<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>teater &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/teater/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 31 Jan 2021 08:11:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>teater &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Perayaan Usia 1 Dekade, KBKB Sajikan Secara Daring</title>
		<link>https://memontum.com/perayaan-usia-1-dekade-kbkb-sajikan-secara-daring</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Jan 2021 08:11:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[daring]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[teater]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=133588</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kelompok Bermain Kangkung Berseri (KBKB) genap berusia 10 tahun di bulan Januari 2021 ini. Serangkaian acara daring digelar untuk meriahkan 1 dekade berdirinya komunitas ini sejak kemarin (30/1) hingga hari ini (31/1). Koordinator kegiatan, Muhammad Zaeni, mengatakan ini adalah bentuk silaturahim KBKB dengan masyarakat seni pertunjukan. &#8220;Kegiatan juga wujud syukur 10 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kelompok Bermain Kangkung Berseri (KBKB) genap berusia 10 tahun di bulan Januari 2021 ini. Serangkaian acara daring digelar untuk meriahkan 1 dekade berdirinya komunitas ini sejak kemarin (30/1) hingga hari ini (31/1).</p>



<p>Koordinator kegiatan, Muhammad Zaeni, mengatakan ini adalah bentuk silaturahim KBKB dengan masyarakat seni pertunjukan. &#8220;Kegiatan juga wujud syukur 10 tahun KBKB hadir dan memberi warna pada ruang kreatif seni pemanggungan, khususnya di Kota Malang,&#8221; ungkapnya (31/01).</p>



<p>Pria yang akrab disapa Leo itu menceritakan kelahiran KBKB berawal dari keinginan beberapa &#8216;mantan&#8217; anggota teater kampus untuk berlaku panggung secara mandiri, terlepas dari institusi perguruan tinggi. Dialektika kegelisahan dan kesatuan keinginan para &#8216;mantan&#8217; aktivis teater kampus ini, akhirnya diwujudkan dengan membentuk sebuah ruang bermain bernama Kelompok Bermain Kangkung Berseri (KBKB), tepatnya pada tanggal 1 Januari 2011.</p>



<p><strong>Baca Juga : <a href="https://memontum.com/133548-gowesata-bangkitkan-pariwisata-di-tengah-pandemi-covid-19" data-type="URL" data-id="https://memontum.com/133548-gowesata-bangkitkan-pariwisata-di-tengah-pandemi-covid-19" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Gowesata, Bangkitkan Pariwisata di Tengah Pandemi Covid-19</a></strong></p>



<p>&#8220;Pemilihan nama &#8216;Kelompok Bermain&#8217; sebenarnya adalah kesengajaan guna menekan aura berat dan gelap sebuah proses pemanggungan. Sedangkan nama &#8216;Kangkung Berseri&#8217; adalah landasan gerak para anggota, kakang dan kakung, dalam proses berkesenian yang lebih menekankan pada nilai senang serta bahagia,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Giat bertajuk &#8216;Satu Dekade KBKB&#8217; ini dilaksanakan dalam sebuah alur kegiatan berupa khotmil Qur’an, seminar pertunjukan, dialog karya, bedah buku dan diakhiri dengan peluncuran KBKB Dayita Atyanta. Rangkaian kegiatan tidak hanya terbatas pada ruang pementasan atau laku teater saja, tetapi juga berupa kegiatan-kegiatan yang dekat dengan keseharian para anggotanya.</p>



<p>Kegiatan Seminar Dalam Jaringan &#8216;Teater Masa Depan daripada Masa Depan Teater&#8217; mengawali rangkaian perayaan. &#8220;Seminar kemarin merupakan kegiatan penggesek wacana dari para pemateri yang pernah bersinggungan dengan KBKB. Singgungan ini bisa berupa dialog dalam wujud penjurian lomba, kuratorial karya, maupun bentuk-bentuk yang lain,&#8221; ujar Leo.</p>



<p>Sebelum seminar daring yang menghadirkan sastrawan dan dramawan, berlangsung juga acara khataman Al-Qur&#8217;an.</p>



<p>Untuk Sabtu (31/01) ini, perayaan akan dilanjutkan dengan pemanggungan beberapa komunitas pertunjukan Kota Malang. Kemudian ada bedah buku karya Djoko Sayono, dan terakhir peluncuran sayap perempuan KBKB yang bernama KBKB Dayita Atyanta.</p>



<p>&#8220;Pemanggungan adalah bentuk apresiasi pengkaryaan dengan membangun ruang pementasan bersama. Dialog karya ini menghadirkan beragam seniman, antara lain Winarto Ekram, Malang Dance, Ruang Karakter, Kendho Kenceng, Arung W, Sandhi Dhea Ngalambeksa, dan Duo Etnoholic,&#8221; jelas Leo.</p>



<p>Peluncuran sayap perempuan KBKB yang bernama KBKB Dayita Atyanta akan menjadi penutup rangkaian perayaan 1 dekade. &#8220;Dalam keseharian, para perempuan ini adalah supporting system utama dibalik proses kreatif KBKB. Jadi kehadiran KBKB Dayita Atyanta untuk memperteguh kehadiran perempuan dalam wilayah kreatif dan produktif tersebut sehingga muncul kekasih perempuan tangguh sebagaimana arti Dayita Atyanta dalam bahasa Sanskrit,&#8221; jelasnya. <strong>(cw1/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">133588</post-id>	</item>
		<item>
		<title>UKM Teater RODA UNISDA Gelar Ajang Temu Karya Teater Jatim Ke-21</title>
		<link>https://memontum.com/ukm-teater-roda-unisda-gelar-ajang-temu-karya-teater-jatim-ke-21</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Jan 2019 13:06:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[teater]]></category>
		<category><![CDATA[UKM]]></category>
		<category><![CDATA[UNISDA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/74253-ukm-teater-roda-unisda-gelar-ajang-temu-karya-teater-jatim-ke-21</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater RODA UNISDA menggelar kegiatan Temu Karya Teater Jawa Timur yang ke 21. Acara tersebut di gelar pada tanggal 15-19 Januari 2019 di gedung SABUGA UNISDA Lamongan. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tahunan UKM Teater RODA. Dalam kegiatan itu tersaji ada tiga acara pagelaran yakni Festival Pelajar, Parade [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater RODA UNISDA menggelar kegiatan Temu Karya Teater Jawa Timur yang ke 21. Acara tersebut di gelar pada tanggal 15-19 Januari 2019 di gedung SABUGA UNISDA Lamongan. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tahunan UKM Teater RODA. Dalam kegiatan itu tersaji ada tiga acara pagelaran yakni Festival Pelajar, Parade teater kampus, dan Workshop Teater.</p>
<p>&#8220;Tujuannya di selenggarakan acara ini untuk menjaga tali silaturahmi antar sesama komunitas Teater yang ada di Jawa timur dan berharap komunitas Teater lebih banyak di kenal dan diminati oleh masyarakat,&#8221; terang Sri Utami Lestari Ningsih, Ketum Teater RODA UNISDA.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-74255" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG-20190120-WA0018-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG-20190120-WA0018-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG-20190120-WA0018-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG-20190120-WA0018-copy.jpg?resize=600%2C307&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG-20190120-WA0018-copy.jpg?resize=200%2C102&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Menurut, Sri Utami, tercatat lebih dari 2500 orang Yang hadir, Sementara itu untuk Festival pelajar ini di hadiri 25 Komunitas dari seluruh wilayah Jatim.</p>
<p>&#8220;Kira kira kurang lebih 2500 orang yang hadir dalam pagelaran ini, sementara itu untuk Festival pelajar ini dihadiri 25 Komunitas dari seluruh Jawa timur,&#8221; katanya menjelaskan. MInggu (19/1/2019).</p>
<p>Selain itu, kegiatan yang di gelar setiap tahunnya ini mendatangkan tiga dewan juri Sepesial yakni Irwan Jamal (Piktorial Actors Laboratory Bandung), AP Laksana (Penulis Lakon Terbaik Nasional), Geger GE (Teater Roda UNISDA Lamongan).</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-74254" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG-20190120-WA0017-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG-20190120-WA0017-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG-20190120-WA0017-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG-20190120-WA0017-copy.jpg?resize=600%2C307&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG-20190120-WA0017-copy.jpg?resize=200%2C102&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Keluar sebagai Juara-Juara Penyaji terbaik di Festival Teater Temu Karya ini adalah sebagai berikut, Juara 1: Komunitas Teater Mikro, dengan judul naskah &#8220;Gravito&#8221;, Juara 2 : Teater Catur Pasuruan, dengan judul naskah &#8220;Fajar Shidiq&#8221;, Juara 3 : Teater Citra dengan judul naskah &#8220;Ayahku Pulang&#8221;, Juara Harapan 1: Teater Taman dengan judul naskah &#8220;Pinangan&#8221;, Juara Harapan 2: Teater Tewol dengan judul naskah &#8220;Pinangan&#8221;, Juara Harapan 3 : Teater Pelangi, dengan judul naskah &#8220;Senja dengan Dua Kelelawar&#8221;.</p>
<p>Untuk Kategori Nominasi aktor dan aktris terbaik yang di berikan kepada Marjoso Teater Catur, untuk Artistik terbaik di berikan kepada Teater Mikro dan untuk Sutradara terbaik di berikan kepada Teater Mikro Gravito. Pada acara selanjutnya pemberian penghargaan kepada para peserta yang mendapat juara. Untuk puncak acara kegiatan ini menampilkan persembahan terakhir dari tuan rumah yakni Teater RODA UNISDA Lamongan. <strong>(Lai/zen)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">74253</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sanggar Gumilang SMPN 8, Tampil di Kejuaraan di TMII</title>
		<link>https://memontum.com/sanggar-gumilang-smpn-8-tampil-di-kejuaraan-di-tmii</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Jul 2018 14:30:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Kejuaraan]]></category>
		<category><![CDATA[Sanggar Gumilang]]></category>
		<category><![CDATA[teater]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/46751-sanggar-gumilang-smpn-8-tampil-di-kejuaraan-di-tmii</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Sanggar Gumilang SMPN 8 Kota Kediri akan tampil dalam kejuaraan teater seni tradisi di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada tanggal 13 Juli 2018 mendatang. Karena Sanggar Gumilang SMP 8 itu merupakan Juara 1 lomba parade teater seni tradisi tingkat provinsi Jawa Timur pada tahun 2017. Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kediri </strong>&#8211; Sanggar Gumilang SMPN 8 Kota Kediri akan tampil dalam kejuaraan teater seni tradisi di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada tanggal 13 Juli 2018 mendatang. Karena Sanggar Gumilang SMP 8 itu merupakan Juara 1 lomba parade teater seni tradisi tingkat provinsi Jawa Timur pada tahun 2017.</p>
<p>    Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengatakan,  banyak sekali kebudayaan di Indonesia sejak tahun 2014 mulai dilupakan oleh generasi muda, namun Pemerintah Kota Kediri bersama seluruh pihak terus berusaha mengangkat kebudayaan. &#8221; Alhamdulillah saat ini sudah banyak anak-anak yang mau menguri-urikan kebudayaan, bahkan berprestasi di bidang budaya ini. Saya bersyukur dan berterimakasih untuk adik-adik yang sudah membawa budaya Panji kepada dunia, &#8221; ujar Mas Abu.</p>
<p>     Sanggar Gumilang SMPN 8 Kota Kediri dalam kejuaraan teater seni tradisi di TMII nanti akan memainkan lakon Panji Asmorobangun dan Galuh Candra Kirana yang mengangkat judul “Lika-liku nyinyir.com, &#8221; yakni, sebuah cerita yang akan mengajarkan penonton untuk bijak dalam menyikapi kabar hoax.</p>
<p>      Walikota Kediri mengaku berterima kasih kepada Kepala SMPN 8 Kediri Yusuf Budi Santoso. Ia merupakan sosok  guru yang membawa Mas Abu di kejuaraan puisi berbahasa Jawa tingkat provinsi saat masih menginjak bangku SLTP dahulu. “Terimakasih saya sampaikan untuk pak Yusuf dan juga guru-guru lainnya. Saya berharap terus ada regenerasi, karna akan selalu ada kompetisi seperti ini. Jika panjenengan sebagai guru mengetahui ada potensi dan bakat dari anak-anak ini agar diarahkan supaya bisa berprestasi dan membawa nama baik Kota Kediri,” ujarnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">46751</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Teater Ideot Go Publik di Usia 33 Tahun</title>
		<link>https://memontum.com/teater-ideot-go-publik-di-usia-33-tahun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Nov 2017 08:38:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[teater]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/3460-teater-ideot-go-publik-di-usia-33-tahun</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8212; Menginjak usia ke-33, Teater Ideot, sebuah komunitas teater asal Kota Malang dimana embrionya berasal dari komunitas teater sebuah SMA Negeri sebelum 33 tahun yang lalu, kini berani menunjukkan kesempurnaan keberadaannya, sebagai sebuah kelompok yang mampu bertahan untuk hidup dan menghadapi segala problema kehidupan. Keberanian tersebut diejahwantahkan dalam serangkaian helatan bertajuk &#8220;Kado [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8212; Menginjak usia ke-33, Teater Ideot, sebuah komunitas teater asal Kota Malang dimana embrionya berasal dari komunitas teater sebuah SMA Negeri sebelum 33 tahun yang lalu, kini berani menunjukkan kesempurnaan keberadaannya, sebagai sebuah kelompok yang mampu bertahan untuk hidup dan menghadapi segala problema kehidupan.</p>
<p>Keberanian tersebut diejahwantahkan dalam serangkaian helatan bertajuk &#8220;Kado 33 Teater Ideot&#8221; bertemakan &#8216;Bertahan dengan Hati Nurani&#8217; di Hall Malang Strudel Semeru Malang, Sabtu (4/11/2017) pukul 19.00-22.00 WIB. </p>
<p>Hajat helatan tersebut diantaranya Launching Buku 32th Teater Ideot, launching badan hukum Ideot Indonesia, dan workshop &#8216;Teater Ideot Berbagi 2017&#8217;, sebagai bagian kesempurnaan Teater Ideot.</p>
<p>&#8220;Mulai 2017, atau di tahun ke-33, Teater Ideot bertekad mulai go publik sebagai Kado 33 Teater Ideot. Awalnya kami berasal dari komunitas teater sekolah yang bermarkas di SMAN 4. Sekitar 2 tahun kami berproses ada konflik yang memaksa kami harus pindah. Tepat tanggal 1 November 33 tahun lalu, kami hengkang dan kami tandai sebagai hari revolusi,&#8221; kisah M. Sinwan, pentolan Teater Ideot, dalam jumpa persnya di Ngalup Coworking Space, Kamis (2/11/2017).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3460</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
