<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>temporer &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/temporer/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 18 Jun 2025 13:27:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>temporer &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Juni Ini Mas Dhito Gelar Pameran Temporer Pre Launching Museum</title>
		<link>https://memontum.com/juni-ini-mas-dhito-gelar-pameran-temporer-pre-launching-museum</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Jun 2025 08:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[launching]]></category>
		<category><![CDATA[Museum]]></category>
		<category><![CDATA[Pameran]]></category>
		<category><![CDATA[temporer]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223100</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Pemerintah Kabupaten Kediri bakal menggelar pameran temporer bertajuk pre launching museum pada 17 hingga 21 Juni 2025 mendatang. Rencananya, dalam kegiatan itu akan memamerkan berbagai artefak sekaligus desain interior museum. Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri, Mustika Prayitno Adi, mengungkapkan bahwa pre launching ini merupakan satu tahapan awal dalam membangun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Kediri bakal menggelar pameran temporer bertajuk pre launching museum pada 17 hingga 21 Juni 2025 mendatang. Rencananya, dalam kegiatan itu akan memamerkan berbagai artefak sekaligus desain interior museum.</p>



<p>Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri, Mustika Prayitno Adi, mengungkapkan bahwa pre launching ini merupakan satu tahapan awal dalam membangun museum yang berada di Jalan Totok Kerot, Desa Menang, Kecamatan Pagu. Dalam memamerkan artefak dan desain interior museum, Disparbud akan melibatkan berbagai elemen masyarakat, terutama akademisi, budayawan, hingga pelestari sejarah guna memperkenalkan konsep museum sebelum memberikan masukan terhadap Detail Engeenering Design (DED).</p>



<p>“Prinsipnya, kita juga akan perkenalkan rencana desain museum ini seperti apa,” kata Mustika, Rabu (04/06/2025) tadi.</p>



<p>Dikatakan Mustika, museum ini nantinya bakal menyimpan ratusan benda purbakala dari berbagai masa yang diperoleh dari berbagai sumber, termasuk dari proses ekskavasi dan evakuasi. Pameran ini, menindaklanjuti arahan Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, yang mana museum diharapkan bisa mengangkat cerita Kediri di masa lampau, searah dengan konsep storyline museum yang telah disusun sejak 2024 silam.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, ujarnya, museum ini juga diharapkan bisa menjadi salah satu destinasi wisata dan budaya baru di Kabupaten Kediri. Terlebih, menjadi edukasi sejarah bagi kaum muda.</p>



<p>“Cerita Kediri kan luar biasa. Maka disusun story line di museum. Kita kan orang Jawa, jangan sampai hilang (identitas) Jawanya,” ujarnya.</p>



<p>Kepala Bidang Sejarah Purbakala Disparbud Kabupaten Kediri, Eko Priyanto, menambahkan bahwa tidak semua perbendaharaan peninggalan sejarah tersebut dipamerkan. Namun, secara bertahap artefak akan dipindahkan ke museum.</p>



<p>Secara garis besar, artefak-artefak ini akan didisplay di museum. Kemudian sebagian lain akan dimasukkan dalam storage yang telah disediakan. Hal ini melihat kondisi dan status artefak masing-masing. “Nanti di museum ini ada sekitar 100-an artefak yang akan disimpan,” jelasnya. <strong>(kom/pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223100</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Museum Daerah Lumajang Ambil Bagian di Pameran Temporer Koleksi Museum 2024</title>
		<link>https://memontum.com/museum-daerah-lumajang-ambil-bagian-di-pameran-temporer-koleksi-museum-2024</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Nov 2024 08:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bagian]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[koleksi]]></category>
		<category><![CDATA[Museum]]></category>
		<category><![CDATA[Pameran]]></category>
		<category><![CDATA[temporer]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216818</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Museum Daerah Kabupaten Lumajang, turut ambil bagian dalam pelaksanaan Pameran Temporer Koleksi Museum 2024, yang bertajuk &#8216;East Java Spirit of Museum&#8217; di Museum MPU Tantular, Kabupaten Sidoarjo, mulai 20 hingga 22 November 2024. Pelaksanaan pameran ini, dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Dwi Supranto. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Museum Daerah Kabupaten Lumajang, turut ambil bagian dalam pelaksanaan Pameran Temporer Koleksi Museum 2024, yang bertajuk &#8216;East Java Spirit of Museum&#8217; di Museum MPU Tantular, Kabupaten Sidoarjo, mulai 20 hingga 22 November 2024. Pelaksanaan pameran ini, dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Dwi Supranto.</p>



<p>Momen acara ini, menjadi ajang strategis untuk memperkenalkan koleksi-koleksi museum dari berbagai daerah di Jawa Timur. Termasuk, Muuseum Daerah Kabupaten Lumajang.</p>



<p>Perwakilan dari Museum Daerah Kabupaten Lumajang, Ita Lestari dan Siyono Hadi Kurniawan, di gelaran itu turut memamerkan berbagai koleksi unggulan yang mencerminkan kekayaan sejarah dan budaya Lumajang. Koleksi tersebut, meliputi Prasasti Pasrujambe, keramik kuno dan benda-benda peninggalan sejarah lain.</p>



<p>Ita Lestari menegaskan, bahwa keikutsertaan Museum Daerah Lumajang dalam pameran ini merupakan langkah strategis untuk mempromosikan kekayaan sejarah daerah kepada publik. “Kami berharap masyarakat yang melihat koleksi kami, itu dapat lebih mengenal dan menghargai warisan budaya Lumajang. Ini juga sebagai upaya kami untuk mendukung penguatan identitas budaya lokal,” katanya, Jumat (22/11/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Siyono Hadi Kurniawan menambahkan, bahwa Museum Daerah Lumajang tidak hanya menampilkan koleksi sejarah, tetapi juga menyediakan informasi lengkap tentang destinasi wisata budaya di Lumajang. “Kami ingin memanfaatkan kesempatan ini untuk menarik perhatian wisatawan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan sejarah,” katanya.</p>



<p>Selain menjadi ajang promosi, pameran ini diharapkan dapat mendorong peningkatan jumlah kunjungan ke museum, yang pada akhirnya berkontribusi pada pengembangan sektor ekonomi kreatif di daerah.</p>



<p>Keikutsertaan Museum Daerah Lumajang juga mencerminkan semangat kolaborasi dan inovasi dalam upaya mempopulerkan museum sebagai pusat edukasi dan rekreasi. Dengan hadirnya koleksi-koleksi dari berbagai daerah di Jawa Timur, pameran ini mempertegas posisi museum sebagai penjaga warisan budaya sekaligus penggerak perekonomian lokal berbasis pariwisata sejarah.</p>



<p>&#8220;Melalui pameran seperti ini, Museum Daerah Kabupaten Lumajang berharap dapat terus menginspirasi masyarakat untuk lebih mencintai dan melestarikan budaya lokal,&#8221; tambahnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216818</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
