<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>terhalang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/terhalang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 19 Mar 2024 09:07:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>terhalang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Terhalang Mendung, BHR Pamekasan Tidak Berhasil Lihat Hilal</title>
		<link>https://memontum.com/terhalang-mendung-bhr-pamekasan-tidak-berhasil-lihat-hilal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Mar 2024 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[berhasil]]></category>
		<category><![CDATA[mendung,]]></category>
		<category><![CDATA[terhalang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=206981</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Bagian Hisab Rukyat (BHR) Kabupaten Pamekasan lakukan rukyatul hilal di Observatorium Jokotole IAIN Madura, Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, Minggu (10/03/2024) sore. Ketua BHR Pamekasan, Hosen, mengatakan pada pelaksanaan rukyatul hilal itu, turut dihadiri oleh sejumlah lembaga Falakiyah di Kabupaten Pamekasan dan Kementerian Agama Pamekasan. &#8220;Alhamdulillah, rukyatul hilal sore hari ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Bagian Hisab Rukyat (BHR) Kabupaten Pamekasan lakukan rukyatul hilal di Observatorium Jokotole IAIN Madura, Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, Minggu (10/03/2024) sore.</p>



<p>Ketua BHR Pamekasan, Hosen, mengatakan pada pelaksanaan rukyatul hilal itu, turut dihadiri oleh sejumlah lembaga Falakiyah di Kabupaten Pamekasan dan Kementerian Agama Pamekasan. &#8220;Alhamdulillah, rukyatul hilal sore hari ini banyak yang datang dari berbagai Ormas. Baik dari Kementerian Agama Kabupaten Pamekasan dan lembagai Falakiyah lainnya di Pamekasan,&#8221; katanya.</p>



<p>Pelaksanaan rukyatul hilal untuk menentukan awal 1 Ramadan 1445 hijriah, ujarnya, hilal tidak berhasil terlihat lantaran cuaca mendung. &#8220;Cuaca mendung, sehingga hilal tidak terlihat. Ditambah lagi, sesuai hasil perhitungan dengan menggunakan metode ephemeris ketinggian hilal mar&#8217;i masih 0 derajat 28 menit dan ketinggian hilal hakiki 0 derajat 48 menit,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Hosen menjelaskan, untuk mencukupi syarat ketinggian hilal sesuai dengan kriteria Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia dan Singapura (Mabims), minimal ketinggiannya 3 derajat atau sudut diagonal antara matahari dan bulan adalah 6 derajat 24 menit. &#8220;Sementara hari ini, sesuai perhitungan ketinggiannya adalah 0 derajat. Sementara sudut diagonalnya hanya 2 derajat 2 menit,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Dosen Ilmu Falak IAIN Madura itu menyampaikan, saat ini dirinya menunggu Sidang Istbat Kementrian Agama Republik Indonesia sesuai hasil sejumlah lokasi rukyatul hilal di Indonesia apakah melihat atau tidak. &#8220;Kalau misalnya tidak ada yang melihat hilal, maka Bulan Sya&#8217;ban akan diistikmalkan menjadi 30 hari. Berarti besok masih tanggal 30 Sya&#8217;ban 1445 Hijriah, dengan demikian puasa awal 1 Ramadan akan jatuh pada hari Selasa,&#8221; tambahnya. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">206981</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
