<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>terasering &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/terasering/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 09 Oct 2022 16:11:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>terasering &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor Ranupani, Bupati Lumajang Minta Perubahan Konsep Pertanian Jadi Terasering</title>
		<link>https://memontum.com/tinjau-lokasi-banjir-dan-longsor-ranupani-bupati-lumajang-minta-perubahan-konsep-pertanian-jadi-terasering</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Oct 2022 15:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bupati lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[ranupani]]></category>
		<category><![CDATA[tanah longsor]]></category>
		<category><![CDATA[terasering]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau Lokasi Longsor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=176528</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, berharap masyarakat Ranupani mengubah konsep pertaniannya menjadi terasering. Hal itu disampaikan, karena mengingat potensi longsor yang diakibatkan kemiringan tanah akibat pertanian yang cukup curam. &#8220;Kami follow up, sosialisasikan pertanian terasering harus dilakukan untuk persawahan dengan kemiringan yang sangat terjal. Karena kalau tidak, maka ini akan membahayakan pemukiman padat,&#8221; [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, berharap masyarakat Ranupani mengubah konsep pertaniannya menjadi terasering. Hal itu disampaikan, karena mengingat potensi longsor yang diakibatkan kemiringan tanah akibat pertanian yang cukup curam.</p>



<p>&#8220;Kami follow up, sosialisasikan pertanian terasering harus dilakukan untuk persawahan dengan kemiringan yang sangat terjal. Karena kalau tidak, maka ini akan membahayakan pemukiman padat,&#8221; ujarnya saat meninjau lokasi banjir bandang di Desa Ranupani, Senduro, Minggu (09/10/2022) tadi.</p>



<p>Hujan deras yang terjadi pada Jumat malam hingga Sabtu (08/10/2022) kemarin, membawa material lumpur dari lereng bukit pertanian masyarakat Ranupani, yang mengakibatkan banjir bandang dan sejumlah titik terjadi longsor. Bupati menilai, konsep pertanian yang digunakan oleh masyarakat Ranupani, saat ini masih rawan longsor. Dengan dibuatkan lereng-lereng gunung terasering atau sengkedan, mencegah terjadinya longsor pada lereng. Sehingga, lereng pegunungan menjadi lebih stabil.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Sementara itu, tambah Cak Thoriq-sapaan bupati, terkait penanganan bencana banjir bandang, saat ini prioritas utama adalah pembersihan akses jalan yang tertutup oleh material lumpur. Pemerintah melalui BPBD Kabupaten Lumajang dan Dinas Sosial, juga telah mendirikan dapur umum untuk mencukupi kebutuhan logistik dan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.</p>



<p>&#8220;Beberapa rumah harus diperbaiki, tahapan saat ini prioritas tentang jalur atau jalan tertimbun lumpur dibersihkan. Selanjutnya, masyarakat yang rumahnya terdampak. Kami juga sudah siapkan beberapa kebutuhan dasar, seperti selimut, alas tidur kasur bahan makanan pokok dapur umum sudah dibangun. Kebutuhan dasar, sudah ada di sini dan prinsipnya sekarang masyarakat yang terdampak kami tangani,&#8221; ujar Bupati Lumajang. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">176528</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Keindahan Pesona Alam Persawahan Desa Kalisemut</title>
		<link>https://memontum.com/keindahan-pesona-alam-persawahan-desa-kalisemut</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Nov 2020 07:42:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[desa kalisemut]]></category>
		<category><![CDATA[persawahan]]></category>
		<category><![CDATA[ritual nglampet]]></category>
		<category><![CDATA[sumber nah]]></category>
		<category><![CDATA[terasering]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Alam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=126756</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Sawah nan hijau terhampar cantik berbaris rapi di Desa Kalisemut, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang Jawa Timur. Teras-teras pada lahan miring nan terlihat indah, menjadi media bercocok tanam para petani. Menurut Kepala Desa Kalisemut, Lesus Ageng Pribadi, di antara hamparan terasering tersebut, terdapat sumber mata air yang disebut &#8216;Sumber Nah&#8217; oleh masyarakat sekitar. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Sawah nan hijau terhampar cantik berbaris rapi di Desa Kalisemut, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang Jawa Timur. Teras-teras pada lahan miring nan terlihat indah, menjadi media bercocok tanam para petani.</p>
<p>Menurut Kepala Desa Kalisemut, Lesus Ageng Pribadi, di antara hamparan terasering tersebut, terdapat sumber mata air yang disebut &#8216;Sumber Nah&#8217; oleh masyarakat sekitar. Sumber Nah di Kalisemut merupakan sumber berkah banyak orang.</p>
<p>Dirinya menuturkan, untuk menjaga alam tetap lestari, &#8216;Nglampet&#8217; menjadi ritual rutin tiap tahun. Tradisi ini dilakukan, sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat atas melimpahnya Sumber Nah yang menjadi mata air banyak kehidupan di sekitarnya.</p>
<p>Masih menurut Lesus, Pemerintah Desa Kalisemut, saat ini mulai menggarap potensi desanya menjadi destinasi wisata baru di Kabupaten Lumajang.</p>
<p>&#8220;Pemerintah Desa Kalisemut berharap, terasering ini menjadi tempat wisata dan tujuannya untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat Desa Kalisemut,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Lebih lanjut dirinya menyampaikan, maraknya alih fungsi lahan persawahan menjadi area permukiman berupa pembangunan perumahan atau bangunan lain diberbagai tempat, mengakibatkan semakin mempersempit area persawahan. Hal itu, tentu berdampak pada semakin menyusutnya lahan pertanian sehingga menurunnya hasil produksi padi.</p>
<p>Dirinya bersyukur, Kabupaten Lumajang merupakan salah satu sentra produksi pangan di Jawa Timur. &#8220;Karena itu kita harus menjaga area persawahan agar lumajang tetap menjadi salah satu daerah pemasok beras,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Pihaknya juga berharap, keindahan alam hamparan sawah bernama Terasering Kalisemut, di desanya bisa menjadi sebuah tempat destinasi wisata yang bisa dikembangkan, agar bisa membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.</p>
<p>&#8220;Selain sebagai penghasil beras, kita harapkan area persawahan terasering di desa kalisemut bisa menjadi destinasi wisata,&#8221; pungkasnya. <strong>(adi/sit)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">126756</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
