<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>termuda, &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/termuda/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 22 Apr 2026 15:06:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>termuda, &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Gantikan Almarhum Ayah, Remaja 16 Tahun Jadi CJH Termuda Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/gantikan-almarhum-ayah-remaja-16-tahun-jadi-cjh-termuda-kota-malang</link>
					<comments>https://memontum.com/gantikan-almarhum-ayah-remaja-16-tahun-jadi-cjh-termuda-kota-malang#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[almarhum]]></category>
		<category><![CDATA[gantikan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Remaja]]></category>
		<category><![CDATA[termuda,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231872</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Di tengah ribuan Calon Jamaah Haji (CJH) yang mayoritas berusia dewasa dan lanjut usia, seorang remaja 16 tahun asal Kota Malang justru menjadi perhatian. Adalah Haidar Fata Rizki Santoso, yang berangkat ke Tanah Suci di tahun 2026, karena menggantikan ayahnya yang meninggal dunia. Kabar keberangkatan itu, tentunya datang pada momen yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Di tengah ribuan Calon Jamaah Haji (CJH) yang mayoritas berusia dewasa dan lanjut usia, seorang remaja 16 tahun asal Kota Malang justru menjadi perhatian. Adalah Haidar Fata Rizki Santoso, yang berangkat ke Tanah Suci di tahun 2026, karena menggantikan ayahnya yang meninggal dunia.</p>



<p>Kabar keberangkatan itu, tentunya datang pada momen yang tidak pernah dirinya duga. Beberapa hari setelah sang ayah wafat, surat panggilan haji tiba di rumahnya.</p>



<p>“Beberapa hari setelah Ayah meninggal, ada yang mengantar surat keberangkatan. Setelah itu, Bunda langsung mengurus pelimpahan ke Kemenag,” ujar Atta-sapaannya, saat ditemui di rumahnya Jalan Kertasari, Kebonsari, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Rabu (22/04/2026) tadi.</p>



<p>Awalnya, pihak keluarganya mengira usia minimal pelimpahan porsi haji adalah 17 tahun. Namun dalam aturan baru, memperbolehkan pelimpahan mulai usia 13 tahun. Sehingga, kesempatan itu terbuka bagi Atta yang saat ini masih duduk di bangku pendidikan pesantren.</p>



<p>Bagi Atta, perjalanan haji ini bukan sekadar ibadah pertama ke Tanah Suci. Melainkan, amanah terakhir dari ayahnya. Dirinya masih mengingat pesan sang ayah, saat semasa hidup. Karena itu, Atta mantap menerima pelimpahan porsi haji tersebut.</p>



<p>“Ayah selalu bilang, kalau Ayah sudah tidak ada, Mas Atta harus bisa mengurus semuanya di rumah dan saya senang sekali bisa berangkat haji ini. Karena, belum tentu ada kesempatan lagi. Niat saya memang untuk menggantikan Ayah,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Remaja yang merupakan anak kedua dari tiga bersaudara itu, bahkan telah menyiapkan doa khusus untuk seluruh keluarganya. &#8220;Selain menghajikan Ayah, nanti saat umrah ingin saya niatkan juga untuk Bunda, kakak, adik dan keluarga,” ucapnya.</p>



<p>Meski menjadi CJH termuda, Atta menunjukkan kesiapan matang. Pihak pondok pesantren memberikan dukungan penuh, termasuk izin mengikuti manasik dan mengurus administrasi keberangkatan. Dirinya bahkan mempercepat setoran hafalan Al-Quran, agar tidak tertinggal selama menjalankan ibadah haji.</p>



<p>Untuk persiapan fisik, Haidar rutin berlari setiap sore sesuai anjuran Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH). “Koper sudah siap, paspor sudah, tinggal berangkat saja,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Ibunda Atta, May Syaroh Buchori, mengaku proses pelimpahan berlangsung sangat cepat, bahkan mendekati batas akhir pelunasan tahap kedua. Setelah proses foto pelimpahan dilakukan, nama keberangkatan langsung berubah dari almarhum suami kepada putranya.</p>



<p>“Malam itu statusnya sudah berubah. Langsung cek kesehatan, upload data, siangnya istitaah keluar, langsung saya lunasi. Rasanya seperti dibukakan jalan,” ungkapnya.</p>



<p>Diketahui, almarhum ayah Haidar telah mendaftar haji sejak tahun 2011 dan sempat tertunda akibat pandemi Covid-19. Atta dijadwalkan berangkat bersama dengan Ibundanya pada kloter 11, Kamis (23/04/2026) besok, dari Lapangan Ki Angmor, Ksatrian, Kota Malang. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/gantikan-almarhum-ayah-remaja-16-tahun-jadi-cjh-termuda-kota-malang/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231872</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jadi Anggota DPRD Kota Malang Termuda, Muhammad Dwicky Siap Tampung Aspirasi Gen Z</title>
		<link>https://memontum.com/jadi-anggota-dprd-kota-malang-termuda-muhammad-dwicky-siap-tampung-aspirasi-gen-z</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Aug 2024 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[anggota]]></category>
		<category><![CDATA[Aspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[dwicky]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[muhammad]]></category>
		<category><![CDATA[tampung]]></category>
		<category><![CDATA[termuda,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=213325</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Muhammad Dwicky Salsabil Fauza, menjadi anggota termuda DPRD Kota Malang periode 2024-2029. Pria yang masih berusia 24 tahun ini, merasa bangga bisa bergabung di lembaga legislatif. Meskipun dalam hal ini, dirinya tidak ingin terlalu berlebihan dalam merayakan pencapaiannya. Pria yang kerap disapa Dwicky ini, merupakan salah satu anggota dari Partai Nasional [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Muhammad Dwicky Salsabil Fauza, menjadi anggota termuda DPRD Kota Malang periode 2024-2029. Pria yang masih berusia 24 tahun ini, merasa bangga bisa bergabung di lembaga legislatif. Meskipun dalam hal ini, dirinya tidak ingin terlalu berlebihan dalam merayakan pencapaiannya.</p>



<p>Pria yang kerap disapa Dwicky ini, merupakan salah satu anggota dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kota Malang. Dirinya sendiri juga masih menempuh pendidikan di salah satu Universitas Kota Malang.</p>



<p>“Bangga pasti, tapi saya tidak terlalu euforia. Sebelumnya juga sudah ada beberapa perwakilan generasi muda di DPRD. Seperti Mas Gagah, Mas Rendy, dan Mas Rimzah, yang juga seumuran saya saat menjabat,&#8221; kata Dwicky.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sebagai wakil dari generasi Z, Dwicky berharap dapat langsung klop dengan para anggota dewan yang lebih senior. Dirinya juga menyadari banyak agenda penting yang harus segera diselesaikan, termasuk pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) APBD 2025 setelah pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD).</p>



<p>“Menjadi anggota DPRD ini memang impian saya. Sekarang ini, Gen-Z saya kira sudah banyak yang melek dan bahkan maju langsung dalam dunia politik. Karena itu memang menjadikan warna baru di dunia perpolitikan Indonesia,” ujarnya.</p>



<p>Dwicky berharap, dengan duduk di jajaran legislatif, nantinya dapat mendorong ekonomi kreatif hingga perkembangan pembangunan di Kota Malang yang membawa semangat anak muda. “Dengan semangat dan visi yang segar, saya siap memperjuangkan kepentingan generasi muda dan masyarakat luas di DPRD Kota Malang,” tambahnya.</p>



<p>Menanggapi tantangan biaya tinggi dalam berpolitik, Dwicky tetap optimis dan menegaskan bahwa suara masyarakat tidak mudah dibeli. “Biaya pasti ada, tapi yang paling penting adalah bagaimana kita membawa aspirasi masyarakat dan turun langsung ke lapangan,” imbuh Dwicky. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213325</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
