<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>tergeletak &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tergeletak/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 13 Jul 2024 10:18:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>tergeletak &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Diduga Jatuh, Seorang Mahasiswa di Kota Malang Ditemukan Tergeletak di Bawah Jembatan Suhat</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-jatuh-seorang-mahasiswa-di-kota-malang-ditemukan-tergeletak-di-bawah-jembatan-suhat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jul 2024 04:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[Jatuh]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[seorang]]></category>
		<category><![CDATA[tergeletak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211759</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Seorang laki-laki diketahui berinisial AHM (19), mahasiswa jurusan Administrasi Bisnis, salah satu PTN di Kota Malang, asal Bekasi yang kos di kawasan Jalan Mayjen Panjaitan, Kecamatan Klojen, Kota Malang, ditemukan tergeletak di bibir Sungai Bratas di bawah Jembatan Soekarno-Hatta, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Sabtu (13/07/2024) sekitar pukul 08.30. Belum diketahui pasti, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Seorang laki-laki diketahui berinisial AHM (19), mahasiswa jurusan Administrasi Bisnis, salah satu PTN di Kota Malang, asal Bekasi yang kos di kawasan Jalan Mayjen Panjaitan, Kecamatan Klojen, Kota Malang, ditemukan tergeletak di bibir Sungai Bratas di bawah Jembatan Soekarno-Hatta, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Sabtu (13/07/2024) sekitar pukul 08.30.</p>



<p>Belum diketahui pasti, apa penyebab korban sampai berada di bawah Jembatan Soekarno-Hatta. Hanya saja, saat ini korban sudah dilarikan ke IGD RSSA Malang dan diduga korban terjatuh sehingga sampai mengalami patah pada bagian pinggang.</p>



<p>Informasi Memontum.com, bahwa pagi itu seorang pengendara kendaraan di kawasan Jembatan Soekarno-Hatta, mengetahui korban tergeletak di bawah jembatan. Kejadian ini, selanjutnya dilaporkan ke Polsek Lowokwaru hingga petugas segera tiba di lokasi.</p>



<p>Petugas PMK Kota Malang dan sejumlah relawan, juga sudah mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi. Untuk menuju ke lokasi, medannya sendiri cukup sulit dan terjal.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Sampai di lokasi, tim melakukan identifikasi medan untuk mencari cara evakuasi yang paling memungkinkan. Setelah melakukan koordinasi, tim melakukan evakuasi melalui akses jalan perkampungan penduduk,&#8221; kata Kepala PMK Kota Malang, Agoes Soebekti.</p>



<p>Kerja keras petugas PMK dan tim relawan membuahkan hasil, untuk kemudian korban berhasil diberikan pertolongan. Saat itu, kondisi korban cukup lemah dan tidak mampu untuk berdiri.</p>



<p>&#8220;Tim medis melakukan penanganan pertama kepada korban, selanjutnya kami dan tim relawan melakukan evakuasi melalui jalur sungai hingga korban berhasil dibawa ke RSSA Malang,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Petugas Polsekta Lowokwaru masih terus melakukan penyelidikan. Belum diketahui pasti, bagaima korban bisa tergeletak di bawah Jembatan Soekarno-Hatta atau ada penyebab lain. Saat ini, petugas masih melakukan penyelidikan dan pengumpulan data-data.</p>



<p>Kapolsek Lowokwaru, Kompol Anton Widodo, mengatakan bahwa awalnya Polantas yang tengah bersiaga di Pos Lantas Universitas Brawijaya (UB) mendapat laporan dari warga tentang adanya orang terjatuh di bibir Sungai Brantas, sekitar pukul 08.30. &#8220;Kami masih melakukan penyelidikan. Terkait juga kronologisnya bagaimana, orang ini sampai ada di sungai. Saat ini telah dievakuasi dan dibawa ke RSSA. Nanti akan dicek di RSSA apa saja lukanya,&#8221; ujar Kompol Anton. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211759</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Potongan Tubuh Manusia Ditemukan Tergeletak di Sungai Bango Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/potongan-tubuh-manusia-ditemukan-tergeletak-di-sungai-bango-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Oct 2023 12:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>
		<category><![CDATA[potongan]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[tergeletak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200754</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Potongan tubuh manusia dari bagian pinggul sampai dengan lutut dengan menggunakan celana hitam, ditemukan tersangkut bebatuan pinggiran Sungai Bango belakang Rusunawa Buring I, Jalan Mayjend Sungkono, Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Selasa (31/10/2023) tadi. Saat ditemukan, kondisinya hanya menyisakan tulang belulang bercelana hitam dan bercelana dalam warna biru gelap. Kejadian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Potongan tubuh manusia dari bagian pinggul sampai dengan lutut dengan menggunakan celana hitam, ditemukan tersangkut bebatuan pinggiran Sungai Bango belakang Rusunawa Buring I, Jalan Mayjend Sungkono, Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Selasa (31/10/2023) tadi.</p>



<p>Saat ditemukan, kondisinya hanya menyisakan tulang belulang bercelana hitam dan bercelana dalam warna biru gelap. Kejadian itu, selanjutnya dilaporkan ke Polsek Kedungkandang hingga petugas kepolisian segera tiba di lokasi kejadian melakukan penyelidikan dan evakuasi jenazah korban ke Kamar Mayat RSSA Malang.</p>



<p>Saksi mata, David Budiono (40) mengatakan bahwa penemuan jenazah tersebut sekitar pukul 13.00. Dijelaskan, awalnya ada warga yang sedang mencari rumput di sekitar lokasi kejadian.</p>



<p>&#8220;Warga itu melihat jenazah tersebut dan memberitahukan kepada saya. Kami kemudian melakukan pengecekan turun ke bawah. Ternyata benar, kondisinya hanya tinggal,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kejadian itu cukup mengejutkan warga sekitar hingga berdatangan ke lokasi kejadian. Petugas Polsek Kedungkandang dan Petugas Inafis Polresta Malang Kota juga segera tiba di lokasi. Ketika dilakukan proses evakuasi, ternyata jenazah tersebut hanya menyisakan tulang belakang serta dua tulang paha. Sedangkan bagian tengkorak dan tulang lainnya, tidak ditemukan. Selain itu, tidak ditemukan kartu identitas apapun pada jenazah.</p>



<p>Kapolsek Kedungkandang, AKBP Agus Siswo Hariyadi, membenarkan adanya kejadian tersebut. &#8220;Jenazah berupa potongan tulang pinggul sampai lutut dan tidak ditemukan bagian tubuh lainya. Jenis kelaminya laki-laki, namun tidak ditemukan identitas lainnya. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Petugas terus melakukan penyelidikan hingga menemukan informasi kalau jenazah tersebut sidah berada di lokasi kejadian sejak seminggu lalu. &#8220;Dari informasi yang kami peroleh, bahwa seminggu lalu sudah ada salah seorang warga yang melihat jenazah tersebut, namun tidak melapor ke petugas kepolisian karena takuti. Saat ini jenazah korban sudah kami bawa ke RSSA Malang,&#8221; jelasnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200754</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
