<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>tengah &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tengah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Mar 2026 15:24:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>tengah &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>PJT I Pastikan SPAM Bango Tetap Optimal di Tengah Ancaman Sampah</title>
		<link>https://memontum.com/pjt-i-pastikan-spam-bango-tetap-optimal-di-tengah-ancaman-sampah</link>
					<comments>https://memontum.com/pjt-i-pastikan-spam-bango-tetap-optimal-di-tengah-ancaman-sampah#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2026 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ancaman]]></category>
		<category><![CDATA[optimal,]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[tengah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231143</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Tingginya beban sampah yang ada di Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Bango, dipastikan tidak mengganggu pasokan air bersih bagi masyarakat Kota Malang. Hal itu disampaikan Direktur Utama Perum Jasa Tirta (PJT) I, Fahmi Hidayat, Kamis (19/03/2026) tadi. Pria yang akrab disapa Fahmi, itu menyampaikan bahwa keandalan SPAM Bango tetap terjaga. Meskipun, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Tingginya beban sampah yang ada di Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Bango, dipastikan tidak mengganggu pasokan air bersih bagi masyarakat Kota Malang. Hal itu disampaikan Direktur Utama Perum Jasa Tirta (PJT) I, Fahmi Hidayat, Kamis (19/03/2026) tadi.</p>



<p>Pria yang akrab disapa Fahmi, itu menyampaikan bahwa keandalan SPAM Bango tetap terjaga. Meskipun, menghadapi tantangan besar, terutama saat musim hujan yang membawa sampah dari hulu sungai.</p>



<p>&#8220;Hal yang menjadi perhatian kita bersama adalah kondisi air baku yang sangat dipengaruhi oleh sampah. Terutama saat hujan di mana debit banjir membawa sampah dari hulu,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Menurutnya, persoalan tersebut tidak lepas dari kebiasaan masyarakat yang masih membuang sampah ke sungai serta sistem pengelolaan sampah yang belum memadai. Sehingga, kondisi lingkungan yang terdegradasi pun menjadi tantangan utama dalam pengelolaan SPAM Bango, khususnya saat intensitas hujan meningkat.</p>



<p>&#8220;Untuk mengatasi hal itu, PJT I melakukan berbagai langkah mitigasi. Pertama, dengan pembersihan intensif pada pipa intake akibat sampah menggunakan tim selam khusus yang telah dilatih menangani sedimen di dalam air. Kemudian, pemasangan trash boom di permukaan sungai juga dilakukan untuk menahan sampah agar tidak masuk ke sistem pengolahan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sementara itu, Vice President Pengembangan Bisnis PJT I, Didik Ardianto, mengatakan bahwa tantangan operasional SPAM Bango sangat dipengaruhi faktor alam. Saat curah hujan tinggi, debit sungai membawa tidak hanya sampah, tetapi juga sedimen yang berpotensi menutup saluran intake.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kami menerapkan SOP yang ketat, termasuk penyesuaian produksi agar kualitas air tetap memenuhi standar kesehatan,” tuturnya.</p>



<p>Didik menegaskan, kualitas air dipantau secara real-time melalui sistem SCADA serta pengujian berkala setiap jam. Hasilnya, air yang diproduksi secara konsisten memenuhi standar air minum sesuai Permenkes Nomor 2 Tahun 2023. Pengujian tersebut juga diperkuat oleh laboratorium independen Sucofindo sejak operasional Agustus 2025, dengan hasil yang menunjukkan kualitas air selalu memenuhi baku mutu.</p>



<p>Dalam menghadapi perubahan musim, PJT I juga telah menyiapkan langkah antisipatif agar pasokan tetap stabil. Berdasarkan studi kelayakan teknis, debit dasar Sungai Bango dinilai masih aman untuk menjaga kontinuitas produksi, termasuk saat musim kemarau.</p>



<p>&#8220;Upaya preventif serta perawatan aset terus dilakukan agar SPAM Bango tetap menjadi pilar kemandirian air bersih di Kota Malang,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Ke depan, Didik menyebut pengelolaan SPAM Bango akan semakin kompleks sehingga membutuhkan sinergi lintas sektor. Mulai dari perubahan perilaku masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, hingga perbaikan tata guna lahan di hulu dan peningkatan vegetasi guna menekan laju erosi.</p>



<p>“Kami berharap keandalan WTP Bango bisa maksimal melayani kebutuhan masyarakat Kota Malang,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/pjt-i-pastikan-spam-bango-tetap-optimal-di-tengah-ancaman-sampah/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231143</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diduga Uang Hasil Gratifikasi Bupati Lampung Tengah untuk Bayar Utang Pilkada</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-uang-hasil-gratifikasi-bupati-lampung-tengah-untuk-bayar-utang-pilkada</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Dec 2025 12:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[gratifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Lampung]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada]]></category>
		<category><![CDATA[tengah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228664</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI telah menetapkan Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya (AW) sebagai tersangka dugaan suap atau gratifikasi senilai Rp 5,75 miliar, Kamis (11/12/2025) tadi. Dalam konfrensi pers di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Plh Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Mungki Hadipratikto, mengatakan bahwa Ardito diduga menggunakan dana tersebut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jakarta</strong> &#8211; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI telah menetapkan Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya (AW) sebagai tersangka dugaan suap atau gratifikasi senilai Rp 5,75 miliar, Kamis (11/12/2025) tadi. Dalam konfrensi pers di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Plh Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Mungki Hadipratikto, mengatakan bahwa Ardito diduga menggunakan dana tersebut untuk dana operasional dan juga diduga menggunakan uang hasil gratifikasi Rp 5,25 miliar untuk menutup utang kampanye 2024.</p>



<p>&#8220;Total aliran uang yang diterima AW mencapai kurang lebih Rp 5,75 miliar, yang diantaranya diduga digunakan untuk dana operasional bupati sebesar Rp 500 juta dan pelunasan pinjaman bank yang digunakan untuk kebutuhan kampanye di tahun 2024 sebesar Rp 5,25 miliar,&#8221; kata Mungki.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sebagaimana diketahui, bahwa selain menetapkan Ardito sebagai tersangka, KPK juga menetapkan empat tersangka lain. Diantaranya, anggota DPRD Lampung Tengah, Riki Hendra Saputra, adik Bupati Lampung Tengah, Ranu Hari Prasetyo, Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah Lampung Tengah sekaligus kerabat dekat bupati, Anton Wibowo dan Direktur PT Elkaka Mandiri, M Lukman Sjamsuri.</p>



<p>Sejumlah tersangka ini, memiliki peran masing-masing dalam kasus dugaan gratifikasi Bupati Ardito. Sedangkan untuk penahanannya, tersangka Riki Hendra Saputra dan M Lukman Sjamsuri, ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) KPK Cabang Gedung Merah Putih. Sementara Ardito, Ranu Hari Prasetyo dan Anton Wibowo, ditahan di Rutan KPK Cabang Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi.</p>



<p>Atas penetapan Ardito tersebut, Anton, Riki Hendra dan Ranu Hari, disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 atau Pasal 12 B Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Sementara untuk Mohamad Lukman Sjamsuri, disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau Pasal 13 UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228664</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diduga Terima Gratifikasi Rp 5,75 Miliar, KPK Tetapkan Bupati Lampung Tengah Jadi Tersangka</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-terima-gratifikasi-rp-575-miliar-kpk-tetapkan-bupati-lampung-tengah-jadi-tersangka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Dec 2025 10:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[gratifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Lampung]]></category>
		<category><![CDATA[miliar]]></category>
		<category><![CDATA[tengah]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<category><![CDATA[tersangka]]></category>
		<category><![CDATA[tetapkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228655</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya (AW), sebagai tersangka kasus dugaan suap atau gratifikasi senilai Rp 5,75 miliar. Selain menetapkan bupati, KPK juga menetapkan sebanyak empat orang lainnya juga sebagai tersangka. Empat nama itu, yakni anggota DPRD Lampung Tengah, Riki Hendra Saputra, adik Bupati Lampung Tengah, Ranu Hari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jakarta</strong> &#8211; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya (AW), sebagai tersangka kasus dugaan suap atau gratifikasi senilai Rp 5,75 miliar. Selain menetapkan bupati, KPK juga menetapkan sebanyak empat orang lainnya juga sebagai tersangka. Empat nama itu, yakni anggota DPRD Lampung Tengah, Riki Hendra Saputra, adik Bupati Lampung Tengah, Ranu Hari Prasetyo, Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lampung Tengah sekaligus kerabat dekat bupati, Anton Wibowo dan Direktur PT Elkaka Mandiri, M Lukman Sjamsuri.</p>



<p>Plh Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Mungki Hadipratikto, mengatakan bahwa Ardito awalnya diduga mematok fee 15 hingga 20 persen untuk sejumlah proyek di Lampung Tengah. &#8220;Diketahui, postur belanja berdasarkan APBD Kabupaten Lampung Tengah tahun 2025 mencapai sekitar Rp 3,19 triliun. Dari anggaran tersebut, sebagian besar dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur, layanan publik, hingga program prioritas daerah,&#8221; ujar Mungki, dalam konferensi pers penetapan tersangka di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (11/12/2025) tadi.</p>



<p>Dijelaskannya, bahwa Ardito kemudian meminta anggota DRPD Lampung Tengah bernama Riki Hendra Saputra (RHS), untuk mengatur pemenang pengadaan barang dan jasa di sejumlah dinas. &#8220;Dia meminta pengadaan barang dan jasa harus dimenangkan oleh perusahaan milik keluarga atau milik tim sukses AW saat Pilkada Lampung Tengah,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dari sinilah, lanjutnya, kemudian Ardito menerima fee Rp 5,25 miliar dari sejumlah rekanan melalui Riki Hendra Saputra dan Ranu Hari Prasetyo (RHP) dalam periode Februari-November 2025. &#8220;Pada periode tersebut, AW diduga menerima fee senilai Rp 5,25 miliar dari sejumlah rekanan atau penyedia barang dan jasa melalui RHS dan RHP, selaku adik Bupati Lampung Tengah,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Selain itu, Ardito juga diduga meminta Plt Kepala Bapenda Lampung Tengah, Anton Wibowo (ANW), untuk mengatur pemenang lelang alat kesehatan pada Dinkes Lampung Tengah. KPK menyebut, Anton juga kerabat Ardito. Atas pengkondisian tersebut, AW diduga menerima fee sebesar Rp 500 juta dari MLS, selaku Direktur PT Elkaka Mandiri,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sebagai informasi, Ardito baru dilantik sebagai Bupati Lampung Tengah pada Februari 2025. Artinya, permintaan dan penyerahan fee langsung terjadi. Sedangkan operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, berawal dari permintaan keterangan kepada beberapa pihak di Jakarta dan Lampung, pada Selasa (09/12/2025) lalu.</p>



<p>“Bermula dari permintaan keterangan kepada sejumlah pihak di wilayah Jakarta dan Lampung, pada Selasa (09/12/2025) lalu. Tim kemudian melakukan kegiatan tertangkap tangan dugaan tindak pidana korupsi di wilayah Kabupaten Lampung Tengah, pada Rabu (10/12/2025),” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228655</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadapi Nataru, Keselamatan Jalan di Tengah Puncak Bencana Hidrometeorologi Jadi Bidikan Dishub</title>
		<link>https://memontum.com/hadapi-nataru-keselamatan-jalan-di-tengah-puncak-bencana-hidrometeorologi-jadi-bidikan-dishub</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2025 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[bidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[hadapi]]></category>
		<category><![CDATA[hidrometeorologi]]></category>
		<category><![CDATA[keselamatan]]></category>
		<category><![CDATA[Nataru]]></category>
		<category><![CDATA[puncak]]></category>
		<category><![CDATA[tengah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228625</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang menegaskan bahwa fokus pengamanan tahun ini tidak hanya pada urusan kemacetan. Tetapi, juga pada ancaman bencana hidrometeorologi yang diprediksi meningkat sepanjang Desember 2025. Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengatakan bahwa pada tahun ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang menegaskan bahwa fokus pengamanan tahun ini tidak hanya pada urusan kemacetan. Tetapi, juga pada ancaman bencana hidrometeorologi yang diprediksi meningkat sepanjang Desember 2025.</p>



<p>Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengatakan bahwa pada tahun ini pemerintah pusat memberi atensi khusus terkait risiko bencana. Yakni Pemerintah Daerah (Pemda) diminta memastikan keselamatan pengguna jalan dan wisatawan tetap terjaga.</p>



<p>“Ada atensi dari Kemendagri. Pemda tidak boleh hanya fokus pada kemacetan, tapi juga harus mengantisipasi titik-titik rawan bencana,” ujar Jaya-sapaannya, Rabu (10/12/2025) tadi.</p>



<p>Menurutnya, data BMKG menunjukkan pada Desember menjadi puncak musim hujan. Kondisi itu dapat mempengaruhi kualitas jalan hingga meningkatkan potensi kecelakaan dan gangguan arus lalu lintas.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Curah hujan cukup tinggi, sehingga kewaspadaan harus ditambah. Kondisi jalan di beberapa titik memang sangat dipengaruhi oleh cuaca,” tambahnya.</p>



<p>Lebih lanjut dikatakannya, bahwa ada empat titik rawan banjir, yakni di Jalan Galunggung, Jalan Letjen Sutoyo, Jalan Letjen S Parman dan Jalan Soekarno-Hatta. Sementara, untuk titik rawan pohon tumbang berada di Jalan Veteran, Danau Jonge, Ki Ageng Gribig dan Mayjend Sungkono.</p>



<p>“Titik-titik rawan ini akan kami pantau secara khusus. Kalau terjadi kondisi darurat, rekayasa lalu lintas bisa diterapkan sewaktu-waktu,” lanjutnya.</p>



<p>Di tahun 2025 ini, Dishub Kota Malang memprediksi adanya kenaikan volume kendaraan yang mencapai 10 persen. Titik-titik yang berpotensi padat antara lain, Koridor Kayutangan Heritage, Mal dan jalur masuk kota, yakni di Jalan Ahmad Yani dan Jalan Tlogomas.</p>



<p>&#8220;Untuk malam pergantian tahun, belum ada rencana penutupan jalan di Kayutangan Heritage. Namun, petugas akan disiagakan untuk menjaga kelancaran warga,” imbuh Jaya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228625</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jaga Ketahanan Air di Tengah Musim Kering, PJT I Lakukan Modifikasi Cuaca di Wilayah Sungai Brantas</title>
		<link>https://memontum.com/jaga-ketahanan-air-di-tengah-musim-kering-pjt-i-lakukan-modifikasi-cuaca-di-wilayah-sungai-brantas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Oct 2025 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[brantas]]></category>
		<category><![CDATA[kering,]]></category>
		<category><![CDATA[ketahanan]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[Modifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[tengah]]></category>
		<category><![CDATA[wilayah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226824</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Perum Jasa Tirta (PJT) I melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di daerah tangkapan air Wilayah Sungai Brantas, yang menjadi sumber utama pasokan air di Jawa Timur. Hal ini dilakukan, sebagai upaya menjaga ketersediaan air di tengah rendahnya curah hujan. Direktur Utama PJT I, Fahmi Hidayat, mengatakan bahwa OMC dilakukan untuk meningkatkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Perum Jasa Tirta (PJT) I melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di daerah tangkapan air Wilayah Sungai Brantas, yang menjadi sumber utama pasokan air di Jawa Timur. Hal ini dilakukan, sebagai upaya menjaga ketersediaan air di tengah rendahnya curah hujan.</p>



<p>Direktur Utama PJT I, Fahmi Hidayat, mengatakan bahwa OMC dilakukan untuk meningkatkan curah hujan buatan di kawasan tangkapan air waduk. Langkah tersebut menjadi strategi menjaga keberlanjutan fungsi bendungan yang debit airnya terus menurun sejak tahun 2024.</p>



<p>“Melalui kegiatan ini, kami berupaya menambah pasokan air secara alami di waduk. Untuk OMC kali ini, target hujan diarahkan di atas Bendungan Sutami (Karangkates, Kabupaten Malang),” ujar Fahmi, Kamis (16/10/2025) tadi.</p>



<p>Secara teknis, OMC dilakukan dengan menyemai awan menggunakan bubuk NaCl (garam dapur). Bahan semai tersebut, berfungsi mempercepat kejenuhan awan. Sehingga, hujan dapat terjadi di wilayah yang ditentukan.</p>



<p>Untuk pelaksanaan OMC sendiri, dijadwalkan berlangsung selama 15 hari. Yakni, mulai 14 Oktober hingga 28 Oktober 2025, dengan pusat kegiatan di Bandar Udara Abdul Rachman Saleh, Kabupaten Malang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dikatakannya, bahwa Waduk Sutami sendiri memiliki peran vital sebagai penyedia air baku, irigasi pertanian, sumber energi listrik PLTA, serta kebutuhan air minum masyarakat. Namun, dua tahun terakhir waduk ini mengalami penurunan debit air akibat kondisi tahun kering.</p>



<p>“Kami berkomitmen menjaga keandalan pasokan air bagi masyarakat, pertanian dan energi. Kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap Asta Cita Presiden poin kedua, yaitu memperkuat ketahanan air, energi, dan pangan menuju Indonesia Emas 2045,” tambahnya.</p>



<p>Dalam pelaksanaannya, PJT I berkolaborasi dengan berbagai pihak, diantanya BMKG, PT PLN Nusantara Power UP Brantas dan PT Alkonost Aviasi Indonesia. Tentunya semua itu terlibat dalam operasi udara untuk memastikan efektivitas proses penyemaian awan.</p>



<p>“Melalui kerja sama lintas sektor ini, kami berharap OMC berjalan lancar dan tepat sasaran. Ini langkah konkret menjaga keberlanjutan pengelolaan sumber daya air, khususnya di Wilayah Sungai Brantas yang menjadi tulang punggung ekonomi dan kehidupan masyarakat Jawa Timur,” imbuh Fahmi. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226824</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lantik 34 Pejabat, Bupati Banyuwangi Tekankan Pentingnya Peningkatan Pelayanan di Tengah Efesiensi</title>
		<link>https://memontum.com/lantik-34-pejabat-bupati-banyuwangi-tekankan-pentingnya-peningkatan-pelayanan-di-tengah-efesiensi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Oct 2025 07:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[efesiensi]]></category>
		<category><![CDATA[lantik]]></category>
		<category><![CDATA[pejabat]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan]]></category>
		<category><![CDATA[peningkatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pentingnya]]></category>
		<category><![CDATA[tekankan]]></category>
		<category><![CDATA[tengah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226777</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, melantik sebanyak 34 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas, di lingkungan Pemkab Banyuwangi, di GOR Tawangalun Banyuwangi, Rabu (15/10/2025) tadi. Dalam pelantikan itu, Bupati Ipuk berpesan untuk memperkuat kolaborasi dan inovasi di tengah pengurangan dana transfer pusat ke daerah (TKD). Pada 2026, dana transfer pusat ke Banyuwangi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, melantik sebanyak 34 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas, di lingkungan Pemkab Banyuwangi, di GOR Tawangalun Banyuwangi, Rabu (15/10/2025) tadi. Dalam pelantikan itu, Bupati Ipuk berpesan untuk memperkuat kolaborasi dan inovasi di tengah pengurangan dana transfer pusat ke daerah (TKD).</p>



<p>Pada 2026, dana transfer pusat ke Banyuwangi turun hampir 20 persen, yakni di angka sekitar Rp 665 miliar. &#8220;Ini adalah tantangan besar buat kita semua. Bagaimana dengan berkurangnya transfer pusat ke daerah tidak mengurangi pelayanan dasar. Layanan publik dasar seperti kesehatan, pendidikan dan lingkungan tidak boleh terganggu harus tetap berjalan dengan baik,&#8221; kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Di tengah tantangan tersebut, ujarnya, kuncinya adalah kolaborasi dan inovasi. &#8220;Bagaimana di tengah berkurangnya transfer pusat, kita semua harus lincah menemukan solusi yang bisa mempercepat kerja kita tanpa harus menambah biaya,&#8221; tambah Bupati Ipuk.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam pelantikan itu, Bupati Ipuk melantik sejumlah pejabat, yang diantaranya seperti, Amir Hidayat sebagai Kepala Dinas Kesehatan, serta dr Siti Asiyah Anggraeni sebagai Wakil Direktur Pelayanan dan Penunjang sekaligus Plt Direkrut RSUD Blambangan, serta sejumlah camat dan lurah.&nbsp;</p>



<p>Bupati Ipuk mengatakan, bahwa rotasi jabatan ini dilakukan untuk penyegaran agar mencapai kinerja yang terbaik. &#8220;Mudah-mudahan kinerjanya semakin lebih baik dan capaian kinerjanya semakin lebih meningkat lagi,” papar Bupati Ipuk.</p>



<p>Dirinya juga mengingatkan, bahwa setiap posisi yang diterima merupakan hasil dari proses panjang, evaluasi dan penilaian terhadap kinerja, bukan karena kedekatan pribadi. &#8220;Jabatan ini bukan atas bantuan dari seseorang, tapi karena kinerja masing-masing. Bukan karena kedekatan dengan bupati. Saya pastikan bahwa penunjukan ibu bapak semua bebas dari uang atau dana yang diperuntukkan untuk saya,&#8221; terang Bupati Ipuk. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226777</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Banyuwangi Ajak Tokoh Agama Kuatkan Ketahanan Keluarga dan Jaga Kerukunan di Tengah Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-banyuwangi-ajak-tokoh-agama-kuatkan-ketahanan-keluarga-dan-jaga-kerukunan-di-tengah-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Sep 2025 06:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga,]]></category>
		<category><![CDATA[kerukunan]]></category>
		<category><![CDATA[ketahanan]]></category>
		<category><![CDATA[kuatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[tengah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226293</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengajak para tokoh agama untuk terus menguatkan ketahanan keluarga serta menjaga kerukunan di tengah masyarakat. Hal tersebut disampaikannya, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Banyuwangi di Pendopo Shaba Swagata Blambangan, Sabtu (27/09/2025) tadi. “Pada kesempatan ini, kami mengajak para tokoh agama sekalian untuk bersama-sama [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengajak para tokoh agama untuk terus menguatkan ketahanan keluarga serta menjaga kerukunan di tengah masyarakat. Hal tersebut disampaikannya, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Banyuwangi di Pendopo Shaba Swagata Blambangan, Sabtu (27/09/2025) tadi.</p>



<p>“Pada kesempatan ini, kami mengajak para tokoh agama sekalian untuk bersama-sama memperkuat kehidupan keluarga di tengah masyarakat. Keluarga yang harmonis adalah awal dari semua kebaikan,” kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Ketahanan keluarga tersebut, imbuh Bupati Ipuk, akan menjadi ketahanan secara luas. Karena banyak persoalan sosial yang terjadi di tengah masyarakat dipicu terlebih dahulu dari kehidupan keluarga yang tidak harmonis, baik dari permasalahan kriminal hingga korupsi.</p>



<p>“Dalam khutbah-khutbahnya, selipkan pesan-pesan penguatan keluarga. Sampaikan tentang parenting, finansial planing dan pesan-pesan lain yang bisa membuat harmonis,” terangnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati Ipuk juga mengharapkan, peran para tokoh agama untuk menjaga kondusivitas lingkungan. Berbagai potensi yang bisa mengancam kerukunan, khususnya di kalangan umat beragama, harus dimitigasi lebih awal.</p>



<p>“Apalagi saat ini, daerah harus menghadapi tantangan efisiensi. Akan ada banyak program kemasyarakatan yang berkurang. Ini perlu pendekatan yang tepat agar tidak menimbulkan gejolak sosial,” ungkap Bupati Ipuk.</p>



<p>Pemkab Banyuwangi sendiri terus berupaya untuk mendorong kesejahteraan masyarakat. Dengan berbagai program inovatif, diharapkan perekonomian dapat tumbuh dengan baik, lapangan kerja bisa tersedia, sehingga masyarakat dapat hidup dengan baik.</p>



<p>Dengan kesejahteraan yang terjamin, akan memberikan bantalan sosial yang kokoh untuk menjaga kerukunan. “Kami akan terus berinovasi untuk melahirkan program yang berdampak besar. Dengan anggaran yang efisien, tapi outcome yang didapat harus optimal,” paparnya.</p>



<p>Hadir dalam Rakor tersebut, para tokoh agama dari lintas iman. Tampak diantaranya, Ketua FKUB Banyuwangi, Ketua Bamag Banyuwangi, Ketua LDII Banyuwangi dan sejumlah tokoh agama lainnya. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226293</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadir di Tengah Peringatan HUT IBI Lumajang, Bunda Indah Apresiasi Kolaborasi Penekanan Angka Stunting </title>
		<link>https://memontum.com/hadir-di-tengah-peringatan-hut-ibi-lumajang-bunda-indah-apresiasi-kolaborasi-penekanan-angka-stunting</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Jul 2025 12:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[penekanan]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[tengah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223694</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, hadir langsung dalam Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Lumajang yang digelar di Aula KH Abdi Manaf SMK Muhammadiyah Lumajang, Sabtu (05/07/2025) tadi. Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi para bidan yang telah menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan ibu dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, hadir langsung dalam Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Lumajang yang digelar di Aula KH Abdi Manaf SMK Muhammadiyah Lumajang, Sabtu (05/07/2025) tadi. Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi para bidan yang telah menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan ibu dan anak, terutama dalam mewujudkan layanan persalinan gratis dan menekan angka stunting di Kabupaten Lumajang.</p>



<p>Dengan tema &#8216;Peran Bidan di setiap Langkah Kesiapsiagaan dan Respon Krisis&#8217;, acara ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan peran strategis bidan sekaligus memperkuat sinergi antara profesi bidan dan pemerintah daerah dalam membangun kesehatan masyarakat. Bahkan dalam sambutannya, Bunda Indah menekankan kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah dan tenaga kesehatan, khususnya bidan, merupakan kunci keberhasilan program-program prioritas di bidang kesehatan.</p>



<p>Dirinya menyebut, peran bidan bukan hanya teknis, tetapi juga sosial. Itu karena, mereka hadir di tengah masyarakat sebagai pendamping kehidupan sejak awal kelahiran.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Refleksi atas perjalanan panjang profesi bidan menjadi bagian penting dari peringatan ini. Subtema &#8216;Merubah Kelelahan Mental Menjadi Peluang Kebahagiaan di Tempat Kerja Profesi Bidan&#8217; menggambarkan betapa profesi ini menghadapi tantangan besar, namun tetap menjadi panggilan hati yang mulia. Dalam suasana penuh kebersamaan, perayaan ini menjadi ruang untuk saling menguatkan, membangun solidaritas, serta meneguhkan kembali komitmen bersama demi pelayanan kesehatan yang lebih baik.</p>



<p>Sebagai bentuk penghargaan, Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Bupati Lumajang juga memberikan sejumlah apresiasi kepada paguyuban dan ranting IBI atas capaian mereka dalam bidang pelayanan imunisasi dan keluarga berencana, serta dukungan aktif terhadap kegiatan organisasi. Melalui HUT IBI ke-74 ini, Bunda Indah mengajak seluruh bidan untuk terus berinovasi, memperkuat profesionalisme dan menjadikan semangat pengabdian sebagai landasan dalam membangun generasi masa depan yang sehat dan berkualitas.</p>



<p>Bunda Indah menegaskan, bahwa pemerintah tidak akan pernah berjalan sendiri tanpa peran dan dukungan nyata para bidan. “Selamat ulang tahun ke-74 untuk IBI. Semoga momentum ini menguatkan semangat kita bersama, bahwa membangun kesehatan masyarakat adalah kerja kolektif yang dimulai dari hati dan dilandasi keikhlasan,” ujar Bunda Indah. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223694</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Desa Tempeh Tengah Sulap Jalan Antar Dusun Jadi Spot Menarik untuk Bersantai</title>
		<link>https://memontum.com/desa-tempeh-tengah-sulap-jalan-antar-dusun-jadi-spot-menarik-untuk-bersantai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Jun 2025 06:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[bersantai]]></category>
		<category><![CDATA[menarik]]></category>
		<category><![CDATA[tempeh]]></category>
		<category><![CDATA[tengah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222983</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Spot pemandangan menawan nan indah, kini hadir di Desa Tempeh Tengah, atau tepatnya di jalan penghubung antara Dusun Krajan Timur dan Dusun Kebonan. Jalan atau jalur yang dahulunya hanya berfungsi sebagai akses antar dusun, kini disulap menjadi tempat bersantai sekaligus spot foto favorit warga. Di tengah hamparan sawah yang hijau dan udara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Spot pemandangan menawan nan indah, kini hadir di Desa Tempeh Tengah, atau tepatnya di jalan penghubung antara Dusun Krajan Timur dan Dusun Kebonan. Jalan atau jalur yang dahulunya hanya berfungsi sebagai akses antar dusun, kini disulap menjadi tempat bersantai sekaligus spot foto favorit warga.</p>



<p>Di tengah hamparan sawah yang hijau dan udara desa yang sejuk, jalan itu kini dipercantik dengan tanaman hias beraneka warna serta batu alam hitam yang menghiasi pinggir jalur. Nuansa asri dan estetika, kontan menjadikannya lokasi ideal untuk menikmati senja dan mengabadikan momen bersama keluarga atau teman.</p>



<p>“Tempat ini bukan hanya jalur penghubung, tapi juga ruang publik alami yang indah. Banyak warga dan anak muda datang untuk sekadar duduk santai atau mengambil gambar,” kata salah satu pemuda setempat, Wahyu, Senin (16/06/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Inisiatif mempercantik kawasan ini, tambahnya, muncul dari semangat warga untuk memanfaatkan potensi lokal dan membangun kebanggaan terhadap lingkungan desa. Selain memperindah desa, keberadaan spot ini juga turut meningkatkan daya tarik Tempeh Tengah sebagai desa yang ramah lingkungan dan Instagramable.</p>



<p>Karenanya, pemerintah desa berencana untuk menambahkan fasilitas sederhana seperti tempat duduk dan papan informasi agar lokasi ini semakin nyaman dan aman untuk dikunjungi. Dengan penataan yang terus dikembangkan, jalan penghubung ini menjadi bukti bahwa ruang sederhana pun bisa menjadi magnet wisata lokal jika dikelola dengan baik. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222983</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
