<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>terseret arus &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/terseret-arus/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 18 Mar 2023 13:32:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>terseret arus &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Terseret Arus Sungai Sejauh 54 Kilometer, Pencari Pasir di Blitar Ditemukan Tak Bernyawa di Kota Kediri</title>
		<link>https://memontum.com/terseret-arus-sungai-sejauh-54-kilometer-pencari-pasir-di-blitar-ditemukan-tak-bernyawa-di-kota-kediri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Mar 2023 11:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan Tak Bernyawa]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[terseret arus]]></category>
		<category><![CDATA[terseret arus sungai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=185257</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Tim SAR gabungan menemukan keberadaan Samsudin (44), warga Desa Ngaglik, Kabupaten Blitar, di aliran Sungai Brantas, Kecamatan Kediri Kota, Kota Kediri, Sabtu (18/03/2023) sekitar pukul 16.50. Samsudin sendiri, merupakan seorang pencari pasir sungai yang sebelumnya dilaporkan telah tenggelam saat berenang setelah mencari pasir di Sungai Brantas, Kecamatan Sanan Kulon, Kabupaten Blitar, pada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Tim SAR gabungan menemukan keberadaan Samsudin (44), warga Desa Ngaglik, Kabupaten Blitar, di aliran Sungai Brantas, Kecamatan Kediri Kota, Kota Kediri, Sabtu (18/03/2023) sekitar pukul 16.50. Samsudin sendiri, merupakan seorang pencari pasir sungai yang sebelumnya dilaporkan telah tenggelam saat berenang setelah mencari pasir di Sungai Brantas, Kecamatan Sanan Kulon, Kabupaten Blitar, pada Kamis (16/03/2023) lalu.</p>



<p>Koordinator Pos SAR Trenggalek, Yoni Fariza, mengatakan bahwa korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal di lokasi yang berjarak sekitar 54 km dari lokasi awal tempat korban tenggelam. Saksi yang kali pertama menemukan, adalah warga sekitar yang melihat keberadaan korban mengapung di sungai. Saksi kemudian melaporkan hal ini kepada aparat kepolisian setempat.</p>



<p>Setelah mendapatkan informasi penemuan jenazah tersebut, lanjut Yoni, tim SAR gabungan kemudian mengerahkan tim menuju ke lokasi yang dimaksud, untuk melakukan evakuasi. &#8220;Jenazah tersebut kemudian dievakuasi dari sungai dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kediri guna dilakukan proses identifikasi oleh petugas berwenang bersama dengan pihak keluarga korban,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Setelah melihat ciri-ciri jenazah yang ditemukan tersebut, pihak keluarga berkeyakinan bahwa jenazah tersebut adalah Samsudin, anggota keluarga mereka yang sebelumnya hanyut di sungai Brantas. &#8220;Sebelumnya dalam upaya mencari keberadan korban, tim SAR gabungan telah mengerahkan 1 SRU air untuk melakukan penyisiran di sungai Brantas dengan menggunakan perahu karet,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>SRU air berupaya melakukan manuver perahu karet agar timbul gelombang air besar di beberapa lokasi yang dicurigai. Gelombang air ini dapat mengangkat benda-benda, termasuk korban, yang diduga posisinya ada di dalam sungai.</p>



<p>Pada saat yang bersamaan, satu SRU darat bergerak melakukan pengamatan di beberapa lokasi di sepanjang DAS Brantas, sambil menyebarluaskan informasi kejadian hilangnya korban kepada warga yang beraktivitas di sekitar sungai.</p>



<p>“Dengan menyebarluaskan informasi kejadian hanyutnya korban ini, diharapkan warga akan memberikan informasi kepada Tim SAR gabungan jika melihat posisi korban yang sedang dicari,” kata Yoni.</p>



<p>Sejumlah pihak ikut bekerjasama dalam proses pencarian hingga evakuasi korban ini, diantaranya tim Pos SAR Trenggalek, BPBD kabupaten Blitar, RESOB, Satpolairud Pores Blitar, Polsek Sanan Kulon, Koramil Sanan Kulon, PMI, IEA, Damkar, Agen Bencana Jatim, RAPI, LMII, Pemdes Bendosari, warga sekitar dan potensi SAR lainnya. <strong>(hms/sar/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">185257</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Korban Terseret Arus Sungai Bondoyudo Lumajang Ditemukan 5 Kilometer dari Lokasi Pertama</title>
		<link>https://memontum.com/korban-terseret-arus-sungai-bondoyudo-lumajang-ditemukan-5-kilometer-dari-lokasi-pertama</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Mar 2023 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Bondoyudo]]></category>
		<category><![CDATA[terseret arus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=184391</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Usaha pencarian terhadap korban terseret arus Sungai Bondoyudo di Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, yakni MF (16), santri putra Pondok Pesantren Bustanul Ulum Lumajang, akhirnya membuahkan hasil, Jumat (03/03/2023) tadi. Jenazah korban, berhasil ditemukan sejauh 5 kilometer dari titik awal, korban dilaporkan. Dengan ditemukannya jenazah korban, maka usaha pencarian Tim SAR gabungan, di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Usaha pencarian terhadap korban terseret arus Sungai Bondoyudo di Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, yakni MF (16), santri putra Pondok Pesantren Bustanul Ulum Lumajang, akhirnya membuahkan hasil, Jumat (03/03/2023) tadi. Jenazah korban, berhasil ditemukan sejauh 5 kilometer dari titik awal, korban dilaporkan.</p>



<p>Dengan ditemukannya jenazah korban, maka usaha pencarian Tim SAR gabungan, di hari ketiga pun akan dihentikan. Jenazah korban, selanjutnya dievakuasi oleh tim SAR untuk selanjutnya dibawa ke Pondok Pesantren Bustanul Ulum.</p>



<p>“Jenazah korban ditemukan pukul 12.30. Yakni pada koordinat 08°10&#8217;24.321&#8243;S 113°17&#8217;05.046&#8243;E sejauh 5 km dari lokasi kejadian” jelas Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC), M Hariyadi, dalam operasi pencarian ini.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-4-3 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Korban Terseret Arus Sungai Bondoyudo Lumajang Ditemukan 5 Kilometer dari Lokasi Pertama" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/XG4IFlpzzPY?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Sebelumnya, atau pada Rabu (01/03/2023) lalu, korban bersama empat temannya yang lain, tengah mencuci karpet kamar asrama pondok di Sungai Bondoyudo. “Menurut laporan yang kami terima, korban menggunakan kayu sebagai pelampung saat mereka mandi atau usai mencuci karpet,” tambah Hariyadi.</p>



<p>Mendapatkan laporan tersebut, Kantor SAR Surabaya menggerakkan 1 tim rescue Pos SAR Jember, untuk menuju lokasi melakukan operasi pencarian dengan membawa peralatan water rescue, juga alat pencarian sonar, Aqua Eye. Tidak hanya 1 tim rescue Pos SAR Jember, upaya pencarian juga dilakukan oleh unsur SAR gabungan antara lain BPBD Lumajang, Polsek Jatiroto, Koramil Jatiroto, Biting Rescue, Lumajang Rescue, Siluman Rescue, Baret Rescue, Pengurus Ponpes Bustanul Ulum, FAJI Lumajang, dan juga masyarakat sekitar. <strong>(hms/sar/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">184391</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hujan Angin dan Ombak Besar Hentikan Sementara Pencarian Pelajar Kediri yang Terseret Ombak di Pantai Prigi</title>
		<link>https://memontum.com/hujan-angin-dan-ombak-besar-hentikan-sementara-pencarian-pelajar-kediri-yang-terseret-ombak-di-pantai-prigi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Jan 2023 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[hilang]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Ombak Besar]]></category>
		<category><![CDATA[pencarian]]></category>
		<category><![CDATA[terseret arus]]></category>
		<category><![CDATA[Terseret Ombak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=180856</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Usaha pencarian terhadap satu dari empat pelajar asal Kediri, yang terseret ombak di Pantai Prigi, Kabupaten Trenggalek, harus dihentikan sementara, Minggu (01/01/2023) sore. Penghentian paksa pencarian satu korban yang masih terseret ombak tersebut, dikarenakan faktor cuaca yang tidak mendukung. Meski pun, petugas gabungan hingga Basarnas, Polairud dan nelayan warga, turut dilibatkan dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Usaha pencarian terhadap satu dari empat pelajar asal Kediri, yang terseret ombak di Pantai Prigi, Kabupaten Trenggalek, harus dihentikan sementara, Minggu (01/01/2023) sore.</p>



<p>Penghentian paksa pencarian satu korban yang masih terseret ombak tersebut, dikarenakan faktor cuaca yang tidak mendukung. Meski pun, petugas gabungan hingga Basarnas, Polairud dan nelayan warga, turut dilibatkan dalam pencarian musibah yang berlangsung sekitar 09.30 tadi itu.</p>



<p>Kapolsek Watulimo, AKP Suyono, menjelaskan bahwa kondisi cuaca saat ini di lokasi sedang hujan angin. Sehingga, karena sangat tidak mungkin untuk dipaksakan dengan kondisi ombak yang ada, maka untuk usaha pencarian harus dihentikan sementara. Sambil, nantinya menunggu kondisi yang lebih baik.</p>



<p>&#8220;Tadi kita sudah mencoba mengerahkan semuanya. Selain petugas gabungan, kita juga dibantu Polairud dan Basarnas serta nelayan setempat. Termasuk, sejumlah relawan yang ada. Namun, hingga dicoba lakukan dengan perahu karet dan pemasangan jaring tarik di sekitar lokasi, usaha itu masih belum membuahkan hasil. Sehingga, sementara dihentikan, karena kondisi di sini juga hujan angin,&#8221; tegas Kapolsek Watulimo.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Hujan Angin Hentikan Sementara Pencarian Pelajar Kediri yang Terseret Ombak di Pantai Prigi" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/TpXjKQrpqu0?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Mengenai kondisi tiga pelajar yang berhasil diselamatkan dan menjalani perawatan, Kapolsek menjelaskan, paska dirawat di Puskesmas Watulimo, diinformasikan kondisinya sudah membaik. Sehingga, pihak keluarga akan menjemput ketiganya untuk dibawa pulang.</p>



<p>&#8220;Informasi terakhir, kondisinya sudah membaik. Sehingga, sore ini sudah bisa dijemput keluarga,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Akibat kejadian di awal tahun ini, sontak membuat Kapolres Trenggalek, AKBP Alith Alarino bersama Wakapolres Trenggalek, Kompol Sunardi, pun turun ke lokasi. Bahkan, beberapa anggota juga terlihat di sejumlah titik papan peringatan atau larangan berenang karena faktor cuaca atau ombak.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan, sebanyak empat pelajar SMK dari Kediri, terseret ombak Pantai Prigi. Akibat kejadian yang berlangsung cepat, tiga pelajar berhasil diselamatkan. Sementara satu pelajar, masih dilakukan pencarian. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">180856</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Terseret Arus, Pemancing Situbondo Ditemukan Tak Bernyawa di Pantai Ketapang Indah</title>
		<link>https://memontum.com/terseret-arus-pemancing-situbondo-ditemukan-tak-bernyawa-di-pantai-ketapang-indah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Apr 2022 13:33:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan Tak Bernyawa]]></category>
		<category><![CDATA[Pemancing]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[terseret arus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=166835</guid>

					<description><![CDATA[Situbondo memontum &#8211; Seorang pemancing bernama Eko Yulianton (31) warga Kampung Tengah RT001/ RW004, Desa Asembagus, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, Jumat (01/04/2022), hanyut di Pantai Ketapang Indah, Dusun Cotek, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo. Saat ditemukan, Eko sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Kejadian itu, selanjutnya dilaporkan ke Polsek Banyuputih. Petugas kemudian bersama warga melakukan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Situbondo memontum</strong> &#8211; Seorang pemancing bernama Eko Yulianton (31) warga Kampung Tengah RT001/ RW004, Desa Asembagus, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, Jumat (01/04/2022), hanyut di Pantai Ketapang Indah, Dusun Cotek, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo.</p>



<p>Saat ditemukan, Eko sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Kejadian itu, selanjutnya dilaporkan ke Polsek Banyuputih. Petugas kemudian bersama warga melakukan evakuasi dan membawa jenazah korban di pinggir pantai.</p>



<p>Informasi Memontum.com, bahwa sebelum kejadian, Eko Yulianton memancing di Pantai Ketapang Indah. Berdasarkan keterangan warga setempat, korban Eko jalan kaki menuju laut untuk memancing ikan sekira jarak 25 meter dari bibir pantai. Sesampainya di tengah pantai, tiba-tiba warga melihat korban Eko meminta tolong.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Selanjutnya warga bergegas hendak menolong korban. Namun berhubung kondisi arus Pantai Ketapang Indah cukup deras, tubuh korban pun terseret. Warga belum sempat sampai titik lokasi, korban mengambang dan sudah tidak bernyawa,” jelas Kapolsek Banyuputih, AKP Heru.</p>



<p>Jenazah Eko, tambahnya, kemudian di evakuasi ke pinggir pantai. “Menurut keterangan warga setempat, korban melewati palung laut dan kesulitan untuk berenang sehingga tenggelam. Kemudian warga mengevakuasi korban kepinggir pantai. Jenasah korban di bawa kerumah duka untuk dimakamkan,” ujar Kapolsek Banyuputih. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">166835</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Selamatkan Perahu, Dua Nelayan Nyaris Tewas Terseret Arus</title>
		<link>https://memontum.com/selamatkan-perahu-dua-nelayan-nyaris-tewas-terseret-arus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Mar 2022 13:50:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[Nyaris Tewas]]></category>
		<category><![CDATA[terseret arus]]></category>
		<category><![CDATA[Terseret Ombak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=166218</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sumenep &#8211; Tingginya curah hujan di Kabupaten Sumenep, menimbulkan kepanikan bagi masyarakat pesisir pantai bagian Utara Kota Keris, khususnya di Kecamatan Pasongsongan. Sebab, curah hujan yang deras itu, menghanyutkan dua perahu milik nelayan di kecamatan setempat, yang ditambatkan di sungai hingga ke tengah laut. Kejadian dua perahu hanyut karena derasnya arus sungai usai hujan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Sumenep</strong> &#8211; Tingginya curah hujan di Kabupaten Sumenep, menimbulkan kepanikan bagi masyarakat pesisir pantai bagian Utara Kota Keris, khususnya di Kecamatan Pasongsongan. Sebab, curah hujan yang deras itu, menghanyutkan dua perahu milik nelayan di kecamatan setempat, yang ditambatkan di sungai hingga ke tengah laut.</p>



<p>Kejadian dua perahu hanyut karena derasnya arus sungai usai hujan lebat tersebut, pun sempat viral di media sosial. Dimana, ada dua nelayan yang ikut terseret arus sungai saat berusaha menyelamatkan perahunya. Peristiwa ini, terjadi Selasa (22/03/2022) sekitar 16.30, tepatnya di muara Sungai Angsono, Desa Panaongan.</p>



<p>&#8220;Dua orang nelayan ini berupaya untuk menyelamatkan perahunya yang terbawa arus sungai. Namun, saat dua orang ini ada di atas perahu, tiba-tiba perahunya terbalik,&#8221; ujar Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Rabu (23/03/2022).</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Ditambahkan Widiarti, saat diseret arus banjir, kedua orang pemilik perahu itu sempat lompat dari perahu untuk menyelamatkan diri. Sayangnya, karena arus sungai terlalu deras, keduanya tidak dapat menyelamatkan perahunya. &#8220;Korban sempat terbawa arus, tapi langsung diselamatkan oleh warga dan dibawa ke Puskesmas Pasongsongan,&#8221; terangnya.</p>



<p>Dua nelayan pemilik dua perahu tersebut, tambahnya, adalah Ahmad Sufiyono (21) dan Heriyanto (38), warga Dusun Benteng, Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan. &#8220;Keduanya dalam kondisi selamat. Kejadian tersebut menyebabkan kerugian materi dua perahu yang terbawa arus sungai dan tenggelam,&#8221; ujarnya. <strong>(dan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">166218</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bocah Purwosari Hilang Seminggu Belum Ketemu, SAR Pasuruan Masih Lakukan Pancarian</title>
		<link>https://memontum.com/bocah-purwosari-hilang-seminggu-belum-ketemu-sar-pasuruan-masih-lakukan-pancarian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Apr 2020 02:39:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[orang hilang]]></category>
		<category><![CDATA[SAR Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[terseret arus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=110914</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Sudah satu pekan lamanya, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, SAR, TNI-Polri dan masyarakat melakukan pencarian. Namun hingga kini Jumat (3/4/2020) keberadaan Adelia Safitri (9) bocah perempuan asal Desa Sukodermo, Kecamatan Purwosari yang dikabarkan terseret arus sungai Kerang desa setempat, belum juga ditemukan. &#8220;Setelah melakukan rapat koordinasi dan evaluasi bersama Muspika [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Sudah satu pekan lamanya, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, SAR, TNI-Polri dan masyarakat melakukan pencarian. Namun hingga kini Jumat (3/4/2020) keberadaan Adelia Safitri (9) bocah perempuan asal Desa Sukodermo, Kecamatan Purwosari yang dikabarkan terseret arus sungai Kerang desa setempat, belum juga ditemukan.</p>
<p>&#8220;Setelah melakukan rapat koordinasi dan evaluasi bersama Muspika Kecamatan Purwosari, pihak Pemdes Sukodermo dan perwakilan keluarga korban. Pencarian korban akhirnya diputuskan dihentikan,&#8221; ucap Farid Kurniadi Koordinator Tim pencarian.</p>
<p>Farid Kurniadi menjelaskan, upaya tim melakukan pencarian terhadap diri korban sudah maksimal kami lakukan. Mulai menyisir di TKP awal korban hanyut hingga sampai Kecamatan Kraton, setiap titik yang kami duga dengan melakukan penyelaman juga tidak membuahkan hasil. Dari hasil evaluasi kinerja yang kami lakukan, akhirnya diputuskan pencarian dihentikan dengan menilik pada tiga faktor yakni personil, efektivitas dan kondisi lapangan. Selain itu juga adanya pandemi virus corona, yang gencar dilakukan pencegahan oleh pemerintah. Namun demikian, jika dikemudian hari ada perkembangan informasi lebih lanjut akan segera kami tindaklanjuti,&#8221; ungkap anggota Basarnas Jatim ini.</p>
<p>Sementara itu dilapangan, satu tim relawan SAR dari Pasuruan yang di komandoi Hartanto beranggotakan sekitar lima orang, secara insidentil kembali menyusuri sungai untuk menemukan keberadaan korban.</p>
<p>&#8220;Memang secara SOP pencarian terhadap korban resmi dihentikan dan posko Tim Sar yang berada di rumah Kades Sukodermo dibubarkan. Namun atas insitif rekan-rekan SAR Pasuruan, kami kembali menyusuri sungai untuk menemukan korban. Inisiatif yang kami lakukan ini atas dasar kemanusian dan memahami psikologi kedua orangtua korban,&#8221; tukas Hartanto anggota SAR Pasuruan yang akrab disapa Ware ini.</p>
<p>Seperti diketahui sebelumnya, Adelia Safitri (9) dinyatakan hilang terseret arus sungai kerang pada Sabtu (28/3/2020) pekan lalu.</p>
<p>Sebelumnya bocah perempuan yang masih duduk di bangku kelas 3 Sekolah Dasar(SD) ini bermain sembari mandi di sungai kerang yang tak jauh dari rumahnya, bersama tiga kawannya. Sekitar pukul 14:00 Wib, saat korban hendak beranjak pulang, tiba-tiba korban terpeleset dan tercebur kembali ke sungai. Saat bersamaan sungai tersebut debit airnya naik dan berarus deras. Korban sempat ditolong oleh salah satu temannya, dengan meraih tangannya. Namun diduga deras arus sungai, akhirnya pegangan tangan korban terlepas dan terseret arus sungai. <strong>(hen/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">110914</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Seberangi Kali Manten Bululawang, 2 Pemuda Terseret Arus</title>
		<link>https://memontum.com/seberangi-kali-manten-bululawang-2-pemuda-terseret-arus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2020 13:22:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[polsek bululawang]]></category>
		<category><![CDATA[terseret arus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/107640-seberangi-kali-manten-bululawang-2-pemuda-terseret-arus</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Geger lingkungan sekitar Pondok Pesantren An Nur Bululawang, Selasa (3/3/2020) sore, usai terdengar 2 anak tenggelam dan terseret arus sungai Kali Manten dekat SPBU dan pondok pesantren yang berada di Bululawang itu. Korban diketahui bernama Media Agus Riono (15) warga Pandanweru Turen dan Abdul Rosyid (15) warga Lowokwaru, Blimbing Malang. Informasinya, kedua [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Geger lingkungan sekitar Pondok Pesantren An Nur Bululawang, Selasa (3/3/2020) sore, usai terdengar 2 anak tenggelam dan terseret arus sungai Kali Manten dekat SPBU dan pondok pesantren yang berada di Bululawang itu.</p>
<p>Korban diketahui bernama Media Agus Riono (15) warga Pandanweru Turen dan Abdul Rosyid (15) warga Lowokwaru, Blimbing Malang. Informasinya, kedua korban mengalami musibah sekitar pukul 14.00.</p>
<p><div id="attachment_107647" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-107647" decoding="async" class="size-full wp-image-107647" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200303-WA0129-copy.jpg?resize=740%2C444&#038;ssl=1" alt="Foto korban tenggelam. (ist) " width="740" height="444" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200303-WA0129-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200303-WA0129-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200303-WA0129-copy.jpg?resize=600%2C360&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200303-WA0129-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200303-WA0129-copy.jpg?resize=590%2C354&amp;ssl=1 590w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200303-WA0129-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-107647" class="wp-caption-text">Foto korban tenggelam. (ist)</p></div></p>
<p>Informasi didapat Memontum.com, Selasa sore, Agus dan Rosyid bermaksud menyebrangi Kali Manten. Agus lebih dulu berenang dan sampai. Namun tidak dengan Rosyid yang sulit berenang.</p>
<p>Melihat temannya kesulitan berenang, Agus berusaha menolongnya. Sayangnya, niat baik Agus tidak sampai berhasil menyelamatkan Rosyid. Ia kurang kuat menahan bobot Rosyid terlebih arus sungai cukup kuat.</p>
<p>Alhasil, keduanya terseret arus sungai dan tenggelam. Saksi kejadian, kemudian melaporkan musibaj tersebut ke pihak kepolisian dam tim tescue. Jelang petang, sejumlah relawan dan anggota SAR telah mendatangi lokasi kejadian.</p>
<p>Dikonfirmasi Memontum.com, Kapolsek Bululawang, Kompol Pudjiono, membenarkan adanya musibah kejadian. &#8220;Benar kami masih di lapangan,&#8221; ujarnya singkat, Selasa (3/3/2020) sore. <strong>(gie/sos/tim)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">107640</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Turun Hujan Payung Tergeletak, Balita di Karangploso Hilang Dekat Saluran Air</title>
		<link>https://memontum.com/turun-hujan-payung-tergeletak-balita-di-karangploso-hilang-dekat-saluran-air</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Feb 2020 10:38:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[pencarian]]></category>
		<category><![CDATA[polsek karangploso]]></category>
		<category><![CDATA[terseret arus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/106056-turun-hujan-payung-tergeletak-balita-di-karangploso-hilang-dekat-saluran-air</guid>

					<description><![CDATA[Malang,Memontum &#8211; Bocah laki-laki bernama Moh Rafa Alfaris (3,5) di Desa Ngijo Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang dilaporkan hilang. Hilangnya bocah tersebut diduga terbawa arus air di sungai akibat hujan lebat Senin (10/2/2020) sore. Kapolsek Karangploso, AKP Effendi Budi Wibowo mengatakan, ditengah derasnya hujan korban sebelumnya terlihat sedang bermain. &#8220;Usia korban masih 3,5 tahun itu diduga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Malang,Memontum</strong> &#8211; Bocah laki-laki bernama Moh Rafa Alfaris (3,5) di Desa Ngijo Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang dilaporkan hilang. Hilangnya bocah tersebut diduga terbawa arus air di sungai akibat hujan lebat Senin (10/2/2020) sore.</p>
<p>Kapolsek Karangploso, AKP Effendi Budi Wibowo mengatakan, ditengah derasnya hujan korban sebelumnya terlihat sedang bermain.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-106057" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200210-WA0118-copy.jpg?resize=740%2C444&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="444" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200210-WA0118-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200210-WA0118-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200210-WA0118-copy.jpg?resize=600%2C360&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200210-WA0118-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200210-WA0118-copy.jpg?resize=590%2C354&amp;ssl=1 590w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200210-WA0118-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Usia korban masih 3,5 tahun itu diduga terjatuh dan hanyut di aliran sungai saat hujan deras.Sampai hari ini pencarian masih terus dilakukan oleh semua unsur, mulai dari Basarnas, relawan, TNI, Polri, BPBD dan juga warga dilibatkan,&#8221; urai Effendi kepada wartawan Selasa (11/2/2020) siang.</p>
<p>Lanjut Effendi, pencarian itu dilakukan dengan menyisir kali Bodo dimana menjadi muara dari saluran irigasi tempat korban dilaporkan hilang.</p>
<p>&#8220;Tim gabungan melakukan penyisiran mulai dari aliran Kali Bodo. Korban ini tinggal bersama orang tua dan neneknya, dan tempat kejadiannya tidak jauh dari tempat tinggalnya,&#8221; terangnya.</p>
<p>Terpisah, Kasubsi Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Malang, Mudji Utomo mengatakan, saat ini tim gabungan masih melakukan pencarian.</p>
<p>&#8220;Tim dibagi 3 SRU (Search Rescue Unit), dalam 1 SRU berjumlah 20 hingga 25 orang,&#8221; ucap pria yang akrab disapa Mbah Tomo ini.</p>
<p>Lanjutnya, untuk SRU 1, bertugas mencari korban mulai lokasi kejadian menuju jembatan Green hil dengan jarak sejauh 1,5 km, sedangkan SRU 2 bertugas mencari dari jembatan Green hil, hingga Jembatan Telaga dengan jarak kurang lebih 2 km, untuk SRU 3, mencari dari dusun Telaga hingga Jembatan Telaga dengan radius sejauh kurang lebih 2 km.</p>
<p>&#8220;Sementara pencarian masih nihil. Semoga korban cepat ditemukan,&#8221; pungkasnya. Kepastian dugaan korban terbawa arus saluram air itu dikarenakan, pada Senin jelang petang, ditemukan payung warna merah.</p>
<p>Sore kejadian, korban bermain sendirian dekat rumah bertepatan sedang turun hujan. Sang nenek, di dalam rumah sedang membuat kopi dan memasak. Saat dicari di luar rumah, hanya payung yang tertinggal. Rafa tidak kunjung pulang. <strong>(Sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">106056</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
