<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Tawon &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tawon/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 05 Sep 2018 15:57:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Tawon &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Tawon Kepala Serang Jl Tlogo Agung</title>
		<link>https://memontum.com/tawon-kepala-serang-jl-tlogo-agung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Sep 2018 15:57:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Jl Tlogo Agung]]></category>
		<category><![CDATA[PMK Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Tawon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/54616-tawon-kepala-serang-jl-tlogo-agung</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Ratusan tawon kepala berwarna hitam serang rumah Sukinah, warga Jl Tlogo Agung, RT 06/RW 02, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Bahkan sejak beberapa bulan ini, tawon-tawon tersebut membuat markas di atap depan rumah hingga sarangnya terlihat cukup besar. Karena cukup membahayakan dan jumlahnya semakin banyak, membuat bu Sukinah dan keluarganya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Ratusan tawon kepala berwarna hitam serang rumah Sukinah, warga Jl Tlogo Agung, RT 06/RW 02, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Bahkan sejak beberapa bulan ini, tawon-tawon tersebut membuat markas di atap depan rumah hingga sarangnya terlihat cukup besar. Karena cukup membahayakan dan jumlahnya semakin banyak, membuat bu Sukinah dan keluarganya ketakutan. </p>
<p>Tentunya akan cukup berbahaya jika langsung dilakukan pengusiran. Sebab bisa jadi  tawon-tawon tersebut bakal melakukan penyerangan. Karena tawon-tawon tersebut keberadaanya sudah cukup menguatirkan, Sukinah memilih untuk melapor ke PMK Kota Malang, Rabu (5/9/2018) siang.. </p>
<p>Dari laporan ini petugas PMK mereapon cepat. Beberapa petugas datang dengan menggunakan mobil Ayaxx. Tentunya untuk memindahkan sarang tawon berukuran besar itu tidak lah mudah. Dengan ketrampilan dan sarana  evakuasi, petugas cukup berhati-hati agar tawon tidak semburat.  Petugas PMK dengan menggunakan bantuan tangga besi untuk naik ke atap supaya mumudahkan pengambilan sarang tawon.</p>
<p>Dibutuhkan waktu selama 30 menit,  petugas PMK berhasil memasukan sarang tawon ke kantong plastik. &#8221; Proses evakuasi sarang tetap dilakukan. Dipindahkan ke tempat tertentu. Biasanya kami masukan ke kantong plastik dan dipindahkan ke alam liar yang jauh dari pemukiman penduduk. Tapi kalau tawonnya bandel, akan kami musnahkan,&#8221; ujar Josse Bello, Kepala UPT PMK Kota Malang. </p>
<p>Beberapa hari ini semakin banyak yang meminta pertolongan petugas PMK Kota Malang. Bahkan pada Selasa (4/9/2018) ada yang melapor kalau di rumahnya terdapat tokek dan meminta tolong untuk dievakuasi dari dalam rumah. </p>
<p>&#8220;Kemarin ada tokek masuk rumah. Si pemilik rumah kemudian menelphon untuk meminta tolong. Kami sampaikan terimakasih karena masyarakat telah mempercayai kinerja pemadam untuk melakukan upaya-upaya penyelamatan terhadap ganggguan dari binatang. Pada Rabu (5/9/2018) kami juga menyelamatkan kucing anggora hitam yang berada di atas pohon dengan ketinggian 15 meter,&#8221; ujar Josse Bello. <strong>(gie/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">54616</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
