<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>teladan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/teladan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 28 Sep 2025 11:26:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>teladan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Gebyar Panutan Pajak Daerah 2025, Bupati Pasuruan Sampaikan Apresiasi untuk Wajib Pajak Teladan</title>
		<link>https://memontum.com/gebyar-panutan-pajak-daerah-2025-bupati-pasuruan-sampaikan-apresiasi-untuk-wajib-pajak-teladan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Sep 2025 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[gebyar]]></category>
		<category><![CDATA[panutan]]></category>
		<category><![CDATA[sampaikan]]></category>
		<category><![CDATA[teladan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226314</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah tertib membayar pajak. Ucapan terima kasih tersebut, disampaikan Mas Bupati Rusdi-sapaan bupati, saat menghadiri Gebyar Panutan Pajak Daerah tahun 2025, di Taman Candra Wilwatikta Pandaan, Sabtu (27/09/2025) tadi. “Terima kasih banyak kepada semua wajib pajak yang telah melaksanakan kewajibannya. Mulai dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah tertib membayar pajak. Ucapan terima kasih tersebut, disampaikan Mas Bupati Rusdi-sapaan bupati, saat menghadiri Gebyar Panutan Pajak Daerah tahun 2025, di Taman Candra Wilwatikta Pandaan, Sabtu (27/09/2025) tadi.</p>



<p>“Terima kasih banyak kepada semua wajib pajak yang telah melaksanakan kewajibannya. Mulai dari desa-desa yang taat bayar PBB P2, sampai para perusahaan sebagai wajib pajak teladan,” katanya.</p>



<p>Diketahui, ada sebanyak 24 desa di Kabupaten Pasuruan diundang khusus dalam Gebyar Panutan Pajak Daerah 2025. Desa-desa tersebut, menjadi yang tercepat dalam pelunasan PBB P2 tepat waktu dan berhak mendapatkan penghargaan dari Pemkab Pasuruan. Selain itu, ada belasan perusahaan sebagai wajib pajak teladan, juga menerima apresiasi khusus dari Bupati Rusdi Sutejo.</p>



<p>Bupati Rusdi mengatakan, bahwa desa yang tertib membayar pajak akan mendapatkan tambahan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari pemerintah daerah. Tidak lupa, dirinya juga berharap agar contoh baik yang telah diterapkan perusahaan tertib bayar pajak, dapat diikuti oleh perusahaan-perusahaan lainnya.</p>



<p>&#8220;Kepada perusahaan sebagai wajib pajak teladan, semoga dapat ditiru oleh perusahaan lainnya,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga mengapresiasi, khusus kepada DPRD Kabupaten Pasuruan, yang selalu mendukung program pembangunan. “Saya sampaikan terima kasih atas dukungan dan support dari anggota DPRD Kabupaten Pasuruan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Plt Kepala BPKPD Kabupaten Pasuruan, Yuswianto, menyebutkan bahwa tujuan pelaksanaan Gebyar Panutan Pajak Daerah Tahun 2025, tidak lain untuk memberikan penghargaan kepada para wajib pajak teladan yang konsisten menunaikan kewajibannya. Sehingga, bisa menjadi panutan bagi masyarakat lainnya.</p>



<p>Kegiatan ini, juga untuk mendorong partisipasi masyarakat dan pelaku usaha agar semakin patuh membayar pajak. Hal itu penting dilakukan, untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, perangkat teknis dan pemangku kepentingan dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) demi mendukung pembangunan berkelanjutan.</p>



<p>“Dari kegiatan ini, diharapkan penghargaan yang diberikan dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi wajib pajak lainnya. Kesadaran masyarakat akan kewajiban pajak daerah juga semakin meningkat. Maka tingkat kepatuhan pajak terus tumbuh positif setiap tahun,” jelas Yuswianto.</p>



<p>Dirinya juga menambahkan, melalui peningkatan kepatuhan wajib pajak, kemandirian fiskal daerah diharapkan semakin terwujud dengan meningkatnya PAD. “Semoga penghargaan ini dapat memberikan semangat bagi kecamatan dan desa lain untuk mempercepat pelunasan PBB-P2 di wilayahnya masing-masing,” lanjutnya. <strong>(kom/pas/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226314</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dorong Peran Ayah, Dinsos P3AP2KB Kota Malang Siap Luncurkan SE Ayah Teladan</title>
		<link>https://memontum.com/dorong-peran-ayah-dinsos-p3ap2kb-kota-malang-siap-luncurkan-se-ayah-teladan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Jul 2025 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dinsos]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[luncurkan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[P3AP2KB]]></category>
		<category><![CDATA[teladan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223999</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kota Malang, menyambut positif Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah, yang diinisiasi oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Tidak hanya itu, Kota Malang tengah menyiapkan gerakan serupa yang lebih luas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kota Malang, menyambut positif Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah, yang diinisiasi oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Tidak hanya itu, Kota Malang tengah menyiapkan gerakan serupa yang lebih luas bertajuk Ayah Teladan.</p>



<p>Kepala Dinsos P3AP2KB Kota Malang, Donny Sandito, menyampaikan bahwa beberapa sekolah di Kota Malang telah menjalankan program yang mendukung keterlibatan ayah dalam pendidikan anak. Di antaranya ada tujuh Sekolah Siaga Kependudukan (SSK), seperti SMPN 1, 3, 5, 10 dan 21, serta SMAN 7 dan 10.</p>



<p>&#8220;Di Kota Malang, kami akan meluncurkan gerakan Ayah Teladan. Lewat Surat Edaran (SE), kami mendorong agar saat pengambilan rapor, yang hadir adalah ayah. Ini bagian dari memperkuat peran ayah dalam pengasuhan,” ujar Donny, Rabu (16/07/2025) tadi.</p>



<p>Gerakan tersebut, dilatarbelakangi kekhawatiran terhadap tingginya angka ketidakhadiran figur ayah atau fatherless. Merujuk data UNICEF 2021, 20,9 persen anak di Indonesia tidak memiliki figur ayah dan hanya 37,17 persen anak usia 0-5 tahun yang diasuh oleh kedua orang tua menurut BPS 2021.</p>



<p>&#8220;Di Indonesia, fatherless itu hampir 90 persen. Kalau di Kota Malang memang belum ada studi spesifik, tapi kasusnya ada. Indikatornya bisa dilihat dari keluarga cerai, di mana anak ikut ibu, atau ayah yang bekerja dari pagi hingga malam,” jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkannya, bahwa ketidakhadiran figur ayah akan berpengaruh signifikan terhadap perkembangan anak. Menurut Donny, anak nantinya akan mencari figur ayah di luar jika tidak mendapatkan di rumah. Sehingga, itu bisa berdampak pada pembentukan karakter dan perilaku.</p>



<p>&#8220;Absennya Ayah dalam pengasuhan anak itu sangat berdampak. Anak jadi tidak ada figur atau sosok seorang ayah. Sehingga dia pasti mencari kekosongan itu,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sehingga dalam hal ini Dinsos P3AP2KB Kota Malang pun gencar melakukan sosialisasi pentingnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak. Termasuk lewat forum PKK, LPMK, hingga tingkat RT/RW. Sosialisasi itu nantinya juga dilakukan langsung ke sekolah-sekolah.</p>



<p>“Peran ayah bukan hanya sebagai pencari nafkah, tapi juga mendidik anak, bermain bersama, hingga menjadi teman diskusi. Itu yang terus kami tekankan,” katanya.</p>



<p>Meskipun belum ada laporan khusus terkait kasus anak yang terdampak langsung oleh fatherless, Donny menyebut bahwa dalam laporan kekerasan rumah tangga (KDRT), relasi tersebut sering kali muncul.</p>



<p>“Sering kali ibu-ibu menjadikan ayah sebagai sosok pendisiplin. Kalau figur itu tidak ada, anak bisa kehilangan batasan perilaku. Itu yang jadi perhatian kami,&#8221; imbuh Donny. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223999</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
