<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>ternama &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/ternama/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Nov 2023 15:08:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>ternama &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>MFW 2023 Hadirkan 289 Desainer, Pj Wali Kota Kenakan Pakaian Desainer UMKM Ternama Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/mfw-2023-hadirkan-289-desainer-pj-wali-kota-kenakan-pakaian-desainer-umkm-ternama-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Nov 2023 10:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Desainer]]></category>
		<category><![CDATA[hadirkan]]></category>
		<category><![CDATA[kenakan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pakaian]]></category>
		<category><![CDATA[ternama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200853</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, bersama Pj Ketua TP PKK Kota Malang, Hanik Andriani Wahyu Hidayat dan keluarga, turut meriahkan kegiatan Malang Fashion Week (MFW) 2023, yang berlangsung di Mal Sarinah, Kota Malang, Kamis (02/11/2023) sore. Tidak hanya itu, dihadapan para penonton, mereka juga tampil berlenggak lenggok dengan mengenakan pakaian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, bersama Pj Ketua TP PKK Kota Malang, Hanik Andriani Wahyu Hidayat dan keluarga, turut meriahkan kegiatan Malang Fashion Week (MFW) 2023, yang berlangsung di Mal Sarinah, Kota Malang, Kamis (02/11/2023) sore. Tidak hanya itu, dihadapan para penonton, mereka juga tampil berlenggak lenggok dengan mengenakan pakaian produk UMKM milik desainer ternama Kota Malang, yakni Sam Suga.</p>



<p>“Tentu melalui kegiatan ini, harapannya memang MFW bisa menjadi media memperkenalkan dan mempromosikan produk UMKM Kota Malang di mata lokal maupun nasional dan internasional. Karena dengan kearifan lokal yang ada, tentunya menjadi daya tarik tersendiri. Sehingga, diharapkan juga bisa dikenal di seluruh Indonesia dan juga dunia,” jelas Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Apalagi, ujarnya, gelaran MFW menurutnya juga sudah diselenggarakan sebanyak enam kali berturut-turut. Sehingga, diharapkan nantinya dapat membawa nama Kota Malang, terutama dalam bidang fesyen yang merupakan salah satu sub sektor dari Ekonomi Kreatif (Ekraf).</p>



<p>“Ekraf kitakan sudah dikenal. Kemarin juga Ekraf kita mendapatkan penghargaan dan Bu Gubernur juga mengintruksikan agar Ekraf yang ada di Kota Malang ini bisa lebih baik lagi,” katanya.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Kemudian, Wahyu juga menyampaikan apabila ada korelasi yang baik antara potensi ekonomi dengan produk-produk UMKM lokal, maka menurutnya pertumbuhan ekonomi juga akan meningkat. &#8220;Jadi memang kita harapkan dengan kolaborasinya UMKM bersama MFW 2023 ini, potensi UMKM lokal kita bisa semakin terangkat. Seperti yang saya sampaikan tadi, ada korelasi yang baik antara potensi ekonomi kita dengan produk-produk UMKM,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Founder Malang Fashion Week, Agus Sunandar, menyampaikan jika gelaran tersebut akan berlangsung selama 4 hari hingga Senin, (05/11/2023) mendatang. Selain itu, juga melibatkan 289 desainer yang terbagi dalam tiga klasifikasi, yaitu desainer profesional, guess designer dan young designer atau desainer pemula.</p>



<p>“Untuk guess designer ada 13, mereka sebagian besar dari luar negeri. Ada dari Thailand, Singapore, dan dari Kuala Lumpur. Kemudian profesional desainer nya ada 60 an, dan sisanya adalah young designer,” ucap Sam Suga-sapaanya.</p>



<p>Untuk tema besar dalam gelaran MFW 2023, yaitu Diverse, dimana kata tersebut berasal dari kata Diversity, yang artinya perbedaan. Itu dipilih, karena mengangkat berbagai macam perbedaan, mulai dari berbagai macam budaya, aneka ragam kesenian, hingga produk-produk beraneka ragam dari Indonesia.</p>



<p>“Itu dieksplor oleh desainer menjadi sebuah koleksi fesyen yang harmoni dan bagus. Sehingga kita bisa melahirkan sebuah produk fesyen dari keberagaman,” imbuhnya. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200853</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Yayasan Jannaka Indonesia Gandeng Influencer Ternama Beri Inspirasi Perempuan di Malang Raya</title>
		<link>https://memontum.com/yayasan-jannaka-indonesia-gandeng-influencer-ternama-beri-inspirasi-perempuan-di-malang-raya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Jul 2023 11:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[beri]]></category>
		<category><![CDATA[gandeng]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Influencer]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[jannaka]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan,]]></category>
		<category><![CDATA[raya]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[ternama]]></category>
		<category><![CDATA[yayasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193398</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kegiatan bincang asik bersama Yayasan Jannaka Indonesia, dengan menggandeng salah satu influencer perempuan ternama yaitu Rachel Venya, berlangsung di salah satu cafe Kota Malang, Sabtu (15/07/2023) tadi. Founder Yayasan Jannaka Indonesia, Rino Lande, menyampaikan jika dengan melibatkan salah satu influencer, pihaknya ingin memberikan sebuah inspirasi pada perempuan-perempuan yang sedang menjalankan sebuah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kegiatan bincang asik bersama Yayasan Jannaka Indonesia, dengan menggandeng salah satu influencer perempuan ternama yaitu Rachel Venya, berlangsung di salah satu cafe Kota Malang, Sabtu (15/07/2023) tadi.</p>



<p>Founder Yayasan Jannaka Indonesia, Rino Lande, menyampaikan jika dengan melibatkan salah satu influencer, pihaknya ingin memberikan sebuah inspirasi pada perempuan-perempuan yang sedang menjalankan sebuah bisnis. Apalagi, pihaknya meyakini jika usaha yang dijalankan oleh perempuan memiliki potensi bertahan lebih lama.</p>



<p>“Kami sangat percaya teori the power of emak emak (kekuatan ibu-ibu,red), karena perempuan ini lebih amanah. Sehingga, tidak ada usaha yang gagal dari mereka. Meskipun mayoritas usaha yang dijalankan masih sebatas usaha informal dalam skala kecil,” kata Rino Lande.</p>



<p>Apalagi dalam salah satu program yang telah dijalankan, yaitu warung bergulir dengan memberdayakan para perempuan agar lebih mandiri. Seperti salah satunya, yaitu menggandeng para guru TK di Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang.</p>



<p>“Program tersebut ditandai dengan bantuan modal dan pendampingan usaha bagi guru TK yang mayoritas adalah kaum perempuan. Di tahun 2022, dari program tersebut mampu melahirkan satu usaha, kemudian mengalami peningkatan signifikan yakni tiga usaha baru muncul setiap bulanya,” jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Namun, menurutnya pengembangan usaha masih terbentur dengan pola hidup sosial yang membuat kegelisah para perempuan. Karena, terkadang para perempuan sering kali bimbang antara mengurus rumah tangga atau memulai mengembangkan usaha dengan konsekuensi membutuhkan waktu dan perhatian lebih.</p>



<p>“Karena kegelisahan itu lah saya menggandeng Rachel Venya, untuk memberikan inspirasi kepada kaum perempuan Malang Raya dalam rangka mengembangkan usahanya. Karena sosok Rachel Venya dipandang tepat yang patut diacungi jempol dalam hal berbisnis yang digelutinya,” tambah pria yang juga Politisi PKB ini.</p>



<p>Sementara itu, Rachel Venya, menyampaikan jika untuk menjawab kegelisahan para perempuan tersebut, menurutnya perlu dibutuhkan konsistensi dan inovasi. Apalagi dalam menjalankan sebuah bisnis, juga ditemui kegagalan.</p>



<p>“Misalnya jualan pisang goreng tidak laku, tapi terus jualan. Ya jangan, itu harus di upgrade dengan inovasi-inovasi yang sedang tren saat ini. Karena tiap tahun itu mesti berubah,” ucap Rachel, saat bincang asik.</p>



<p>Tidak hanya itu, Rachel juga menambahkan, jika saat ini teknologi semakin maju maka masyarakat pun juga perlu memanfaatkan media sosial yang ada, apalagi itu dapat diakses oleh siapa saja. Sehingga, pemasaran usaha bisa dikenal dengan masyarakat luas.</p>



<p>“Karena dalam mengembangkan dunia bisnis itu bisa melalui dunia online. Tinggal promosi di account, dan jangan takut. Dimulai dari followers sedikit tidak apa-apa yang penting tetap konsisten, dan bisa di share,” imbuh Rachel. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193398</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
