<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>terseret arus sungai &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/terseret-arus-sungai/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 18 Mar 2023 13:32:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>terseret arus sungai &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Terseret Arus Sungai Sejauh 54 Kilometer, Pencari Pasir di Blitar Ditemukan Tak Bernyawa di Kota Kediri</title>
		<link>https://memontum.com/terseret-arus-sungai-sejauh-54-kilometer-pencari-pasir-di-blitar-ditemukan-tak-bernyawa-di-kota-kediri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Mar 2023 11:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan Tak Bernyawa]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[terseret arus]]></category>
		<category><![CDATA[terseret arus sungai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=185257</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Tim SAR gabungan menemukan keberadaan Samsudin (44), warga Desa Ngaglik, Kabupaten Blitar, di aliran Sungai Brantas, Kecamatan Kediri Kota, Kota Kediri, Sabtu (18/03/2023) sekitar pukul 16.50. Samsudin sendiri, merupakan seorang pencari pasir sungai yang sebelumnya dilaporkan telah tenggelam saat berenang setelah mencari pasir di Sungai Brantas, Kecamatan Sanan Kulon, Kabupaten Blitar, pada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Tim SAR gabungan menemukan keberadaan Samsudin (44), warga Desa Ngaglik, Kabupaten Blitar, di aliran Sungai Brantas, Kecamatan Kediri Kota, Kota Kediri, Sabtu (18/03/2023) sekitar pukul 16.50. Samsudin sendiri, merupakan seorang pencari pasir sungai yang sebelumnya dilaporkan telah tenggelam saat berenang setelah mencari pasir di Sungai Brantas, Kecamatan Sanan Kulon, Kabupaten Blitar, pada Kamis (16/03/2023) lalu.</p>



<p>Koordinator Pos SAR Trenggalek, Yoni Fariza, mengatakan bahwa korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal di lokasi yang berjarak sekitar 54 km dari lokasi awal tempat korban tenggelam. Saksi yang kali pertama menemukan, adalah warga sekitar yang melihat keberadaan korban mengapung di sungai. Saksi kemudian melaporkan hal ini kepada aparat kepolisian setempat.</p>



<p>Setelah mendapatkan informasi penemuan jenazah tersebut, lanjut Yoni, tim SAR gabungan kemudian mengerahkan tim menuju ke lokasi yang dimaksud, untuk melakukan evakuasi. &#8220;Jenazah tersebut kemudian dievakuasi dari sungai dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kediri guna dilakukan proses identifikasi oleh petugas berwenang bersama dengan pihak keluarga korban,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Setelah melihat ciri-ciri jenazah yang ditemukan tersebut, pihak keluarga berkeyakinan bahwa jenazah tersebut adalah Samsudin, anggota keluarga mereka yang sebelumnya hanyut di sungai Brantas. &#8220;Sebelumnya dalam upaya mencari keberadan korban, tim SAR gabungan telah mengerahkan 1 SRU air untuk melakukan penyisiran di sungai Brantas dengan menggunakan perahu karet,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>SRU air berupaya melakukan manuver perahu karet agar timbul gelombang air besar di beberapa lokasi yang dicurigai. Gelombang air ini dapat mengangkat benda-benda, termasuk korban, yang diduga posisinya ada di dalam sungai.</p>



<p>Pada saat yang bersamaan, satu SRU darat bergerak melakukan pengamatan di beberapa lokasi di sepanjang DAS Brantas, sambil menyebarluaskan informasi kejadian hilangnya korban kepada warga yang beraktivitas di sekitar sungai.</p>



<p>“Dengan menyebarluaskan informasi kejadian hanyutnya korban ini, diharapkan warga akan memberikan informasi kepada Tim SAR gabungan jika melihat posisi korban yang sedang dicari,” kata Yoni.</p>



<p>Sejumlah pihak ikut bekerjasama dalam proses pencarian hingga evakuasi korban ini, diantaranya tim Pos SAR Trenggalek, BPBD kabupaten Blitar, RESOB, Satpolairud Pores Blitar, Polsek Sanan Kulon, Koramil Sanan Kulon, PMI, IEA, Damkar, Agen Bencana Jatim, RAPI, LMII, Pemdes Bendosari, warga sekitar dan potensi SAR lainnya. <strong>(hms/sar/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">185257</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bocah SD Patrang Terseret Arus Bedadung Jember</title>
		<link>https://memontum.com/bocah-sd-patrang-terseret-arus-bedadung-jember</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2020 05:28:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Patrang]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Bedadung]]></category>
		<category><![CDATA[terseret arus sungai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/107398-bocah-sd-patrang-terseret-arus-bedadung-jember</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Warga Jalan M Sroedji Patrang, Minggu Minggu (1/3/2020) siang dikejutkan dengan teriakan minta tolong dari 2 bocah yakni FHM dan IBN siswa kelas 6 SD di Patrang. Dua siswa SD tersebut berteriak minta tolong karena salah satu temannya (KA) terseret arus sungai Bedadung yang ada di belakang gedung Diploma III Universitas Negeri [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember </strong>&#8211; Warga Jalan M Sroedji Patrang, Minggu Minggu (1/3/2020) siang dikejutkan dengan teriakan minta tolong dari 2 bocah yakni FHM dan IBN siswa kelas 6 SD di Patrang. Dua siswa SD tersebut berteriak minta tolong karena salah satu temannya (KA) terseret arus sungai Bedadung yang ada di belakang gedung Diploma III Universitas Negeri Jember.</p>
<p>Informasi yang berhasil dihimpun Memontum.com, KA, FHM dan IBN yang merupakan warga Jalan Srikoyo, berniat buang air besar (BAB) dan mandi di sungai. Namun karena arusnya deras, salah satu dari ketiganya, yakni KA terseret arus.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-107399" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200301-WA0091-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200301-WA0091-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200301-WA0091-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200301-WA0091-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200301-WA0091-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Tadi ketiganya usai BAB korban diajak mandi, korban lebih dulu mandi, kemudian mengajak kedua temannya untuk ke tengah, tujuannya mencari yang agak dangkal, saat mau ke tengah, arusnya deras, korban terseret, kedua temannya ingin menolong tapi gak kuat, akhirnya korban hilang,&#8221; ujar Sugeng Hariyadi (39) salah satu warga di lokasi kejadian.</p>
<p>Sugeng menceritakan, pada saat kejadian, ada seorang pemancing yang diketahui bernama Kurniawan, melihat dari seberang sungai, korban terseret arus sungai, dan tidak bisa berenang.</p>
<p>Melihat itu kurniawan berupaya untuk menolongnya, namun usahanya gagal, karena korban jaraknya cukup jauh dari kejadian dan arus sungai cukup deras, karena korban tidak ditemukan, akhirnya warga melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Patrang.</p>
<p>Mendapat pelaporan tersebut, pihak Polsek berkoordinasi dengan Basarnas dan TNI untuk melakukan pencarian korban, sesaat kemudian terlihat Tim datang ke lokasi dan melalukan pencarian dengan menggunakan perahu karet.</p>
<p>Hingga berita ini ditulis, Tim yang terdiri dari Polsek Patrang, Basarnas, TNI dengan dibantu warga masih menyisir sungai Bedadung untuk pencarian korban.<strong> (gik/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">107398</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
