<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>tenggara &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tenggara/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 17 Apr 2025 11:15:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>tenggara &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Gunung Semeru Erupsi, Masyarakat Dilarang Aktivitas di Sektor Tenggara Dalam Radius 8 Kilometer</title>
		<link>https://memontum.com/gunung-semeru-erupsi-masyarakat-dilarang-aktivitas-di-sektor-tenggara-dalam-radius-8-kilometer</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Apr 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[aktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[dilarang]]></category>
		<category><![CDATA[erupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung]]></category>
		<category><![CDATA[kilometer]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[radius]]></category>
		<category><![CDATA[sektor]]></category>
		<category><![CDATA[semeru]]></category>
		<category><![CDATA[tenggara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221177</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Aktivitas vulkanik Gunung Semeru mengalami peningkatan dengan terjadinya erupsi, Kamis (17/04/2025) sekitar pukul 09.17 WIB. Meski demikian, status gunung tertinggi di Pulau Jawa, itu masih berada pada Level II atau Waspada. Pemerintah dan relawan kebencanaan, juga terus melakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan keselamatan masyarakat sekitar. Kolom abu erupsi sendiri, terpantau mencapai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Aktivitas vulkanik Gunung Semeru mengalami peningkatan dengan terjadinya erupsi, Kamis (17/04/2025) sekitar pukul 09.17 WIB. Meski demikian, status gunung tertinggi di Pulau Jawa, itu masih berada pada Level II atau Waspada. Pemerintah dan relawan kebencanaan, juga terus melakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan keselamatan masyarakat sekitar.</p>



<p>Kolom abu erupsi sendiri, terpantau mencapai sekitar 1.000 meter di atas puncak atau mengarah ke timur dan tenggara dengan intensitas tebal. Erupsi tersebut, terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi hampir dua menit. Kendati begitu, aktivitas masyarakat di beberapa wilayah terdampak tetap berjalan dengan tenang di bawah pemantauan petugas.</p>



<p>Anggota Destana (Desa Tangguh Bencana) Desa Sumberwuluh, Samsul Arifin, menegaskan bahwa masyarakat di sekitar lereng Gunung Semeru saat ini tetap kondusif dan tidak menunjukkan kepanikan. &#8220;Kami terus memantau perkembangan situasi dan meminta warga untuk tidak panik. Proses evakuasi dan penanganan risiko dilakukan secara hati-hati. Masyarakat juga kami imbau untuk selalu waspada dan mengikuti arahan dari petugas setempat,&#8221; kata Samsul.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkannya, pemerintah telah mengeluarkan rekomendasi, agar masyarakat tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan dalam radius 8 kilometer dari puncak. Di luar jarak tersebut, masyarakat juga diminta menghindari aktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai karena potensi aliran awan panas dan lahar bisa menjangkau hingga 13 kilometer. Aktivitas di radius 3 kilometer dari kawah atau puncak juga sangat tidak disarankan karena bahaya lontaran material pijar.</p>



<p>Upaya mitigasi terus dilakukan bersama-sama, baik oleh pihak pemerintah, relawan, maupun warga yang telah dibekali pelatihan kesiapsiagaan. Edukasi dan penyebaran informasi terkini secara berkala, juga dilakukan untuk memastikan seluruh masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dan tidak terpengaruh oleh kabar yang belum terverifikasi.</p>



<p>Dengan kondisi yang masih terkendali, masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tidak mudah terpancing isu dan senantiasa waspada terhadap potensi bahaya lanjutan. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221177</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jambore Sastra Asia Tenggara, Ratusan Penyair dan Penulis Indonesia serta Negara Lain Kumpul di Banyuwangi</title>
		<link>https://memontum.com/jambore-sastra-asia-tenggara-ratusan-penyair-dan-penulis-indonesia-serta-negara-lain-kumpul-di-banyuwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Oct 2024 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berkumpul]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Jambore]]></category>
		<category><![CDATA[kumpul]]></category>
		<category><![CDATA[Negara]]></category>
		<category><![CDATA[penulis]]></category>
		<category><![CDATA[penyair]]></category>
		<category><![CDATA[ratusan]]></category>
		<category><![CDATA[sastra]]></category>
		<category><![CDATA[tenggara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215826</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Ratusan penyair dan penulis dari seluruh Indonesia dan sejumlah negara, berkumpul di Banyuwangi untuk mengikuti Jambore Sastra Asia Tenggara. Salah satu agenda yang disiapkan, yakni meluncurkan antologi puisi berisi karya 200 penyair yang hadir di Jambore Sastra tersebut.&#160; Jambore Sastra Asia tenggara tersebut, dihadiri sejumlah tokoh penyair tanah air. Seperti Zawawi Imron, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Ratusan penyair dan penulis dari seluruh Indonesia dan sejumlah negara, berkumpul di Banyuwangi untuk mengikuti Jambore Sastra Asia Tenggara. Salah satu agenda yang disiapkan, yakni meluncurkan antologi puisi berisi karya 200 penyair yang hadir di Jambore Sastra tersebut.&nbsp;</p>



<p>Jambore Sastra Asia tenggara tersebut, dihadiri sejumlah tokoh penyair tanah air. Seperti Zawawi Imron, yang dikenal juga sebagai &#8216;Si Celurit Emas&#8217;, Wayan Jengki Sunarta yang dikenal dengan sejumlah karyanya yang dihormati. Salah satunya berjudul &#8216;Jumantara&#8217; yang meraih Anugerah Buku Puisi Terbaik pada 2021.</p>



<p>Sedangkan dari Malaysia, salah satunya hadir Sastrawan Mohamad Saleeh Rahamad yang juga seorang profesor di Universiti Malaya. Sastrawan ini juga merupakan Presiden Persatuan Penulis Nasional Malaysia (Pena) sejak 2010. Dari Singapura hadir Rohani Din, seorang penulis produktif yang telah menghasilkan banyak karya prosa dan puisi. Salah satu karyanya yang paling terkenal, adalah Novel &#8216;Diari Bonda&#8217; yang hadir dalam empat sekuel.</p>



<p>Beragam kegiatan kesastraan mewarnai Jambore Sastra yang berlangsung mulai 24 hingga 26 Oktober. Diantaranya adalah Penyair Goes to School untuk mengenalkan berbagai aktivitas dan karya sastra kepada pelajar yang berlangsung pada Jumat (25/10/2024) dan Seminar Sastra pada Sabtu (26/10/2024) besok.</p>



<p>“Kami berterima kasih atas kehadiran para sastrawan dari seluruh Indonesia dan Asia Tenggara yang telah hadir di kegiatan Jambore Sastra Asia Tenggara di Banyuwangi. Kehadiran semua sastrawan di Banyuwangi sangat berarti bagi pengembangan sastra lokal juga pengenalan budaya daerah ke kancah yang lebih luas,” kata Plt Bupati Banyuwangi Sugirah, Jumat (25/10/2024) tadi.</p>



<p>Sementara itu, kegiatan Jambore sastra diawali dengan pembukaan dan gala dinner yang dihadiri 200 penyair dan penulis di Pendopo Sabha Swagata, Kamis (24/10/2024) malam kemarin. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan sejumlah negara Asia Tenggara seperti Malaysia dan Singapura.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Jambore Sastra ini bukan hanya sekedar pertemuan pecinta sastra, tapi wadah untuk merayakan keragaman budaya dan kekayaan bahasa di Asia Tenggara. Juga untuk berbagi rasa, pengalaman dan kebijaksanaan,” kata Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuwangi, Guntur Priambodo, saat membuka acara.</p>



<p>Pj Sekda Guntur menjelaskan bahwa Pemkab Banyuwangi rutin menggelar festival sastra sebagai upaya untuk menghidupkan kecintaan pada sastra di kalangan pelajar dan warga. Seperti&nbsp; festival sastra tahun 2024, yang menampilkan dan mengkompetisikan sastra tidak hanya berbahasa Indonesia, namun juga sastra berhahasa Using, Jawa dan Bahasa Inggris.</p>



<p>&#8220;Festival sastra kita gelar bukan hanya perayaan karya sastra, tapi juga momen penting merenungkan kembali bagaimana sastra berperan dalam merevitalisasi bahasa daerah,&#8221; kata Pj Sekda Guntur.</p>



<p>Sastrawan asal Malaysia, Mohamad Saleeh Rahamad, menjelaskan jika kehadirannya di Banyuwangi menjadi salah satu kebanggan dan momen yang dinantikan. &#8220;Bertemu dengan para penyair antar negara untuk berbagi pengalaman yang berharga,” kata Mohamad Saleh Rahamaad.</p>



<p>Dirinya juga berkesempatan membacakan puisinya dalam buku antologi Puisi &#8216;Ijen Purba&#8217; dengan judul &#8216;Lelaki-Lelaki Perkasa Banyuwangi&#8217;.</p>



<p>Acara pembukaan tersebut, juga sekaligus dirangkai dengan peluncuran buku Antologi Puisi Jambore Sastra Asia Tenggara &#8216;Ijen Purba: Tanah, Air dan Batu&#8217;.</p>



<p>“Buku antologi puisi tersebut tersebut sendiri berisi karya 200 penyair yang hadir di Banyuwangi pada Jambore ini,” kata Ketua Dewan Kesenian Blambangan, Hasan Basri.</p>



<p>Sementara itu, tema &#8216;Ijen Purba: Tanah, Air dan Batu&#8217; dipilih karena Gunung Ijen sudah ditetapkan sebagai Unesco Global Geopark pada tahun lalu. Ini adalah salah satu cara Banyuwangi untuk mengenalkan Geopark Ijen lebih luas ke manca negara lewat jalur sastra. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215826</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pj Bupati Probolinggo Beri Motivasi Atlet Tenis Meja Kebanggaan Probolinggo di Kejuaraan Asia Tenggara</title>
		<link>https://memontum.com/pj-bupati-probolinggo-beri-motivasi-atlet-tenis-meja-kebanggaan-probolinggo-di-kejuaraan-asia-tenggara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Apr 2024 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[kebanggaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kejuaraan]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[tenggara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=208478</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Pj Bupati Probolinggo, Ugas Irwanto dan Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo, Heri Sulistyanto, menerima kedatangan atlet tenis meja kebanggaan Kabupaten Probolinggo, di ruang transit Kantor Bupati Probolinggo, Selasa (16/04/2024) tadi. Dia adalah Daffa Ahmad Ferdiansyah (14), asal Desa Randujalak, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo. Putra pasangan Ipung dan Sofi ini, telah dipastikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Pj Bupati Probolinggo, Ugas Irwanto dan Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo, Heri Sulistyanto, menerima kedatangan atlet tenis meja kebanggaan Kabupaten Probolinggo, di ruang transit Kantor Bupati Probolinggo, Selasa (16/04/2024) tadi. Dia adalah Daffa Ahmad Ferdiansyah (14), asal Desa Randujalak, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo.</p>



<p>Putra pasangan Ipung dan Sofi ini, telah dipastikan masuk empat besar nasional dari seleksi yang digelar oleh PB PTMSI dan bakal berlaga dalam Kejuaraan Tenis Meja se-Asia Tenggara di Malaysia bersama 3 atlet lainnya pada 12 hingga 16 Mei 2024 mendatang. Turut mendampingi Daffa, Ketua Umum Pengkab PTMSI Probolinggo, KH Mahmud Ali Wafa dan pemilik Sidomukti Table Tenis Klub (STTK) di Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Sugianto.</p>



<p>Kepada Pj Bupati Ugas dan Pj Sekda Heri, baik Daffa, orang tua, Ketua Pengkab PTMSI maupun pemilik STTK menceritakan perjalanan karir Daffa, sehingga bisa lolos empat besar nasional dan berhak ikut kompetisi tenis meja se-Asia Tenggara di Malaysia.</p>



<p>Pj Bupati Probolinggo, Ugas Irwanto mengatakan bahwa Daffa ini usianya masih 14 tahun, tetapi ikut seleksi tingkat nasional di U-15. “Alhamdulillah, anak asli Kabupaten Probolinggo dari Desa Randujalak, Kecamatan Besuk masuk empat besar yang akan dikirimkan ke Malaysia untuk mengikuti Kejuaraan Tenis Meja se-Asia Tenggara,” kata Pj Bupati Ugas.</p>



<p>Ditambahkannya, sekitar 20 tahun di tenis meja ini belum ada yang prestasinya hingga tingkat nasional. Jangankan sampai nasional, tingkat Provinsi Jawa Timur saja susah untuk meraihnya.</p>



<p>&#8220;Jadi ini kebanggaan tersendiri. Artinya, selama kita mau dan selama kita ada bakat, kemudian dikembangkan dan orang tuanya mensupport betul. Memang untuk menjadi sukses itu khususnya atlet itu dari anaknya sendiri. Kalau yang lain bisa kenapa kita tidak bisa,” jelasnya.</p>



<p>Selain itu, papar Pj Bupati Ugas, atlet atau anaknya sendiri juga harus disiplin. Karena atlet ini menyangkut fisik. “Tadi saya tanyakan, Mas Daffa ini sampai 9 jam kuat. Tetapi kembali lagi, namanya se-Indonesia inikan masih banyak. Mungkin ada yang masih belum terpantau. Mungkin, Mas Daffa ini yang sudah terpantau dan ini kesempatan yang sangat besar,” terangnya.</p>



<p>Pj Bupati Ugas menegaskan, jika Daffa ini berhasil, maka dirinya akan menjadi atlet yang bisa membanggakan nama harum Kabupaten Probolinggo, seperti yang lainnya. Jika bisa membawa nama harum Kabupaten Probolinggo, nanti ada bonus yang salah satunya penghargaan itu akan diserahkan pada peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan RI.</p>



<p>&#8220;Sukses terus buat Mas Daffa, kita akan support. Semoga sukses dan menjadi inspirasi bagi adik-adik yang lain. Saya titip betul kepada pengurus untuk tetap menjaga, ini emas kita. Artinya anak yang bisa kita poles menjadi emas merupakan aset berharga bagi Kabupaten Probolinggo,” tambahnya.</p>



<p>Sementara Ipung, ayah dari Daffa menceritakan bahwa anaknya mulai SD itu menjalani pusat pelatihan tenis meja di STTK di Kelurahan Sidomukti. Kemudian melanjutkan sekolah tenis mejanya di Jakarta.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Saya pilih Jakarta, karena lebih menjanjikan. Alhamdulillah, 4 tahun berada di Jakarta, tahun ini bisa ikut kejuaraan tenis meja se-Asia Tenggara di Malaysia,” ujarnya.</p>



<p>Ipung mengaku, bahwa Daffa memang dari kecil suka bermain tenis meja. Mulai saat itulah sebagai orang tua ia terus memberikan support dan mendampingi ketika sedang menjalani latihan. “Waktu itu anak saya memang suka sekali main tenis meja. Mohon doanya semoga anak saya bisa sukses dalam kejuaraan tenis meja se-Asia Tenggara di Malaysia,” tambahnya.</p>



<p>Sedangkan Sugianto selaku pemilik STTK, menyampaikan mulai kecil Daffa ini sudah kelihatan. Pinggul dan kakinya berbeda dengan atlet-atlet lainnya seusianya sehingga pihaknya terus memberikan support.</p>



<p>“Seminggu kita beri jatah 3 kali latihan, tetapi masih kurang dan minta tambah sendiri hingga 5 kali. Apalagi disupport penuh oleh orang tuanya yang berkeinginan anaknya menjadi atlet nasional,” ungkapnya.</p>



<p>Sugianto menerangkan support yang diberikan orang tuanya sangat luar biasa. Termasuk biaya yang harus dikeluarkan selama di Jakarta, tidak kecil bisa mencapai Rp 5 juta hingga Rp 6 juta. “Sekarang pindah Klub Arwana Jaya Jakarta. Selama disana sudah ada 12 prestasi yang diraihnya. Paling membanggakan, pertama kalinya di Jakarta, Daffa bisa meraih juara 3 kadet se-Provinsi DKI Jakarta pada tahun 2020,” jelasnya.</p>



<p>Selama 4 tahun di Jakarta, Daffa sukses meraih prestasi. Diantaranya tahun 2020 juara 3 pemula se-Provinsi DKI Jakarta, juara 1 Divisi 7-8 Open Indonesia, tahun 2022 juara 3 tunggal putra Popda Provinsi Banten, tahun 2022 juara 1 ganda putra Popda Provinsi Banten dan juara 1 beregu Popda Provinsi Banten.</p>



<p>Selanjutnya tahun 2023, juara 3 Nasional U-13 di Jakarta, juara 3 KASAD Open Divisi 6, 7 dan 8 di Jakarta, juara 3 beregu Chengho Open se-Indonesia di Surabaya, juara 1 beregu Porseni tingkat SLTP di Tangerang dan Kejurprov Jatim U-15 di Tulungagung.</p>



<p>“Untuk tahun 2024, juara 3 U-16 Infracom Open Indonesia di Jakarta. Di bulan April 2024 ini mengikuti seleksi PB PTMSI meraih peringkat 3 dan dikirim 4 pemain ke kejuaraan Asia Tenggara pada tanggal 12 hingga 16 Mei 2024 di Malaysia,” terangnya.</p>



<p>Daffa mengaku memang sangat senang bermain tenis meja. Hobinya ini termotivasi dari ayahnya yang pernah menjadi atlet tenis meja dan berhasil masuk 10 besar Jawa Timur pada tahun 1974 hingga 1981.</p>



<p>“Senang saja melihat saat ayah bermain tenis meja dan lama-lama menjadi hobi. Bahkan saya sering diajari bermain oleh ayah, meskipun kadang-kadang suka marah. Memang dari kecil saya diajari tenis meja,” ujarnya. <strong>(kom/nun/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">208478</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
