<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>terlibat &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/terlibat/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 27 Apr 2026 15:59:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>terlibat &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Lantik 223 ASN, Bupati Fawait Ajak Bersama Terlibat Aktif Pengentasan Kemiskinan Ekstrem</title>
		<link>https://memontum.com/lantik-223-asn-bupati-fawait-ajak-bersama-terlibat-aktif-pengentasan-kemiskinan-ekstrem</link>
					<comments>https://memontum.com/lantik-223-asn-bupati-fawait-ajak-bersama-terlibat-aktif-pengentasan-kemiskinan-ekstrem#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 10:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[fawait]]></category>
		<category><![CDATA[Kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[lantik]]></category>
		<category><![CDATA[pengentasan]]></category>
		<category><![CDATA[terlibat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232017</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, memimpin prosesi Pengambilan Sumpah dan Janji Aparatur Sipil Negara (ASN) serta Pelantikan Jabatan Fungsional di Pendopo Wahyawibawagraha, Senin (27/04/2026) tadi. Dalam pelantikan itu, sebanyak 223 pegawai terbaik yang telah melalui seleksi ketat, resmi menyandang status sebagai aparatur negara, yang diharapkan mampu menjadi akselerator peningkatan kualitas pelayanan publik di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, memimpin prosesi Pengambilan Sumpah dan Janji Aparatur Sipil Negara (ASN) serta Pelantikan Jabatan Fungsional di Pendopo Wahyawibawagraha, Senin (27/04/2026) tadi. Dalam pelantikan itu, sebanyak 223 pegawai terbaik yang telah melalui seleksi ketat, resmi menyandang status sebagai aparatur negara, yang diharapkan mampu menjadi akselerator peningkatan kualitas pelayanan publik di wilayah Bumi Pendhalungan.</p>



<p>Dalam sambutannya, Bupati Fawait menegaskan bahwa eksistensi ASN bukan sekadar pengisian pos administratif, namun melainkan instrumen perubahan. Dirinya menaruh harapan besar, agar tenaga muda ini memberikan warna baru dalam efisiensi birokrasi.</p>



<p>Gus Fawait-sapaan Bupati Fawait juga menekankan, akan pentingnya sinergi kolektif sebagai kunci kemajuan daerah. &#8220;Saya mengajak kepada seluruh ASN untuk menyampaikan energi positif dan optimisme kepada masyarakat Jember maupun masyarakat di luar Jember, terutama lewat media sosial yang dimiliki oleh para ASN,&#8221; kata Bupati Fawait.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga menginstruksikan, agar seluruh ASN yang baru, terlibat aktif dalam isu fundamental daerah, yakni pengentasan kemiskinan ekstrem. Sebab, diketahui bila selama satu dekade terakhir, data kemiskinan di Jember masih berada di angka 200 ribu jiwa.</p>



<p>Sebagai langkah konkret, Pemkab Jember mewajibkan keterlibatan ASN dalam proses verifikasi dan validasi (Verval) data kemiskinan Desil 1. &#8220;Selain untuk mendapatkan data yang akurat, keterlibatan ASN dalam Verval ini bertujuan agar mereka memahami secara langsung permasalahan nyata di lapangan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Secara administratif, keterlibatan lintas sektor mulai dari Sekda hingga Kepala OPD, dalam proses Verval ini bertujuan untuk menciptakan sinkronisasi data yang presisi. Dengan proyeksi kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga Rp 1 triliun, Pemkab Jember optimis mampu menekan angka kemiskinan secara signifikan.</p>



<p>&#8220;Tujuan dari Verval ini, selain ketepatan data, agar para ASN mengetahui permasalahan utama di Kabupaten Jember, yaitu masalah kemiskinan ekstrem, sehingga bersama Bupati bisa bersama-sama mengatasi hal tersebut,&#8221; imbuh Gus Fawait. <strong>(rio/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/lantik-223-asn-bupati-fawait-ajak-bersama-terlibat-aktif-pengentasan-kemiskinan-ekstrem/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232017</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lantik Kepsek SDN, Bupati Banyuwangi Ingin Kepsek Terlibat Aktif Penanganan Anak Putus Sekolah</title>
		<link>https://memontum.com/lantik-kepsek-sdn-bupati-banyuwangi-ingin-kepsek-terlibat-aktif-penanganan-anak-putus-sekolah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2026 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[kepsek]]></category>
		<category><![CDATA[lantik]]></category>
		<category><![CDATA[penanganan]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[terlibat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230333</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, melantik sembilan Kepala Sekolah (Kepsek) SD Negeri di lingkungan Pemkab Banyuwangi, Rabu (18/02/2026) tadi. Dalam kesempatan itu, bupati juga mengajak para kepala sekolah yang baru saja dilantik untuk turut terlibat aktif dalam penanganan anak putus sekolah. Bupati Ipuk mengatakan bila masalah pendidikan tetap menjadi prioritas utama. Dirinya tidak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, melantik sembilan Kepala Sekolah (Kepsek) SD Negeri di lingkungan Pemkab Banyuwangi, Rabu (18/02/2026) tadi. Dalam kesempatan itu, bupati juga mengajak para kepala sekolah yang baru saja dilantik untuk turut terlibat aktif dalam penanganan anak putus sekolah.</p>



<p>Bupati Ipuk mengatakan bila masalah pendidikan tetap menjadi prioritas utama. Dirinya tidak ingin, ada anak usia sekolah yang tidak bersekolah di Banyuwangi.</p>



<p>&#8220;Bapak-ibu harus rajin tengok kanan kiri. Jika ada anak yang kesulitan untuk melanjutkan sekolah, bantu kenali masalahnya dan segera laporkan kepada dinas terkait agar segera ditangani,&#8221; kata Bupati Ipuk, seusai menyerahkan SK pengangkatan Kepala Sekolah SD di Aula Dinas Pendidikan Banyuwangi.</p>



<p>Bupati juga menyebut, bahwa Pemkab Banyuwangi telah menyiapkan berbagai program untuk penanganan anak putus sekolah. Mulai pemberian beasiswa Banyuwangi Cerdas, uang saku dan uang transport bagi pelajar kurang mampu, hingga Program Solidaritas Siswa Asuh Sebaya (SAS) dimana siswa dari keluarga berkecukupan menyisihkan sebagian uang sakunya untuk membantu temannya yang membutuhkan.</p>



<p>“Namun terkadang masih ada anak yang tidak terdeteksi oleh kita. Di sinilah pentingnya kepedulian bersama. Bukan hanya ASN, seluruh elemen juga kami minta ikut membantu. Jika di sekitarnya ada anak usia sekolah yang tidak bersekolah, segera laporkan kepada pihak berwenang agar bisa segera ditangani,” tegasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam kesempatan ini, Bupati Ipuk juga berpesan agar para kepala sekolah mampu menjadi motor penggerak inovasi. “Inovasi adalah kunci. Kepala sekolah harus mampu menemukan potensi, lalu mengorkestrasi semua sumber daya di sekolah sehingga menjadi sebuah keunggulan,” ujarnya.</p>



<p>Bupati Ipuk juga berharap, para kepala sekolah bisa berkolaborasi dengan berbagai pihak. Tidak hanya orang tua siswa, tapi juga semua stakeholder dan jejaring yang dimiliki.</p>



<p>“Tidak kalah penting, kepala sekolah harus bisa menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman. Jangan melulu mengerjakan LKS. Pastikan semua guru bisa memberikan pengalaman belajar yang asyik sehingga anak-anak merasa senang dan betah belajar di sekolah,” pesan Bupati Ipuk.</p>



<p>Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, Alfian, mengatakan bila sembilan kepala sekolah yang dilantik pada hari ini merupakan kepala sekolah yang mendapatkan promosi. “Kami akan terus melakukan pendampingan agar teman-teman kepala sekolah dapat bertugas sebagaimana yang diharapkan oleh Ibu Bupati,&#8221; terang Alfian.</p>



<p>Saat ini, di Banyuwangi masih terdapat 283 ASN yang menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) kepala sekolah di SD Negeri. &#8220;Segera, kami akan ajukan penugasan teman-teman sebagai kepala sekolah ke Kemenpan melalui jalur non-reguler,” imbuhnya. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230333</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perlintasan Prambanan Sleman Makan Tiga Nyawa, KA Bangunkarta Terlibat Laka dengan Mobil dan Dua Motor</title>
		<link>https://memontum.com/perlintasan-prambanan-sleman-makan-tiga-nyawa-ka-bangunkarta-terlibat-laka-dengan-mobil-dan-dua-motor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Nov 2025 09:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bangunkarta]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[nyawa]]></category>
		<category><![CDATA[perlintasan]]></category>
		<category><![CDATA[prambanan]]></category>
		<category><![CDATA[sleman]]></category>
		<category><![CDATA[terlibat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227417</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jogja &#8211;&#160; Kereta Api (KA) 161 Bangunkarta terlibat kecelakaan (Laka) di perlintasan wilayah Prambanan, Sleman, Selasa (04/11/2025) sekitar pukul 10.35. Kereta api jurusan Surabaya &#8211; Jakarta tersebut, terlibat Laka dengan satu unit mobil dan dua motor. Akibat dari kejadian itu, sebanyak tujuh orang menjadi korban. Diantaranya, empat penumpang mobil masih menjalani perawatan intensif di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jogja</strong> &#8211;&nbsp; Kereta Api (KA) 161 Bangunkarta terlibat kecelakaan (Laka) di perlintasan wilayah Prambanan, Sleman, Selasa (04/11/2025) sekitar pukul 10.35. Kereta api jurusan Surabaya &#8211; Jakarta tersebut, terlibat Laka dengan satu unit mobil dan dua motor.</p>



<p>Akibat dari kejadian itu, sebanyak tujuh orang menjadi korban. Diantaranya, empat penumpang mobil masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit, sedangkan tiga orang dari pengendara dan penumpang motor meninggal dunia.</p>



<p>Kapolsek Prambanan Sleman, Kompol Dede Setiyarto, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kecelakaan itu. &#8220;Terjadi Laka yang melibatkan kereta api dengan satu unit mobil dan dua unit sepeda motor,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Berdasarkan data dari PT KAI Daop 6 Yogyakarta, kecelakaan itu melibatkan KA Bangunkarta jurusan Surabaya-Jakarta yang melintas dari arah timur ke barat.&nbsp; Adapun kejadian, berlangsung pada pukul 10.35&nbsp; di perlintasan JPL 320 kilometer 152 + 6/7 antara Stasiun Brambanan-Maguwo.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkannya, bahwa dalam kejadian itu mengakibatkan tiga orang meninggal dunia. &#8220;Yang meninggal dunia ada tiga orang. Semuanya adalah pengendara motor dan yang dibonceng,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Untuk korban meninggal, ujarnya, sudah dilakukan evakuasi dan dibawa ke forensik RS Bhayangkara. Sementara itu, untuk empat korban lain yang berada di dalam satu mobil masih dirawat di rumah sakit.</p>



<p>&#8220;Empat korban yang dirawat diantaranya suami istri dan dua Balita. Suami istri dirawat di RS Bhayangkara dan yang Balita dirawat di Rumah Sakit Islam PDHI,&#8221; terangnya.</p>



<p>Ditambahkannya, saat ini polisi masih menelusuri penyebab pasti kecelakaan tersebut bersama PT KAI. &#8220;Kronologis kejadian kami masih mendalami penyebab terjadinya Laka kereta api tersebut. Kami masih kerja sama dengan PT KAI untuk menelusuri penyebab kejadian laka kereta api ini,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Kompol Dede menambahkan, pihaknya belum dapat memastikan kondisi palang pintu perlintasan pada saat kejadian. &#8220;Saya kurang tahu, karena yang pasti kita masih dalami proses apakah posisi palang nutup atau tidak, kita masih dalami,&#8221; tambahnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227417</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Fawait Ajak Semua Pihak Terlibat Promosi Pariwisata di Kabupaten Jember</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-fawait-ajak-semua-pihak-terlibat-promosi-pariwisata-di-kabupaten-jember</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Oct 2025 11:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[fawait]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[promosi]]></category>
		<category><![CDATA[terlibat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227160</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, meminta semua pihak ikut mempromosikan obyek wisata yang ada di Kabupaten Jember. Upaya ini dilakukan, sebagai langkah mengembalikan kejayaan sektor pariwisata yang ada di Kota Cerutu dan Tembakau. Bupati Fawait mengungkapkan keinginannya itu, seusai mengikuti prosesi penyatuan air dari tujuh mata air. Penyatuan air dari tujuh sumber menjadi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, meminta semua pihak ikut mempromosikan obyek wisata yang ada di Kabupaten Jember. Upaya ini dilakukan, sebagai langkah mengembalikan kejayaan sektor pariwisata yang ada di Kota Cerutu dan Tembakau.</p>



<p>Bupati Fawait mengungkapkan keinginannya itu, seusai mengikuti prosesi penyatuan air dari tujuh mata air. Penyatuan air dari tujuh sumber menjadi simbol harmoni, kesejahteraan dan keberkahan bagi masyarakat Jember.</p>



<p>Kegiatan ini, digagas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Kampung Durian, Desa Pakis, Kecamatan Panti, yang menjadi bagian dari kegiatan Bunga Desaku, Senin (27/10/2025) tadi.</p>



<p>Bupati Fawait menyebut, Kabupaten Jember memiliki potensi obyek wisata dan sejarah kuat yang bisa dijual sebagai destinasi wisata. &#8220;Jember adalah kota karesidenan dan bahkan 10 hingga 15 tahun yang lalu menjadi tujuan utama wisata bagi orang-orang dari Surabaya, Jakarta, dan daerah lain,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dirinya kemudian menyebutkan, salah satu destinasi yang layak dipromosikan adalah Kampung Durian, Desa Pakis, yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai ikon wisata agro berbasis alam dan edukasi. Pengalamannya selama menginap semalaman dan menyaksikan langsung potensi dimiliki, kawasan tersebut layak dijadikan destinasi unggulan.</p>



<p>&#8220;Kampung Durian ini menurut saya sangat layak untuk dikunjungi oleh wisatawan baik di Jember maupun luar Jember,&#8221; paparnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati Fawait juga mengatakan, kemajuan yang dicapai Kampung Durian diyakini akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi perekonomian, khususnya masyarakat Kecamatan Panti. Namun demikian, mantan anggota DPRD Jawa Timur itu menyadari bahwa upaya besar ini membutuhkan dukungan dan kerja sama dari seluruh pihak.</p>



<p>&#8220;Butuh dukungan dari semua pihak, para Kepala UPD dan jajarannya, TNI/Polri, Pemerintah Kecamatan, Kapolsek, Camat dan Danramil beserta jajaran serta para Kepala Desa (Kades) dan seluruh elemen masyarakat,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Bupati Fawait juga berpesan kepada masyarakat yang aktif di media sosial seperti Facebook, TikTok dan Instagram, agar digunakan untuk memaksimalkan promosi potensi pariwisata Jember, bukan untuk kepentingan politik. &#8220;Promosi ditekankan pada potensi pariwisata, seperti Kampung Durian dan bukan untuk keperluan politik, karena pemilihan kepala daerah (Pilkada) masih lama,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Terlebih, saat ini Pemerintah Kabupaten Jember menjalin kerja sama antar wilayah dengan Bondowoso dan Lumajang dalam pengembangan aglomerasi pariwisata Tapal Kuda. Dengan promosi dan kerjasama tersebut, seluruh lokasi wisata di Jember akan banyak di datangi wisatawan lokal maupun manca negara.</p>



<p>Sebagai informasi, Kampung Durian dikenal sebagai kawasan wisata agro dengan panen durian yang melimpah. Wisatawan dapat menikmati sensasi makan durian lokal langsung dari pohonnya dan tempat ini juga menawarkan konsep wisata alami, termasuk lokasi untuk camping dan outbound. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227160</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kemensos Coret Penerima PKH BPNT Terlibat Judol, Bupati Kediri Ingatkan Hindari Penyalahgunaan</title>
		<link>https://memontum.com/kemensos-coret-penerima-pkh-bpnt-terlibat-judol-bupati-kediri-ingatkan-hindari-penyalahgunaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Sep 2025 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[hindari]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[judol,]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kemensos]]></category>
		<category><![CDATA[penerima]]></category>
		<category><![CDATA[penyalahgunaan]]></category>
		<category><![CDATA[terlibat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226173</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Pemerintah menyalurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan program sembako atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di September 2025 ini. Bantuan itu, nantinya disalurkan melalui rekening penerima. Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menyampaikan bahwa pemerintah terus berupaya supaya bantuan yang diberikan tepat sasaran dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Berdasarkan update [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Pemerintah menyalurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan program sembako atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di September 2025 ini. Bantuan itu, nantinya disalurkan melalui rekening penerima.</p>



<p>Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menyampaikan bahwa pemerintah terus berupaya supaya bantuan yang diberikan tepat sasaran dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Berdasarkan update data, terdapat daftar penerima yang namanya dicoret oleh Kementerian Sosial (Kemensos). Salah satunya, karena penerima terindikasi terlibat dalam perjudian online (Judol).</p>



<p>&#8220;Tentunya, ini yang sangat disayangkan,&#8221; kata Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri, Selasa (23/09/2025) tadi.</p>



<p>Disampaikan Mas Dhito, bahwa di Kabupaten Kediri terdapat 222 penerima Bansos PKH BPNT yang dicoret dari daftar oleh Kemensos. Penyebabnya beragam, diantaranya karena mengundurkan diri, tidak lagi masuk dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), terdaftar sebagai ASN/TNI/Polri.</p>



<p>Namun dari jumlah yang dicoret, tambahnya, paling banyak karena penerima terindikasi terlibat permainan Judol. Jumlahnya, mencapai 118 orang dan inilah yang disayangkan.</p>



<p>&#8220;Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kediri, untuk menghindari judi online. Apalagi, jika sampai menggunakan dana bansos,&#8221; ujar Mas Dhito.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga mengungkapkan, penyaluran Bansos ditujukan untuk membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan dalam pemenuhan kebutuhan dasar. Dalam jangka panjang, program tersebut diharapkan dapat menjadi pijakan bagi penerima untuk bangkit menuju kemandirian ekonomi.</p>



<p>Melihat kasus penerima yang dicoret dari daftar penerima Bansos, menurut Mas Dhito, pemerintah Kabupaten Kediri siap membantu bagi mereka yang memiliki niatan untuk menghilangkan kecanduan Judol. &#8220;Bagi masyarakat yang kecanduan judi online, kalau memang butuh bantuan pemerintah, kita siapkan psikolog atau psikiater untuk menghilangkan kecanduan judi,&#8221; urainya.</p>



<p>Sebagaimana diketahui, penyaluran Bansos pada triwulan ketiga tahun 2025, ini disalurkan sekaligus pada September. Di Kabupaten Kediri, untuk Bansos PKH telah disalurkan kepada 48.793 penerima manfaat dan BPNT sebanyak 100.517 penerima.</p>



<p>Penyaluran Bansos akan dilanjutkan, karena terdapat penerima tambahan. Berdasarkan data yang diterima Dinas Sosial Kabupaten Kediri, penerima tambahan yakni 7.098 khusus program sembako/BPNT dan ada sekitar 12.000 penerima kembali untuk program PKH maupun BPNT.</p>



<p>&#8220;Untuk tambahan ini mudah-mudahan di akhir September atau awal Oktober sudah bisa disalurkan,&#8221; tambah Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kediri, Ariyanto.</p>



<p>Mengingat penyaluran Bansos akan kembali dilakukan, lanjut Ariyanto, pihaknya juga memberikan imbauan kepada semua penerima manfaat untuk tidak memberikan kartu ATM kepada orang lain untuk menghindari penyalahgunaan. Termasuk data kependudukan, baik itu KTP dan KK. Sedangkan, semua bantuan disalurkan tidak dalam bentuk barang melainkan dalam bentuk uang dan di kirim ke rekening masing-masing penerima. Termasuk, untuk bantuan program sembako atau BPNT. <strong>(pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226173</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diduga Terlibat Pencurian Mobil, Tokoh Masyarakat Desa Curahpetung Ditangkap Polisi</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-terlibat-pencurian-mobil-tokoh-masyarakat-desa-curahpetung-ditangkap-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Aug 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[curahpetung]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[Ditangkap]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[mobil]]></category>
		<category><![CDATA[pencurian]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[terlibat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225355</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Seorang tokoh masyarakat berinisial IM warga Desa Curahpetung, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, dikabarkan ditangkap petugas Polres Lumajang. Terduga diperiksa, karena diduga terlibat dalam pencurian satu unit mobil jenis pickup Grandmax warna putih D 8092 DK milik warga Desa Tanggung, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang. Terkait kabar ini, pun ramai di grup jejaring warga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Seorang tokoh masyarakat berinisial IM warga Desa Curahpetung, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, dikabarkan ditangkap petugas Polres Lumajang. Terduga diperiksa, karena diduga terlibat dalam pencurian satu unit mobil jenis pickup Grandmax warna putih D 8092 DK milik warga Desa Tanggung, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang.</p>



<p>Terkait kabar ini, pun ramai di grup jejaring warga masyarakat. Termasuk, pesan WhatsApp (WA).</p>



<p>Kepala Unit Pidana Umum (Kanit Pidum) Satreskrim Polres Lumajang, Ipda Saiful, saat dikonfirmasi tidak menampik mengenai informasi itu. Terhadap dugaan perkara, juga sedang dalam pengembangan penyidikan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Masih pengembangan,&#8221; tulisnya, Minggu (24/08/2025) tadi.</p>



<p>Dari informasi yang berkembang, terduga IM tidak hanya terjerat dalam pencurian mobil. Namun, IM juga sempat ditetapkan sebagai DPO oleh petugas. Hanya saja, perkara detail yang menjerat tersangka, masih akan disampaikan petugas dalam rilis.</p>



<p>Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Pras Adinata, ketika dikonfirmasi terkait penangkapan tokoh masyarakat berinisial IM dan apa saja barang bukti yang berhasil diamankan, mengatakan bahwa semua akan dijelaskan dalam rilis. &#8220;Nnt tggu rilis dari kapolres gih mas, Nnt beliau yg menjelaskan,&#8221; tulisnya melalui WhatsApp. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225355</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dua Maling Sapi Dibekuk, Seorang Diantaranya Terlibat Kasus Narkotika</title>
		<link>https://memontum.com/dua-maling-sapi-dibekuk-seorang-diantaranya-terlibat-kasus-narkotika</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Jul 2025 10:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[diantaranya]]></category>
		<category><![CDATA[dibekuk]]></category>
		<category><![CDATA[Maling]]></category>
		<category><![CDATA[Narkotika]]></category>
		<category><![CDATA[seorang]]></category>
		<category><![CDATA[terlibat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223990</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Dua pria berinisial MR (35), warga Desa Bago dan TS (55), warga Desa Selok Anyar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, berhasil ditangkap petugas Polres Lumajang. Keduanya ditangkap, atas dugaan pencurian satu ekor sapi jenis Simmental. Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, mengatakan bahwa terungkapnya kasus ini bermula dari penangkapan MR oleh Satuan Reserse [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Dua pria berinisial MR (35), warga Desa Bago dan TS (55), warga Desa Selok Anyar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, berhasil ditangkap petugas Polres Lumajang. Keduanya ditangkap, atas dugaan pencurian satu ekor sapi jenis Simmental.</p>



<p>Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, mengatakan bahwa terungkapnya kasus ini bermula dari penangkapan MR oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Lumajang, karena terkait kasus transaksi Narkotika jenis sabu. &#8220;Awalnya, kami menangkap MR atas dugaan penyalahgunaan Narkotika. Dalam proses interogasi, yang bersangkutan mengaku juga pernah melakukan pencurian sapi bersama rekannya, TS,&#8221; ujar AKBP Alex, Selasa (15/07/2025) tadi.</p>



<p>Setelah mendapat pengakuan dari MR, petugas segera melakukan penyelidikan dan berhasil menemukan sapi hasil curian tersebut masih berada di kandang di wilayah Desa Selok Awar-Awar. &#8220;Hewan ternak itu belum sempat dijual,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selanjutnya, Tim Resmob Polres Lumajang melakukan penangkapan terhadap TS, di rumahnya pada Minggu (13/07/2025) sekitar pukul 23.00. Meski sempat melarikan diri, TS akhirnya menyerahkan diri ke polisi.</p>



<p>“Pncurian sapi dilakukan tersangka pada Kamis (29/05/2025) lalu. Kedua pelaku masuk ke dalam kandang dengan cara memanjat tembok bagian belakang, membuka pintu kandang, lalu melepaskan tali tampar yang mengikat sapi dan membawa kabur melalui pintu semula,” jelas Kapolres.</p>



<p>Kapolres juga menegaskan, bahwa pihaknya akan mendalami lebih lanjut kasus ini karena diduga ada keterkaitan antara pelaku Narkotika dan kejahatan-kejahatan lainnya. &#8220;Kami akan lakukan pendalaman. Kasus ini menunjukkan bahwa pelaku Narkoba tidak hanya berbahaya dalam penyalahgunaan zat, tapi juga berpotensi terlibat dalam kejahatan lain seperti pencurian,&#8221; tegas AKBP Alex.</p>



<p>Kini, kedua tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polres Lumajang guna proses hukum lebih lanjut. Atas perbuatannya mencuri sapi tersebut, keduanya dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian Dengan Pemberatan, dengan ancaman hukuman pidana 7 tahun penjara. <strong>(adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223990</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Banyuwangi Ajak Pembina Posyandu dan PKK Terlibat Aktif dalam Pembangunan Daerah</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-banyuwangi-ajak-pembina-posyandu-dan-pkk-terlibat-aktif-dalam-pembangunan-daerah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Apr 2025 06:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[pembina]]></category>
		<category><![CDATA[Posyandu]]></category>
		<category><![CDATA[terlibat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221311</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menghadiri pelaksanaan Pengukuhan Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan serta Penguatan Program Prioritas Kesehatan dan Keluarga Sehat Tanggap, di Pendopo Sabha Swagatha Blambangan, Selasa (22/04/2025) tadi. Dalam pelaksanaan itu, hadir Ketua TP PKK Kabupaten Banyuwangi, Anna Nazili Hanim Mujiono, Perwakilan TP PKK Jatim Malik Afif, Ketua TP PKK desa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menghadiri pelaksanaan Pengukuhan Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan serta Penguatan Program Prioritas Kesehatan dan Keluarga Sehat Tanggap, di Pendopo Sabha Swagatha Blambangan, Selasa (22/04/2025) tadi. Dalam pelaksanaan itu, hadir Ketua TP PKK Kabupaten Banyuwangi, Anna Nazili Hanim Mujiono, Perwakilan TP PKK Jatim Malik Afif, Ketua TP PKK desa dan kelurahan serta kecamatan se-Banyuwangi serta segenap jajaran OPD Kabupaten Banyuwangi.</p>



<p>Dalam momen itu, Bupati Banyuwangi mengajak Tim Penggerak (TP) PKK dan Tim Pembina Posyandu Banyuwangi, untuk terlibat aktif dalam pembangunan daerah. Itu karena, PKK dan Posyandu merupakan mitra strategis pemerintah dalam pencapaian target pembangunan daerah.</p>



<p>Tidak hanya dalam peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan keluarga, namun juga di berbagai sektor yang lain. Misalnya, mempromosikan persamaan gender, pemberdayaan perempuan, meningkatkan kualitas pendidikan, penguatan ketahanan pangan hingga menurunkan angka kematian ibu dan bayi.</p>



<p>“Semua ini tidak bisa dikerjakan sendiri oleh pemerintah. Butuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk kader PKK dan Posyandu, agar program-program yang kita gulirkan bisa sampai dan mendapat dukungan dari masyarakat,” kata Bupati Ipuk.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam kesempatan itu, Bupati Ipuk juga menyoroti tren peningkatan penyakit tidak menular yang saat ini mulai banyak menjangkiti anak-anak muda. “Ini harus menjadi perhatian kita semua bagaimana mencegahnya. Mari bersama-sama kita promosikan Gaya Hidup Sehat karena seberapapun anggaran, tentu tidak akan pernah cukup kalau kita abaikan pencegahan,” terang Bupati Ipuk.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, melalui optimalisasi program mal orang sehat yang telah dicanangkan Banyuwangi, program ini diharapkan bisa mengubah paradigma sakit menjadi paradigma sehat menjadi prioritas. Warga diajak saat sehat untuk cek dan deteksi dini masalah kesehatannya ke Puskesmas. Kalau perlu, petugas kesehatan jemput bola mengajak orang yang sehat untuk deteksi dini.</p>



<p>“Kader PKK dan Posyandu harus lebih sering turun ke masyarakat. Sosialisasikan kembali program ini, ingatkan juga tentang program cek kesehatan gratis dari presiden. Sehingga saat ditemukan keluhan sakit, warga bisa segera ditangani lebih awal,” ujar Bupati Ipuk.</p>



<p>Selanjutnya, dirinya juga berpesan agar para kader PKK dan Posyandu secara aktif melakukan sosialisasi mitigasi bencana. “Kita ingin setiap keluarga di Banyuwangi tidak hanya sehat dan sejahtera, namun juga tanggap jika sewaktu-waktu terjadi bencana. Mengingat, banyak wilayah kita yang berada di daerah rawan bencana,” katanya. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221311</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Toyota Innova Isi Satu Keluarga Terlibat Tabrakan di Perlintasan Banyuwangi</title>
		<link>https://memontum.com/toyota-innova-isi-satu-keluarga-terlibat-tabrakan-di-perlintasan-banyuwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jan 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[innova]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga,]]></category>
		<category><![CDATA[perlintasan]]></category>
		<category><![CDATA[tabrakan]]></category>
		<category><![CDATA[terlibat]]></category>
		<category><![CDATA[toyota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218040</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Toyota Innova P 1838 YP terlibat tabrakan dengan kereta api di perlintasan tanpa palang pintu di Kelurahan Bulusan, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Rabu (01/01/2025) sekitar pukul 12.40 WIB. Akibat kejadian itu, tiga orang yang dilaporkan satu keluarga asal Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi, harus menjalani perawatan. Sementara kendaraan, pun ringsek. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Toyota Innova P 1838 YP terlibat tabrakan dengan kereta api di perlintasan tanpa palang pintu di Kelurahan Bulusan, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Rabu (01/01/2025) sekitar pukul 12.40 WIB. Akibat kejadian itu, tiga orang yang dilaporkan satu keluarga asal Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi, harus menjalani perawatan. Sementara kendaraan, pun ringsek.</p>



<p>Peristiwa sendiri, diperoleh informasi bermula ketika mobil hendak menyebrang rel kereta api. Kondisi jalan yang menanjak, diduga membuat pengemudi tidak mengetahui adanya kereta Probowangi jurusan Banyuwangi-Surabaya, yang akan melintas.</p>



<p>&#8220;Mobil tertabrak di bagian belakang,&#8221; kata seorang saksi mata.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan bahwa kecelakaan terjadi di perlintasan tidak terjaga yang berada di kilometer 16+5 petak jalan antara Stasiun Argopuro &#8211; Stasiun Ketapang. Akibat dari insiden tersebut, KA Probowangi sempat berhenti untuk diperiksa lokomotif guna memastikan tidak ada kerusakan. Setelah dipastikan aman, kereta kembali berangkat menuju stasiun tujuan terakhir.</p>



<p>&#8220;Informasi dari masinis, sebelum melewati lokasi kejadian, masinis sudah membunyikan suling lokomotif berulang-ulang. Pada saat bersamaan, ada kendaraan yang melintas tanpa mengurangi kecepatan ataupun berhenti terlebih dahulu. Karena posisi sudah terlalu dekat, maka insiden tidak terhindarkan,&#8221; katanya. <strong>(tri/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218040</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
