<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Tanah Gerak &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tanah-gerak/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 Nov 2022 11:53:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Tanah Gerak &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Rumah Terdampak Tanah Gerak Tulungagung Diusulkan Relokasi BPBD</title>
		<link>https://memontum.com/rumah-terdampak-tanah-gerak-tulungagung-diusulkan-relokasi-bpbd</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Nov 2022 09:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[dampak]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[relokasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Gerak]]></category>
		<category><![CDATA[Terdampak Bencana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=178753</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Tulungagung &#8211; Terkait rencana relokasi 13 rumah warga korban bencana tanah gerak, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung telah mengusulkan bantuan rumah layak huni ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Perhutani. Kepala BPBD Tulungagung Robinson P Nadeak mengatakan, pihaknya telah mengusulkan kepada BNPB serta Perhutani, mengenai urusan rencana relokasi 13 rumah warga di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Tulungagung</strong> &#8211; Terkait rencana relokasi 13 rumah warga korban bencana tanah gerak, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung telah mengusulkan bantuan rumah layak huni ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Perhutani.</p>



<p>Kepala BPBD Tulungagung Robinson P Nadeak mengatakan, pihaknya telah mengusulkan kepada BNPB serta Perhutani, mengenai urusan rencana relokasi 13 rumah warga di Tulungagung yang mengalami tanah bergerak. Yaitu akan dicari yang berdekatan dengan rumah warga. Sebab, sebelum adanya relokasi, akan mempertimbangkan sosial dan ekonomi masyarakat.</p>



<p>&#8220;Nanti menggunakan lahan Perhutani. Juga dilihat kira-kira mana lahan yang memungkinkan untuk lokasi relokasi. Langkah-langkahnya selepas Perhutani setuju, maka kami akan mengatur anggarannya kepada BPNB untuk kemudian dikembangkan,&#8221; ujar Robinson saat dikonfirmasi, Kamis (24/11/2022).</p>



<p>Ia mengaku, pada BNPB juga terdapat dua tahapan untuk mengajukan bantuan. Yakni, pada semester pertama dan kedua. Oleh karena itu, target kapan pelaksanaannya belum bisa dipastikan.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Terpisah, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Tulungagung, Anang Pratistianto menjelaskan, telah melakukan perhitungan perihal segala kebutuhan untuk merelokasi rumah akibat adanya tanah bergerak. Sedianya, relokasi akan ditempatkan pada lahan Perhutani yang memiliki kondisi aman dan berlokasi di dekat rumah warga yang akan direlokasi. &#8220;Masih koordinasi dengan pihak Perhutani, wilayah mana yang bisa digunakan sebagai lokasi relokasi,&#8221; ungkap Anang.</p>



<p>Dari kalkulasinya, per rumah yang dibangun menghabiskan dana maksimal berkosar Rp 50 juta. Dana tersebut bersumber dari dana selain APBD Tulungagung. Tentu dana tersebut diperuntukkan bagi pembangunan rumah yang notabennya sederhana, dengan rumah tipe 36.</p>



<p>&#8220;Dengan dana Rp 50 juta masih kurang, namun kalau yang sederhana sudah cukup. Terpenting dari kami adalah rumah yang layak bagi masyarakat yang berada di lokasi tersebut,&#8221; urainya.</p>



<p>Diketahui sebelumnya, beberapa rumah di daerah Kecamatan Tanggunggunung mengalami tanah gerak cukup mengkhawatirkan. Beberapa kepala keluarga (KK) diungsikan ke kantor kecamatan dan sebagian ke rumah sanak saudara atau tetangga yang lebih aman. Retakan sudah mengenai lantai hingga dinding menganga beberapa centimeter. <strong>(jaz/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">178753</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cek Bencana Longsor dan Tanah Gerak, Bupati Trenggalek Akan Siapkan Lokasi Relokasi</title>
		<link>https://memontum.com/cek-bencana-longsor-dan-tanah-gerak-bupati-trenggalek-akan-siapkan-lokasi-relokasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Oct 2022 07:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bupati trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<category><![CDATA[relokasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Gerak]]></category>
		<category><![CDATA[tanah longsor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=177429</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, kembali turun ke lapangan guna meninjau bencana tanah longsor dan tanah gerak di Desa Timahan, Kecamatan Kampak. Cuaca hidrometeorologi basah, memang masih menyisakan bencana di beberapa titik di Kota Keripik Tempe. Bahkan, sedikitnya ada 13 KK yang terdampak bencana tanah longsor dan tanah gerak di Desa Timahan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, kembali turun ke lapangan guna meninjau bencana tanah longsor dan tanah gerak di Desa Timahan, Kecamatan Kampak. Cuaca hidrometeorologi basah, memang masih menyisakan bencana di beberapa titik di Kota Keripik Tempe.</p>



<p>Bahkan, sedikitnya ada 13 KK yang terdampak bencana tanah longsor dan tanah gerak di Desa Timahan Kecamatan Kampak. Ditambah, kondisi insfratruktur jalan dan rumah warga yang terlihat retak-retak. Bahkan, salah satu warga terdampak, berinisiatif merobohkan rumahnya yang sudah doyong. Itu dilakukan, karena takut bangunan rumahnya roboh dan menimpa rumah warga yang lain.</p>



<p>Sebelumnya, ada sekitar 16 KK di Desa Pandean, Dongko, dipaksa untuk mengungsi karena kediamannya retak akibat tanah gerak. Kejadian tanah gerak di tempat ini, terjadi tiap tahun dan kembali bergerak di awal Oktober ini.</p>



<p>Bahkan, kejadian baru semakin parah, membuat retakan dinding rumah semakin besar.</p>



<p>Selain di Pandean, di Dusun Pule, Desa Sumurup, Kecamatan Bendungan, bencana hidrometeorologi basah juga mengancam 37 rumah (51 KK). Sebelumnya, ada empat rumah pada Selasa (18/10/2022) lalu, rata dengan tanah akibat tersapu tanah longsor. Dari hasil mitigasi itu, Pemerintah Kabupaten Trenggalek, mengatakan bahwa tempat itu tidak aman untuk pemukiman dalam jangka waktu lama.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Belum selesai dengan dua lokasi itu teratasi, warga Desa Timahan juga diresahkan dengan kejadian bencana yang sama. &#8220;Retakan tanah di tempat ini semakin parah. Bahkan, saat tidak turun hujan sekalipun, pergerakan tanah terus terjadi. Kalau hujan, malah seperti kota mati dan warga memilih untuk mengungsi karena takut tinggal di rumah,&#8221; ucap Kepala BPD setempat, Dul Mongin, Selasa (25/10/2022) siang.</p>



<p>Saat ini, sambungnya, warga terdampak hanya berharap bisa segera di relokasi. Mereka ingin aman dan tidak ingin merepotkan sanak saudara terus menerus, karena menumpang tinggal bila hujan turun. &#8220;Setidaknya, relokasi warga di sini bisa dipercepat. Tujuannya, agar tidak terlalu lama mengungsi ataupun tinggal bersama sanak saudara,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Usai meninjau dan menampung persoalan yang dialami warga, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menjelaskan bahwa rata-rata lahan itu milik Perhutani. &#8220;Ada 13 KK yang terdampak dan butuh relokasi. Karena di sini, rata-rata lahan hutan. Saya dorong mereka, agar untuk mencari tanah pemajakan yang pemerintah bisa beli,&#8221; terang Bupati Arifin.</p>



<p>Dengan begitu, tambahnya, Pemkab bisa menyiapkan relokasi yang lebih aman. &#8220;Karena warga masyarakat sudah sangat resah. Meskipun tidak hujan, namun retakannya semakin lama juga semakin meluas,&#8221; urainya.</p>



<p>Sama dengan bencana tanah gerak di Pandean dan Sumurup, Bupati Trenggalek juga melihat lokasi bencana di Timahan. Lokasi ini, juga tidak aman untuk hunian dalam jangka waktu yang panjang. Sehingga, solusi penanganannya dengan hanya dengan relokasi. <strong>(mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">177429</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Blitar Tinjau Nasib 152 Warganya yang Mengungsi Akibat Dampak Tanah Gerak di Desa Balerejo</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-blitar-tinjau-nasib-152-warganya-yang-mengungsi-akibat-dampak-tanah-gerak-di-desa-balerejo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Oct 2022 11:57:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Gerak]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=177205</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Akibat curah hujan tinggi yang berlangsung di wilayah Kabupaten Blitar, mengakibatkan tanah longsor hingga peristiwa tanah gerak di Desa Balerejo, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar. Bahkan, sebanyak 53 Kepala Keluarga (KK) atau 152 jiwa, harus dievakuasi ke tempat pengungsian. Melihat kondisi warganya, Bupati Blitar, Hj Rini Syarifah, dengan didampingi Kepala BPBD Kabupaten Blitar, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Blitar</strong> &#8211; Akibat curah hujan tinggi yang berlangsung di wilayah Kabupaten Blitar, mengakibatkan tanah longsor hingga peristiwa tanah gerak di Desa Balerejo, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar. Bahkan, sebanyak 53 Kepala Keluarga (KK) atau 152 jiwa, harus dievakuasi ke tempat pengungsian.</p>



<p>Melihat kondisi warganya, Bupati Blitar, Hj Rini Syarifah, dengan didampingi Kepala BPBD Kabupaten Blitar, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas PUPR dan Kepala Dinas Perkim, meninjau langsung lokasi di Desa Balerejo, Kamis (20/10/2022) tadi. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Rini Syarifah juga menyalurkan bantuan Sembako dan kebutuhan dapur umum untuk masyarakat di Desa Balerejo, Desa Panggungrejo, Desa Serang dan Desa Kalitengah, Kecamatan Panggungrejo.</p>



<p>Bupati Blitar yang akrab disapa Mak Rini, ini memerintahkan OPD terkait untuk mendata kerugian materiil dan kerusakan infrastruktur umum yang terdampak banjir, longsor maupun tanah gerak, yang selanjutnya untuk dilakukan perencanaan perbaikan ke depannya.</p>



<p>“Pemerintah berupaya menanggulangi bencana ini dengan terus berkoordinasi dengan PVMBG, BMKG, Perhutani, Pemerintah Provinsi Jatim hingga pusat serta stakeholder yang ada, guna melakukan kajian bersama terkait mitigasi bencana atau kebencanaan untuk antisipasi lebih awal,” kata Mak Rini</p>



<p>Mak Rini menambahkan, seperti diketahui kondisi di Blitar Selatan, ini memiliki kontur tanah berupa batu kapur. “Kontur tanah berupa batu kapur ini, kalau hujan lebat bisa menyebabkan longsor, karena air hujan yang tidak bisa diserap meluber ke bawah,” imbuhnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Untuk itu, Mak Rini mengimbau kepada masyarakat agar melestarikan lingkungan dan tidak merusak hutan. Hal ini agar apabila hujan turun dengan lebat, airnya bisa terserap oleh pohon. Selain itu meminta supaya masyarakat tidak membuang sampah sembarangan. “Saat ini masyarakat harus waspada dengan bencana hidrometeorologi dengan mempersiapkan diri dan juga kebutuhan yang diperlukan, terutama untuk keselamatan jiwa,” ujarnya.</p>



<p>Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di Pemkab Blitar ini memberi motivasi kepada para pengungsi untuk bangkit bersama dan saling menguatkan. Agar bencana yang terjadi di Kabupaten Blitar ini bisa dihadapi dengan tegar. “Apresiasi dan terima kasih kepada para relawan yang telah membantu dengan jiwa raga dan sumbangsih dari para donatur untuk meringankan beban korban,” paparnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, Ivong Betryanto, mengatakan bahwa bencana tanah gerak ini disebabkan karena munculnya sumber air di bawah tanah. &#8220;Di bawah tanah yang gerak sudah muncul sumber air baru dan tanah di atasnya mengambang. Sehingga terjadilah tanah gerak,&#8221; kata Ivong Betryanto.</p>



<p>Lebih lanjut Ivong menyampaikan, akibatnya sebanyak 53 Kepala Keluarga (KK) terdampak dan 152 jiwa dievakuasi ke tempat pengungsian di Balai Desa Balerejo, ada juga yang mengungsi di saudaranya. “Mereka terpaksa dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Karena rumah mereka mengalami retak-retak parah akibat bencana tanah gerak tersebut,” jelasnya.</p>



<p>Ivong menegaskan, 53 kepala keluarga yang terdampak tersebut, tersebar di dua RT. &#8220;Data sementara 53 KK itu, tapi ini terus kami update. Yang terpenting sekarang kita lakukan darurat bencana dulu sambil terus koordinasi dengan BPBD Provinsi dan pihak-pihak terkait,&#8221; ujarnya. <strong>(jar/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">177205</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Akibat Tanah Gerak, 11 KK di Tanggunggunung Tulungagung Mengungsi</title>
		<link>https://memontum.com/akibat-tanah-gerak-11-kk-di-tanggunggunung-tulungagung-mengungsi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Oct 2022 13:42:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bupati tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Gerak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=176778</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Tulungagung &#8211; Curah hujan lebat di sejumlah wilayah Kabupaten Tulungagung, tidak hanya menyebabkan banjir dan tanah longsor. Bahkan, di Desa/Kecamatan Tanggunggunung, diinformasikan ada sekitar 24 jiwa, yang harus mengungsi karena huniannya mengalami keretakan bangunan akibat tanah bergerak. Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, menjelaskan bahwa pihaknya bersama Forum Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI, Polri, BPBD, Dinas Perumahan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Tulungagung</strong> &#8211; Curah hujan lebat di sejumlah wilayah Kabupaten Tulungagung, tidak hanya menyebabkan banjir dan tanah longsor. Bahkan, di Desa/Kecamatan Tanggunggunung, diinformasikan ada sekitar 24 jiwa, yang harus mengungsi karena huniannya mengalami keretakan bangunan akibat tanah bergerak.</p>



<p>Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, menjelaskan bahwa pihaknya bersama Forum Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI, Polri, BPBD, Dinas Perumahan Kawasan dan Permukiman, serta Dinas Sosial, telah meninjau lokasi tanah bergerak tersebut. Bahkan, pihaknya juga mengajak ke lokasi untuk melihat secara langsung agar penanganannya cepat dan tepat.</p>



<p>&#8220;Hujan secara terus menerus berdampak tidak hanya banjir. Tetapi, juga tanah longsor termasuk rumah-rumah tempat hunian yang mengalami keretakan,&#8221; kata Bupati Maryoto Birowo, Kamis (13/10/2022) tadi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Bupati menambahkan, asesment yang dilakukan sementara, yakni menempatkan warga terdampak di posko pengungsian. Tepatnya, di Posko Kantor Kecamatan Tanggunggunung. Sementara sebagian yang mempunyai keluarga dekat dengan hunian, bisa tinggal di rumah keluarganya. &#8220;Sementara yang terlaporkan ada 11 KK. Sedangkan yang mengungsi di sini ada 24 jiwa, karena bertepatan keluarganya jauh. Sisanya, ikut kepada keluarga,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Pemkab Tulungagung, tambahnya, akan terus mendata berapa rumah yang terdampak dan mengalami kerusakan berat atau sedang. Pihaknya juga berkeinginan, jika memang sudah parah, agar warga direlokasi. &#8220;Kalau memang di situ rawan longsor, maka nanti akan direlokasikan,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Salah satu warga terdampak, Warni (49), mengungkapkan bahwa kejadian tanah bergerak terjadi sejak Minggu (09/10/2022). Kejadian itu, berlangsung setelah hujan deras yang mengguyur malam hari. Keesokan harinya, mulai terdengar suara keras, yang itu saat ditelusuri berasal dari teras rumah keramik yang terbelah atau gerak.</p>



<p>&#8220;Retak parahnya sejak Minggu. Sebenarnya, Jumat itu juga sudah retak, tetapi tidak parah,&#8221; ujar Warni. <strong>(jaz/and/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">176778</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
