<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>terpengaruh &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/terpengaruh/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 26 Feb 2025 08:51:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>terpengaruh &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Terpengaruh Miras, Dua Pria Diciduk Polsekta Kedungkandang Usai Gondol 480 Telur Omega</title>
		<link>https://memontum.com/terpengaruh-miras-dua-pria-diciduk-polsekta-kedungkandang-usai-gondol-480-telur-omega</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Feb 2025 07:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[diciduk]]></category>
		<category><![CDATA[gondol]]></category>
		<category><![CDATA[Kedungkandang]]></category>
		<category><![CDATA[Miras]]></category>
		<category><![CDATA[polsekta]]></category>
		<category><![CDATA[terpengaruh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219674</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Petugas Polsek Kedungkandang berhasil meringkus dua pelaku pencurian telur ayam kampung Omega. Keduanya tersangka itu, berinisial TP alias Yogi (32), warga Jalan Muharto, Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang dan GS (17), seorang siswa Kelas 1 SMA. Keduanya sendiri, telah mencuri sebanyak 480 telur senilai sekitar Rp 1 juta, milik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Petugas Polsek Kedungkandang berhasil meringkus dua pelaku pencurian telur ayam kampung Omega. Keduanya tersangka itu, berinisial TP alias Yogi (32), warga Jalan Muharto, Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang dan GS (17), seorang siswa Kelas 1 SMA.</p>



<p>Keduanya sendiri, telah mencuri sebanyak 480 telur senilai sekitar Rp 1 juta, milik Juliani (55), warga Jalan Lalsamana Martadinata, Gang IIB, Kelurahan Kota Lama, Jumat (21/02/2025) dini hari. Hanya saja, belum sempat menjual barang curiannya, TP dan GS sudah berhasil ditangkap polisi. Sedangkan Rn, atau pelaku lainnya masih berstatus buron.</p>



<p>Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono melalui Plt Kapolsek Kedungkandang, AKP Sugeng Iryanto, mengatakan bahwa sebelum kejadian, korban memesan telur dari Blitar. Telur tersebut kemudian diantar oleh penjual dan diletakkan di depan rumah korban pada Jumat (21/02/2025) sekitar pukul 03.00.</p>



<p>&#8220;Telur tersebut kemudian diletakkan di depan pintu rumah. Namun tidak lama kemudian, muncul tiga pelaku yang berboncengan mengendarai motor melintas di lokasi. Saat itulah pelaku mencuri telur tersebut dan segera kabur,&#8221; kata AKP Sugeng, saat rilis Rabu (26/02/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kejadian ini, lanjutnya, diketahui oleh korban pada keesokan paginya hingga melapor kejadian ke Polsek Kedungkandang. Aksi pelaku ini, terekam CCTV dan sempat viral di media sosial. Petugas sendiri, kemudian melakukan penyelidikan hingga berhasil menangkap TP pada Sabtu (22/02/2025) malam. Petugas kemudian melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan GS. Sedangkan RN, masih buron.</p>



<p>&#8220;Telur hasil curian belum dijual. Barang bukti kami amankan dari salah satu rumah pelaku. Atas perbuatannya, pelaku kami kenakan Pasal 364 KUHP,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Karena kerugiannya di bawah Rp 2,5 juta dan para pelaku ini baru sekali melakukan pencurian, maka akan mendapat Restorative Justice (RJ).</p>



<p>Sementara itu, TP mengaku perbuatannya itu dilakukan karena iseng sehabis pesta Miras. &#8220;Rencananya, hasil curian itu akan kami jual untuk beli Miras. Ini baru pertama kalinya dan sebelumnya saya tidak pernah mencuri,&#8221; ujarnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219674</post-id>	</item>
		<item>
		<title>HET Beras SPHP Naik, Daya Beli Masyarakat di Pasar Kota Malang Terpengaruh</title>
		<link>https://memontum.com/het-beras-sphp-naik-daya-beli-masyarakat-di-pasar-kota-malang-terpengaruh</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 May 2024 05:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[terpengaruh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209644</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Kota Malang, kini mengalami kenaikan harga. Dari yang sebelumnya Rp 54.500 per 5 kg, kini menjadi Rp 62.500 per 5 kg. Hal itu, pun dikeluhkan oleh pedagang pasar. Salah satu pedagang Pasar Kasin, Wati, mengatakan jika kenaikan itu sudah terjadi sejak satu minggu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Kota Malang, kini mengalami kenaikan harga. Dari yang sebelumnya Rp 54.500 per 5 kg, kini menjadi Rp 62.500 per 5 kg. Hal itu, pun dikeluhkan oleh pedagang pasar.</p>



<p>Salah satu pedagang Pasar Kasin, Wati, mengatakan jika kenaikan itu sudah terjadi sejak satu minggu terakhir, setelah dilakukan pengiriman. Akibatnya, masyarakat saat ini beralih mengonsumsi beras premium.</p>



<p>“Karena selisihnya beras SPHP sama premium itu sedikit atau hanya Rp 6 ribu. Beras premium sudah turun. Kalau dahulu banyak yang beli, apalagi saat Hari Raya Idul Fitri kemarin,” kata Wati, Selasa (21/05/2024) tadi.</p>



<p>Dikatakan Wati, kenaikan harga beras SPHP tersebut berpengaruh terhadap daya beli masyarakat. Jika biasanya 100 kg habis dalam kurun waktu satu minggu, kini hanya mampu menghabiskan 20 kg dalam seminggu.</p>



<p>“Kalau dahulu itu 100 kg dalam seminggu itu masih kurang sebenarnya. Apalagi pembeli itu kan juga dijatah hanya bisa beli 3 sak beras 5 kg an, jadi mereka kebanyakan bawa saudara, bahkan sekeluarga kalau mau beli SPHP,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Senada dengan itu, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan jika kenaikan harga beras SPHP tersebut berpengaruh pada permintaan masyarakat. Akan tetapi, tidak berpengaruh pada stok yang ada. Terlebih, kenaikan harga tersebut memiliki kondisi yang berbeda dengan momen Hari Raya.</p>



<p>&#8220;Beras SPHP dari pemerintah naik, masyarakat beralih ke premium, daya belinya tidak berpengaruh ke masyarakat. Stok juga tidak berpengaruh, masih aman,&#8221; tambah Wahyu.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Bulog Malang, Siane Dwi Agustina, menyampaikan bahwa kenaikan itu terjadi karena Harga Eceran Teringgi (HET) naik. Selain itu, juga karena saat ini sudah panen raya. Sehingga, permintaan dari masyarakat sedikit menurun.</p>



<p>“Begitu juga dari gudangnya, otomatis mengalami kenaikan dari yang sebelumnya Rp 9.950 ribu menjadi Rp 11.000 ribu. Soal permintaan kan sekarang ini karena panen raya, sehingga permintaannya agak menurun. Karena memang beras yang ada di masyarakat stok agak banyak,” ucap Siane.</p>



<p>Kemudian, ditambahkannya bahwa stok beras di Kota Malang cukup aman, yakni 13 ribu ton. Itu dapat mencukupi hingga 6 bulan ke depan. Apalagi di Kota Malang sendiri mulai bulan April sampai dengan Juni 2024, menyalurkan bantuan pangan di masyarakat. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209644</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Terpengaruh Miras, Dua Remaja Probolinggo Ditangkap Akibat Dugaan Penganiayaan</title>
		<link>https://memontum.com/terpengaruh-miras-dua-remaja-probolinggo-ditangkap-akibat-dugaan-penganiayaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Dec 2023 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[akibat]]></category>
		<category><![CDATA[Ditangkap]]></category>
		<category><![CDATA[dugaan]]></category>
		<category><![CDATA[Miras]]></category>
		<category><![CDATA[penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Remaja]]></category>
		<category><![CDATA[terpengaruh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=203326</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Dua pria berinisial MA (27), warga Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo dan AFR (24), warga Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, harus berurusan dengan pihak kepolisian. Itu karena, ulahnya yang diduga menganiaya IDP (17), yang sedang bersantai di Pelabuhan Perikanan Kota Probolingg, Minggu (10/12/2023) sore. Kapolres Kota Probolinggo, AKBP Wadi Sa&#8217;bani melalui Kasi Humas Iptu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Dua pria berinisial MA (27), warga Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo dan AFR (24), warga Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, harus berurusan dengan pihak kepolisian. Itu karena, ulahnya yang diduga menganiaya IDP (17), yang sedang bersantai di Pelabuhan Perikanan Kota Probolingg, Minggu (10/12/2023) sore.</p>



<p>Kapolres Kota Probolinggo, AKBP Wadi Sa&#8217;bani melalui Kasi Humas Iptu Zainullah, mengatakan bahwa penangkapan terhadap para pelaku tersebut dilakukan setelah adanya laporan korban. Atas laporan itu, petugas kemudian melakukan penyelidikan. &#8220;Akibat penganiayaan itu, korban yang masih dibawah umur mengalami luka luka,&#8221; katanya, Kamis (14/12/2023) tadi.</p>



<p>Iptu Zainullah menjelaskan, bahwa saat itu korban bersama dengan dua orang temannya sedang bersantai sembari berfoto-foto. Kemudian, korban bersama temannya tersebut dihampiri pelaku dan melakukan kekerasan terhadap korban.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Jadi saat itu, korban IDP bersama dengan dua orang temannya sedang duduk bersantai sambil foto-foto di Pantai Pelabuhan Mayangan. Tidak lama kemudian, korban didatangi oleh para pelaku yang sebelumnya diketahui sedang bergerombol. Tiba-tiba salah satu orang memukul kepala IDP berkali-kali dari arah belakang,” ceritanya.</p>



<p>Korban kemudian berusaha melarikan diri bersama dengan temannya. Namun, dirinya terjatuh dan mendapatkan serangan dari pelaku MA dan AFR beserta gerombolannya. Sehingga, warga yang berada di sekitar lokasi melerai aksi penganiayaan itu. &#8220;Sebelumnya, mereka memang diketahui sedang minum-minuman keras di sana. Untuk dua tersangka lainnya, masih dalam pengejaran kami,&#8221; katanya.</p>



<p>Sedangkan untuk barang bukti yang berhasil diamankan petugas, diantaranya berupa satu unit sepeda motor Yamaha Vixion, satu unit sepeda motor Honda Scoopy, satu kaos oblong warna biru dan satu buah kaos oblong warna merah. Akibat perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 170 KUHPidana, atau Pasal 80 Ayat 3 UURI No 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">203326</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Soal Bacawapres Gibran, DPC PDI-Perjuangan Kota Malang: Tegak Lurus dan Tidak Terpengaruh Partai Lain</title>
		<link>https://memontum.com/soal-bacawapres-gibran-dpc-pdi-perjuangan-kota-malang-tegak-lurus-dan-tidak-terpengaruh-partai-lain</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Oct 2023 09:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bacawapres]]></category>
		<category><![CDATA[gibran]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[partai]]></category>
		<category><![CDATA[PDI Perjuangan]]></category>
		<category><![CDATA[terpengaruh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200685</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menanggapi soal putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, yang menjadi Bacawapres dari pasangan Bacapres Prabowo Subianto, Ketua DPC PDI-Perjuangan Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, mengaku tidak akan terpengaruh oleh Bacapres dan Bacawapres dari partai lain. Pria yang kerap disapa Made, ini menyampaikan jika sebelumnya DPP PDI-Perjuangan, Ahmad Basarah, telah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Menanggapi soal putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, yang menjadi Bacawapres dari pasangan Bacapres Prabowo Subianto, Ketua DPC PDI-Perjuangan Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, mengaku tidak akan terpengaruh oleh Bacapres dan Bacawapres dari partai lain.</p>



<p>Pria yang kerap disapa Made, ini menyampaikan jika sebelumnya DPP PDI-Perjuangan, Ahmad Basarah, telah menginstruksikan bahwa akan memfokuskan pada penguatan internal partai, akar rumput dan pelayanan kepada rakyat. “Intruksi dari pusat sudah jelas. Jangan terpengaruh oleh dansa politik, oleh penguasa atau partai lain. Kita fokus pada kemenangan kita. Kita diminta turun ke masyarakat untuk pintu-pintu rumah rakyat. Kita melayani di tengah rakyat. Karena suara itu ada di rakyat,” jelas pria yang juga Ketua DPRD Kota Malang, Senin (30/10/2023) tadi.</p>



<p>Kemudian, pihaknya juga menegaskan bahwa kader dari PDI-Perjuangan tidak boleh mendukung calon yang diusung di luar partai. Jika hal tersebut ditemukan, maka secara struktural akan dievaluasi. Karena itu, menurutnya menjadi bagian dari tegak lurus dari Ketua Umum PDI-Perjuangan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kita yakin, PDI-Perjuangan ini tegak lurus. Ini sama sekali tidak terjadi dilematis, khususnya di DPC Kota Malang. Pada saat pasca pengumuman Bacapres dan Bacawapres Pak Prabowo dan Gibran, kita langsung konsolidasi dan tidak ada kebimbangan di internal kami. Tetap mendukung apapun yang sudah diputuskan oleh DPP melalui ketua umum,” tambahnya.</p>



<p>Tidak hanya itu, Made juga menganggap, bahwa kader PDI-Perjuangan yang menyebrang partai dianggap sebagai produk gagal. Apalagi, hal tersebut bukan kali pertama terjadi dan sudah ada beberapa kader PDI-Perjuanhan lainnya yang menyebrang. Meskipun begitu, Made memiliki semangat yang tinggi untuk memenangkan pasangan Bacapres Ganjar Pranowo dengan Bacawapres Mahfud MD dalam Pemilu 2024 mendatang.</p>



<p>“Yang jelas, kita menyiapkan semua mekanisme partai yang panjang. Kemudian, mekanisme partai yang lewat pengkaderan itu semua akan kembali pada karakternya masing-masing. Ini tidak yang pertama, beberapa kader PDI-Perjuangan yang menyebrang ke partai lain, bisa dilihat bagaimana nasibnya. Yang jelas, kembali pada karakter dan pribadi masing-masing,” imbuh Made. <strong>(rsy/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200685</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
