<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>tarekot &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tarekot/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 13 Jan 2026 08:27:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>tarekot &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Tata Ulang Wisata Terpadu, Pemkot Malang Bersiap Hidupkan Kembali Tarekot</title>
		<link>https://memontum.com/tata-ulang-wisata-terpadu-pemkot-malang-bersiap-hidupkan-kembali-tarekot</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2026 05:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bersiap]]></category>
		<category><![CDATA[hidupkan]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[tarekot]]></category>
		<category><![CDATA[terpadu]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229420</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang berencana akan menghidupkan kembali Taman Rekreasi Kota (Tarekot) yang berada di belakang Kawasan Balai Kota Malang. Hal itu dilakukan, karena selama ini dinilai kurang dimanfaatkan. Sehingga, akan dilakukan penataan ulang sebagai bagian dari pengembangan wisata terpadu pusat kota. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan bahwa Tarekot memiliki [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang berencana akan menghidupkan kembali Taman Rekreasi Kota (Tarekot) yang berada di belakang Kawasan Balai Kota Malang. Hal itu dilakukan, karena selama ini dinilai kurang dimanfaatkan. Sehingga, akan dilakukan penataan ulang sebagai bagian dari pengembangan wisata terpadu pusat kota.</p>



<p>Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan bahwa Tarekot memiliki potensi besar karena lokasinya strategis dan berada di sepanjang Sungai Brantas. Penataan ulang kawasan tersebut, diharapkan dapat menjadi alternatif ruang publik dan destinasi wisata baru.</p>



<p>“Tarekot di belakang Balai Kota, itu sudah lama tidak dimanfaatkan. Ini akan kita manfaatkan menjadi salah satu solusi bagi orang-orang yang datang menikmati Kota Malang,” kata Wali Kota Wahyu, Selasa (13/01/2026) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkannya, bahwa nantinya Tarekot akan diintegrasikan dengan kawasan lain seperti Kayutangan Heritage, Splendid dan Alun-Alun Kota Malang. Selain untuk wisata, kawasan tersebut juga diproyeksikan menjadi bagian dari solusi penataan PKL dan parkir di pusat kota.</p>



<p>“Bisa ditempatkan di Splendid atau di Tarekot. Ini menjadi satu kesatuan karena lokasinya berdekatan,” tambahnya.</p>



<p>Selain itu, Pemkot Malang juga akan memaksimalkan keberadaan amphitheatre yang ada di Dewan Kesenian Malang (DKM) untuk mendukung pertunjukan seni dan budaya. Bahkan, dirinya juga meminta agar DKM menyusun kalender pertunjukan budaya dari Januari hingga Desember yang akan dikemas dalam paket wisata.</p>



<p>“Jadi tidak hanya menikmati heritage, tapi juga budaya. Ini yang nanti kita tawarkan ke hotel-hotel sebagai paket wisata,” imbuh Wali Kota Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229420</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Taraf Perekonomian Masyarakat, Pj Wali Kota Malang Evaluasi Keberadaan Tarekot</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-taraf-perekonomian-masyarakat-pj-wali-kota-malang-evaluasi-keberadaan-tarekot</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 May 2024 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[evaluasi]]></category>
		<category><![CDATA[keberadaan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Perekonomian]]></category>
		<category><![CDATA[tarekot]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209304</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Taman Rekreasi Kota (Tarekot) milik Pemerintah Kota Malang, yang berada di Jalan Majapahit atau di area komplek Mini Block Office, bakal dievaluasi. Itu karena, keberadaannya dapat dioperasionalkan untuk meningkatkan taraf perekonomian masyarakat.&#160; Pantauan di lapangan, di sekitar lahan Tarekot tersebut banyak ditumbuhi tanaman semak belukar, kemudian area kolam renang tidak terfungsikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Taman Rekreasi Kota (Tarekot) milik Pemerintah Kota Malang, yang berada di Jalan Majapahit atau di area komplek Mini Block Office, bakal dievaluasi. Itu karena, keberadaannya dapat dioperasionalkan untuk meningkatkan taraf perekonomian masyarakat.&nbsp;</p>



<p>Pantauan di lapangan, di sekitar lahan Tarekot tersebut banyak ditumbuhi tanaman semak belukar, kemudian area kolam renang tidak terfungsikan dan di sekitarnya juga terdapat kios-kios UMKM yang harus ditutup.</p>



<p>Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, yang meninjau langsung keberadaan Tarekot, menyampaikan bahwa akan melakukan evaluasi sesegera mungkin. Apalagi menurutnya, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Kiduldalem meminta untuk bisa dioperasionalkan kembali.</p>



<p>“Karena ada UMKM yang berada disini dan ini bisa meningkatkan taraf perekonomian dan kesejahteraan dari masyarakat di Kiduldalem. Ini tadi sudah saya cek dan nanti akan kita evaluasi,” kata Wahyu, Sabtu (11/05/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Apabila dioperasionalkan kembali, menurut Pj Wali Kota Wahyu, memang banyak yang harus diperbaiki kembali. Apalagi, di sekitar area tersebut juga terdapat sumber mata air yang bisa dimanfaatkan.</p>



<p>“Nanti akan kita evalusi dulu, kemudian nanti dari evaluasi itu seperti apa tindakan yang harus kita lakukan. Agar kita bisa meminimalisir kejadian seperti ini (mangkrak). Karena ada banyak hal yang harus kita perbaiki,” tuturnya.</p>



<p>Lebih lanjut, Pj Wali Kota Wahyu juga menyampaikan bahwa sampai saat ini sudah menerima laporan terkait dengan keberadaan Tarekot. Namun, ditegaskan bahwa dalam hal ini masih harus dilakukan evaluasi sesegera mungkin.</p>



<p>“Sudah masuk laporan dibsaya. Cuma saya harus evaluasi dulu. Tapi dengan laporan dari LPMK tadi juga menjadi pertimbangan saya untuk mengevaluasi segera,” imbuh Wahyu. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209304</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
