<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>tanggul jebol &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tanggul-jebol/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 07 Apr 2022 15:47:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>tanggul jebol &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Tanggul Waduk Rancang Lamongan Jebol, Bupati Yuhronur Turunkan Alber dan Tinjau Perbaikan</title>
		<link>https://memontum.com/tanggul-waduk-rancang-lamongan-jebol-bupati-yuhronur-turunkan-alber-dan-tinjau-perbaikan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Apr 2022 15:47:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bupati lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Yuhronur]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggul]]></category>
		<category><![CDATA[tanggul jebol]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<category><![CDATA[Yuhronur Efendi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=167184</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Tanggul Waduk Rancang yang terdapat di Dusun Rancang, Desa Rancang, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan, Kamis (07/04/2022) dini hari jebol. Dugaan sementara jebolnya tanggul ini, disebabkan karena kondisi tanah tanggul yang sudah kritis dan debit air waduk yang melebihi kapasitas. Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, Kamis (07/04/2022) tadi, pun langsung melakukan pengecekan pelaksanaan perbaikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Tanggul Waduk Rancang yang terdapat di Dusun Rancang, Desa Rancang, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan, Kamis (07/04/2022) dini hari jebol. Dugaan sementara jebolnya tanggul ini, disebabkan karena kondisi tanah tanggul yang sudah kritis dan debit air waduk yang melebihi kapasitas.</p>



<p>Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, Kamis (07/04/2022) tadi, pun langsung melakukan pengecekan pelaksanaan perbaikan tanggul yang dilakukan oleh tim BPBD Kabupaten Lamongan, yang berkoordinasi dengan Muspika dan jajaran instansi terkait. Tanggul tersebut, saat ini tengah diperbaiki menggunakan alat berat (Alber).</p>



<p>“Yang jebol tadi kita tutup dengan tanah. Insyaallah, nanti bisa teratasi. Karena memang limpasan ini terjadi akibat kapasitas waduk yang sudah sampai pada 97 persen. Sehingga, tekanan air untuk keluar ini tentunya sangat deras sekali,” terangnya.</p>



<p>Dampak jebolnya tanggul waduk dengan lebar kurang lebih 2 hingga 3 meter dan panjang kurang lebih 3 hingga 4 meter ini, mengakibatkan adanya genangan air setinggi kurang lebih 30 hingga 40 sentimeter pada 4 RT (Rukun Tetangga) dengan jumlah terdampak sekitar 150 KK. Sementara itu, jalanan desa menjadi tergenang, satu tempat ibadah dan 2 taman pendidikan, pun bernasib sama.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/lindungi-pemudik-dari-hujan-ektrem-pemprov-jatim-siapkan-operasi-modifikasi-cuaca">Lindungi Pemudik dari Hujan Ektrem, Pemprov Jatim Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/operasi-ketupat-semeru-2026-polres-pasuruan-siapkan-4-pospam-2-posyan-dan-1-pos-terpadu">Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Pasuruan Siapkan 4 Pospam, 2 Posyan dan 1 Pos Terpadu</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/perkuat-jaring-pengaman-sosial-bupati-jember-minta-camat-kawal-ketersediaan-pangan-jelang-idul-fitri">Perkuat Jaring Pengaman Sosial, Bupati Jember Minta Camat Kawal Ketersediaan Pangan Jelang Idul Fitri</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-jember-instruksikan-penindakan-tegas-untuk-praktik-penyelewengan-bbm-bersubsidi">Bupati Jember Instruksikan Penindakan Tegas untuk Praktik Penyelewengan BBM Bersubsidi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/akselerasi-penanggulangan-kemiskinan-dan-masalah-sosial-pemkab-jember-gandeng-kalangan-pesantren">Akselerasi Penanggulangan Kemiskinan dan Masalah Sosial, Pemkab Jember Gandeng Kalangan Pesantren</a></li>
</ul>


<p>“Dampaknya ada beberapa RT dan jalanan yang tergenang. Kebetulan untuk sawah yang ada di sekitaran waduk ini rata-rata sudah panen, sehingga dampak di sawah itu bisa terkendali,” tambahnya.</p>



<p>Metode yang dilakukan untuk menutup lubang jebolan tanggul yakni dengan menggunakan bambu, untuk kemudian ditutup menggunakan tanah. Terkait lama pengerjaan perbaikan tanggul, Bupati Yuhronur berharap, dapat diselesaikan secepat mungkin.</p>



<p>“Mudah-mudahan ini tidak sampai berhari-hari, semoga satu hari ini bisa teratasi. Kita lihat tadi metode penutupan jebolan waduk, jadi kita pasang bambu dulu setelah itu kita tutup dengan tanah. Mudah-mudahan kalau ini sudah teratasi, baru yang besar ini tanggulnya nanti akan kita kuatkan lagi,” ujarnya. <strong>(zen/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">167184</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Koramil Kapongan Situbondo Bersama Perangkat Antisipasi Banjir</title>
		<link>https://memontum.com/koramil-kapongan-situbondo-bersama-perangkat-antisipasi-banjir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Feb 2021 12:59:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Babinsa]]></category>
		<category><![CDATA[Bersama Warga]]></category>
		<category><![CDATA[Besuki]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Seletreng]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggul]]></category>
		<category><![CDATA[tanggul jebol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=134886</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Untuk memperlancar aliran air dan mengantisipasi datangnya banjir di musim penghujan ini, Babinsa Koramil 0823-03/Kapongan di bawah pimpinan Batituud Pelda Masturi serta warga, karya bakti bersama warga membersihkan saluran air dan gorong-gorong di Dusun Corah Saleh 1 RT/RW.02/03 Desa Seletreng Kecamatan Kapongan, Rabu (17/02). Pelda Masturi ditemui dilokasi kegiatan mengatakan, kita bersihkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Untuk memperlancar aliran air dan mengantisipasi datangnya banjir di musim penghujan ini, Babinsa Koramil 0823-03/Kapongan di bawah pimpinan Batituud Pelda Masturi serta warga, karya bakti bersama warga membersihkan saluran air dan gorong-gorong di Dusun Corah Saleh 1 RT/RW.02/03 Desa Seletreng Kecamatan Kapongan, Rabu (17/02).</p>



<p>Pelda Masturi ditemui dilokasi kegiatan mengatakan, kita bersihkan saluran ini agar aliran air dapat mengalir dengan lancar. Kondisi lingkungan yang bersih seperti ini akan sangat membantu menjaga kesehatan masyarakat.</p>



<p>Kalau selokan bersih, air hujan juga akan mengalir dengan lancar, apabila air bisa mengalir dengan lancar maka tidak akan terjadi banjir kalau terjadi hujan deras. Apalagi seperti sekarang ini musim penghujan tentunya bukan perkara yang mudah perlunya kesadaran dan kemauan serta kepedulian dari seluruh elemen masyarakat, ujarnya.</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/134678-jalan-raya-pantura-besuki-situbondo-terganggu-dampak-tanggul-jebol-muspika-dan-bpbd-bersihkan-jalan-secara-manual#ixzz6mjUlt6ny" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Baca Juga : Jalan Raya Pantura Besuki – Situbondo Terganggu Dampak Tanggul Jebol, Muspika dan BPBD Bersihkan Jalan Secara Manual</a></strong></p>



<p>Sementara Kades Seletreng, Taufik Hidayat, mengatakan berterimakasih kepada Babinsa Koramil 0823-03/Kapongan yang telah peduli dan memotivasi masyarakat dalam setiap kegiatan yang positif dan bertujuan membangun kebersihan lingkungan.</p>



<p>Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Bati Tuud Koramil 0823/03 Kapongan beserta 4 orang anggota. Kades Seletreng, Perangkat desa Seletreng. Kasun Dusun Curah Saleh 1 dan 18 orang masyarakat. <strong>(cwa/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">134886</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jalan Raya Pantura Besuki &#8211; Situbondo Terganggu Dampak Tanggul Jebol, Muspika dan BPBD Bersihkan Jalan Secara Manual</title>
		<link>https://memontum.com/jalan-raya-pantura-besuki-situbondo-terganggu-dampak-tanggul-jebol-muspika-dan-bpbd-bersihkan-jalan-secara-manual</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Feb 2021 14:10:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Koramil Kendit]]></category>
		<category><![CDATA[Pantura]]></category>
		<category><![CDATA[tanggul jebol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=134678</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Komandan Koramil 0823/05 Kendit-Situbondo, Kapten Inf Joni Kriswanto, mengerahkan anggotanya untuk membersihkan matrial batu bercampur pasir lumpur yang menutupi bahu jalan akibat tanggul yang jebol pada aliran sungai di Jalur Pantura, Dusun Pecaron, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, Minggu (14/02) tadi. Selama pelaksanaan berlangsung, personil Satlantas Polres Situbondo piket Pos Pantau [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://memontum.com/tag/kabupaten-situbondo">Memontum</a> Situbondo</strong> &#8211; Komandan Koramil 0823/05 Kendit-Situbondo, Kapten Inf Joni Kriswanto, mengerahkan anggotanya untuk membersihkan matrial batu bercampur pasir lumpur yang menutupi bahu jalan akibat tanggul yang jebol pada aliran sungai di Jalur Pantura, Dusun Pecaron, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, Minggu (14/02) tadi.</p>



<p>Selama pelaksanaan berlangsung, personil Satlantas Polres Situbondo piket Pos Pantau Pasir Putih Situbondo, membantu untuk mengurai arus lalu lintas agar tidak menimbulkan kemacetan.</p>



<p><strong>Baca: <a href="https://memontum.com/134647-penjualan-hewan-ternak-di-situbondo-masih-lesu">Penjualan Hewan Ternak di Situbondo Masih Lesu</a></strong></p>



<p>&#8220;Pukul 01.15, akses Jalan Raya Pantura Besuki &#8211; Situbondo, sempat terganggu (macet) akibat tumpukan material bercampur lumpur di Jalan Raya Pecaron ini,&#8221; kata seorang warga, Busairi (39).</p>



<p>Danramil 0823/05 Kendit, Kapten Inf Joni Kriswanto, saat ditemui wartawan memontum.com di lokasi, menjelaskan bahwa anggotanya dikerahkan untuk membantu masyarakat dalam membersihkan material bebatuan dan lumpur sisa jebolnya tanggul.</p>



<p>&#8220;Sambil menunggu alat berat yang akan dikirim dari Dinas PU Provinsi Jatim dari Probolinggo, Koramil 05 Kendit, Polsek Kendit, Tim Pusdalops BPBD dan masyarakat Pecaron bergotong royong membersihkan bahu jalan Nasional dengan menggunakan alat manual,&#8221; jelas Kapten Inf Joni Kriswanto.</p>



<p>Tanggul yang jebol, sambung Kapten Joni, sepanjang 5 meter dan tingginya kurang lebih 2 meter. Jebolnya tanggul itu, karena tidak mampu menahan debit air hujan dari daerah perbukitan Desa Klatakan dan sekitarnya.</p>



<p>&#8220;Untuk menutup tanggul yang jebol itu, pihak BPBD Pemkab Situbondo, mengirimkan kawat bronjong untuk perbaikan tanggul jebol tersebut,&#8221; ujar Kapten Joni.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://memontum.com/134645-sampak-bersholawat-hantarkan-yoyok-menuju-rumah-kediamannya-usai-purna-bakti-menjadi-bupati-situbondo">Sampak Bersholawat Hantarkan Yoyok Menuju Rumah Kediamannya Usai Purna Bakti Menjadi Bupati Situbondo</a></strong></p>



<p>Untuk memperbaiki tanggul yang jebol dan sisa material bebatuan dan bercampur lumpur, imbuh Danramil Kendit, pihaknya menurunkan 5 anggotanya.</p>



<p>Kemudian Kapolsek Kendit Iptu Sumiyatno menerjunkan 3 personel, Satlantas Polres Situbondo 10 personel, BPBD Pemerintah Kabupaten Situbondo menurunkan 4 personel serta 10 orang masyarakat setempat. <strong>(her/sit)</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">134678</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cuaca Ekstrim di Pulau Gili Ketapang, Tanggul Penahan Ombak Jebol</title>
		<link>https://memontum.com/cuaca-ekstrim-di-pulau-gili-ketapang-tanggul-penahan-ombak-jebol</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Jan 2021 11:38:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Angin Kencang]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kota Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Gili Ketapang]]></category>
		<category><![CDATA[gotong royong]]></category>
		<category><![CDATA[Ombak Besar]]></category>
		<category><![CDATA[tanggul jebol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=133520</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Tanggul penahan ombak pada sisi Barat dan Utara Pulau Gili Ketapang, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, ambrol diterjang ombak. Untuk mengantisipasi terjadinya terjangan ombak besar susulan, warga bergotong royong membuat penahan sementara yang terbuat dari karung (goni) berisi pasir. Sekedar diketahui, pada Kamis (28/01) malam, terjadi cuaca buruk yang berlangsung di sekitar Pulau [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Tanggul penahan ombak pada sisi Barat dan Utara Pulau Gili Ketapang, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, ambrol diterjang ombak. Untuk mengantisipasi terjadinya terjangan ombak besar susulan, warga bergotong royong membuat penahan sementara yang terbuat dari karung (goni) berisi pasir.</p>



<p>Sekedar diketahui, pada Kamis (28/01) malam, terjadi cuaca buruk yang berlangsung di sekitar Pulau Gili. Kejadian sendiri, berlangsung sekitar pukul 19.00 hingga sekitar 23.00 WIB. Ombak setinggi 1,5 meter, secara tiba-tiba langsung menghantam tanggul.</p>



<p>Kerasnya hantaman gelombang, membuat tanggul penahan di sebelah Barat dan Utara pulau, menjadi rusak dan jebol. Hantaman ombak semakin kuat karena saat itu, air laut juga sedang pasang yang disertai angin kencang dengan kecepatan 37 KM per-jam.</p>



<p>“Tadi malam kejadiannya. Yang rusak tanggul sisi barat dan utara. Karena anginnya baratan (barat laut-red),” terang salah satu warga, Yusuf, Sabtu (30/01) tadi.</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/132838-antisipasi-banjir-bpbd-kota-probolinggo-siapkan-resapan" data-type="URL" data-id="https://memontum.com/132838-antisipasi-banjir-bpbd-kota-probolinggo-siapkan-resapan" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Baca Juga : Antisipasi Banjir BPBD Kota Probolinggo Siapkan Resapan</a></strong></p>



<p>Tingginya ombak pada malam itu, mengakibatkan air naik hingga ke jalan di area permukiman warga. Sebagian rumah warga terhempas ombak. Namun tidak sampai terjadi kerusakan. “Cukup tinggi sampai ke jalan. Warga takut jika melintas di jalan sisi Barat dan Utara,” imbuhnya.</p>



<p>Kalaksa BPBD Kabupaten Probolinggo, Anggit Hermanuadi, mengatakan pihaknya telah menerima laporan tanggul jebol dipulau Gili Ketapang. Kami pun telah memerintahkan petugas BPBD ke lokasi untuk melakukan mitigasi bencana.</p>



<p>“Kami baru dapat laporannya. Petugas langsung kami terjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen untuk melihat potensi-potensi bencana disana. Karena musim hujan dan angin memasuki puncaknya saat ini,” terang Anggit.<br></p>



<p>Kepala KSOP Klas IV Probolinggo, Capt. Subuh Fakkurahman, dikonfirmasi terpisah meminta kepada semua operator kapal penyeberangan tradisional agar memperhatikan cuaca dan melengkapi kapalnya dengan alat keselamatan yang cukup sesuai jumlah pelayar.</p>



<p>“Kami juga menghimbau kepada para penumpang maupun pengunjung agar memperhatikan cuaca yang tidak bersahabat. Waspadai jika terjadi ombak besar serta angin kencang,” pintanya</p>



<p>Untuk mengantisipasi terjangan ombak susulan, warga pulau Gili Ketapang secara bergotong royong, membuat tanggul sementara dari karung pasir secara swadaya. Agar jika kembali terjadi terjangan ombak, tidak sampai masuk dan menerjang pemukiman warga. <strong>(geo/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">133520</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pasca Tanggul Jebol, BPBD Lumajang Terus Pantau Rowokangkung</title>
		<link>https://memontum.com/pasca-tanggul-jebol-bpbd-lumajang-terus-pantau-rowokangkung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Feb 2020 18:15:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Genitri]]></category>
		<category><![CDATA[tanggul jebol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/107043-pasca-tanggul-jebol-bpbd-lumajang-terus-pantau-rowokangkung</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; BPBD Lumajang Imbau warga terdampak banjir pasca jebolnya tanggul Sungai Genitri di Desa Rowokangkung, Kecamatan Rowokangkung Kabupaten Lumajang untuk waspada, jika ada kejadian sekecil apapun agar segera melapor. Karena sesuai dengan ramalan BMKG, puncak hujan terjadi di pertengahan Februari hingga akhir Maret 2020. Hal itu dikatakan Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; BPBD Lumajang Imbau warga terdampak banjir pasca jebolnya tanggul Sungai Genitri di Desa Rowokangkung, Kecamatan Rowokangkung Kabupaten Lumajang untuk waspada, jika ada kejadian sekecil apapun agar segera melapor. Karena sesuai dengan ramalan BMKG, puncak hujan terjadi di pertengahan Februari hingga akhir Maret 2020.</p>
<p>Hal itu dikatakan Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo, pada awak media Selasa (25/2/2020).</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-107045" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200225-WA0129-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200225-WA0129-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200225-WA0129-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200225-WA0129-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200225-WA0129-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Dijelaskan, untuk sementara sudah ada pembenahan tanggul darurat. Untuk penanganan selanjutnya masih menunggu hasil koordinasi dari pihak terkait. Ia menyampaikan jika luberan air dampak dari jebolnya tanggul itu sudah surut. Sementara sisi tanggul yang jebol berbeda dengan yang sebelumnya sudah diperbaiki.</p>
<p>“Untuk tanggul yang jebol sudah kita atasi, secara darurat dengan memasang zak (berisi tanah) itu, Ini yang lain, yang lalu itu sudah kuat. Akhirnya sekarang air ini menembus tangkis yang gak kuat. Jebol sekitar 15 meter,” ujarnya.</p>
<p>Pihaknya pada hari Rabu (26/2/2020) depan masih akan melakukan rapat dengan Bakorwil, PSDA Bonyoudo Mayang dan pemangku kepentingan untuk menentukan langkah selanjutnya. Sebelumnya, penanganan sementara yang dilakukan BPBD bersama dengan TNI, kepolisian, relawan, pemerintah, dan warga sekitar dilakukan secara cepat. “Sehingga air tidak terlalu merembet kemana-mana,” jelas Wawan.</p>
<p>Menurutnya, jika hujan deras turun lagi, pihaknya juga tak bisa memastikan apakah tanggul sementara itu bisa kuat atau tidak. Namun Ia berharap tidak terjadi hujan deras di hulu sungai. Untuk langkah antisipasi, pihaknya juga, jauh-jauh hari sudah mendirikan pos di Kecamatan Rowokangung. “Jadi di sana sudah ada yang nanti memantau situasi, baik dari relawan, TNI, Polri, kecamatan, BPBD, sehingga ketika ada kejadian seperti kemarin langsung bertindak</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-107044" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200225-WA0127-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200225-WA0127-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200225-WA0127-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200225-WA0127-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200225-WA0127-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Masyarakat juga harus tetap waspada dan hati-hati, dan ikut bantu memonitor sungai yang ada di sana. Sekecil apapun kejadian mohon BPBD dilapori, kerena walaupun sudah kita beri tiang pancang, karena kekuatan zak kita tidak tahu, tapi mudah-mudahan di hulu hujannya tidak besar. Kalau hujannya hanya di sekitaran Rowokangkung dan Jatiroto, dan hulunya tidak besar insya alloh masih aman, disana juga sudah ada yang nanti memantau situasi, baik dari relawan, TNI, Polri, kecamatan, BPBD, sehingga ketika ada kejadian seperti kemarin langsung bertindak,” pungkasnya.<strong>(adi/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">107043</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati bersama Dandim Lumajang Kerja Bakti Benahi Tanggul Sungai Genitri yang Jebol</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-bersama-dandim-lumajang-kerja-bakti-benahi-tanggul-sungai-genitri-yang-jebol</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Feb 2020 06:33:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Kerja Bakti]]></category>
		<category><![CDATA[kodim 0821]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Genitri]]></category>
		<category><![CDATA[tanggul jebol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/106914-bupati-bersama-dandim-lumajang-kerja-bakti-benahi-tanggul-sungai-genitri-yang-jebol</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Peristiwa jebolnya tanggul sungai Genitri yang disebabkan oleh arus sungai yang deras kembali mengakibatkan puluhan rumah di Dusun Genitri Kidul, Desa Rowokangkung terendam air. Bupati Lumajang, H.Thoriqul Haq bersama Komandan Kodim 0821 Lumajang, Letkol.Inf. Ahmad Fauzi, Minggu (23/2/2020) kemarin, datang ke lokasi banjir bersama beberapa relawan dan masyarakat sekitar melakukan kerja bakti [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang </strong>&#8211; Peristiwa jebolnya tanggul sungai Genitri yang disebabkan oleh arus sungai yang deras kembali mengakibatkan puluhan rumah di Dusun Genitri Kidul, Desa Rowokangkung terendam air. Bupati Lumajang, H.Thoriqul Haq bersama Komandan Kodim 0821 Lumajang, Letkol.Inf. Ahmad Fauzi, Minggu (23/2/2020) kemarin, datang ke lokasi banjir bersama beberapa relawan dan masyarakat sekitar melakukan kerja bakti memperbaiki tanggul dengan tumpukan sak berisi tanah.</p>
<p>Bupati mengungkapkan banjir tersebut disebabkan oleh derasnya arus sungai akibat hujan deras yang terjadi beberapa waktu lalu sehingga mengakibatkan gronjong (tanggul pembatas) Sungai Genitri jebol. Bupati menjelaskan pihaknya akan berupaya melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait yang bersangkutan dengan Sungai Genitri.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-106915" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200224-WA0112-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200224-WA0112-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200224-WA0112-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200224-WA0112-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200224-WA0112-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Pemerintah akan terus berikhtiar untuk memberikan pelayanan sebaik mungkin agar kedepannya tidak lagi terjadi banjir,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Bupati mengatakan, tahun lalu gronjong pembatas sungai telah dipasang. Namun masih belum bisa menahan arus sungai, sehingga kembali jebol. Dirinya berharap, ke depan akan dilakukan pembangunan tangkis sungai yang bisa menahan derasnya air akibat hujan lebat.</p>
<p>Sementara itu, Komandan Kodim 0821 Lumajang Letkol Inf Ahmad Fauzi, S.E. meminta kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap cuaca ekstrim yang berpotensi menyebabkan bencana alam yang bisa terjadi kapan saja.</p>
<p>“Saya berharap, masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrim yang terjadi beberapa hari terakhir yang berpotensi menyebabkan bencana alam,” ujarnya.</p>
<p>Fauzi juga menyampaikan, sesuai dengan Undang-undang TNI Nomor 34 Tahun 2004 Pasal 7 ayat (2) poin (12), Tentara Nasional Indonesia (TNI) berkewajiban untuk membantu menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian dan pemberian bantuan kemanusiaan.</p>
<p>“Menghadapi cuaca ekstrim saat ini, kita telah menyiagakan personel untuk memantau wilayah yang rawan terjadi bencana alam,” terangnya.</p>
<p>Akibat jebolnya tanggul tersebut menyebabkan banjir yang di pemukiman masyarakat setinggi 25 sentimeter, terutama di wilayah RW 14 desa setempat.</p>
<p>BPBD Kabupaten Lumajang melaporkan, hasil dari kerja bakti pemasangan tanggul untuk menahan derasnya air sungai sudah selesai 100 %. dengan panjang 15 meter, lebar : 2 meter dan tinggi : 5 meter menggunakan kurang lebih 1000 sak berisi tanah. <strong>(adi/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">106914</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tanggul di Pasuruan Jebol Tak Segera Diperbaiki, 4 Dusun Tenggelam</title>
		<link>https://memontum.com/tanggul-di-pasuruan-jebol-tak-segera-diperbaiki-4-dusun-tenggelam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Feb 2020 11:31:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Wrati]]></category>
		<category><![CDATA[tanggul jebol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/106464-tanggul-di-pasuruan-jebol-tak-segera-diperbaiki-4-dusun-tenggelam</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Banjir kiriman yang merendam Desa Kedungringin, Kecamatan Beji pada tiga hari belakangan,setidaknya membuat lumpuh aktivitas dan ekonomi warga setempat. Seperti diketahui sejak hari Jumat (14/2/2020) malam lalu, sungai wrati yang membelah Desa Kedungringin meluap lantaran tak mampu lagi menampung debit air kiriman dari anak sungainya dan akibatnya merendam Dusun Gersikan, Kedungringin Selatan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Banjir kiriman yang merendam Desa Kedungringin, Kecamatan Beji pada tiga hari belakangan,setidaknya membuat lumpuh aktivitas dan ekonomi warga setempat.</p>
<p>Seperti diketahui sejak hari Jumat (14/2/2020) malam lalu, sungai wrati yang membelah Desa Kedungringin meluap lantaran tak mampu lagi menampung debit air kiriman dari anak sungainya dan akibatnya merendam Dusun Gersikan, Kedungringin Selatan, Kedungringin Tengah dan Dusun Balangrejo desa setempat.</p>
<p>Dari pantuan Memontum.com, hingga Senin sore (17/2) air banjir dengan rata-rata setinggi 30-60cm belum surut dan diperkirakan akan bertambah lagi.</p>
<p>Hal ini dapat diprediksi dengan turunnya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di Kecamatan Prigen, Pandaan, Gempol dan Beji. Tak hanya itu saja, jebolnya tanggul sungai wrati disejumlah titik yang ada di desa setempat juga memperparah banjir pada dusun yang ada.</p>
<p>Menurut Kepala Desa Kedungringin Rizky Wahyuni, pihak Pemdes Kedungringin sudah berupaya meminimalisir banjir dengan berbagai cara.</p>
<p>Banjir yang merendam sejumlah dusun ini akibat dangkalnya sungai wrati,badan sungai yang tertutup enceng gondok dan jebolnya beberapa tanggul. Rizky berharap pihak terkait yakni BBWS dan Dinas Pengairan segera melakukan upaya semisal normalisasi sungai wrati serta menambal beberapa tanggul yang jebol.</p>
<p>&#8220;Saat ini yang sangat urgent yakni menambal tanggul yang jebol, agar dusun yang saat ini terendam air tidak bertambah tinggi airnya. Jika penambalan tanggul yang jebol tiudak segera dilakukan, maka Dusun Balangrejo dan Dusun Kedungringin Tengah akan bertambah tinggi debit airnya serta tenggelam. Saat ini dua dusun tersebut sudah terisolasi banjir,&#8221;jelas Rizky Wahyuni Kades Kedungringin.</p>
<p>Sementara itu saat hal ini dikonfirmasikan pada Ir Misbah Zunip Kepala Dinas Sumber Daya Air Kabupaten Pasuruan, mendapat informasi tersebut pihaknya akan segera menurunkan tim untuk mensurvei beberapa tanggul sungai yang jebol.</p>
<p>&#8220;Terimakasih atas informasinya, kami akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait malam ini untuk mengatasi hal tersebut. Sejatinya wewenang sungai wrati bukan pada kami (Pemkab Pasuruan), akan tetapi pada BBWS. Namun guna mengatasi permasalahan yang bersifat urgen seperti ini, akan kami atasi dengan anggaran taktis,&#8221;terang Misbah Zunip.</p>
<p>Hingga berita ini ditulis, Senin (17/2/2020) pukul 18:00 kondisi cuaca di sekitaran Kecamatan Pandaan, Gempol, Beji dan Bangil masih diguyur hujan dengan intensitas sedang.</p>
<p>Masyarakat Desa Kedungringin yang bermukim disepanjang bantaran sungai wrati ( Dusun kedungringin Tengah dan Balangrejo) tampak kuatir air banjir bertambah tinggi.</p>
<p>Seperti yang diungkapkan oleh salah satu warga Dusun Balangrejo, Desa Kedungringin Cak Genjik.</p>
<p>&#8220;Jujur mas dengan jebolnya beberapa tanggul sungai, kami sangat was-was. Apalagi kondisi cuaca saat ini masih hujan. Sudah 3 hari dusun ini terendam air dengan setinggi 60 cm dan belum ada tanda-tanda surut. Satu lagi yang kami harapkan dari pihak Pemkab Pasuruan yakni suplai air bersih,&#8221; tukas Cak Genjik.<strong> (hen/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">106464</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tanggul Sungai Wrati Jebol, Belasan Hektar Sawah Terendam Air</title>
		<link>https://memontum.com/tanggul-sungai-wrati-jebol-belasan-hektar-sawah-terendam-air</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Jan 2020 10:29:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Wrati]]></category>
		<category><![CDATA[tanggul jebol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/104776-tanggul-sungai-wrati-jebol-belasan-hektar-sawah-terendam-air</guid>

					<description><![CDATA[Pipa PGN Biang Jebolnya Tanggul &#160; Pasuruan, Memontum &#8211; Curah hujan berintensitas sedang yang mengguyur Kecamatan Gempol dan Beji pada Rabu (22/1/2020) mulai sore hingga malam hari membuat beberapa pemukiman, jalan pedesaan dan area persawahan di Desa Kedungringin dan Cangkringmalag Beji terendam air banjir luapan dari sungai Wrati. Selain itu kondisi tersebut diperparah dengan jebolnya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Pipa PGN Biang Jebolnya Tanggul</h2>
<p>&nbsp;<br />
<strong>Pasuruan, Memontum</strong> &#8211; Curah hujan berintensitas sedang yang mengguyur Kecamatan Gempol dan Beji pada Rabu (22/1/2020) mulai sore hingga malam hari membuat beberapa pemukiman, jalan pedesaan dan area persawahan di Desa Kedungringin dan Cangkringmalag Beji terendam air banjir luapan dari sungai Wrati.</p>
<p>Selain itu kondisi tersebut diperparah dengan jebolnya tanggul sungai Wrati di Dusun Minggir, Desa Cangkringmalang, Kamis (23/1/2020) dini hari.</p>
<p>&#8220;Pagi tadi sekitar pukul 04.00 dapat laporan dari ibu kades Kedungringin Rizky Wahyuni,&#8221; tegas Camat Beji Thifaqul Ghony saat berada di lokasi jebolnya tanggul.</p>
<p>&#8220;Sebelumnya selaku pribadi dan camat Beji, saya salut dan terima kasih dengan masyarakat desa kedungringin yang begitu tanggap melakukan penanganan darurat pada tanggul jebol ini, utama ibu kades kedungringin yang dalam keadaan hamil tujuh bulan masih tanggap dengan turun ke lapangan memimpin penanganan darurat, &#8221; ungkapnya.</p>
<p>Tanggul jebol sepanjang kurang lebih 3 m ini, akibat labilnya tanah setelah dilakukan penggalian dan penanaman pipa gas milik PGN. Kemungkinan awal dugaan, saat kembali melakukan penimbunan pipa gas tidak maksimal yakni kurang padat dan tinggi.</p>
<p>Akibatnya sangat rentan serta labil kontur tanahnya,saat diterjang air banjir kiriman dari wilayah atas (Gempol dan Pandaan). Kejadian jebolnya tanggul ini sendiri setidaknya beberapa kali terjadi.</p>
<p>&#8220;Guna penanganan lebih lanjut kami dari Muspika Kecamatan Beji telah melakukan langkah koordinasi dengan pihak Dinas Sumber Daya Air, BPBD, BPWS dan instansi terkait,&#8221; beber Cak Ghony sapaan akrab Camat Beji.</p>
<p>Sementara itu Rizky Wahyuni Kades Kedungringin, mengatakan bahwa akibat jebolnya tanggul ini, setidaknya 13 hektar lahan persawahan yang baru ditanami sepuluh hari belakangan terendam air, pemukiman warga di Dusun Karangkletak Desa Kedungringin dan Dusun Minggir Desa Cangkringmalang terendam air setinggi 20 cm.</p>
<p><strong>BACA :</strong> <a href="https://pasuruan.memontum.com/823-tercemar-akut-tim-das-wrati-kirim-surat-ke-presiden-pihak-terkait-ojo-mbideg" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Tercemar Akut, Tim DAS Wrati Kirim Surat Ke Presiden, Pihak Terkait “Ojo Mbideg”</a></p>
<p>&#8220;Langkah darurat yang kami lakukan pagi ini sembari menunggu tim dari dinas terkait yakni, menamping tanggul yang jebol ini dengan senback dan sesek bambu serta terpal,&#8221; tandas istri dari Vicky Arianto mantan Kades setempat.</p>
<p>Dari pantuan Memontum.com, Kamis (23/1/2020) tepat pukul 10.00 tanggul sungai wrati yang jebol telah berhasil ditamping. Untuk selanjutnya akan segera dilakukan penebalan, pemadatan serta peninggian tanggul dengan menggunakan sirtu oleh dinas terkait.<strong> (hen/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">104776</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tanggul Kali Kresek Jebol, Puluhan Hektare Sawah Terendam</title>
		<link>https://memontum.com/tanggul-kali-kresek-jebol-puluhan-hektare-sawah-terendam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Feb 2019 13:42:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Kali Kresek]]></category>
		<category><![CDATA[tanggul jebol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/78717-tanggul-kali-kresek-jebol-puluhan-hektare-sawah-terendam</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Hujan deras yang disertai angin yang mengguyur wilayah Kabupaten Kediri selama 2 jam, mengakibatkan tanggul Kali kresek jebol sepanjang 8 meter, yang berada di Dusun Putih Desa Putih Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Jum&#8217;at (15/2/2019). Akibatnya, puluhan hektare lahan persawahan milik warga yang berdekatan dengan bibir tanggul terendam air. Kepala badan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Hujan deras yang disertai angin yang mengguyur wilayah Kabupaten Kediri selama 2 jam, mengakibatkan tanggul Kali kresek jebol sepanjang 8 meter, yang berada di Dusun Putih Desa Putih Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Jum&#8217;at (15/2/2019). Akibatnya, puluhan hektare lahan persawahan milik warga yang berdekatan dengan bibir tanggul terendam air.</p>
<p>Kepala badan penanggilangan bencana daerah (BPBD) Kabupaten Kediri R.Randy Agatha Sakaira, S.IP, M.Si mengatakan, hujan deras disertai angin selama 2 jam, mengakibatkan tanggul sungai kresek jebol sepanjang 8 meter, dengan kedalaman air 2,5 meter dan lebar tanggul 3 meter. &#8220;Jebolnya tanggul dikarenakan, air menggerus tanggul melalui lubang tikus. Akibatnya, lahan persawahan milik warga yang berdekatan dengan bibir tanggul terendam air, &#8221; beber Randy.</p>
<p>BPBD Kabupaten Kediri, lanjut Ramdy, apabila tidak segera ditangani dapat berdampak air akan merembet ke pemukiman warga sekitar. &#8221; Saat ini, anggota URC-PB BPBD Kabupaten Kediri melakukan assessment sudah ada penanganan pembenahan tanggul dengan menggunakan patok, sesek dan bahan banner yang tidak terpakai. Pembenahan tanggul dilaksanakan oleh Warga masyarakat bersama 3 Pilar, &#8221; ungkapnya.</p>
<p>Dalam musibah ini, BPBD Kabupaten Kediri melakukan assessment terkait tanggul jebol tersebut dan memberikan bantuan bahan untuk penanganan darurat berupa terpal 1 lembar ukuran 8&#215;6, gelangsing 1.500 buah, sesek 12 lembar, patok 24 buah. <strong>(im/mid/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">78717</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
