<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>tanjungrejo &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tanjungrejo/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 11 Dec 2024 11:06:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>tanjungrejo &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kampung Moderasi Tanjungrejo Jadi Simbol Kerukunan Beragama, Pj Wali Kota Malang Harap Jadi Percontohan</title>
		<link>https://memontum.com/kampung-moderasi-tanjungrejo-jadi-simbol-kerukunan-beragama-pj-wali-kota-malang-harap-jadi-percontohan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Dec 2024 10:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[beragama,]]></category>
		<category><![CDATA[kampung]]></category>
		<category><![CDATA[kerukunan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[moderasi]]></category>
		<category><![CDATA[Percontohan]]></category>
		<category><![CDATA[simbol]]></category>
		<category><![CDATA[tanjungrejo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217486</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Keberadaan Kampung Moderasi Beragama yang ada di wilayah Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, mendapat apresiasi Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan. Karena di wilayah tersebut, menjadi contoh nyata toleransi lima kelompok agama hidup rukun dalam kebersamaan. Pria yang menduduki kursi N1 di Kota Malang, menyampaikan bahwa kerukunan antar umat beragama di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Keberadaan Kampung Moderasi Beragama yang ada di wilayah Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, mendapat apresiasi Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan. Karena di wilayah tersebut, menjadi contoh nyata toleransi lima kelompok agama hidup rukun dalam kebersamaan.</p>



<p>Pria yang menduduki kursi N1 di Kota Malang, menyampaikan bahwa kerukunan antar umat beragama di Kelurahan Tanjungrejo tersebut terbangun dengan baik. Sehingga, diharapkan dapat menjadi percontohan bagi kelurahan lainnya yang ada di Kota Malang.</p>



<p>“Tentunya dengan terbangun kerukunan dengan baik maka akan berdampak dalam menjaga kondusifitas sebuah wilayah. Karenanya saya berharap agar Kampung Moderasi Beragama ini dapat menjadi percontohan bagi kelurahan lainnya di wilayah Kota Malang,” kata Pj Wali Kota Iwan, Rabu (11/12/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tidak hanya itu, dirinya juga mendorong peningkatan literasi tentang Kampung Moderasi Beragama dengan mengusulkan pembuatan buku khusus yang dapat menjadi sarana edukasi bagi generasi muda. “Saya ingin anak-anak kita bisa belajar dari Kampung Moderasi ini, agar kerukunan ke depannya dapat terus terjaga,” tambahnya.</p>



<p>Beberapa waktu lalu, saat dirinya berkunjung ke Kampung Moderasi Beragama juga melakukan dialog bersama dengan pada tokoh agama dan tokoh masyarakat yang ada di wilayah tersebut. Dirinya mendengarkan berbagai persoalan dan aspirasi yang telah disampaikan.</p>



<p>“Tentu sudah langsung kami tindaklanjuti melalui Perangkat Daerah yang membersamai saya. Sebisa mungkin persoalan terkait jalan rusak sampai dengan kebutuhan guru agama akan segera ditindaklanjuti,” tambahnya.</p>



<p>Sebagai informasi, Kampung Moderasi Beragama di Tanjungrejo telah berdiri sejak 2022 dan diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Kota Malang dalam mewujudkan kedamaian melalui keberagaman. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217486</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pj Wali Kota Malang Apresiasi Penguatan Kampung Moderasi Beragama di Kelurahan Tanjungrejo</title>
		<link>https://memontum.com/pj-wali-kota-malang-apresiasi-penguatan-kampung-moderasi-beragama-di-kelurahan-tanjungrejo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 May 2024 04:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[beragama,]]></category>
		<category><![CDATA[kampung]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[moderasi]]></category>
		<category><![CDATA[penguatan]]></category>
		<category><![CDATA[tanjungrejo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209177</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengapresiasi kegiatan penguatan kampung moderasi beragama di Kantor Kelurahan Tanjungrejo, Jalan Terusan Mergan Raya, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Selasa (07/05/2024) tadi. Orang nomor satu di lingkungan Pemkot Malang itu, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sangat baik sekali dilakukan. Karena dengan adanya kerukunan umat beragama, maka masyarakat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengapresiasi kegiatan penguatan kampung moderasi beragama di Kantor Kelurahan Tanjungrejo, Jalan Terusan Mergan Raya, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Selasa (07/05/2024) tadi.</p>



<p>Orang nomor satu di lingkungan Pemkot Malang itu, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sangat baik sekali dilakukan. Karena dengan adanya kerukunan umat beragama, maka masyarakat akan solid, rukun dan tentu kondusifitas masyarakat akan terjaga dengan baik.</p>



<p>“Saya melihat ini sangat bagus sekali, mereka saling berbaur antar umat beragama di Kelurahan Tanjungrejo ini. Saya berharap ini menjadi satu bentuk dari kerukunan umat di kampung moderasi. Apalagi dengan adanya kampung moderasi ini cikal bakal bagi kerukunan umat beragama di Kota Malang,” kata Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Kemudian, ditambahkannya bahwa pihaknya akan selalu mendukung sepenuhnya terkait dengan moderasi beragama di Kota Malang. Ke depan direncanakan moderasi tersebut tidak hanya di Kelurahan Tanjungrejo saja, tetapi juga di lima kecamatan lainnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Saya akan support sepenuhnya terkait dengan moderasi ini. Karena bentuk nyatanya jelas kelihatan dan sinergi kerukunannya berselaras sesuai tema hari jadi Kota Malang. Dengan berselaras seperti ini Kota Malang akan berkelas. Tentunya ini tidak hanya antar umat beragama saja, tapi ada pendampingan dari kelurahan, kecamatan, KUA, kantor Kemenag, dan para tokoh agama,” ujarnya.</p>



<p>Dengan adanya moderasi tersebut, menurutnya juga akan berdampak besar bagi masyarakat di kehidupan sosial. Karena kerukunan umat beragama juga menjadi dasar dalam melakukan koordinasi.</p>



<p>“Apabila umat beragama itu tidak kondusif, program apapun tidak akan berjalan. Dengan moderasi beragama saya yakin program pemerintah dan masyarakat akan berjalan. Makanya akan ada pendampingan,” katanya.</p>



<p>Diakhir, Wahyu juga menambahkan bahwa untuk memfasilitasi kampung moderasi di kelurahan lain tentu harus dimulai dari bawah. Yakni melalui RT, RW, kelurahan, serta tokoh agama di wilayah tersebut.</p>



<p>Sebagai informasi, untuk Kampung Moderasi di Kelurahan Tanjungrejo sendiri sudah mulai didirikan sejak tahun 2022 lalu. Saat ini dilakukan penguatan moderasi, agar dengan perbedaan yang ada kemudian dirangkai menjadi satu, bisa mewujudkan persatuan yang indah untuk perdamaian. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209177</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pj Wali Kota Malang Tinjau Dampak Longsor di Kelurahan Tanjungrejo</title>
		<link>https://memontum.com/pj-wali-kota-malang-tinjau-dampak-longsor-di-kelurahan-tanjungrejo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Mar 2024 07:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dampak]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[tanjungrejo]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=207512</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, meninjau musibah tanah longsor yang mengakibatkan enam rumah terdampak di Jalan Terusan Tanjung Putra Yudha V, RW 09, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Sabtu (09/03/2024) tadi. Pria yang menduduki kursi N1 di Kota Malang itu, menyampaikan agar warga yang terdampak bencana tersebut sementara waktu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, meninjau musibah tanah longsor yang mengakibatkan enam rumah terdampak di Jalan Terusan Tanjung Putra Yudha V, RW 09, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Sabtu (09/03/2024) tadi.</p>



<p>Pria yang menduduki kursi N1 di Kota Malang itu, menyampaikan agar warga yang terdampak bencana tersebut sementara waktu tidak tinggal disekitar area yang terdampak, hingga plengsengan yang ambrol itu dapat diperbaiki. &#8220;Saya juga meminta kepada warga untuk tidak tinggal di situ terlebih dulu, sampai dengan plengsengan selesai. Saya juga mengingatkan pada mereka terkait dengan bangunan di atas, jangan sampai mendekati dengan plengsengan. Karena, itu akan mempengaruhi kekuatan (penahan, red),&#8221; kata Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Atas kejadian tersebut, Pj Wali Kota Wahyu berharap agar warga yang tinggal di area terdampak, dapat tersadarkan. Karena, itu dapat mengakibatkan sebuah bencana. Sehingga, untuk sementara warga agar tidak mendekati lokasi plengsengan.</p>



<p>“Dengan kejadian ini kita ingatkan, supaya mereka tahu bahwa dengan kejadian ini akan berpengaruh dengan kondisi ataupun rumah-rumah yang ada di atas plengsengan. Kita harapkan nanti warga kian sadar, bahwa ini buktinya kalau semakin dekat (plengsengan, red) maka rawan,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemudian, dikatakannya jika antisipasi untuk sementara ini selain memperbaiki plengsengan, warga juga diminta untuk memberikan jarak antara bangunan tempat tinggalnya dengan plengsengan tersebut. Yakni dengan jarak sekitar dua meter.</p>



<p>“Paling amannya jarak dua meter, karena kalau lima sampai tujuh meter kan nanti habis. Kita cari solusi yang baik. Sehingga pada saat mereka pindah mereka siap, karena mereka masih bisa ngungsi atau tinggal di rumah saudaranya. Itu dulu aja, supaya plengsengannya tidak ambrol lagi,” ucapnya.</p>



<p>Diakhir, Wahyu juga menyampaikan agar plengsengan tersebut nantinya dapat terselesaikan dalam waktu tiga bulan. Dengan harapan cuaca yang mendukung, agar pekerjaan tersebut dapat berlangsung dengan cepat.</p>



<p>“Pengerjaannya kita lihat panjang dan lebarnya. Tingginya 9 meter lebar 50 meter, ya paling lama tiga bulan. Mudah mudahan tidak hujan, biar lebih cepat,” imbuhnya.</p>



<p>Sebagai informasi, plengsengan ambrol tersebut berada di sekitar wilayah sungai irigasi. Sehingga, dalam hal ini juga akan dilakukan normalisasi aliran sungai oleh Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, yang bekerjasama dengan Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Alam (PU SDA) Provinsi Jawa Timur. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">207512</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
