajian lagu bertajuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto bersama Presiden Jember Fashion Carnaval (JFC), Budi Setiawan membuka Grand Carnival, yang merupakan acara puncak perhelatan JFC, Sabtu (05/08/2023) malam. Grand Carnival JFC 2023 tersebut, dimulai dengan penampilan komunitas musik kreatif lokal asal Jember, Lingkar Kreatif Independen atau Linkrafin.</p>



<p>Linkrafin sendiri dalam kesempatan itu membawakan sajian lagu bertajuk ‘Simphony People of Sadeng’ yang sekaligus mengenalkan Kerajaan Sadeng asal Jember. Berbagai musik etnik modern, serta pemberontakan Sadeng yang dibawakan Linkrafin, pun sukses memukau penonton.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Tidak berhenti sampai di situ, penonton disajikan penampilan dua penyanyi yakni Allan Anderson dan Erika Carlina. Rangkaian acara, pun berlanjut dengan peragaan busana atau fesyen apik nan menawan dari sejumlah nama. Diawali Puteri Indonesia 2023, Farhana Nariswari, Puteri Indonesia Lingkungan 2023, Yasinta Aurellia dan tidak ketinggalan juga istri Wakil Gubernur Jawa Timur, Arumi Bachsin, penampilan model dari Sarah Gabriella Tumiwa, serta artis Ibu Kota, Yuki Kato dan Prilly Latuconsina, yang tampil elok nan mempesona pada malam puncak JFC 2023. Pemandangan itu, pun sontak seolah menghipnotis mata penonton yang hadir bahwa dunia yang menyaksikan serangkaian gelaran apik ini.</p>



<p>Sekedar diketahui, karnaval fesyen bertaraf dunia ini telah memasuki tahun ke-21, setelah sebelumnya sempat vakum karena pandemi Covid-19. Jember Fashion Carnaval dilaksanakan selama tiga hari, yakni mulai 4 hingga 6 Agustus 2023. Sementara untuk rangkaian kegiatan, yakni 4 Agustus adalah Wonderful Archipelago Carnival Indonesia (WACI), Pets Carnival dan Artwear Carnival, 5 Agustus World Kids Carnival dan Grand Carnival, kemudian Stage Performing Art pada 6 Agustus 2023.</p>



<p>Dengan tema besar ‘Timelapse: The Journey of The Earth’, JFC menampilkan beberapa desain fesyen yang menceritakan perjalanan bumi dari awal penciptaannya hingga saat ini. <strong>(kom/rio/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195280</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
