<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>tawangmangu &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tawangmangu/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 14 Jan 2026 16:03:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>tawangmangu &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pemkot Malang Siapkan Skema Revitalisasi Pasar Tawangmangu Lewat APBN</title>
		<link>https://memontum.com/pemkot-malang-siapkan-skema-revitalisasi-pasar-tawangmangu-lewat-apbn</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jan 2026 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<category><![CDATA[tawangmangu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229480</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang mulai mematangkan langkah revitalisasi Pasar Tawangmangu, Kecamatan Lowokwaru, dengan membuka peluang pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Langkah itu dilakukan, sebagai bagian dari strategi agar pengembangan pasar tidak sepenuhnya bertumpu pada kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang mulai mematangkan langkah revitalisasi Pasar Tawangmangu, Kecamatan Lowokwaru, dengan membuka peluang pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Langkah itu dilakukan, sebagai bagian dari strategi agar pengembangan pasar tidak sepenuhnya bertumpu pada kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).</p>



<p>Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, mengatakan bahwa rencana revitalisasi tersebut saat ini tengah dikomunikasikan dengan pemerintah pusat. Bahkan, Pemkot Malang telah melakukan koordinasi langsung dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perdagangan RI untuk mengawal peluang dukungan anggaran.</p>



<p>“Kami sudah menyampaikan rencana revitalisasi Pasar Tawangmangu ke pusat. Saat ini masih dalam proses pembahasan di Kementerian Perdagangan,” ujar Eko, Rabu (14/01/2026) tadi.</p>



<p>Dikatakannya, bahwa konsep revitalisasi yang disiapkan tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan pasar. Pemkot Malang ingin menghadirkan wajah baru Pasar Tawangmangu yang lebih tertata, nyaman dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat, tanpa meninggalkan identitas pasar tradisional.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Para pedagang tetap akan menjadi bagian utama, dengan dukungan fasilitas yang lebih representatif. Kemudian, juga membuka ruang bagi pengembangan unit usaha pendukung, seperti kafe dan ruang interaksi publik, guna meningkatkan daya tarik kawasan,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Menurut Eko, rencana revitalisasi Pasar Tawangmangu memiliki modal awal yang cukup kuat. Aktivitas ekonomi di sekitar pasar dinilai sudah tumbuh, ditandai dengan keberadaan sejumlah kafe dan tempat berkumpul yang ramai dikunjungi masyarakat dari berbagai kalangan.</p>



<p>“Ekosistemnya sudah berjalan. Tinggal bagaimana kita menata dan mengemasnya agar lebih hidup dan terintegrasi,” katanya.</p>



<p>Sebagai acuan, Pemkot Malang menjadikan Pasar Klojen sebagai salah satu referensi pengembangan Pasar Tawangmangu. Dengan konsep tersebut, pasar diharapkan tidak hanya menjadi tempat transaksi jual beli, tetapi juga berkembang sebagai ruang publik dan pusat aktivitas ekonomi warga.</p>



<p>“Revitalisasi ini bukan sekadar membangun ulang pasar, tapi bagaimana menciptakan pusat aktivitas ekonomi yang benar-benar hidup dan memberi dampak bagi masyarakat,” imbuh Eko. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229480</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
