<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>tampilkan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tampilkan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 13 Sep 2025 13:34:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>tampilkan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Berangkatkan Kafilah MTQ, Bupati Malang Harap Peserta Tampilkan Kemampuan Terbaik</title>
		<link>https://memontum.com/berangkatkan-kafilah-mtq-bupati-malang-harap-peserta-tampilkan-kemampuan-terbaik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Sep 2025 04:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berangkatkan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[kafilah]]></category>
		<category><![CDATA[kemampuan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Peserta]]></category>
		<category><![CDATA[tampilkan]]></category>
		<category><![CDATA[terbaik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225955</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, melepas Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur&#8217;an (MTQ) Kabupaten Malang 2025 di Pendopo Kabupaten Malang, Kamis (11/09/2025) tadi. Sesuai rencana, peserta akan berkompetisi dalam MTQ Tingkat Jawa Timur XXXI di Kabupaten Jember, pada tanggal 11 hingga 20 September 2025. Dalam prosesi itu, Bupati Sanusi memberangkatkan sebanyak 68 Kafilah MTQ yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, melepas Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur&#8217;an (MTQ) Kabupaten Malang 2025 di Pendopo Kabupaten Malang, Kamis (11/09/2025) tadi. Sesuai rencana, peserta akan berkompetisi dalam MTQ Tingkat Jawa Timur XXXI di Kabupaten Jember, pada tanggal 11 hingga 20 September 2025.</p>



<p>Dalam prosesi itu, Bupati Sanusi memberangkatkan sebanyak 68 Kafilah MTQ yang terdiri dari 10 orang pembina, 10 orang official, 5 orang pendamping serta 43 peserta yang akan berkompetisi. &#8220;Junjung tinggi sportivitas, tampilkan kemampuan terbaik dengan penuh keikhlasan. Insyaallah, dengan usaha yang sungguh-sungguh dan doa kita semua, prestasi terbaik dapat kita raih,&#8221; kata Bupati Sanusi.</p>



<p>Dirinya juga menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada para kafilah, para pelatih dan seluruh pihak, yang telah mempersiapkan diri dengan penuh kesungguhan untuk mengikuti ajang MTQ Tingkat Provinsi Jawa Timur XXXI tahun 2025 di Kabupaten Jember. &#8220;Melalui Musabaqah Tilawatil Qur&#8217;an, kita diingatkan kembali untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, sumber inspirasi dan dasar dalam membangun masyarakat yang religius, berakhlak mulia, serta berperadaban. Adapun para Kafilah MTQ Kabupaten Malang yang hadir pada kesempatan ini, adalah duta daerah yang membawa nama baik, kehormatan dan marwah masyarakat Kabupaten Malang,” tambah Bupati Sanusi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati juga percaya, dengan kerja keras dan latihan yang telah dilalui sebelumnya, Kafilah MTQ Kabupaten Malang memiliki potensi besar untuk meraih hasil yang membanggakan. “Yang lebih penting dari itu semua adalah, bagaimana kita dapat memaknai Musabaqah Tilawatil Qur&#8217;an sebagai momentum untuk semakin mencintai, mendalami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” paparnya.</p>



<p>Bupati Malang berharap, momentum ini dapat menjadi motivasi bagi generasi muda di Kabupaten Malang, untuk semakin gemar membaca dan mempelajari Al-Qur’an. “Dengan begitu, akan lahir generasi Qur’ani yang cerdas, berakhlak mulia dan mampu menghadapi tantangan zaman dengan tetap berpegang teguh pada ajaran Islam,” terang Bupati Sanusi. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225955</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkot Malang Siapkan Pasar Bareng untuk Tampilkan Sentra Kuliner Tematik dan Kekinian</title>
		<link>https://memontum.com/pemkot-malang-siapkan-pasar-bareng-untuk-tampilkan-sentra-kuliner-tematik-dan-kekinian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 May 2025 05:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bareng,]]></category>
		<category><![CDATA[kekinian]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[sentra]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<category><![CDATA[tampilkan]]></category>
		<category><![CDATA[tematik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222556</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang terus mendorong perekonomian kerakyatan, yang salah satunya dengan memajukan pasar-pasar di Kota Malang, menjadi pasar tradisional modern. Bahkan dalam waktu dekat, Pemkot Malang akan menyasar Pasar Bareng, Kecamatan Klojen, Kota Malang, untuk merombaknya agar pedagang dan pengunjungnya semakin ramai. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan bahwa rencananya akan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang terus mendorong perekonomian kerakyatan, yang salah satunya dengan memajukan pasar-pasar di Kota Malang, menjadi pasar tradisional modern. Bahkan dalam waktu dekat, Pemkot Malang akan menyasar Pasar Bareng, Kecamatan Klojen, Kota Malang, untuk merombaknya agar pedagang dan pengunjungnya semakin ramai.</p>



<p>Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan bahwa rencananya akan mengembangkan dan merombak Pasar Bareng agar menjadi pasar tujuan seperti Pasar Klojen dan Pasar Oro-Oro Dowo. &#8220;Rencananya seperti Pasar Bareng, itu akan menjadi salah satu pasar tujuan karena lokasinya sangat strategis,&#8221; kata Wali Kota Wahyu, saat bersama Forkopimda Plus di Pasar Oro-Oro Dowo, Jumat (30/05/2025) tadi.</p>



<p>Selain Pasar Bareng, Wali Kota Wahyu juga ingin pasar-pasar tradisional lainnya bakal ditingkatkan seperti Pasar Klojen dan Oro-Oro Dowo. &#8220;Saya sudah meminta Pak Kadis (Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan) Kota Malang, untuk melihat pasar lainnya guna ditingkatkan seperti ini. Pergerakan ekonomi masyarakatnya berputar, pedagang dan pembelinya merasa senang,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, mengatakan bahwa pihaknya akan kembali menata Pasar Bareng agar bisa mengikuti kesuksesan Pasar Klojen dan Oro-Oro Dowo. &#8220;Nanti konsepnya akan kita sesuaikan. Karena lantai bawahnya sepi dan pedagangnya sedikit. Padahal Pasar Bareng memiliki lokasi yang strategis,&#8221; urainya.</p>



<p>Eko akan membuat konsep-konsep yang terbaik agar Pasar Bareng menjadi destinasi belanja yang ramai dikunjungi masyarakat. Salah satunya dengan membuat sentra kuliner tematik. &#8220;Saya ingin Pasar Bareng menjadi destinasi belanja yang menyenangkan dan ramai dikunjungi masyarakat. Nantinya kulinernya akan kita buat tematik. Apakah makanan nusantara, atau kolaborasi Adia dan Timur Tengah. Nanti akan kita coba bermacam-macam kuliner,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Karena juga menyasar anak-anak muda untuk datang ke pasar, nantinya Pasar Bareng akan dikonsep kekinian. &#8220;Selain kulinernya yang tematik, konsep pasarnya harus kekinian. Harus bisa menarik para pelaku usaha dan pengunjungnya ramai. Seperti yang bisa kita lihat di Pasar Oro-Oro Dowo ini, UKMnya dan pertumbuhan ekonominya jalan, pengunjungnya meningkat,&#8221; tambahnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222556</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tampilkan Bakat dan Kreativitas Siswa, SMAN 2 Jombang Gelar Persada Blast 2025</title>
		<link>https://memontum.com/tampilkan-bakat-dan-kreativitas-siswa-sman-2-jombang-gelar-persada-blast-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 May 2025 08:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[kreativitas,]]></category>
		<category><![CDATA[persada]]></category>
		<category><![CDATA[Siswa]]></category>
		<category><![CDATA[tampilkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222078</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Jombang menggelar Persada Blast 2025, dengan tema &#8216;Archeliosira a Royal Journey to the Enternal Majesty&#8217; di GOR Merdeka Jombang, Kamis (15/05/2025) tadi. Pelaksanaan acara ini, dibuka dengan pemotongan tumpeng oleh Kepala Sekolah SMAN 2 Jombang, Budiono, yang diberikan kepada Plt Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jombang, yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Jombang menggelar Persada Blast 2025, dengan tema &#8216;Archeliosira a Royal Journey to the Enternal Majesty&#8217; di GOR Merdeka Jombang, Kamis (15/05/2025) tadi. Pelaksanaan acara ini, dibuka dengan pemotongan tumpeng oleh Kepala Sekolah SMAN 2 Jombang, Budiono, yang diberikan kepada Plt Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jombang, yang diwakili Kasubag TU, Ulil Mu&#8217;amar.</p>



<p>Kepala SMAN 2 Jombang, Budiono, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para siswa-siswi SMAN 2 Jombang, yang telah berupaya demi mensukseskan acara Persada Blast 2025. “Persada Blast ini merupakan puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) SMAN 2 Jombang yang ke-65,” katanya.</p>



<p>Dirinya juga menjelaskan, bahwa tujuan Persada Blast adalah untuk menampilkan bakat dan kreativitas siswa yang telah dikembangkan selama di sekolah. “Acara ini menjadi ajang bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam berbagai bidang seperti seni, musik atau pertunjukan lainnya,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Budi berpesan kepada para siswa-siswi SMAN 2 Jombang, agar tidak mudah bangga menjadi keluarga di SMAN 2 Jombang. Melainkan, harus menjadi siswa yang membanggakan untuk SMAN 2 Jombang.</p>



<p>“Kami berharap siswa-siswi SMAN 2 Jombang bisa menjadi siswa-siswi yang luar biasa, baik bagi diri sendiri, sekolah, maupun Kabupaten Jombang,” ungkapnya.</p>



<p>Sementara itu, Plt Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, Evi Dwi Widadjanti, yang diwakili oleh Kasubag TU Cabang Dinas Wilayah Kabupaten Jombang, Ulil Mu&#8217;amar, mengucapkan selamat ulang tahun ke 65. &#8220;Semoga dengan bertambahnya usia SMAN 2 Jombang akan terus berkembang,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dirinya juga memberikan apresiasi, terutama kepada seluruh kepanitiaan yang telah berupaya bisa dan menghasilkan karya yang luar biasa. &#8220;Adanya guest star yang menarik dan seru, semoga seluruh siswa siswi SMAN 2 Jombang dapat menikmati penampilan dengan tetap menjaga keamanan serta keselamatan masing-masing,&#8221; tambahnya. <strong>(azl/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222078</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Reopening Gramedia Kayutangan Tampilkan Suasana Heritage Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/reopening-gramedia-kayutangan-tampilkan-suasana-heritage-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Feb 2025 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Gramedia]]></category>
		<category><![CDATA[heritage,]]></category>
		<category><![CDATA[Kayutangan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[reopening]]></category>
		<category><![CDATA[suasana]]></category>
		<category><![CDATA[tampilkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219719</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Toko Gramedia Basra (Basuki Rahmat) Jalan Basuki Rahmat, Kecamatan Klojen, Kota Malang, bertransformasi menjadi Gramedia Kayutangan Malang. Pelaksanaan Re-Opening Gramedia Kayutangan sendiri, berlangsung Kamis (27/02/2025) yadi. Gramedia Kayutangan Malang kini memiliki tampilan heritage, yang menjadi satu dengan destinasi wisata Kayutangan Heritage. &#8220;Re-Opening Gramedia Kayutangan ini juga bagian dari rangkaian perayaan ulang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Toko Gramedia Basra (Basuki Rahmat) Jalan Basuki Rahmat, Kecamatan Klojen, Kota Malang, bertransformasi menjadi Gramedia Kayutangan Malang. Pelaksanaan Re-Opening Gramedia Kayutangan sendiri, berlangsung Kamis (27/02/2025) yadi.</p>



<p>Gramedia Kayutangan Malang kini memiliki tampilan heritage, yang menjadi satu dengan destinasi wisata Kayutangan Heritage. &#8220;Re-Opening Gramedia Kayutangan ini juga bagian dari rangkaian perayaan ulang tahun ke-55 Gramedia. Di mana menghadirkan tampilan baru yang heritage,&#8221; ujar Regional Menejer Jawa Timur, Sigit Hendarta.</p>



<p>Menurut Sigit, perubahan nama dan tampilan Gramedia Basra menjadi Gramedia Kayutangan Malang, juga sebagai cara mendukung program Pemkot Malang yang menjadikan kawasan Jalan Basuki Rahmat menjadi destinasi wisata Kayutangan Heritage. &#8220;Karena kawasan di sini adalah kawasan Kayutangan Heritage, maka kita juga menyesuaikan. Jadi, pengunjung yang masuk di sini (Gramedia) masih bisa merasakan susana Kayutangan Heritage. Semua desain dan bangunan kini dibuat heritage. Produk-produk yang ada di sini lebih fresh dan semakin update,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bersamaan dengan acara Re-Opening, Gramedia turut meresmikan Halte Gramedia Kayutangan, yang bertujuan untuk mempermudah akses masyarakat Malang dalam mengunjungi Gramedia Kayutangan. Selain itu, Gramedia juga mengadakan kegiatan donasi buku kepada dua Taman Bacaan Masyarakat (TBM), yaitu TBM Teras Kota Malang dan TBM Lentera Talangsuko.</p>



<p>Inisiatif ini, lanjutnya, merupakan wujud nyata komitmen Gramedia dalam memperluas akses literasi serta menghadirkan ruang baca yang lebih dekat dengan masyarakat Malang dan selaras dengan nilai-nilai kebudayaan lokal. Sementara sebagai bentuk dukungan terhadap ilustrator Indonesia, Gramedia menghadirkan Creative &amp; Art Corner di Gramedia Kayutangan. Inisiatif ini, memberikan ruang bagi pelanggan untuk menikmati serta mengapresiasi karya seni dari para ilustrator berbakat.</p>



<p>Berkolaborasi dengan Kathrin Honesta, seorang seniman yang dikenal dengan karya ilustrasi bernuansa storytelling serta berbagai proyek buku Creative &amp; Art Corner menjadi wadah bagi para seniman untuk memasarkan karyanya secara langsung di luar platform e-commerce. &#8220;Gramedia Kayutangan Malang kini juga menghadirkan Ruang Kayutangan, sebuah tempat yang lebih dari sekadar nama. Ruang ini adalah wadah terbuka bagi siapa saja untuk berbagi, berkreasi dan berkembang bersama. Dengan konsep galeri yang hidup, Ruang Gramedia menghadirkan diskusi inspiratif, lokakarya kreatif dan pameran penuh makna,&#8221; tambahnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219719</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Karnaval Merdeka Banyuwangi Tampilkan Keberagaman Bangsa</title>
		<link>https://memontum.com/karnaval-merdeka-banyuwangi-tampilkan-keberagaman-bangsa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Aug 2024 09:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[karnaval]]></category>
		<category><![CDATA[keberagaman]]></category>
		<category><![CDATA[merdeka]]></category>
		<category><![CDATA[tampilkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=213172</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Karnaval Merdeka yang dicanangkan Pemkab Banyuwangi dalam rangka memperingati HUT ke-79 Kemerdekaan RI berlangsung meriah, Selasa (20/08/2024) tadi. Ribuan penonton dalam kesempatan itu nampak memadati jalur sepanjang 2,5 kilometer, untuk menyaksikan karnaval yang menampilkan keberagaman Indonesia. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan Karnaval Merdeka ini merupakan ajang untuk mempererat rasa persatuan dan kesatuan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Karnaval Merdeka yang dicanangkan Pemkab Banyuwangi dalam rangka memperingati HUT ke-79 Kemerdekaan RI berlangsung meriah, Selasa (20/08/2024) tadi. Ribuan penonton dalam kesempatan itu nampak memadati jalur sepanjang 2,5 kilometer, untuk menyaksikan karnaval yang menampilkan keberagaman Indonesia.</p>



<p>Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan Karnaval Merdeka ini merupakan ajang untuk mempererat rasa persatuan dan kesatuan seluruh elemen yang ada di Banyuwangi. Karnaval ini, bukan sekadar untuk perayaan melainkan cara untuk terus menjaga keberagaman. Terlebih lagi, Banyuwangi juga merupakan daerah keberagaman yang menjadi rumah bagi masyarakat dari berbagai suku dan agama.</p>



<p>“Melalui karnaval ini, kami mencanangkan bahwa Banyuwangi adalah miniatur keberagaman. Dengan beragamnya suku, budaya dan agama tidak membuat kita terpecah belah. Justru perbedaan itulah yang membuat kita semakin kuat,” kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Pelaksanaan karnaval sendiri, diikuti oleh hampir 2 ribu siswa SMP/MTs dan SMA/MA/SMK sekolah negeri dan swasta se-Banyuwangi. Mereka mengenakan dan membawa berbagai atribut keanekaragaman seni dan budaya Indonesia.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Karnavalnya bagus. Hal ini dapat menginspirasi generasi muda untuk lebih mengenal Indonesia, betapa beragamnya Indonesia,&#8221; kata salah satu penonton, Astiyah.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, ribuan pelajar menampilkan keberagaman Indonesia melalui kostum, tarian dan sandiwara dalam parade karnaval. Ada yang menyajikan adat istiadat Jawa, Sulawesi, Kalimantan, Bali, Aceh dan daerah lain di Nusantara.</p>



<p>Pelaksanaan karnaval sendiri, diawali dengan drum band yang dilanjutkan dengan barisan di belakangnya. Ada barisan pembawa Bendera Merah Putih, disusul barisan kontingen dengan kostum yang memvisualisasikan Indonesia.</p>



<p>Ada pula, penggalan sajian yang menceritakan tentang berbagai tradisi dari berbagai daerah di Indonesia.</p>



<p>Seperti kontingen SMP I Kabat yang mengusung tema adat istiadat Jawa Tengah. Selain kostum, kontingen ini juga menghadirkan beragam kuliner, tradisi dan kesenian tradisional Jawa Tengah. Disusul kemudian, SMPN I Banyuwangi yang membawakan budaya Sulawesi. Mulai dari kostum, kesenian, hingga miniatur rumah adat Tongkonan ditampilkan. <strong>(kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213172</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kota Malang Tampilkan Parade Pratnyaparamita ing Malang di Gelaran Karnaval Budaya Nusantara Apeksi</title>
		<link>https://memontum.com/kota-malang-tampilkan-parade-pratnyaparamita-ing-malang-di-gelaran-karnaval-budaya-nusantara-apeksi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Jun 2024 15:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Apeksi]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[karnaval]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[parade]]></category>
		<category><![CDATA[pratnyaparamita]]></category>
		<category><![CDATA[tampilkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210348</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Melalui rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) XVII Tahun 2024, delegasi Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dengan bangga menampilkan keindahan seni dan budayanya melalui Parade Pratnyaparamita ing Malang di Karnaval Budaya Nusantara, di area Dome, Balikpapan Sport &#38; Convention Center (BSCC), Rabu (05/06/2024) tadi. Pj Wali Kota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Melalui rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) XVII Tahun 2024, delegasi Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dengan bangga menampilkan keindahan seni dan budayanya melalui Parade Pratnyaparamita ing Malang di Karnaval Budaya Nusantara, di area Dome, Balikpapan Sport &amp; Convention Center (BSCC), Rabu (05/06/2024) tadi.</p>



<p>Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh delegasi Kota Malang yang telah tampil memukau. Khususnya, kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dan Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang yang telah berkolaborasi secara apik. Terlebih, juga dengan Sanggar Sardulo Djojo, serta perwakilan guru seni budaya se-Kota Malang yang tergabung dalam paguyuban guru seni tari menampilkan keragaman dan kekayaan khas kebudayaan Kota Malang.</p>



<p>“Ajang Rakernas Apeksi XVII ini menjadi sarana Kota Malang untuk memperkenalkan kekayaan wisata dan budaya kepada khalayak luas. Alhamdulillah, tadi saat delegasi Kota Malang menampilkan Parade Pratnyaparamita ing Malang disambut dengan sangat meriah oleh para tamu yang hadir dan masyarakat yang menyaksikan. Terlihat dari para penonton yang antusias mengabadikan seni budaya yang kita suguhkan,” kata Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Sementara itu, Art Director tim delegasi Kota Malang, Robby Hidajat, mengungkapkan bahwa Parade Pratnyaparamita ing Malang adalah perayaan budaya spektakuler yang menampilkan keragaman dan kekayaan tradisi warisan budaya Kota Malang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Diawali segmen tolak balak, menampilkan bala tantara caplokan kucingan dan celeng pengganggu pertanian,” jelas pria yang merupakan seorang akademisi dari Universitas Negeri Malang bidang seni tari dan seni pertunjukan.</p>



<p>Kemudian, juga ada persembahan tari edan-edanan dengan gerakan ritmis penuh semangat melambangkan tolak balak untuk mengusir dan membersihkan energi negatif. Lalu ada penampilan Dayang Putri Kedaton yang menyertai Ratu Ken Dedes mengenakan kostum megah menggambarkan bunga teratai nan anggun yang merepresentasikan kesucian.</p>



<p>“Tidak hanya itu, Barisan Prajurit Tombak Braja menampilkan sosok barisan prajurit yang dengan gagahnya memegang senjata tradisional sebagai gambaran kekuatan dan keberanian. Parade budaya ini turut menyertakan lurah se-Kota Malang yang mengenakan kostum tradisional,” terangnya.</p>



<p>Lebih lanjut, Roby juga menuturkan jika Parade Pratnyaparamita ing Malang tidak hanya menampilkan keindahan seni dan budaya saja, tetapi juga menyampaikan nilai moral keberanian, keanggunan dan kebijaksanaan, yang menghubungkan masa lalu dengan masa kini dalam semangat kebanggaan budaya menuju Kota Malang Mbois Ilakes. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210348</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bangkitkan Semangat Perjuangan, 95 Siswa SMPK Santa Maria 1 Malang Tampilkan Tari Grebeg Sabrang</title>
		<link>https://memontum.com/bangkitkan-semangat-perjuangan-95-siswa-smpk-santa-maria-1-malang-tampilkan-tari-grebeg-sabrang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 May 2024 09:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bangkitkan]]></category>
		<category><![CDATA[grebeg]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[perjuangan]]></category>
		<category><![CDATA[sabrang]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>
		<category><![CDATA[tampilkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209610</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sebanyak 95 siswa SMPK Santa Maria 1 Malang, menampilkan tarian massal Tari Topeng Grebeg Sabrang, di Halaman Balai Kota Malang, seusai peringatan Hari Kebangkitan Nasional, Senin (20/05/2024) tadi.&#160; Pembina Tari SMPK Santa Maria 1 Malang, Garnasih Setya Rahayu, mengatakan bahwa tarian tersebut memiliki nilai filosofis yang mendalam. Terutama, bagi para siswa-siswinya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sebanyak 95 siswa SMPK Santa Maria 1 Malang, menampilkan tarian massal Tari Topeng Grebeg Sabrang, di Halaman Balai Kota Malang, seusai peringatan Hari Kebangkitan Nasional, Senin (20/05/2024) tadi.&nbsp;</p>



<p>Pembina Tari SMPK Santa Maria 1 Malang, Garnasih Setya Rahayu, mengatakan bahwa tarian tersebut memiliki nilai filosofis yang mendalam. Terutama, bagi para siswa-siswinya tersebut.</p>



<p>Filosofis yang dimaksud, yaitu mengenai semangat perjuangan. Sehingga, diharapkan dapat dicontoh oleh siswa-siswi dalam melakukan pembelajaran di lingkungan sekolah.</p>



<p>“Karena gen Z sekarang ini kan lebih banyak gadget yang diambil. Nah kita ingin mereka tetap semangat dalam belajar. Apalagi ini juga sesuai dengan kurikulum merdeka, Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), nah kita berikan tema kearifan lokal, mengenai tari topeng ini,” jelas Garnasih.</p>



<p>Kemudian, dikatakannya bahwa siswa-siswinya tersebut selalu bersemangat untuk mempelajari tari topeng Grebeg Sabrang. Mulai dari sejarahnya, gerakan yang ditampilkan hingga properti yang dikenakan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Mulai topeng, jambang atau mahkota, itu dibuat oleh anak-anak sendiri. Termasuk gelang kakinya. Awalnya mereka mengeluh kesulitan untuk menggambar, prosesnya mereka tidak sabar. Tapi lama kelamaan proses dilakui dan latihan bersama selama tiga bulan, ternyata mereka jauh lebih minat untuk menarikan tarian ini,” tuturnya.</p>



<p>Lebih lanjut, Tari Topeng Grebeg Sabrang itu menurutnya menggambarkan sebuah prajurit untuk maju ke medan perang. Dalam tari wayang topeng itu diceritakan ada dua prajurit, yaitu grebeg sabrang dan grebeg jawa. Ketika, grebek sabrang diterapkan dalam kurikulum tahun ini, maka di tahun ajaran berikutnya diambil grebeg jawa.</p>



<p>“Kata grebeg berasal dari kata garebek, atau dalam bahasa jawa artinya diiring atau diirit bolo akih. Jadi grebeg sabrang ini prajuritnya Klana, dia yg akan berangkat menuju medan perang. Kita sudah mengambil grebek sabrang untuk tahun ajaran ini, maka tahun ajaran berikutnya bisa jadi kalau disetujui oleh Kepala Sekolah dan tim, mungkin grebeg jawa,” katanya.</p>



<p>Sebagai informasi, usai tampil di Halaman Balai Kota Malang, tarian Grebeg Sabrang tersebut ditampilkan di sekitar Alun-Alun Tugu Kota Malang. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209610</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Shalawat Kebangsaan berlangsung Meriah, Pemkab Situbondo Tampilkan Kilas Balik Perjalanan Tiga Tahun</title>
		<link>https://memontum.com/shalawat-kebangsaan-berlangsung-meriah-pemkab-situbondo-tampilkan-kilas-balik-perjalanan-tiga-tahun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Mar 2024 15:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[berlangsung]]></category>
		<category><![CDATA[kebangsaan]]></category>
		<category><![CDATA[Meriah]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[perjalanan]]></category>
		<category><![CDATA[shalawat]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[tampilkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=206610</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Puluhan ribu orang hadiri Pengajian 2 Majelis 1 Cinta bertajuk &#8216;Shalawat Kebangsaan&#8217;, dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1445 Hijriah di Alun-Alun Kabupaten Situbondo, Sabtu (02/03/2024) malam. Dalam agenda ini, menghadirkan dua majelis shalawat, yakni Majelis Shalawat Bhenning Sokarajjhe (Situbondo) dan Majelis Maulid Wat Ta&#8217;lim Sholawat Riyadlul Jannah (Malang). Turut hadir dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Puluhan ribu orang hadiri Pengajian 2 Majelis 1 Cinta bertajuk &#8216;Shalawat Kebangsaan&#8217;, dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1445 Hijriah di Alun-Alun Kabupaten Situbondo, Sabtu (02/03/2024) malam. Dalam agenda ini, menghadirkan dua majelis shalawat, yakni Majelis Shalawat Bhenning Sokarajjhe (Situbondo) dan Majelis Maulid Wat Ta&#8217;lim Sholawat Riyadlul Jannah (Malang). Turut hadir dalam pelaksanaan itu, Pengasuh Ponpes Salafiyah Syafi&#8217;iyah Sukorejo, KH R Ahmad Azaim Ibrahimy, Al Habib Abdurrahman bin Hasyim Baraqbah, Gus Rofi&#8217;ul Hamid bin KH Abdurrochim Syadzily dan Gus Muhammad Ibrahim Rofi Himzi bin KH Abdurraochim Syadzily.</p>



<p>Bupati Situbondo, Karna Suswandi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan ini selain dalam rangka menyambut Ramadan, juga dalam rangka sebagai wujud syukur atas kepemimpinannya bersama Wabup Khoirani, yang sudah memasuki tahun ketiga. &#8220;Shalawat Kebangsaan ini, sekaligus ungkapan rasa syukur kami, karena kepemimpinan saya bersama Nyai Khoi (Wabup, red) sudah masuk tahun ketiga,&#8221; kata Bupati Karna Suswandi.</p>



<p>Karenanya, dalam momen ini menghadirkan Shalawat Kebangsaan, dengan yang menghadirkan dua majelis besar kepada masyarakat. Yakni Majelis Shawalat Bhenning Situbondo dan Majelis Maulid Wat Ta&#8217;lim Riyadul Jannah dari Malang.</p>



<p>&#8220;Oleh karena itu, pertemuan dua majelis ini menjadi tema acara pengajian malam ini, yakni &#8216;2 Majelis 1 Cinta&#8217;. Ini adalah bentuk kebersamaan dan silaturrahim antara dua majelis. Semoga dengan ini bisa semakin menggemakan shalawat di Kabupaten Situbondo,&#8221; paparnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam kesempatan itu, bupati juga berpesan kepada masyarakat agar menyambut Bulan Ramadan, dengan penuh suka cita. Termasuk, senantiasa menciptakan kerukunan di lingkungan masyarakat agar keberkahan semakin mendekat.</p>



<p>&#8220;Sebentar lagi kita akan berpuasa. Siapkan diri untuk menjadi insan yang lebih baik. Karena puasa di Bulan Ramadan ini adalah momen yang sangat baik untuk memperbaiki diri,&#8221; papar Bung Karna-sapaan Karna Suswandi.</p>



<p>Sebelum acara Shalawat Kebangsaan dimulai, Pemkab Situbondo juga menampilkan kilas balik perjalanan pemerintahan Situbondo, selama tiga tahun di bawah kepemimpinan Bung Karna-Nyai Khoi. Selama tiga tahun memimpin, Bung Karna-Nyai Khoi bekerja keras dan cerdas, melakukan beberapa terobosan dan inovasi atas janji politiknya.</p>



<p>Diantaranya, pembangunan infrastruktur, salah satunya membuka akses warga Labuhan Merak yang berada di kawasan konservasi Taman Nasional Baluran. Selain itu, program kesejahteraan masyarakat dengan memberikan bantuan pangan kepada warga miskin dan insentif kepada guru ngaji, Program Sehati (sehat gratis) bagi warga miskin serta pemberian dana hibah kepada lembaga pendidikan dan pesantren.</p>



<p>Bahkan selama kepemimpinannya, Bupati Karna Suswandi juga berinovasi bibit Padi BK 01 dan 02 Agritan yang sudah mendapatkan izin layak edar dari Kementan RI. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">206610</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wapres Ma&#8217;ruf Amin Buka Apkasi Expo 2023, Pemkab Tampilkan Lima Produk Unggulan Kediri Berbudaya</title>
		<link>https://memontum.com/wapres-maruf-amin-buka-apkasi-expo-2023-pemkab-tampilkan-lima-produk-unggulan-kediri-berbudaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Jul 2023 05:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[amin]]></category>
		<category><![CDATA[APKASI]]></category>
		<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[buka]]></category>
		<category><![CDATA[Expo]]></category>
		<category><![CDATA[kediri berbudaya]]></category>
		<category><![CDATA[lima]]></category>
		<category><![CDATA[ma’ruf]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[produk]]></category>
		<category><![CDATA[tampilkan]]></category>
		<category><![CDATA[unggulan]]></category>
		<category><![CDATA[wapres]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193826</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Bakesbangpol Kabupaten Kediri mengikuti pameran Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Otonomi Expo tahun 2023. Kegiatan ini, berlangsung selama tiga hari, yakni mulai 20 juli hingga 22 Juli 2023 yang bertempat di Indonesia Convention Exhibition BSD Kabupaten Tangerang. Wakil Presiden Republik Indonesia, KH Ma&#8217;ruf Amin, membuka secara resmi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Bakesbangpol Kabupaten Kediri mengikuti pameran Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Otonomi Expo tahun 2023. Kegiatan ini, berlangsung selama tiga hari, yakni mulai 20 juli hingga 22 Juli 2023 yang bertempat di Indonesia Convention Exhibition BSD Kabupaten Tangerang.</p>



<p>Wakil Presiden Republik Indonesia, KH Ma&#8217;ruf Amin, membuka secara resmi acara, Jumat (21/07/2023) tadi. Dalam sambutannya, Wapres Ma&#8217;ruf Amin menjelaskan bahwa guna mewujudkan otonomi daerah yang bermanfaat bagi masyarakat, hendaknya pemerintah daerah terus meningkatkan gagasan dan langkah inovasi. Mulai dari tataran kebijakan maupun penggunaan anggaran yang tepat guna, sehingga pertumbuhan ekonomi di wilayahnya dapat berkelanjutan dan inklusif.</p>



<p>&#8220;Harus dipastikan implementasi program maupun anggaran yang efektif dan akuntabel dimulai dari desa, kelurahan dan kecamatan. Tujuannya, agar mendukung upaya pemerintah Kabupaten dalam mewujudkan perekonomian yang maju. Expo Apkasi Otonomi 2023, diharapkan menjadi platform yang penting bagi para pemimpin daerah, akademisi, pengusaha dan praktisi untuk berkolaborasi, berbagi pengalaman dan menggali potensi-potensi daerah dalam rangka mendorong pembangunan yang berkelanjutan di tingkat lokal,&#8221; tegas Wapres Ma&#8217;ruf Amin.</p>



<p>Sebagai informasi, Kabupaten Kediri mengirim lima produk andalan dalam pameran ini. Kelima produk tersebut, diantaranya mulai dari tahu kuning, Teh Rosella, Mangga Podang, olahan makanan berbahan Ikan Lele dan olahan produk berbahan dasar Nanas.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Kepala Bakesbangpol Kabupaten Kediri, Yuli Marwantoko, menyampaikan sesuai arahan dari Mas Bup Dhito (Bupati Kediri, red), pada pameran ini meminta agar untuk menonjolkan tagline Kediri Berbudaya. Karena itu adalah warisan dari leluhur agar nantinya bisa dipelajari oleh kaum milenial yang ada di Kabupaten Kediri khususnya dan Indonesia umumnya.</p>



<p>&#8220;Tolong untuk Kabupaten Kediri, untuk Kediri Berbudayanya itu ditonjolkan. Karena, itu sebuah tagline bagaimana kita berbudaya menghargai peninggalan nenek moyang atau leluhur kita yang dimana bisa dipelajari oleh kaum milenial khususnya di wilayah Kabupaten Kediri dan umumnya di wilayah Indonesia,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Expo Apkasi Otonomi 2023 ini, juga mendapat sambutan yang sangat positif dari peserta dan pengunjung. Mereka mengapresiasi upaya Apkasi dalam menciptakan platform yang mendukung kolaborasi dan pertukaran informasi antardaerah. Acara ini, diharapkan menjadi awal untuk membangun sinergi yang lebih kuat dalam mewujudkan pembangunan yang berkesinambungan di seluruh Indonesia.</p>



<p>Yuli Marwantoko menambahkan, harapan dari kegiatan ini masyarakat Kabupaten Kediri, agar jangan mudah menyerah. Jadi, terus kembangkan potensi yang ada di wilayah, agar nantinya bisa mengangkat Kabupaten Kediri menuju wilayah yang maju.</p>



<p>&#8220;Untuk masyarakat Kabupaten Kediri, jangan berhenti berkarya, berbudaya, cintailah budaya kita karena budaya kita besar di negara lain kayak di negara tetangga. Karenanya, Mas Bup membuat inovasi agar kita menghargai budaya kita sendiri,&#8221; harapnya.</p>



<p>Expo Apkasi Otonomi 2023 ini sendiri, diikuti kurang lebih 130 kabupaten yang ada di Indonesia. Dengan mengangkat beberapa produk unggulan yang ada di wilayah, diharapkan dapat menarik investor lokal maupun asing untuk ikut berinvestasi di wilayahnya. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193826</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
