<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>tekan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tekan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 19 Jul 2023 11:21:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>tekan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Tekan PMK, Disperta Probolinggo Tetap Genjot Pemanfaatan Vaksinasi untuk Hewan</title>
		<link>https://memontum.com/tekan-pmk-disperta-probolinggo-tetap-genjot-pemanfaatan-vaksinasi-untuk-hewan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Jul 2023 07:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Disperta]]></category>
		<category><![CDATA[genjot]]></category>
		<category><![CDATA[hewan]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[pemanfaatan]]></category>
		<category><![CDATA[PMK]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[tekan]]></category>
		<category><![CDATA[tetap]]></category>
		<category><![CDATA[untuk]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193713</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Meski virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Indonesia, khususnya di Kabupaten Probolinggo, mulai melandai, namun tidak demikian untuk antisipasi di tingkat dinas. Sebaliknya, Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Probolinggo, tetap waspada terhadap PMK sehingga tetap melakukan antisipasi dengan melakukan vaksinasi PMK. Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Disperta Kabupaten Probolinggo, Nicholas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Probolinggo</strong> &#8211; Meski virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Indonesia, khususnya di Kabupaten Probolinggo, mulai melandai, namun tidak demikian untuk antisipasi di tingkat dinas. Sebaliknya, Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Probolinggo, tetap waspada terhadap PMK sehingga tetap melakukan antisipasi dengan melakukan vaksinasi PMK.</p>



<p>Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Disperta Kabupaten Probolinggo, Nicholas Nuryulianto, mengatakan pihaknya saat ini masih memiliki sisa 1.698 botol atau 42.450 dosis vaksin PMK. Dosis tersebut, terdiri dari dua jenis vaksin dan tersimpan di sejumlah tempat yang berbeda. Yaitu, di UPT Puskeswan jenis Aftogen sebanyak 303 botol setara dengan 7.575 dosis. Dan Aftosa 1.200 botol atau setara dengan 30.000 dosis. Kemudian, vaksin jenis Aftogen, tersedia di Puskeswan Pakuniran sebanyak 84 botol setara dengan 2.100 dosis.</p>



<p>&#8220;Dan Puskeswan Wonomerto 111 botol setara dengan 2.775 dosis. Jadi, stoknya menyebar dan akan dimaksimalkan saat peternak butuh. Bahkan, bisa didistribusikan ke wilayah yang membutuhkan,&#8221; katanya, Rabu (19/07/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Sementara itu, sejak awal Juli ini, ribuan vaksin telah disuntikan. Meliputi di tahap I sebanyak 8.816 dosis, tahap II sebanyak 10.486 dosis, tahap III sebanyak 25.136 dosis dan tahap IV sebanyak 37.533 dosis. Sementara untuk tahap V yang merupakan perluasan serta vaksinasi ulang, telah mencapai 17.610 dosis.</p>



<p>Selain itu, lanjut Nico, petugas lapangan melakukan vaksinasi PMK ke pelosok desa kepada hewan yang masih belum divaksin melalui data yang diterimanya. Kemudian, edukasi kepada pihak peternak terkait pentingnya vaksinasi PMK walaupun mulai melanda.</p>



<p>&#8220;Setidaknya, sedia payung sebelum hujan. Karena, masih ada yang belum paham mengenai vaksinasi, sehingga menolak saat hendak disuntik,&#8221; katanya.&nbsp;<strong>(nun/pix/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193713</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tekan Balap Liar, Satlantas Polres Probolinggo Kota Fasilitasi Drag Rice</title>
		<link>https://memontum.com/tekan-balap-liar-satlantas-polres-probolinggo-kota-fasilitasi-drag-rice</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Jul 2023 07:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[balap]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[drag]]></category>
		<category><![CDATA[fasilitasi]]></category>
		<category><![CDATA[kabar]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[liar,]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[rice]]></category>
		<category><![CDATA[Satlantas]]></category>
		<category><![CDATA[tekan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193349</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Satlantas Polres Probolinggo Kota melaksanakan latihan bersama drag rice di Jalan Cisadane, Kelurahan Curahgrinting, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, Jumat (14/03/2023). Kegiatan ini dilaksanakan untuk memfasilitasi generasi muda agar tidak melakukan kebut-kebutan dan balap liar. Track yang disediakan tersebut, memiliki panjang sekitar 200 hingga 300 meter. Terlihat puluhan warga dan pemuda yang antusias, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Satlantas Polres Probolinggo Kota melaksanakan latihan bersama drag rice di Jalan Cisadane, Kelurahan Curahgrinting, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, Jumat (14/03/2023). Kegiatan ini dilaksanakan untuk memfasilitasi generasi muda agar tidak melakukan kebut-kebutan dan balap liar.</p>



<p>Track yang disediakan tersebut, memiliki panjang sekitar 200 hingga 300 meter. Terlihat puluhan warga dan pemuda yang antusias, saat melakukan latihan drag rice bersama beserta pihak kepolisian yang memantau jalannya latihan tersebut.</p>



<p>Kasat Lantas Polres Probolinggo, Kota AKP Pandri Putra Simbolon, mengatakan bahwa dengan fasilitas yang disediakan itu, pihaknya berharap dapat menekan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) seperti balap liar di jalanan. Latihan bersama, tersebut akan dilakukan secara rutin setiap hari Jumat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Latihan balap yang digelar Jumat hari ini, merupakan latihan perdana yang kita fasilitasi dan nantinya akan kita evaluasi. Dari evaluasi ini, bila memungkinkan maka setiap Jumat akan kita gelar latihan,&#8221; katanya, Sabtu (15/07/2023) tadi.</p>



<p>Mekanik KM 12 Manual Tech Probolinggo, Sugeng Budi Harjo, mengatakan bersyukur dan berterima kasih kepada Satlantas Polres Probolinggo Kota yang telah memfasilitasi para pembalap untuk latihan. Dirinya berharap, agar latihan ini rutin digelar karena event sudah semakin banyak.</p>



<p>&#8220;Untuk jalan lokasi latihan cukup bagus, dan pada latihan ini saya menurunkan 5 motor karena timnya banyak turun di event drag. Saya berharap latihan ini lebih sering digelar,&#8221; ujarnya. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193349</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Trenggalek bersama Istri Launching Dapur Cinta untuk Tekan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-trenggalek-bersama-istri-launching-dapur-cinta-untuk-tekan-stunting-dan-kemiskinan-ekstrem</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Jul 2023 09:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[dapur]]></category>
		<category><![CDATA[ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[istri]]></category>
		<category><![CDATA[Kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[launching]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[tekan]]></category>
		<category><![CDATA[untuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192507</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini, luncurkan program Dapur Cinta. Program ini, diharapkan mampu mendukung cita-cita Pemerintah Kabupaten Trenggalek, dalam upaya menekan angka stunting dan kemiskinan ekstrem. Program Dapur Cinta sendiri, merupakan pengembangan dari program Masak Sareng Sama (SMS) Bu Novita. Hanya saja, Dapur [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini, luncurkan program Dapur Cinta. Program ini, diharapkan mampu mendukung cita-cita Pemerintah Kabupaten Trenggalek, dalam upaya menekan angka stunting dan kemiskinan ekstrem.</p>



<p>Program Dapur Cinta sendiri, merupakan pengembangan dari program Masak Sareng Sama (SMS) Bu Novita. Hanya saja, Dapur Cinta hadir lebih kepada upayanya membantu pemerintah mewujudkan amanah undang undang. Dimana, sesuai dengan Pasal 34 ayat 1 Undang-undang Dasar (UUD) 1945, Fakir Miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara.</p>



<p>Hadir di setiap desa, nantinya Dapur Cinta akan menjadi sarana pemerintah menyediakan makanan bergizi kepada masyarakat miskin. &#8220;Kita sama-sama ingin membantu menyukseskan program-program dan visi misi Bapak Bupati Kabupaten Trenggalek, untuk menurunkan angka stunting dan angka kemiskinan ekstrem yang mana separuh dari populasinya itu adalah perempuan dan anak,&#8221; kata Novita saat dikonfirmasi Rabu (05/07/2023) siang.</p>



<p>Dirinya menjelaskan, bahwa hal itu bisa dilakukan dengan menggunakan berbagai macam program. Diantaranya, menekan angka perkawinan anak, anak stunting, kemiskinan ekstrem melalui pendekatan SMS (Sareng Masak Sama) Bu Novita. Kemudian, program tersebut disempurnakan lagi dalam satu program yang namanya Dapur Cinta.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Dapur Cinta ini dihadirkan karena memang kita harus benar-benar hadir untuk masyarakat. Benar-benar menyampaikan hajat hidup orang itu menjadi tanggungan pemerintah. Saya berharap dari apa yang disampaikan hari ini, bisa menjadi satu solusi untuk penekanan angka stunting di Kabupaten Trenggalek,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Masih terang istri Bupati Trenggalek ini, pos dapur umumnya ada di setiap desa. Pertama, pihaknya akan menyediakan resep-resep. Kemudian resep yang disediakan akan di sebar di masing-masing dapur umum yang menjadi panduan menu-menu apa saja yang akan dibagikan kepada masyarakat.</p>



<p>&#8220;Kemudian ada pendanaan yang bersumber dari APBD utamanya dari Dinas Kesehatan kurang lebih sebesar Rp 4,5 hingga 5,5 miliar yang digunakan untuk memproduksi dapur cinta di setiap desa,&#8221; kata Novita.</p>



<p>Meskipun angkanya yang cukup besar, sambungnya, namun dalam hal ini Bupati Trenggalek yang sama-sama ikut dalam peluncuran program ini tetap mengajak peran serta masyarakat. &#8220;Makanya, butuh dukungan berbagai pihak dan kerjasama dan dukungan berbagai pihak untuk bisa memberikan bantuan makanan bergizi bagi masyarakat yang berada di kemiskinan ekstrem dan lebih-lebih balita stunting. Termasuk ibu yang hamil dan juga menyusui,&#8221; paparnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192507</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tekan Risiko Stunting di Kota Malang, Dinsos P3AP2KB Bidik FKUB hingga Lurah</title>
		<link>https://memontum.com/tekan-risiko-stunting-di-kota-malang-dinsos-p3ap2kb-bidik-fkub-hingga-lurah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Jun 2023 05:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bidik]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[Dinsos]]></category>
		<category><![CDATA[FKUB]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[Lurah]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[P3AP2KB]]></category>
		<category><![CDATA[risiko]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[tekan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192057</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kota Malang mencatat bahwa saat ini ada sebanyak 3.048 bayi yang berisiko stunting di Kota Malang. Karenanya, upaya antisipasi dan beberapa langkah sosialisasi akan terus dilakukan. Kepala Dinsos P3AP2KB Kota Malang, Donny Sandito, menyampaikan jika ada beberapa sebab [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kota Malang mencatat bahwa saat ini ada sebanyak 3.048 bayi yang berisiko stunting di Kota Malang. Karenanya, upaya antisipasi dan beberapa langkah sosialisasi akan terus dilakukan.</p>



<p>Kepala Dinsos P3AP2KB Kota Malang, Donny Sandito, menyampaikan jika ada beberapa sebab bayi mengalami risiko stunting. Seperti, pola asuh pada bayi, kemudian kesehatan dari bayi dan pernikahan usia dini.</p>



<p>“Misalnya karena orang tuanya kerja, akhirnya sang bayi dititipkan. Lalu mengenai kesehatan bayi, itu bisa dipicu karena hamil di bawah usia 19 tahun. Kalau dari sisi kesehatan maupun dari sisi kejiwaan, tentunya dari orang tua belum siap,” ujar Donny, Rabu (28/06/2023) tadi.</p>



<p>Dari beberapa sisi itu, ujar Donny, pihaknya akan bekerjasama atau kolaborasi dengan dinas atau Kantor Urusan Agama (KUA). Dimana, pihaknya akan mendata masyarakat sebelum melangsungkan pernikahan, untuk memberikan sosialisasi dan pembinaan akan kesehatan ibu dan anak.</p>



<p>“Kami kesulitan terkait dengan pranikah terhadap calon pengantin yang beragama non muslim. Itu karena, mereka melakukan pemberkatan di tempat ibadah. Ini yang nantinya akan kita cari solusi dan pendekatan. Seperti, dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) untuk bisa masuk ke situ,” jelasnya.</p>



<p>Baca Juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Tidak hanya itu, tingkat kehadiran pada bulan timbang, pun juga termasuk bisa menjadi bagian risiko stunting. Di Kota Malang sendiri, saat ini kehadirannya bulan timbang masih 75 persen. Padahal dalam aturan Permenkes, bulan timbang harus 85 persen.</p>



<p>“Karena angka tersebut, nanti akan signifikan membantu jumlah kehadiran. Sehingga, kalau jumlah kehadiran bayi itu ada banyak, kita harapkan yang datang ke posyandu itu sehat. Sehingga, prosentasenya bisa menurunkan jumlah risiko stunting,” katanya.</p>



<p>Lebih lanjut, pihaknya juga meminta keterlibatan dari berbagai pihak, terutama lurah dan camat yang ada di Kota Malang. Caranya, untuk bersama-sama memerangi masalah stunting yang ada. Diharapkan, angka-angka stunting di Kota Malang bisa turun dengan maksimal.</p>



<p>“Kami juga melakukan koordinasi dengan pak lurah dan pak camat, supaya masyarakat yang punya Balita juga bisa menimbangkan bayinya di Posyandu terdekat,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192057</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
