<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>tegalsari, &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tegalsari/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 06 May 2026 12:28:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>tegalsari, &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Atasi Sampah di Aliran Sungai Tegalsari, Muspika Ambulu Kolaborasi bersama Pemkab Lumajang dan Warga</title>
		<link>https://memontum.com/atasi-sampah-di-aliran-sungai-tegalsari-muspika-ambulu-kolaborasi-bersama-pemkab-lumajang-dan-warga</link>
					<comments>https://memontum.com/atasi-sampah-di-aliran-sungai-tegalsari-muspika-ambulu-kolaborasi-bersama-pemkab-lumajang-dan-warga#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 May 2026 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[aliran]]></category>
		<category><![CDATA[Ambulu]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Muspika]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[tegalsari,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232224</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Muspika Ambulu, Kabupaten Jember bersama Pemerintah Kabupaten Lumajang dan masyarakat, melakukan langkah strategis dengan menggelar aksi gotong royong pembersihan sampah di aliran sungai di Desa Tegalsari, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Rabu (06/05/2026) tadi. Langkah antisipasi ini dilakukan, guna menanggapi dinamika permasalahan lingkungan atas laporan keberatan dari warga setempat, mengenai penumpukan limbah domestik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Muspika Ambulu, Kabupaten Jember bersama Pemerintah Kabupaten Lumajang dan masyarakat, melakukan langkah strategis dengan menggelar aksi gotong royong pembersihan sampah di aliran sungai di Desa Tegalsari, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Rabu (06/05/2026) tadi. Langkah antisipasi ini dilakukan, guna menanggapi dinamika permasalahan lingkungan atas laporan keberatan dari warga setempat, mengenai penumpukan limbah domestik yang mulai mengkhawatirkan.</p>



<p>Camat Ambulu, Fahrur Ansori, dalam momen itu memimpin langsung koordinasi di lapangan. Dirinya juga menegaskan, bahwa aksi ini merupakan respon cepat (quick response) atas aduan masyarakat di Dusun Bedengan, Desa Tegalsari.</p>



<p>&#8220;Langkah ini kami ambil, setelah menerima informasi valid mengenai penyumbatan aliran sungai akibat tumpukan sampah yang cukup masif di wilayah tersebut,&#8221; kata Camat Fahrur.</p>



<p>Pelaksanaan kegiatan ini, tentunya mencerminkan sinergi yang solid, antar instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember. Terlebih, dalam pelaksanaan itu juga terlihat di lokasi, seperti personel dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) serta jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pengairan, yang ikut terjun langsung bersama Muspika Ambulu. Kehadiran berbagai pihak ini, menunjukkan bahwa permasalahan sampah sungai tidak bisa diselesaikan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektoral.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Salah satu fokus utama pembersihan sendiri, adalah sampah-sampah yang tersangkut di rumpun bambu sepanjang bantaran sungai. Penumpukan pada titik-titik tersebut, dinilai krusial karena menghambat laju air secara signifikan dan berpotensi menimbulkan luapan ke area pemukiman serta lahan pertanian warga jika curah hujan meningkat.</p>



<p>Dari sisi ekonomi kerakyatan, keberadaan sampah ini dilaporkan sangat merugikan. Para pelaku usaha kecil dan pedagang yang beroperasi di sekitar aliran Sungai Tegalsari, juga mengeluhkan dampak negatif berupa bau tidak sedap dan penurunan estetika lingkungan. Sehingga, berdampak pada tingkat kunjungan pelanggan ke area usaha mereka. Hal ini, menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah agar produktivitas ekonomi warga tetap terjaga.</p>



<p>Meskipun upaya pembersihan ini berjalan sukses, Fahrur Ansori mencatat adanya tantangan besar dalam hal kesadaran masyarakat. Pemerintah Kabupaten Jember sebelumnya telah memasang papan larangan resmi di area-area strategis sungai. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa edukasi melalui media visual tersebut masih belum cukup efektif dalam mengubah perilaku sebagian warga yang masih menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan sampah akhir.</p>



<p>&#8220;Kami sangat menyayangkan adanya pengabaian terhadap papan peringatan yang sudah ada. Ke depan, kami akan berkoordinasi lebih intensif dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk merancang solusi yang lebih permanen, baik dari sisi pengangkutan sampah rutin maupun penegakan regulasi daerah,&#8221; tambah Camat Fahrur. <strong>(rio/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/atasi-sampah-di-aliran-sungai-tegalsari-muspika-ambulu-kolaborasi-bersama-pemkab-lumajang-dan-warga/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232224</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sapa Petani Tegalsari, Bupati Hendy Gelontor Pupuk Organik Si Jempol ke Petani Jember</title>
		<link>https://memontum.com/sapa-petani-tegalsari-bupati-hendy-gelontor-pupuk-organik-si-jempol-ke-petani-jember</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Mar 2024 13:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gelontor]]></category>
		<category><![CDATA[jempol]]></category>
		<category><![CDATA[organik]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<category><![CDATA[tegalsari,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=207775</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, melakukan kunjungan ke persawahan di Desa Tegalsari, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Selasa (26/03/2024) tadi. Kunjungan yang digelar di sela kegiatan Jember Bersadaqoh atau J-Bersadaqoh itu, disambut antusias petani dengan berencana mengaplikasikan pupuk organik merk Si Jempol buatan pabrik pupuk milik Pemkab Jember. &#8220;Sore ini kami berikan pupuk Si [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, melakukan kunjungan ke persawahan di Desa Tegalsari, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Selasa (26/03/2024) tadi. Kunjungan yang digelar di sela kegiatan Jember Bersadaqoh atau J-Bersadaqoh itu, disambut antusias petani dengan berencana mengaplikasikan pupuk organik merk Si Jempol buatan pabrik pupuk milik Pemkab Jember.</p>



<p>&#8220;Sore ini kami berikan pupuk Si Jempol ke petani untuk diuji coba. Seperti apa nanti hasilnya, dari situ akan kami tingkatkan terus mutunya,&#8221; kata Bupati Hendy Siswanto.</p>



<p>Disampaikannya, bahwa ada empat kelompok tani yang menerima pupuk organik Si Jempol pada kesempatan tersebut. Untuk diketahui, pabrik pupuk organik Si Jempol milik Pemkab Jember, saat ini sedang pengembangan. Pabrik tersebut, untuk pertama kalinya mendistribusikan hasil produksinya sebanyak 30 ton ke para petani lokal secara gratis untuk diuji coba, seperti pada Jumat (08/03/2024) lalu.</p>



<p>“Distribusi perdana ini kita berikan gratis kepada petani lokal untuk uji coba. Nanti hasil panennya akan kami monitor, sebagai bahan evaluasi,” terangnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati Hendy juga menegaskan, jika pihaknya akan terus meningkatkan kualitas pupuk organik yang dihasilkan. Tujuannya, tentu agar bermanfaat bagi para petani. Sementara pabrik pupuk milik daerah ini, diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan petani lokal Jember.</p>



<p>Ditambahkannya, kelangkaan pupuk yang dialami petani, melatar belakangi dibangunnya pabrik pupuk milik Pemkab Jember ini. Tujuannya, agar kebutuhan petani lokal Jember terpenuhi, mengingat potensi pertanian di Kabupaten Jember sangat tinggi.</p>



<p>Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jember sendiri, merilis luas panen padi Kabupaten Jember pada 2021 mencapai sekitar 124.027,77 hektar. Jumlah itu, mengalami peningkatan sebanyak 2.421,90 hektar atau 1,99 persen dibandingkan 2020 yang hanya sebesar 121.605,87 hektar. Sedangkan untuk produksi padi Kabupaten Jember pada 2021, mencapai 615,70 ribu ton GKG, atau mengalami peningkatan sebanyak 25,43 ribu ton GKG atau 4,31 persen dibandingkan 2020 yang sebesar 590,26 ribu ton GKG.</p>



<p>“Saya minta, ayo kita dukung pupuk Si Jempol ini. Petani lokal Jember semuanya menggunakan pupuk Si Jempol di sawahnya masing-masing,” paparnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">207775</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
