<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Tanggul &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tanggul/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 06 Nov 2025 14:50:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Tanggul &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Tinjau Tanggul Sungai Regoyo Jebol, Bupati Lumajang Tegaskan Prioritas Penanganan</title>
		<link>https://memontum.com/tinjau-tanggul-sungai-regoyo-jebol-bupati-lumajang-tegaskan-prioritas-penanganan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Nov 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[jebol]]></category>
		<category><![CDATA[penanganan]]></category>
		<category><![CDATA[Prioritas]]></category>
		<category><![CDATA[regoyo]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggul]]></category>
		<category><![CDATA[tegaskan]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227472</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, kembali meninjau lokasi jebolnya Tanggul Sungai Regoyo Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Kamis (06/11/2025) tadi. Dalam kesempatan itu, Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, menegaskan bahwa penanganan Tanggul Sungai Regoyo yang jebol ini sebagai prioritas utama pemerintah daerah. Langkah ini dilakukan secara cepat, terkoordinasi dan berbasis data teknis untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, kembali meninjau lokasi jebolnya Tanggul Sungai Regoyo Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Kamis (06/11/2025) tadi. Dalam kesempatan itu, Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, menegaskan bahwa penanganan Tanggul Sungai Regoyo yang jebol ini sebagai prioritas utama pemerintah daerah.</p>



<p>Langkah ini dilakukan secara cepat, terkoordinasi dan berbasis data teknis untuk memastikan keselamatan warga serta kelangsungan lahan pertanian yang terdampak banjir lahar Gunung Semeru. Sejak tanggul jebol pada 2 November 2025, akibat hujan ekstrem, Bupati Indah memimpin peninjauan langsung ke lokasi untuk memetakan kerusakan dan mengarahkan langkah penanganan strategis.</p>



<p>Turut mendampingi dalam peninjauan, Wakil Bupati, Yudha Aji Kusuma, Ketua DPRD, Oktafiyani, Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, Kepala Pelaksana BPBD Lumajang, serta perwakilan BBWS Brantas dan Dinas PUSDA Jawa Timur.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Bupati Indah juga menekankan bahwa pemulihan akses jalan bagi 1.211 kepala keluarga dan perlindungan lebih 30 hektar lahan pertanian menjadi prioritas. “Penanganan tanggul ini bukan sekadar simbolis. Ini tentang menyelamatkan warga, melindungi pertanian dan mencegah kerusakan yang lebih luas,” ujarnya.</p>



<p>Dalam arahannya di lapangan, Bupati Indah menginstruksikan mobilisasi tiga unit alat berat dari PUSDA Jawa Timur, BBWS Brantas dan penambang lokal. BPBD Lumajang juga menyiapkan logistik dan pasokan bahan bakar agar perbaikan dapat berjalan tanpa hambatan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Data teknis hasil identifikasi PUSDA dan BBWS Brantas, menunjukkan kerusakan meliputi tanggul sisi kanan sepanjang 150 meter dengan tinggi tegak 6 meter, tanggul kritis 27+66 meter, tanggul di sekitar musala dan Jembatan Limpas, serta pasang bronjong sayap Jembatan Sungai Liwek sepanjang 15 meter. Informasi ini, menjadi dasar prioritas penanganan.</p>



<p>Bupati Lumajang juga menekankan strategi penanganan yang sistematis dengan membuka kembali akses jalan utama, mengalihkan aliran air agar tidak merendam lahan pertanian, memperkuat tanggul yang kritis dan menyiapkan langkah antisipatif untuk mencegah risiko banjir susulan. Selain koordinasi teknis, Bupati Lumajang juga menekankan pentingnya partisipasi warga.</p>



<p>Warga sendiri juga ikut membangun tanggul sementara dan menata jalur darurat, sementara pemerintah menyediakan sumber daya dan alat berat. Kolaborasi ini, mempercepat pemulihan sekaligus membangun kapasitas komunitas menghadapi bencana.</p>



<p>Bupati Indah juga menegaskan, bahwa respons cepat ini merupakan bagian dari visi jangka panjang pemerintah Kabupaten Lumajang dalam mitigasi bencana hidrometeorologi. “Kesiapsiagaan, kolaborasi lintas instansi dan mobilisasi sumber daya menjadi fondasi agar setiap bencana dapat ditangani dengan efektif,” ujarnya.</p>



<p>Hasil penanganan di lapangan sudah mulai terlihat, akses jalan yang sebelumnya terputus perlahan kembali dibuka, arus sungai berhasil dialihkan dan beberapa titik tanggul darurat telah diperkuat. Langkah-langkah ini memastikan aktivitas warga, termasuk pendidikan dan pertanian, tetap berjalan meski terjadi bencana.</p>



<p>Bupati Lumajang juga menegaskan, bahwa mitigasi bencana di daerahnya bukan sekadar prosedur administratif, tetapi langkah nyata untuk melindungi warga dan membangun ketahanan komunitas menghadapi perubahan iklim dan bencana alam. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227472</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan HUT RI, Tanggul Tempoe Doeloe Suguhkan Nostalgia Budaya Masa Lalu dan Sentuhan Kekinian</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-hut-ri-tanggul-tempoe-doeloe-suguhkan-nostalgia-budaya-masa-lalu-dan-sentuhan-kekinian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Jul 2025 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[doeloe]]></category>
		<category><![CDATA[kekinian]]></category>
		<category><![CDATA[nostalgia,]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[sentuhan]]></category>
		<category><![CDATA[suguhkan]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggul]]></category>
		<category><![CDATA[tempoe]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224344</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember bersama masyarakat sangat antusias sambut Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Bahkan, berbagai kegiatan telah dilakukan, yang salah satunya bertajuk &#8216;Tanggul Tempo Doeloe&#8217; yang diselenggarakan oleh jajaran Kecamatan Tanggul dan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 25 hingga 27 Juli 2025. Kegiatan tersebut, tidak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember bersama masyarakat sangat antusias sambut Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Bahkan, berbagai kegiatan telah dilakukan, yang salah satunya bertajuk &#8216;Tanggul Tempo Doeloe&#8217; yang diselenggarakan oleh jajaran Kecamatan Tanggul dan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 25 hingga 27 Juli 2025.</p>



<p>Kegiatan tersebut, tidak hanya menjadi bentuk penghormatan atas perjuangan para pahlawan. Namun, juga mengajak masyarakat untuk bernostalgia menikmati suasana budaya masa lampau dengan sentuhan kekinian.</p>



<p>Acara yang digelar di Alun-Alun Kecamatan Tanggul, itu menyuguhkan berbagai pertunjukan seni tradisional dan permainan rakyat yang membangkitkan kenangan masa kecil. Termasuk, mendorong geliat ekonomi lokal melalui bazar makanan dan jajanan jadul.</p>



<p>Tercatat, ada sejumlah kegiatan yang dilaksanakan. Mulai Pencak Silat, Tari Ganongan, Tari Celeng, Tari Leak dan Jaranan, yang akan digelar Jumat (25/07/2025) tadi. Kemudian, menyusul Reog &amp; Ganongan, Kreasi Pecut, Can Macanan, Tari Leak, Tari Jaok/Yakso, Janger Campursari LKJ, Tari Jaran Goyang, Tari Margoati dan Janger Berdendang, yang akan digelar Sabtu (26/07/2025) besok. Di hari penutup, ada perlombaan permainan rakyat, senam bersama dengan kostum tempo dulu dan puncak perayaan kemerdekaan, Minggu (27/07/2025) lusa.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam serangkaian itu, tidak hanya penampilan seni, namun daya tarik utama dari Tanggul Tempo Doeloe adalah atmosfer tempo dulu yang dihadirkan secara menyeluruh. Para peserta, pelaku seni hingga pengunjung, turut mengenakan busana jadul. Hadir pula aneka permainan anak tradisional dan berbagai kuliner khas masa lalu, yang semakin menambah nuansa nostalgia.</p>



<p>Camat Tanggul, Hanifah, menyampaikan bahwa Tanggul Tempo Doeloe adalah bentuk penghormatan kepada sejarah dan budaya. Selain mengenang perjuangan para pendahulu, acara ini juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam melestarikan nilai-nilai lokal.</p>



<p>&#8220;Kami bersyukur, antusiasme warga sangat tinggi. Dari target 200 pengunjung, tercatat lebih dari 300 orang hadir di hari pertama. Ini membuktikan, bahwa masyarakat rindu dengan suasana kebersamaan khas zaman dulu,&#8221; katanya, Jumat (25/07/2025) tadi.</p>



<p>Acara ini, merupakan yang perdana dan telah dirancang sejak tahun lalu. Rencananya, bakal menjadi agenda tahunan Kecamatan Tanggul dalam memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, dengan cara yang unik dan membumi. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224344</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gubernur Jatim Alokasikan Rp 10,5 Miliar untuk Perbaikan Tanggul Kebondeli</title>
		<link>https://memontum.com/gubernur-jatim-alokasikan-rp-105-miliar-untuk-perbaikan-tanggul-kebondeli</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 May 2025 10:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[alokasikan]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[kebondeli,]]></category>
		<category><![CDATA[miliar]]></category>
		<category><![CDATA[perbaikan]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222452</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang menyambut hangat langkah cepat Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam merespons kerusakan tanggul di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro. Bahkan dalam kunjungannya ke lokasi tanggul, Gubernur Khofifah menyampaikan alokasi anggaran sebesar Rp 10,5 miliar, untuk perbaikan tanggul yang saat ini berada dalam kondisi kritis. Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengatakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang menyambut hangat langkah cepat Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam merespons kerusakan tanggul di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro. Bahkan dalam kunjungannya ke lokasi tanggul, Gubernur Khofifah menyampaikan alokasi anggaran sebesar Rp 10,5 miliar, untuk perbaikan tanggul yang saat ini berada dalam kondisi kritis.</p>



<p>Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengatakan bahwa apa yang dilakukan Gubernur Jatim, adalah bukti konkret hadirnya negara dalam menjaga keselamatan masyarakat di tengah ancaman bencana. “Ini adalah kabar yang sangat melegakan. Kami merasa diperhatikan dan didukung sepenuhnya oleh pemerintah provinsi. Keputusan Ibu Gubernur untuk mengalokasikan anggaran ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi tentang rasa aman dan masa depan warga kami,” kata Bunda Indah, saat mendampingi Gubernur Jatim, Minggu (25/05/2025) tadi.</p>



<p>Kerusakan tanggul sepanjang 280 meter di sisi utama dan tanggul pengarah lainnya, ujarnya, telah mengancam pemukiman dan lahan pertanian masyarakat. Melalui kolaborasi erat antara Pemkab Lumajang dan Pemprov Jawa Timur, penanganan darurat kini dilakukan dengan pendekatan komprehensif dari evakuasi mandiri, pengerahan alat berat, hingga normalisasi saluran air.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Sejak awal, kami telah menetapkan status darurat infrastruktur. Kini dengan dukungan dana dan teknis dari provinsi, kita bisa bergerak lebih cepat dan sistematis. Saya tegaskan kepada jajaran kami agar tidak menunggu, tetapi terus bergerak dan menjalin sinergi dengan semua pihak,” tambahnya.</p>



<p>Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang juga mengapresiasi arahan Gubernur, terkait pentingnya keterlibatan pelaku tambang dan kesadaran lingkungan di sekitar wilayah rawan. “Peringatan Ibu Gubernur soal tambang menjadi refleksi penting bagi kita semua. Ini momentum untuk memperkuat kesadaran kolektif agar pembangunan ekonomi tidak mengorbankan keseimbangan lingkungan,” ujarnya.</p>



<p>Sebagai bentuk kesiapsiagaan, Pemkab Lumajang juga telah menyiagakan perangkat desa, khususnya di Sumberwuluh dan Jugosari, guna memastikan evakuasi warga berjalan aman dan cepat jika kondisi memburuk. “Ini adalah kerja bersama. Bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi seluruh elemen masyarakat. Kami ingin warga tahu, mereka tidak sendiri. Pemerintah hadir, bergerak, dan berjuang bersama,” tegas Bunda Indah.</p>



<p>Dengan semangat kolaborasi dan gotong royong, Pemkab Lumajang berkomitmen mengubah krisis ini menjadi titik balik untuk memperkuat ketangguhan wilayah dan membangun kesadaran baru tentang pentingnya menjaga alam. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222452</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kawal Kerusakan Tanggul Kebondeli Lumajang, Status Darurat Bencana Infrastruktur Diberlakukan</title>
		<link>https://memontum.com/kawal-kerusakan-tanggul-kebondeli-lumajang-status-darurat-bencana-infrastruktur-diberlakukan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 May 2025 09:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[darurat]]></category>
		<category><![CDATA[diberlakukan]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur]]></category>
		<category><![CDATA[kebondeli,]]></category>
		<category><![CDATA[kerusakan]]></category>
		<category><![CDATA[status]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222443</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Kerusakan tanggul di Dusun Kebondeli, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, bukan sekadar persoalan teknis. Bagi Pemerintah Kabupaten Lumajang, kerusakan ini juga termasuk darurat kemanusiaan. Itu karena, selain tanggul yang terkikis hingga sekitar 280 meter, kerusakan itu juga membahayakan puluhan kepala keluarga, terutama saat curah hujan meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Merespon kondisi itu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Kerusakan tanggul di Dusun Kebondeli, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, bukan sekadar persoalan teknis. Bagi Pemerintah Kabupaten Lumajang, kerusakan ini juga termasuk darurat kemanusiaan. Itu karena, selain tanggul yang terkikis hingga sekitar 280 meter, kerusakan itu juga membahayakan puluhan kepala keluarga, terutama saat curah hujan meningkat dalam beberapa pekan terakhir.</p>



<p>Merespon kondisi itu, Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menetapkan status Darurat Bencana Infrastruktur. Lebih dari sekadar perbaikan fisik, upaya tanggap darurat kini difokuskan pada perlindungan dan pengamanan warga yang berada di zona rawan.</p>



<p>“Keselamatan masyarakat adalah prioritas. Kami tetapkan status darurat karena tanggul ini bisa jebol sewaktu-waktu. Kami juga minta warga bersiap untuk evakuasi jika debit air meningkat,” kata Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, saat mendampingi Gubernur Jatim ke Desa Sumberwuluh, Minggu (25/05/2025) tadi.</p>



<p>Bahkan, Pemerintah Kabupaten Lumajang telah mengaktifkan posko siaga dan menjalin koordinasi intensif dengan Kepala Desa Sumberwuluh dan Jugosari, untuk memastikan evakuasi berjalan cepat dan terarah bila situasi memburuk.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara menyadari potensi bencana yang lebih besar, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, turun langsung meninjau lokasi. Bahkan, dirinya menegaskan bahwa Pemprov akan mengawal penuh penanganan darurat ini, termasuk mempercepat perbaikan tanggul melalui Dinas PU Provinsi.</p>



<p>“Kami tidak tinggal diam. Saya sudah instruksikan agar tim teknis turun ke lapangan. Target kita, dalam tiga bulan tanggul bisa diperkuat secara permanen,” kata Gubernur Khofifah.</p>



<p>Dirinya juga menyoroti, mengenai peran penting para pelaku usaha tambang. Dirinya menegaskan, bahwa pelaku industri di wilayah tersebut harus ikut menjaga ekosistem dan melakukan mitigasi kecil, seperti penyudetan sungai dan pemeliharaan tanggul, sebagai bagian dari tanggung jawab sosial.</p>



<p>Dalam peninjauan itu, Gubernur Jatim menutup pelaksanaan dengan penyerahan bantuan logistik kepada 51 Kepala Keluarga terdampak sebagai wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah krisis. Di tengah ancaman bencana, kolaborasi antara pemerintah daerah, provinsi serta partisipasi masyarakat menjadi fondasi kuat dalam membangun ketangguhan wilayah dan menjaga martabat kemanusiaan. Sementara Pemkab Lumajang tidak hanya memperbaiki tanggul, tetapi juga merawat harapan dan rasa aman warganya. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222443</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kawal Penanganan Tanggul Kebondeli, Bupati Lumajang Dampingi Gubernur Tinjau Lokasi</title>
		<link>https://memontum.com/kawal-penanganan-tanggul-kebondeli-bupati-lumajang-dampingi-gubernur-tinjau-lokasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 May 2025 08:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dampingi]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[kebondeli,]]></category>
		<category><![CDATA[lokasi]]></category>
		<category><![CDATA[penanganan]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggul]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222440</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, terus menunjukkan komitmen dalam melindungi keselamatan warga dengan menjadikan kerusakan tanggul di Kampung Renteng, Dusun Kebondeli, Desa Sumberwuluh, Candipuro, sebagai prioritas penanganan guna segera diselesaikan. Hal ini terlihat, saat Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang bersama jajaran Forkopimda Lumajang, menyambut dan mendampingi kunjungan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, terus menunjukkan komitmen dalam melindungi keselamatan warga dengan menjadikan kerusakan tanggul di Kampung Renteng, Dusun Kebondeli, Desa Sumberwuluh, Candipuro, sebagai prioritas penanganan guna segera diselesaikan. Hal ini terlihat, saat Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang bersama jajaran Forkopimda Lumajang, menyambut dan mendampingi kunjungan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam agenda peninjauan lokasi, Minggu (25/05/2025) tadi.</p>



<p>Kunjungan Gubernur Khofifah ini, menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi, dalam menghadapi tantangan infrastruktur. Terutama, di wilayah rawan bencana seperti Lumajang.</p>



<p>Bupati Lumajang menyampaikan, bahwa kondisi tanggul saat ini sangat kritis dan perlu penanganan segera guna mencegah potensi banjir yang lebih besar. “Tanggul yang terkikis ini sudah sangat memprihatinkan. Sebagian hanya tersisa tanah lempung yang mudah longsor. Kami tidak tinggal diam. Saya langsung sampaikan kondisi ini kepada Ibu Gubernur dan beliau segera merespons dengan menginstruksikan Dinas PU Provinsi untuk turun ke lapangan,” kata Bunda Indah.</p>



<p>Langkah cepat tersebut, lanjut Bunda Indah, sangat berarti bagi masyarakat sekitar, yang selama ini hidup dalam kecemasan akibat rusaknya sistem pengendalian air. Pemerintah Kabupaten Lumajang pun terus melakukan koordinasi lintas sektor, termasuk mengajak para pelaku usaha tambang untuk terlibat dalam upaya mitigasi bencana.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Keseimbangan ekosistem dan perlindungan masyarakat adalah tanggung jawab bersama, termasuk para pelaku tambang yang beroperasi di wilayah ini. Saya mendorong mereka untuk ambil bagian dalam memperbaiki tanggul dan mendukung penyudetan sungai,” tambah Bunda Indah.</p>



<p>Sementara itu, Gubernur Khofifah dalam sambutannya turut menggarisbawahi pentingnya percepatan perbaikan, meski saat ini terkendala cuaca yang tidak menentu. Dirinya berharap, kondisi segera membaik sehingga pengerjaan dapat rampung dalam waktu tiga bulan.</p>



<p>Bupati Indah juga menilai, penanganan ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga bentuk nyata kehadiran negara dalam menjaga rasa aman dan kualitas hidup masyarakat. Dirinya juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran semua pihak, mulai dari DPRD, TNI, Polri, hingga jajaran perangkat daerah yang terus bersinergi mendukung upaya pemulihan.</p>



<p>“Ini bukan hanya soal tanggul. Ini soal kepemimpinan kolektif, gotong royong, dan upaya melindungi masa depan masyarakat Lumajang dari risiko bencana,” terangnya. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222440</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bunga Desaku di Tanggul, Bupati Jember Lakukan Penanaman Pohon hingga Beri Motivasi Pelajar</title>
		<link>https://memontum.com/bunga-desaku-di-tanggul-bupati-jember-lakukan-penanaman-pohon-hingga-beri-motivasi-pelajar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 May 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[desaku]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[penanaman]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222398</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Program Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan (Bunga Desaku) yang dilaksanakan di Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, yang berlangsung selama dua hari hingga Sabtu (24/05/2025) tadi, berlangsung semarak dan meriah. Bupati Jember, Muhammad Fawait, yang ditemani Ketua TP PKK Kabupaten Jember, Ning Ghyta Eka Puspita Sari, Sekda Jember, Asisten, Kepala OPD berikut puluhan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Program Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan (Bunga Desaku) yang dilaksanakan di Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, yang berlangsung selama dua hari hingga Sabtu (24/05/2025) tadi, berlangsung semarak dan meriah. Bupati Jember, Muhammad Fawait, yang ditemani Ketua TP PKK Kabupaten Jember, Ning Ghyta Eka Puspita Sari, Sekda Jember, Asisten, Kepala OPD berikut puluhan layanan masyarakat, direspon antusias masyarakat.</p>



<p>Bahkan, dalam momen bersama jajaran PTPN Kebun Zeelandia, bupati bersama rombongan juga menggelar penanaman pohon, Sabtu (25/05/2025) pagi. Di sampaikan, bahwa menjaga ekosistem bagian terpenting yang harus selalu dilakukan.</p>



<p>&#8220;Ini merupakan langkah pasti dalam menjaga ekosistem. Termasuk, menjaga kualitas udara dan meningkatkan keindahan alam,&#8221; kata Bupati Fawait.</p>



<p>Dalam rangkaian Bunga Desaku itu, Gus Fawait-sapaan Bupati Jember bersama rombongan, juga melakukan kunjungan ke SDN 1 Kramat Sukoharjo. Tujuannya, selain untuk menggelar senam bersama, juga tentunya untuk memberikan motivasi kepada pelajar di Kabupaten Jember.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Saya adalah anak desa yang menjadi bupati. Hal yang sama juga bisa terjadi pada adik-adik semua, jika bersungguh-sungguh dan mau belajar. Bisa menjadi TNI, polisi, dokter, guru, anggota DPR, bupati, gubernur hingga presiden,&#8221; ujar Gus Fawait.</p>



<p>Tidak berhenti sampai di situ, bupati kemudian menuju Pemandian Rengganis, untuk melakukan kunjungan pelatihan pengolahan kopi. Di sana, bupati dan Ketua TP PKK juga mencicipi racikan kopi barista andalan Jember. &#8220;Pelatihan pengolahan kopi ini merupakan salah satu wadah menciptakan barista unggulan Jember di masa mendatang. Semoga Jember semakin dikenal dengan kopi dan baristanya,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Bupati juga datang ke SMPN 2 Tanggul, untuk menggelar penyerahan SK Kenaikan Gaji Berkala PPPK angkatan 2022 jabatan fungsional guru se-Kecamatan Tanggul. Dirinya berharap, para guru semakin bersemangat dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Jember. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222398</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bunga Desa di Kecamatan Tanggul, Bupati Jember Bawa Puluhan Program Pelayanan</title>
		<link>https://memontum.com/bunga-desa-di-kecamatan-tanggul-bupati-jember-bawa-puluhan-program-pelayanan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 May 2025 10:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[puluhan]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222343</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melaksanakan Program Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan (Bunga Desaku) di Kecamatan Tanggul, Jumat (23/05/2025) tadi. Tercatat, ada sebanyak 53 program pelayanan yang turut dibawa atau didatangkan Bupati Jember, Muhammad Fawait, untuk memberikan berbagai pelayanan kepada warga Tanggul dan sekitarnya. Beberapa titik konsentrasi pelayanan itu, seperti digelar di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melaksanakan Program Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan (Bunga Desaku) di Kecamatan Tanggul, Jumat (23/05/2025) tadi. Tercatat, ada sebanyak 53 program pelayanan yang turut dibawa atau didatangkan Bupati Jember, Muhammad Fawait, untuk memberikan berbagai pelayanan kepada warga Tanggul dan sekitarnya.</p>



<p>Beberapa titik konsentrasi pelayanan itu, seperti digelar di Kantor Kecamatan Tanggul, Stadion Kecamatan Tanggul dan Balai Desa Kramat Sukoharjo. Mulai pelayanan Admindukcapil, sosialisasi penyaluran bantuan sosial, pasar murah, pelayanan penerbitan berbagai izin usaha hingga perbaikan jalan.</p>



<p>&#8220;Semua pelayanan yang bisa kami bawa, kami bawa ke sini. Rencananya, kegiatan ini akan kami gelar hingga Sabtu besok,&#8221; kata Bupati Fawait, seusai menggelar Apel Sholawat Kebangsaan dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Disampaikan Bupati Jember, kegiatan ini merupakan upaya mendekatkan pemerintah dan masyarakat. Mengingat, Kabupaten Jember adalah kabupaten dengan jumlah kecamatan yang banyak dan sangat luas.</p>



<p>&#8220;Jadi sangat kasian jika semua hanya terpusat di kota,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Ke depan, tambahnya, kegiatan Bunga Desa juga bakal digelar secara merata di seluruh kecamatan di Kabupaten Jember. &#8220;Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan amanat Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Yakni, upaya pemerataan pembangunan di Kabupaten Jember,&#8221; tambahnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222343</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Arus Sungai Bondeli Mulai Normal dan Perbaikan Kerusakan Tanggul Selesai, Warga Tak Was-was Lagi</title>
		<link>https://memontum.com/arus-sungai-bondeli-mulai-normal-dan-perbaikan-kerusakan-tanggul-selesai-warga-tak-was-was-lagi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 May 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[bondeli]]></category>
		<category><![CDATA[kerusakan]]></category>
		<category><![CDATA[normal]]></category>
		<category><![CDATA[perbaikan]]></category>
		<category><![CDATA[selesai]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggul]]></category>
		<category><![CDATA[was-was]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222042</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Setelah beberapa waktu diliputi kekhawatiran akibat derasnya arus Sungai Bondeli dan kerusakan tanggul, kini warga Dusun Bondeli, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, dapat bernapas lega. Debit air sungai telah menurun signifikan dan tanggul yang sebelumnya jebol akibat banjir lahar hujan, kini telah berdiri kokoh kembali. “Kami sempat takut, apalagi malam-malam air sempat naik. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Setelah beberapa waktu diliputi kekhawatiran akibat derasnya arus Sungai Bondeli dan kerusakan tanggul, kini warga Dusun Bondeli, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, dapat bernapas lega. Debit air sungai telah menurun signifikan dan tanggul yang sebelumnya jebol akibat banjir lahar hujan, kini telah berdiri kokoh kembali.</p>



<p>“Kami sempat takut, apalagi malam-malam air sempat naik. Tapi sekarang sudah tenang, alhamdulillah taludnya juga sudah diperbaiki,” ujar Marzuki, salah satu tokoh masyarakat, Rabu (14/05/2025) tadi.</p>



<p>Suasana kampung pun mulai kembali seperti biasa. Anak-anak kembali bermain di halaman, warga bisa berkebun dan beraktivitas tanpa rasa cemas seperti pekan lalu. Jalan-jalan kecil yang sempat becek mulai mengering, dan sawah warga yang sempat terendam air kini menunjukkan tanda-tanda pemulihan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Warga menyampaikan apresiasi atas respon cepat Pemerintah Kabupaten Lumajang yang menggandeng Dinas PU SDA Jawa Timur dan UPT YKD, untuk mempercepat penanganan tanggul. Perbaikan yang dilakukan intensif ini membuahkan hasil nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.</p>



<p>Namun, warga juga tidak lengah. Dengan penuh kesadaran, mereka tetap menjaga kewaspadaan jika hujan kembali turun di wilayah hulu. &#8220;Kami sudah terbiasa hidup dekat dengan alam, jadi tetap waspada itu penting. Tapi sekarang kami jauh lebih tenang karena sudah ada tanggul baru,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Pemerintah daerah melalui BPBD Lumajang juga terus melakukan pemantauan dan mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika ada tanda-tanda bahaya. Posko siaga bencana tetap berfungsi dan komunikasi antara warga dan relawan desa terus terjaga.</p>



<p>Harapan kini tumbuh kembali di Dusun Bondeli. Dengan semangat gotong royong dan dukungan pemerintah, masyarakat yakin bisa menghadapi tantangan ke depan dengan lebih siap dan tenang. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222042</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Pemukiman Warga dan Pertanian, Pemkab Lumajang Penanganan Darurat Kerusakan Tanggul</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-pemukiman-warga-dan-pertanian-pemkab-lumajang-penanganan-darurat-kerusakan-tanggul</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 May 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[darurat]]></category>
		<category><![CDATA[kerusakan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[pemukiman]]></category>
		<category><![CDATA[penanganan]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222002</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bergerak cepat merespon kerusakan tanggul Sungai Bondeli di Dusun Bondeli, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, yang rusak akibat erosi dan banjir lahar Gunung Semeru. Langkah ini diambil, untuk mengantisipasi potensi bahaya terhadap keselamatan warga dan kelangsungan lahan pertanian di sekitarnya. Sebagai bentuk komitmen terhadap perlindungan masyarakat dan lingkungan, Pemkab [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bergerak cepat merespon kerusakan tanggul Sungai Bondeli di Dusun Bondeli, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, yang rusak akibat erosi dan banjir lahar Gunung Semeru. Langkah ini diambil, untuk mengantisipasi potensi bahaya terhadap keselamatan warga dan kelangsungan lahan pertanian di sekitarnya.</p>



<p>Sebagai bentuk komitmen terhadap perlindungan masyarakat dan lingkungan, Pemkab Lumajang menggandeng Dinas PU Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Timur serta UPT YKD, untuk melakukan perbaikan tanggul secara darurat. Panjang tanggul yang mengalami kerusakan, tercatat mencapai sekitar 300 meter.</p>



<p>Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyampaikan bahwa penanganan darurat telah dimulai hari ini dengan pengerahan bronjong dan pembangunan krip sepanjang 100 meter di sisi tanggul yang paling kritis. Langkah ini, bertujuan untuk menahan arus sungai agar tidak semakin mengikis badan tanggul yang berpotensi jebol.</p>



<p>&#8220;Mulai hari ini, tim gabungan mengerahkan bronjong dan membangun krip sepanjang 100 meter sebagai penghalang arus agar tidak semakin mendekati bagian tanggul yang kritis,&#8221; kata Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, Senin (12/05/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk mengurangi tekanan pada sisi tanggul yang rusak, arus Sungai Bondeli juga akan dialihkan ke arah selatan. Upaya ini, menjadi bagian dari skema darurat yang ditargetkan rampung dalam waktu tiga bulan ke depan.</p>



<p>Pemkab Lumajang juga menyusun rencana jangka panjang, untuk penanganan permanen yang akan dilakukan setelah proses evaluasi teknis dan penghitungan kebutuhan anggaran selesai. Nilai investasi untuk proyek perbaikan menyeluruh ini, diperkirakan mencapai miliaran rupiah.</p>



<p>Di sisi lain, tambah Bunda Indah, sinergi lintas sektor turut memperkuat upaya perbaikan. Sebanyak 14 kelompok penambang pasir legal di kawasan tersebut menyatakan kesiapan mendukung percepatan penanganan melalui bantuan alat berat yang mereka miliki.</p>



<p>Pemkab berharap, langkah cepat dan terkoordinasi ini mampu mencegah risiko banjir susulan yang dapat mengancam permukiman serta produktivitas lahan pertanian warga. Pemerintah terus berkomitmen menjaga keselamatan dan kesejahteraan masyarakat melalui tindakan tanggap, kolaboratif dan berkelanjutan. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222002</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
