<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>tekanan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tekanan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 16 Jan 2026 15:00:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>tekanan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Siapkan Strategi Hadapi Tekanan Fiskal, Pemprov Jatim Gelar Jatim Retreat</title>
		<link>https://memontum.com/siapkan-strategi-hadapi-tekanan-fiskal-pemprov-jatim-gelar-jatim-retreat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Jan 2026 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[fiskal]]></category>
		<category><![CDATA[hadapi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov]]></category>
		<category><![CDATA[retreat]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<category><![CDATA[strategi]]></category>
		<category><![CDATA[tekanan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229508</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Pemerintah Provinsi Jawa Timur melaksanakan Retreat 2026 bertema &#8216;Creative Financing &#38; Value for Money&#8217; yang diselenggarakan di BPSDM Provinsi Jawa Timur, Surabaya, Kamis (15/01/2026) tadi. Kegiatan ini, menjadi momentum evaluasi capaian anggaran 2025 sekaligus penyiapan strategi menghadapi tekanan fiskal 2026. Hadir langsung dalam pelaksanaan itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Wakil [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Pemerintah Provinsi Jawa Timur melaksanakan Retreat 2026 bertema &#8216;Creative Financing &amp; Value for Money&#8217; yang diselenggarakan di BPSDM Provinsi Jawa Timur, Surabaya, Kamis (15/01/2026) tadi.</p>



<p>Kegiatan ini, menjadi momentum evaluasi capaian anggaran 2025 sekaligus penyiapan strategi menghadapi tekanan fiskal 2026. Hadir langsung dalam pelaksanaan itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur, Emil Elestianto Dardak, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, serta BUMD dan seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD).</p>



<p>Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang menggagas pelaksanaan Jatim Retreat 2026, yang diikuti oleh 135 peserta dari unsur birokrasi, BUMD, RSUD, hingga penyelenggara layanan publik di Jawa Timur. “Birokrasi harus bergerak menciptakan nilai dan dampak nyata bagi masyarakat, bukan sekadar menghabiskan anggaran. Ini hanya akan terjadi jika kita mampu memberi teladan serta kontrol hingga ke UPT-UPT agar pelaksanaan kebijakan benar-benar efektif,” kata Gubernur Jatim.</p>



<p>Sementara itu, Sekdaprov Adhy Karyono mengatakan bahwa secara kinerja, realisasi program dan anggaran 2025 tergolong positif. Pendapatan daerah Jawa Timur tercatat mencapai 104 persen, sementara realisasi belanja berada di angka 92,6 persen.</p>



<p>“Di awal tahun ini kita melakukan review terhadap apa yang sudah kita lakukan. Pertama, memang kita sudah sangat perform untuk pelaksanaan program dan anggaran tahun 2025,” kata Sekdaprov Adhy.</p>



<p>Namun, menurutnya, Pemprov Jatim menghadapi tantangan pada 2026 seiring perubahan kebijakan fiskal nasional. Salah satunya, dampak Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (HKPD) yang mengubah skema bagi hasil pajak kendaraan bermotor sehingga porsi pendapatan provinsi berkurang.</p>



<p>Selain itu, kebijakan pengurangan dana transfer ke daerah juga berdampak signifikan. Adhy menyebutkan, pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) mencapai sekitar Rp 2,8 triliun.</p>



<p>“Kondisi ini membuat kita tetap harus melaksanakan program prioritas dengan baik tetapi juga harus tetap penyesuaian, tapi itu tidak cukup membiayai semua itu,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menghadapi situasi tersebut, Sekdaprov Adhy mengatakan Pemprov Jatim mulai mendorong perubahan pola pikir menuju creative financing dan value for money. Strategi ini, diarahkan untuk menggali potensi pendapatan baru di luar sumber konvensional.</p>



<p>Sekdaprov Adhy menjelaskan, optimalisasi pendapatan dilakukan melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pajak berbasis digital. Selain itu, Pemprov Jatim juga menyoroti pemanfaatan aset daerah yang nilainya mencapai sekitar Rp 61 triliun, namun dinilai belum produktif.</p>



<p>“Aset kita sangat besar Rp 61 triliun, tetapi tingkat pengembaliannya hanya satu koma atau nol koma malah. Jadi ini kan masih punya banyak peluang untuk bisa mendayagunakan aset untuk dikerjasamakan dengan pihak ketiga, baik sewa, kerja sama, pemanfaatan dan sebagainya,” katanya.</p>



<p>Sumber lain yang menjadi perhatian, adalah badan usaha milik daerah (BUMD). Menurut Adhy, Pemprov Jatim akan meningkatkan produktivitas BUMD agar kontribusinya terhadap pendapatan daerah lebih optimal.</p>



<p>“Kita bedah semua ke depan harus seperti apa, untuk beberapa BUMD di luar Bank Jatim, kita melakukan revitalisasi dari yang dilakukan oleh BUMD, baik tata kelola, proses bisnis maupun dari sisi manajemen, kita hitung kembali. Hari ini kita menyampaikan apa evaluasinya dan harus bagaimana,” ujarnya.</p>



<p>Dirinya juga menambahkan, ke depan setiap BUMD didorong menyusun desain inovasi agar mampu menghasilkan skema pembiayaan kreatif dan meningkatkan profitabilitas. Di sisi belanja, Pemprov Jatim juga menekankan prinsip kehati-hatian agar program tetap berjalan dengan biaya pendukung yang lebih efisien.</p>



<p>“Kami merubah mindset bahwa kita bukan hanya menghabiskan anggaran tetapi juga sedikit banyaknya bisa sebagai penghasil,” tambahnya. <strong>(kom/sby/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229508</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tinjau Cek Kesehatan Pengemudi, Pj Wali Kota Malang Temukan Gejala Gula Darah dan Tekanan Darah Tinggi</title>
		<link>https://memontum.com/tinjau-cek-kesehatan-pengemudi-pj-wali-kota-malang-temukan-gejala-gula-darah-dan-tekanan-darah-tinggi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Apr 2024 08:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[gejala]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pengemudi]]></category>
		<category><![CDATA[tekanan]]></category>
		<category><![CDATA[temukan]]></category>
		<category><![CDATA[tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=208052</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, meninjau pelaksanaan cek kesehatan 118 pengemudi Bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) maupun Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), di Terminal Arjosari, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Selasa (02/04/2024) tadi. Pria yang menduduki kursi N1 di Kota Malang, itu mengimbau agar para pengemudi nantinya dapat tetap menjaga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, meninjau pelaksanaan cek kesehatan 118 pengemudi Bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) maupun Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), di Terminal Arjosari, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Selasa (02/04/2024) tadi.</p>



<p>Pria yang menduduki kursi N1 di Kota Malang, itu mengimbau agar para pengemudi nantinya dapat tetap menjaga kesehatan dengan baik. Walaupun dari hasil pelaksanaan cek kesehatan tersebut, rata-rata terkategori aman dan tidak ada masalah.</p>



<p>“Hari ini kami bersama Kementerian Kesehatan, alhamdulillah mengecek kondisi kesehatan dari semua pengemudi, baik dari angkutan luar dan juga angkutan dalam kota. Dari 118 itu, rata-rata semua aman. Akan tetapi, ada sebagian kecil memang pengemudi masih ada gula darah tinggi dan tekanan darah tinggi,” jelas Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dikatakannya, jika para pengemudi yang mengalami beberapa penyakit tersebut, tentunya tetap diberi vitamin dan obat-obatan untuk menjaga kesehatan. Sehingga, diharapkan tetap fit selama masa mudik Lebaran Idul Fitri 2024.</p>



<p>“Kami sudah menyampaikan kepada mereka, untuk tetap menjaga kesehatan. Pada kondisi ini memang berbeda dengan biasanya, karena masih puasa. Akan tetapi secara umum, pemeriksaan yang dilakukan hari ini aman,” terangnya.</p>



<p>Selain itu, dikatakannya jika pihaknya juga sudah melakukan antisipasi. Bahkan, juga memberikan sosialisasi kepada para pengendara angkutan umum tersebut. Termasuk, juga bekerjasama dengan Satlantas Polresta Malang Kota untuk mengatur kendaraan.</p>



<p>“Kami prediksikan dari Jawa Timur ini, Kota Malang termasuk tinggi jumlah kendaraannya dan nanti ada lonjakan. Karena cuti bersama yang panjang, jadi mereka datang ke Malang ini tidak terkait dengan mudik tetapi juga berwisata. Apalagi okupansi hotel juga mulai naik,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">208052</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
