<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>tercebur sumur &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tercebur-sumur/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 12 Feb 2022 08:12:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>tercebur sumur &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Hendak Wudlu, Kakek Usia 61 Tahun Asal Arjasa Situbondo Tercebur ke Sumur Sedalam 30 Meter</title>
		<link>https://memontum.com/hendak-wudlu-kakek-usia-61-tahun-asal-arjasa-situbondo-tercebur-ke-sumur-sedalam-30-meter</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Feb 2022 08:11:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[seorang kakek]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[tercebur sumur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=163561</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Nasib apes dialami H Fadli (61), seorang kakek asal warga Dusun Sapodi, Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa, Situbondo, Sabtu (12/02/2022) tadi. Korban yang bermaksud mengambil air wudhu dengan lebih dahulu mencoba memperbaiki mesin pompa itu, tercebur kedalam sumur yang memiliki kedalaman sekitar 30 meter. Sumur itu, berada di belakang rumahnya. Diperoleh keterangan, nasib [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Nasib apes dialami H Fadli (61), seorang kakek asal warga Dusun Sapodi, Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa, Situbondo, Sabtu (12/02/2022) tadi. Korban yang bermaksud mengambil air wudhu dengan lebih dahulu mencoba memperbaiki mesin pompa itu, tercebur kedalam sumur yang memiliki kedalaman sekitar 30 meter. Sumur itu, berada di belakang rumahnya.</p>



<p>Diperoleh keterangan, nasib apes yang dialami korban itu, berawal saat korban hendak mengambil wudlu untuk shalat Subuh. Namun saat itu, mesin pompa airnya rusak. Sehingga, korban masuk ke sumur untuk memperbaiki pompa yang jaraknya tidak jauh dari bibir permukaan sumur.</p>



<p>Namun, saat korban turun ke sumur untuk memperbaiki mesin pompa air, korban mengaku terpeleset. Sehingga, korban terjatuh ke dasar sumur.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Beruntung, saat terjatuh ke dasar sumur, korban tetap tenang dan tidak pingsan. Dengan tenaga yang masih dimiliki, akhirnya sang kakek berteriak minta tolong.</p>



<p>Mendengar ada suara teriakan minta tolong, H Amin (40), yang tidak lain menantunya, langsung mendatangi sumber suara tersebut. Bahkan, setelah mengambil senter, ternyata mendapati mertuanya sudah terjatuh ke dalam sumur. Sehingga, saksi pun minta kepada warga untuk mengevakuasi korban dari dalam sumur.</p>



<p>Ironisnya, saat proses evakuasi secara manual berjalan, berlangsung cukup dramatis. Selain menggunakan tangga sepanjang 7 meter, proses evakuasi juga menggunakan tali tambang puluhan meter, dengan cara ditarik oleh puluhan warga sekitar. Korban pun, akhirnya berhasil dievakuasi sekitar 3 jam lebih dalam kondisi selamat.</p>



<p>“Selama tiga jam saya ada di dalam sumur. Slama itu pula, saya berteriak minta tolong, sembari berpegangan ke paralon pompa air,” ujar H Fadli, saat ditemui di Puskesmas Arjasa, Situbondo.</p>



<p>Kapolsek Arjasa, AKP Suratman, membenarkan adanya seorang warga kecebur sumur di belakang rumahnya. Namun, berkat kesigapan warga sekitar, korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.</p>



<p>“Setelah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, korban langsung dibawa ke Puskesmas Arjasa, untuk pemulihan kondisi kesehatan korban,” kata AKP Suratman. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">163561</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Selamatkan Anak Yatim Tercebur Sumur, Kakek di Madyopuro Tewas</title>
		<link>https://memontum.com/selamatkan-anak-yatim-tercebur-sumur-kakek-di-madyopuro-tewas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Nov 2020 13:52:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Madyopuro]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Kedungkandang]]></category>
		<category><![CDATA[tercebur sumur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=127895</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kusnan (62) warga Jl Ki Ageng Gribig I, Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Kamis (19/11/2020) pukul.06.00, tewas usai menyelamatkan anak yatim piatu yang tercebur sumur sedalam 20 meter di sebuah panti asuhan di kawasan Jl Ki Ageng Gribik, Gang I. Dia berhasil menyelamatkan Arif WP (13) anak panti asuhan, namun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang &#8211;</strong> Kusnan (62) warga Jl Ki Ageng Gribig I, Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Kamis (19/11/2020) pukul.06.00, tewas usai menyelamatkan anak yatim piatu yang tercebur sumur sedalam 20 meter di sebuah panti asuhan di kawasan Jl Ki Ageng Gribik, Gang I.</p>
<p>Dia berhasil menyelamatkan Arif WP (13) anak panti asuhan, namun Kusnan sendiri akhirnya meninggal dunia akibat lemas kekurangan oksigen. Sedangkan Andik (27) anak Kusnan, juga sempat tak sadarkan diri saat proses evakuasi penyelamatan terhadap Arif.</p>
<p>Informasi Memontum.com bahwa sebelum kejadian sekitar pukul 05.30, Arif berencana mandi. Saat akan mengambil shampo  yang berada di pinggir seberang sumur, dia berdiri di bibir sumur yang tengahnya tertutup triplek.</p>
<p>Nampaknya Arif tidak menyadari bahwa kakinya yang semula di bibir sumur, telah berpindah pijakan di atas triplek. Karena tak kuat menahan berat, triplek pecah hingga membuat Arif terperosok ke dalam sumur sedalam 20 meter tersebut.</p>
<p>Saat itu Arif masih dalam kondisi sadar hingga berteriak sekuat tenaga untuk meminta tolong. Suara itu didengar oleh para penghuni panti hingga meminta tolong warga sekitar. Kusnan dan Andik, anaknya warga setempat segera datang memberikan pertolongan. Dengan peralatan seadanya, Kusnan dan Andik berhasil masuk ke dalam sumur.</p>
<p>Sementara itu, Abi Pras (34) pengurus panti melaporkan kejadian ini ke Polsek Kedungkandang. Proses penyelamatan berlangsung dramatis. Dengan kegigihan bapak dan anak ini serta dibantu warga sekitar berhasil menyelamatkan Arif.</p>
<p><div id="attachment_127896" style="width: 860px" class="wp-caption alignnone"><a href="https://i0.wp.com/s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2020/11/sumur-20-m.jpg?ssl=1"><img aria-describedby="caption-attachment-127896" decoding="async" class="size-full wp-image-127896" src="https://i0.wp.com/s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2020/11/sumur-20-m.jpg?resize=740%2C392&#038;ssl=1" alt="Inilah sumur sedalam 20 meter. (ist)" width="740" height="392" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/sumur-20-m.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/sumur-20-m.jpg?resize=300%2C159&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/sumur-20-m.jpg?resize=768%2C407&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/sumur-20-m.jpg?resize=600%2C318&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/sumur-20-m.jpg?resize=200%2C106&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-127896" class="wp-caption-text">Inilah sumur sedalam 20 meter yang merenggut nyawa kusnan. (ist)</p></div></p>
<p>Namun misi penyelamatan ini taruhannya adalah nyawa. Kusnan dan Andik merasa lemas karena kehabisan oksigen. Saat petugas mendatangi lokasi, Arif sudah berhasil diangkat. Kusnan dan anaknya masih berada di dalam sumur. Tim relawan juga datang ke lokasi kejadian membantu melakukan penyelamatan terhadap Kusnan dan Andik.</p>
<p>Tak lama kemudian, Kusnan dan Andik berhasil diangkat dalam kondisi tak sadarkan diri. Petugas Polsek Kedungkandang yang sudah berkoordinasi dengan tim dari RJT dan PMI Kota Malang melakukan penyelamatan pertama terhadap Arif dan Andik.</p>
<p>Arif kemudian dibawa ke IGD RSSA Malang dan Andik berhasil sadarkan diri. Sedangkan Kusnan setelah mendapatkan pertolongan pertama, belum juga sadarkan diri. Dia pun dibawa ke Puskesmas Gribik, saat dilakukan pemeriksaan oleh dr Wida, kondisi Kusnan sudah meninggal dunia.</p>
<p>Kapolsek Kedungkandang Kompol Yusuf Suryadi, membenarkan adanya kejadian ini. &#8220;Awalnya ada anak panti yang hendak mengambil shampo terperosok ke dalam sumur setelah menginjak triplek penutup sumur. Saat itu Kusnan yang melakukan penyelamatan kehabisan oksigen saat dalam sumur hingga meninggal dunia. Keluarga korban telah menerima dengan membuat surat pernyataan yang disaksikan oleh Ketua RT dan Ketua RW bahwa meninggalnya korban (Kusnan) karena musibah,&#8221; ujar Kompol Yusuf. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127895</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diduga Keracunan Gas, Pembersih Sumur Tewas</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-keracunan-gas-pembersih-sumur-tewas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Oct 2018 11:37:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[tercebur sumur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/60885-diduga-keracunan-gas-pembersih-sumur-tewas</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Naas menimpa seorang pria usai membersihkan sumur, Senin (22/10/2018) siang di Dusun Darungan, Desa Tlogosari, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang. Musibah menimpa Sukirno (53) warga Dusun Darungan RT32/RW03, Desa Tlogosari, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang. Sekitar pukul 13.00, korban ditemukan dalam dasar sumur dengan kondisi tidak bernyawa. Singkat cerita, Senin siang, ia bersama 5 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Naas menimpa seorang pria usai membersihkan sumur, Senin (22/10/2018) siang di Dusun Darungan, Desa Tlogosari, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang. </p>
<p>Musibah menimpa Sukirno (53) warga Dusun Darungan RT32/RW03, Desa Tlogosari, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang. Sekitar pukul 13.00, korban ditemukan dalam dasar sumur dengan kondisi tidak bernyawa. </p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181022-WA0059-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-60886" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181022-WA0059-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181022-WA0059-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Singkat cerita, Senin siang, ia bersama 5 rekannya menguras sumur warga. Caranya, memakai mesin diesel dan menyedot air dari atas atau bibir sumur. Proses berjalan lancar. </p>
<p>Selesai mengurasnya, menurut saksi, korban turun ke dalam sumur lantaran melihat pipa paralon di bawah sumur berkedalaman lebih dari 10 meteran itu. Hanya beberapa menit ia berhasil turun. </p>
<p>Siswanto (64) sempat mendengar korban berbicara dari bawah. Anehnya, perlahan suara korban menghilang. Bareng dilihat ke bawah, terkejut saksi dan rekan lainnya. </p>
<p>Korban tampak mengambang di permukaan air bawah sumur. Saksi kemudian melemparkan tali kepada korban. Tapi tampak korban tak dapat memegangnya. Hitungan menit, nyawa korban tak terselamatkan. </p>
<p>Dari lokasi kejadian, dua orang saksi memberikan keterangannya kepada pihak kepolisian. Diantaranya Siswanto dan Sarno (45) warga Jalan Bromo 1/139 RT05/RW09 Kelurahan Oro-oro dowo, Kecamatan Klojen, Kota Malang. <strong>(sos) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">60885</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pamit Beli Jajan, Kejar Kucing, Balita Masuk Sumur</title>
		<link>https://memontum.com/pamit-beli-jajan-kejar-kucing-balita-masuk-sumur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Feb 2018 10:21:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[balita]]></category>
		<category><![CDATA[tagana]]></category>
		<category><![CDATA[tercebur sumur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/26760-pamit-beli-jajan-kejar-kucing-balita-masuk-sumur</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8212; Musibah menimpa bayi di bawah usia 5 tahun (balita), Jumat (16/2/2018) siang, saat mengejar kucing di sekitar sumur daerah Dusun Ketintang, Desa Pajaran, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Informasi dari Tagana Kabupaten Malang, Ali Usman menyebutkan, pukul 11.30, pihaknya menerima kabar musibah terceburnya seorang anak di sumur warga. &#8220;Kedalaman sekitar 10 meter. Informasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8212; Musibah menimpa bayi di bawah usia 5 tahun (balita), Jumat (16/2/2018) siang, saat mengejar kucing di sekitar sumur daerah Dusun Ketintang, Desa Pajaran, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.  </p>
<p>Informasi dari Tagana Kabupaten Malang, Ali Usman menyebutkan, pukul 11.30, pihaknya menerima kabar musibah terceburnya seorang anak di sumur warga.  </p>
<p>&#8220;Kedalaman sekitar 10 meter. Informasi di lapangan, korban mengejar atau bermain dengan kucing dekat sumur, &#8221; cerita Ali Usman, Jumat sore. </p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180216-WA0067-copy.jpg?resize=650%2C400&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="400" class="aligncenter size-full wp-image-26762" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180216-WA0067-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180216-WA0067-copy.jpg?resize=300%2C185&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180216-WA0067-copy.jpg?resize=600%2C369&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180216-WA0067-copy.jpg?resize=200%2C123&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Dicek ke lokasi, benar saja informasi itu. Musibah menimpa Muhammad Bagus Tri Setiawan, berusia 4 tahun, tercatat sebagai warga Desa Ronggo, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang. </p>
<p>Korban adalah putera dari pasangan suami istri, Abdul Suyono (53) dan Juartini (41). Kedua orangtua korban ini ketika kejadian, silaturahmi ke rumah warga bernama Sanaji di Ketintang Poncokusumo. Informasi lain, Suyono mengantarkan pijat. </p>
<p>Di dekat rumah itu, ada sebuah sumur tua yang lama tidak terpakai. Bibir sumur telah ditutup papan kayu. Informasi didapat Memontum.com, ada seorang saksi yang pertamakali mengetahui kejadian. Yakni Siti (43) warga setempat. </p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180216-WA0054-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-26761" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180216-WA0054-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180216-WA0054-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180216-WA0054-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180216-WA0054-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Sejak tersiar informasi musibah tersebut, anggota Polsek Poncokusumo, PMI Kabupaten Malang, BPBD Kabupaten Malang dan Tagana Kabupaten Malang serta anggota Koramil Poncokusumo mendatangi lokasi kejadian. </p>
<p>Sejumlah pihak saling bahu gotong royong berusaha mengevakuasi korban dari dalam sumur. Baru sekitar pukul 14.20, korban berhasil diangkat ke atas. Sayangnya, nyawa sang bocah tak terselamatkan.  </p>
<p>Menurut keterangan Mudji Utomo, anggota PMI Kabupaten Malang, informasi anggotanya di lokasi, bahwa korban sebelumnya telah berpamitan kepada orangtuanya untuk membeli makanan ringan.  </p>
<p>Siang itu, bocah 4 tahun pamit beli makanam dan tidak kunjung kembali. Barulah kekuatiran muncul di benak orangtua karena melihat papan penutup sumur kondisi rusak.  </p>
<p>&#8220;Bersama-sama rekan lainnya kami mengevakuasi korban, butuh waktu 15 menitan, kejadian diketahui setelah terlihat papan kayu penutup sumur kondisi rusak, &#8221; ungkap Mudji Utomo kepada <a href="https://memontum.com" rel="noopener" target="_blank">Memontum.com</a>. <strong>(sos) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">26760</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
